Kategori: Motor

  • Fungsi Sekring Motor dan Penyebab Kerusakannya

    Fungsi Sekring Motor dan Penyebab Kerusakannya

    Fungsi Sekring Motor ialah untuk memutuskan arus listrik pada semua komponen motor jika terjadi korsleting listrik secara mendadak Sekring Motor juga berfungsi sebagai pelindung komponen elektrik agar tidak mudah rusak. Sekring Motor sendiri terletak dibagian penyimpanan aki atau dekat pijakan kaki pengendara. Fungsi Sekring Motor sangat penting bagi kendaraan. Maka tak heran, jika sekring motor anda bermasalah, kendaraan bisa mogok bahkan sampai terjadi kebakaran.

    Adapun sekring motor keluaran terbaru kini memiliki beragam varian dan fungsi yang berbeda pula, seperti: sekring lampu, sekring perapian, dan sekring kipas tambahan sesuai kebutuhan sepeda motor. Akan tetapi secara garis besar sekring motor terdiri dari dua jenis; sekring tube (tabung) dan sekring fulse blade (tancap).

    1. Sekring tube (tabung)

    sekring motor jenis ini biasanya terdapat pada motor model lama dan sudah jarang ditemui pada motor model keluaran terbaru, karena sekring ini biasanya membutuhkan tempat yang cukup besar. Tak hanya itu, timah pada jenis sekring ini pun mudah meleleh jika soket kendur karna getaran mesin dari aliran listrik yang berlebih.

    1. Sekring fulse blade (tancap)

    Motor keluaran terbaru sangat banyak menggunakan sekring motor jenis ini, karena cara pasangnya dengan ditancapkan maka sekring motor ini sering di sebut juga sekring tancap. Untuk sekring fulse blade (tancap) ini punya beberapa warna sekaligus kapasitasnya, yaitu:

    • Orange 5 A
    • Merah 10 A
    • Biru 15 A
    • Kuning 20 A
    • Ungu/Bening 25 A
    • Hijau 30 A

    Dalam memilih sekring, anda harus hati-hati. Sesuaikan Sekring motor yang akan anda beli dengan batasan listrik sepeda motor anda, karena jika tidak maka akan merusak komponen-komponen yang memerlukan listrik.

    Penyebab Sekring Motor Rusaka

    Untuk mengetahui kerusakan pada sekring motor; pastikan letak sekring sudah sesuai dengan model sepeda motornya > lepas sekring dan periksa kawatnya > bila kawatnya masih bagus, berarti sekring motor masih bagus > bila kawat terkoyak, berarti fungsi sekring motor sudah rusak atau terputus.

    sekring motor yang rusak dapat mengganggu komponen lainnya, maka kenali penyebab-penyebab kerusakan sekring motor sejak dini untuk mengantisipasi. Berikut penyebab kerusakan sekring motor:

    • beban listrik berlebihan
    • ketebalan dan kualitas kawat sekring
    • korsleting listrik
    • gigitan hewan

    1. Overload Listrik

    Salah satu penyebab umum sekring motor putus adalah overload listrik. Kondisi ini terjadi biasanya ketika aliran listrik yang melewati sekring melebihi kapasitas yang dapat ditanggung. Hal ini seringkali disebabkan oleh penggunaan aksesori tambahan pada motor, seperti lampu LED dengan watt yang lebih tinggi atau sistem audio yang membutuhkan daya lebih. Penting untuk menyesuaikan kapasitas sekring dengan total beban listrik yang digunakan.

    2. Korsleting

    Korsleting atau hubungan pendek adalah penyebab lain yang umum. Kondisi ini terjadi ketika ada kabel yang terkelupas atau rusak sehingga menyebabkan arus listrik mengalir tidak pada jalurnya. Hal ini dapat mengakibatkan lonjakan arus listrik yang tiba-tiba, yang memaksa sekring untuk putus guna menghindari kerusakan lebih serius pada sistem kelistrikan motor.

    3. Usia Sekring dan Kondisi Fisik

    Sekring yang telah lama digunakan atau memiliki kondisi fisik yang sudah tidak optimal juga bisa menjadi penyebab. Sekring yang tua atau rusak akan lebih mudah putus karena tidak lagi mampu menahan arus listrik sesuai dengan spesifikasinya. Oleh karena itu, penting untuk melakukan pemeriksaan rutin dan mengganti sekring yang sudah tua atau rusak.

    4. Masalah pada Komponen Lain

    Kadang, sekring yang sering putus bisa jadi indikator adanya masalah pada komponen kelistrikan lain di motor. Misalnya, alternator yang rusak atau regulator tegangan yang tidak berfungsi dengan baik bisa menyebabkan fluktuasi arus listrik yang tidak stabil, yang pada akhirnya membebani sekring.

    5. Pemasangan Sekring yang Salah

    Pemasangan sekring yang salah juga bisa menjadi penyebab. Menggunakan sekring dengan amperase yang terlalu rendah dibandingkan kebutuhan sistem kelistrikan motor akan membuat sekring tersebut mudah putus. Sebaliknya, menggunakan sekring dengan amperase yang terlalu tinggi bisa berbahaya karena tidak mampu melindungi sistem kelistrikan motor secara efektif.

    Tips Perawatan Sekring Motor

    • Kenali Jenis Sekring Motor Anda

    Sebelum masuk ke tips perawatan, penting untuk mengenal jenis-jenis sekring yang ada di pasaran. Terdapat beberapa jenis, seperti sekring kaca, sekring blade, dan sekring thermal. Masing-masing memiliki karakteristik dan penggunaan yang berbeda, namun prinsip kerjanya tetap sama.

    • Pemeriksaan Rutin

    Langkah awal dalam perawatan sekring adalah melakukan pemeriksaan rutin. Cek sekring motor setiap bulan untuk memastikan tidak ada kerusakan fisik atau tanda-tanda terbakar. Sekring yang terlihat rusak harus segera diganti untuk mencegah masalah lebih lanjut pada sistem kelistrikan motor.

    • Memilih Sekring yang Tepat

    Pemilihan sekring yang tepat sangat krusial. Pastikan Anda menggunakan sekring dengan amper yang sesuai dengan spesifikasi motor. Penggunaan sekring dengan amper yang terlalu tinggi atau rendah dapat menyebabkan kerusakan pada sistem kelistrikan.

    • Kebersihan Komponen

    Menjaga kebersihan kotak sekring adalah langkah penting lainnya. Debu dan kotoran dapat menyebabkan korosi pada terminal sekring, yang pada gilirannya dapat menyebabkan gangguan kelistrikan. Bersihkan kotak sekring secara berkala dengan kain kering atau kuas.

    • Penanganan Masalah Sekring

    Jika motor Anda sering mengalami masalah sekring putus, ini bisa jadi indikasi adanya masalah yang lebih serius pada sistem kelistrikan. Dalam hal ini, segera konsultasikan dengan mekanik profesional untuk mendiagnosis dan memperbaiki masalah tersebut.

    • Ganti Sekring Jika Perlu

    Ketika mengganti sekring, pastikan motor dalam keadaan mati dan kunci kontak dilepas. Gunakan pinset atau tang khusus untuk menghindari kerusakan pada komponen lain. Selalu ganti dengan sekring yang memiliki spesifikasi yang sama.

    • Pejari Sistem Kelistrikan

    Memiliki pemahaman dasar tentang sistem kelistrikan motor akan sangat membantu dalam perawatan sekring. Ini termasuk mengerti tentang arus listrik, beban, dan cara kerja komponen kelistrikan motor. Akan tetapi jika anda ragu, sebaiknya serahkan kepada teknisi apabila sewaktu-waktu mengalami kendala.

    Kesimpulan

    Memahami penyebab sekring motor sering putus penting untuk menjaga keamanan dan performa motor Anda. Selalu periksa sistem kelistrikan motor secara berkala, gunakan sekring dengan spesifikasi yang tepat, dan jangan ragu untuk berkonsultasi dengan mekanik profesional jika Anda mengalami masalah ini. Untuk menghindari kesalahan yang berulang sebaiknya lakukan perawatan secara rutin.

    Dengan perawatan yang tepat dan pemilihan sekring yang sesuai, Anda dapat menghindari berbagai masalah kelistrikan dan memastikan motor Anda selalu dalam kondisi prima. Ingatlah, pencegahan selalu lebih baik daripada perbaikan. Jadi, jangan abaikan sekring motor Anda!

  • Fungsi ECU Motor dan Dampak Kerusakannya

    Fungsi ECU Motor dan Dampak Kerusakannya

    Fungsi ECU Motor adalah sistem pengontrol serta pengatur pada mesin kendaraan. Bahkan ECU sering disebut sebagai pusat dari segala kegiatan pada sepeda motor. ECU motor adalah singkatan dari Engine Control Unit yang biasanya terdapat pada jenis motor injeksi. Engine Contol Control atau yang lebih familiar di sebut ECU Motor bisa dianalogikakn seperti CPU pada sebuah komputer yang mana CPU merupakan pusat pengaturan dari seluruh kinerja komputer. CPU ini berfungsi menerima dan mengolah semua data-data pada komputer sehingga suatu komputer bisa bekerja. Sama halnya dengan ECU Motor, ECU akan merima serta mengolah semua sistem pada motor sehingga sebuah motor bisa menyala dan berjalan dengan baik.

    Pada ECU Motor, terdapat banyak komponen/perangkat yang terhubung sehingga perangkat ECU Motor banyak memiliki kabel. Dan ECU Motor akan mengatur setiap komponen yang terhubung tadi sesuai porsinya masing-masing. Contohnya saja pada bagian kontrol traksi, ECU Motor berperan sebagai pembaca perintah yang diberikan sesuai dengan karakter sepeda motor tersebut.

    Dampak kerusakan ECU Motor

    Setelah memahami apa fungsi ECU motor yang disebut-sebut sebagai pusat sistem di sepeda motor yang mengatur lebih dari satu sistem dalam sepeda motor. Tentu ada dampak yang besar ketika ECU Motor mengalami kerusakan. Jika ECU Motor rusak, maka informasi serta data sistem yang diterimapun tidak bisa sempurna sehingga kerja semua komponen sistem pada motor jadi ikut bermasalah.

    Contohnya bila ECU Motor yang terhubung WTS rusak atau bermasalah, makan alat ini tidak dapat memberikan sinyal saat suhu air pendingin sudah meningkat. Alhasil, motor kipas tidak menerima perintah untuk bekerja menurunkan temperatur dari air pendingin.

    Fungsi ECU Motor memang sangat penting bagi sepeda motor, baik untuk jenis motor injeksi maupun jenis motor karburator. Agar semua sistem kendaraan Anda selalu bekerja maksimal, maka perhatikanlah secara rutin kondisi ECU Motor. Sehingga ketika terjadi masalah pada ECU Motor bisa segera ditangani dengan benar, karena jika terlambat dalam penanganan dapat merusak komponen/sistem lain dalam motor anda

    Tanda-tanda ECU Motor Rusak & Cara Mengatasinya

    Sebelum kita melangkah ke cara mengatasi masalah ECU, penting untuk dapat mengidentifikasi tanda-tanda bahwa ECU mungkin mengalami kerusakan. Beberapa tanda yang umumnya terkait dengan ECU rusak meliputi:

    1. Penurunan performa mesin: Mesin motor mungkin tidak berjalan seperti biasa, dengan akselerasi yang lambat atau kurang tenaga.
    2. Kendala saat start: Motor mungkin sulit atau bahkan gagal untuk dinyalakan.
    3. Kinerja bahan bakar buruk: Konsumsi bahan bakar yang tidak efisien atau peningkatan emisi gas buang adalah tanda lainnya.
    4. Munculnya kode kesalahan (error code): Jika lampu indikator mesin menyala dan mesin menghasilkan kode kesalahan, ini bisa menjadi tanda ECU rusak.

    Periksa Koneksi dan Kabel

    Langkah pertama dalam mengatasi ECU yang rusak adalah memeriksa semua koneksi dan kabel yang terhubung ke ECU. Pastikan bahwa semua kabel tersambung dengan baik dan tidak ada korosi atau kerusakan pada konektor. Seringkali, masalah ECU bisa disebabkan oleh koneksi yang lemah atau kabel yang rusak.

    Perbarui atau Perbaiki ECU

    Jika setelah memeriksa koneksi dan kabel masalah masih berlanjut, Anda bisa mempertimbangkan untuk memperbarui firmware ECU atau membawanya ke bengkel yang kompeten. Perbarui firmware biasanya memerlukan perangkat khusus dan pemahaman teknis yang baik. Oleh karena itu, disarankan untuk mempercayakan tugas ini kepada profesional otomotif yang berpengalaman.

    Gantilah ECU yang Rusak

    Jika ECU terbukti rusak dan tidak dapat diperbaiki, langkah terakhir adalah menggantinya dengan yang baru. Penggantian ECU sebaiknya dilakukan oleh teknisi terlatih, karena ECU baru perlu diprogram agar sesuai dengan motor Anda. Pastikan untuk memilih ECU yang sesuai dengan merek dan model motor Anda.

    Pentingnya Profesionalisme

    Penting untuk diingat bahwa ECU adalah salah satu komponen kunci dalam kendaraan Anda, dan kerusakan pada ECU bisa berdampak serius pada performa dan keamanan. Oleh karena itu, jika Anda tidak yakin tentang cara mengatasi ECU yang rusak, maka sebaiknya segera hubungi bengkel otomotif yang kompeten dan berpengalaman.

    Cara Perawatan ECU Motor yang Benar

    Seperti yang kita ketahui diatas bahwa fungsi ECU motor ini cukup vital karena mengontrol berbagai aspek kinerja mesin, mulai dari bahan bakar hingga pengapian. Untuk itu memastikan ECU tetap dalam kondisi optimal adalah kunci untuk menjaga motor Anda berjalan dengan baik.

    1. Lakukan Pengecekan Berkala

    Salah satu langkah pertama dalam perawatan ECU motor adalah melakukan pengecekan berkala. Pastikan tidak ada tanda-tanda kelembaban atau korosi pada konektor ECU. Kelembaban dapat merusak sirkuit internal dan menyebabkan masalah serius. Selain itu, pastikan semua kabel terhubung dengan baik dan tidak ada kabel yang rusak atau terputus.

    2. Periksa Tegangan Baterai

    ECU memerlukan tegangan baterai yang stabil untuk berfungsi dengan baik. Pastikan baterai motor Anda dalam kondisi baik dan tegangannya sesuai dengan spesifikasi pabrik. Tegangan yang rendah dapat mengganggu operasi ECU dan menghasilkan masalah kinerja.

    3. Perbarui Firmware ECU (Jika Diperlukan)

    Beberapa motor modern dilengkapi dengan kemampuan pembaruan firmware ECU. Memastikan bahwa ECU Anda menjalankan versi firmware terbaru dapat meningkatkan efisiensi bahan bakar dan kinerja mesin. Perbarui firmware sesuai dengan panduan dari produsen motor Anda atau bawa motor Anda ke bengkel yang dapat melakukan pembaruan firmware.

    4. Jaga Suhu Motor

    Suhu yang ekstrem dapat merusak ECU. Pastikan motor Anda tidak terlalu panas atau terlalu dingin saat digunakan. Jika motor Anda terkena kondisi cuaca ekstrem, pertimbangkan untuk menggunakan penutup motor atau garasi untuk melindungi ECU dari suhu ekstrem.

    5. Gunakan Bahan Bakar Berkualitas

    Bahan bakar yang berkualitas buruk dapat mengakibatkan penumpukan kerak di dalam mesin dan mengganggu operasi ECU. Pastikan Anda menggunakan bahan bakar berkualitas tinggi dan secara berkala membersihkan injektor bahan bakar untuk menjaga kinerja mesin dan ECU.

    6. Perawatan Umum Motor

    Perawatan umum motor juga dapat berdampak pada ECU. Gantilah filter udara dan oli sesuai dengan rekomendasi pabrikan. Pastikan juga sistem pembuangan dan sistem pendingin berfungsi dengan baik. Mesin yang sehat akan membantu ECU beroperasi dengan lebih baik.

    7. Lakukan Pemindaian ECU Rutin

    Jika Anda memiliki alat pemindaian ECU, lakukan pemindaian rutin untuk memeriksa apakah ada kode kesalahan yang muncul. Jika ada kode kesalahan, segera perbaiki masalahnya atau bawa motor Anda ke bengkel terdekat untuk diperiksa.

    Dengan mengikuti langkah-langkah perawatan ECU motor yang benar, Anda dapat memastikan bahwa motor Anda tetap dalam kondisi prima dan ECU berfungsi dengan baik. Ini akan membantu menjaga kinerja motor Anda dan mencegah masalah yang lebih serius di masa mendatang. Ingatlah bahwa perawatan preventif selalu lebih baik daripada perbaikan yang mahal.

  • Fungsi Klep Motor dan Gejala Kerusakannya

    Fungsi Klep Motor dan Gejala Kerusakannya

    Fungsi Klep Motor ialah sebagai pengontrol atau pengaman sirkulasi agar tidak terjadi pencampuran zat yang bisa menimbulkan ketidaknormalan pada sepeda motor. Klep motor memiliki fungsi yang cukup signifikan. Terkadang motor tidak bisa dijalankan itu karena klep motor tidak berfungsi sehingga mengganggu performa motor. Semakin besar kerja mesin pada motor, maka semakin besar juga pengamanan yang diperlukan.

    Apa Saja Fungsi Klep Motor?

    Klep motor sendiri merupakan komponen motor yang punya peran penting dalam performa kendaraan yaitu sebagai pengaman mesin sepeda motor. Dan fungsi klep motor biasanya terdapat pada jenis motor 4 tak dan tak tersedia untuk jenis motor 2 tak.

    Selain sebagai pengaman atau pengontrol pada mesin motor, klep motor juga berfungsi sebagai pengunci material yang akan dibakar pada ruang pembakaran, sehingga tidak terjadi kebocoran saat proses pembakaran berjalan dan tenaga yang dihasilkan menjadi lebih maksimal.

    Tak hanya itu, pada proses pembuang,  Fungsi klep motor juga sebagai pemidah antara jalan masuk euang pembakar dan udara keluar. Lalu melalui klep, zat sisa dari proses pembakaran itu keluar ke knalpot. Untuk lebihrincinya wartaoto.com telah mengumpulkakn fungsi-fungsi klep pada motor beserta cara perawatannya.

    1. Klep motor sebagai Sekat

    Setiap motor pasti mengalami proses pembakaran ketika mesin motor mulai bekerja dan menghasilkan kepulan asap sebagai buangan dari hasil pembakaran. Nah, kepulan aasap ini, sebelum menuju knalpot, terdapat klep yang fungsinya memisahkan antara pintu udara keluar dan pintu ruang pembakaran. Maka disinilah peran penting klep motor sebagai pengontrol sirkulasi agar zat-zat tadi tidak tercampur.

    1. Mengeluarkan zat buangan pembakaran dari ruang bakar

    Fungsi klep juga mengeluarkan zat-zat buangan yang berasal dari proses pembakaran.

    1. Memasukkan material pembakaran pada ruang bakar

    Klep akan memasukkan material pembakaran diruang bakar dan menguncinya agar tidak terjadi kebocoran ketika proses pembakaran.

    Selanjutnya mengetahui gejala-gejala kerusakan pada klep motor itu penting, karena untk meminimalisir hal-hal yang tak diinginkan dikemudian hari. Klep motor perlu disetel ulang jika kondisinya sudah tidak normal. Mengingat funsi klep motor sangat komplek, alangkah baiknya Anda lebih teliti merawatnya. Berikut tanda atau gejala klep motor yang rusak:

    Gejala Kerusakan Klep Motor

    • Tarikan lebih berat

    Bila klep sudah tidak stabil dan harus diganti biasanya tarikan mesin terasa lebih berat dari biasanya. Walaupun tak bisa dipungkiri bisa saja ada komponen lain yang mengalami kerusakan. Untuk itu, silahkan cek kembali seberapa besar kerusakan pada klep motor Anda.

    • Suhu mesin lebih panas dari biasanya ketika digunakan

    Suhu mesin akan naik ketika digunakan dan ini wajar. Akan tetapi jika mesin terlalu cepat panas saat digunakan, kemungkinan klep motor perlu disetel ulang

    • Terdapat suara ngelitik di mesin

    Klep motor tentu  memiliki masa pemakaian dan ia akan menunjukkan tanda ketika kinerja funsinya sudah menurun atau tak stabil lagi. Salah satu tandanya ialah dengan munculnys suara menggelitik pada mesin motor. Hal ini terjadi karena klep telah mengalami pemgikisan di bagian retainer capnya dan permukaan gesek. Untuk mengantisipasi gejala-gejala diatas, Anda perlu melakukan perawatan yang rutin pada klep motor dengan baik. Anda bisa mengecek klep motor Anda dan segera menyetel ulang ketika keadaan nya sudah tidak stabil lagi.

    Langkah-langkah Mengatasi Klep Motor yang Rusak

    Berikut adalah langkah-langkah yang dapat Anda lakukan untuk mengatasi masalah pada klep motor:

    1. Diagnosis Awal:
      • Periksa gejala-gejala seperti suara berisik dari mesin, penurunan performa, atau mesin yang sulit dihidupkan.
      • Gunakan alat diagnostik untuk memeriksa kode kesalahan mesin.
    2. Pemeriksaan Fisik:
      • Buka tutup mesin dan periksa kondisi klep.
      • Cari tanda-tanda kerusakan seperti kebocoran, karat, atau kerusakan fisik.
    3. Penggantian atau Perbaikan Klep:
      • Jika klep rusak, pertimbangkan untuk menggantinya.
      • Pastikan untuk memilih klep yang sesuai dengan spesifikasi mesin Anda.
    4. Penyetelan Ulang:
      • Setelah mengganti klep, lakukan penyetelan ulang.
      • Ini akan memastikan bahwa klep berfungsi dengan benar dan tidak mengganggu kinerja mesin.
    5. Tes Jalan:
      • Setelah perbaikan, lakukan tes jalan.
      • Perhatikan apakah ada perbaikan pada performa mesin.

    Mengatasi klep motor yang rusak membutuhkan pengetahuan yang cukup dan perhatian terhadap detail. Dengan mengikuti langkah-langkah di atas, Anda bisa memastikan bahwa motor Anda kembali berfungsi dengan optimal. Ingat, pencegahan adalah kunci utama, jadi jangan abaikan perawatan berkala pada motor Anda. Namun jika anda ragu untuk memperbaiki klep motor anda yang rusak, sebaiknya segera hubungi bengkel terdekat untuk menghindari sesuatu yang tidak diinginkan.

    Cara Perawatan Klep Motor yang Tepat

    Seperti yang kita ketahui di atas ternyata klep motor mempunyai peran penting pada kendaraan kita. Perannya yang sangat penting adalah mengatur masuknya bahan bakar dan pengeluaran gas buang. Maka hal inilah yang menjadikan cara perawatan klep sebagai aspek penting dalam menjaga performa motor. Berikut langkah-langkahnya:

    1. Pemeriksaan Rutin
      • Pemeriksaan rutin adalah kunci dalam perawatan klep. Ini termasuk memeriksa keausan klep dan komponen terkait seperti pegas klep dan pengunci klep.
    2. Pengaturan Celah Klep
      • Celah klep yang tepat penting untuk kinerja mesin yang efisien. Mengikuti petunjuk manual motor Anda untuk pengaturan celah klep adalah langkah penting.
    3. Pembersihan Komponen Klep
      • Kotoran dan residu dapat mengganggu fungsi klep. Membersihkan klep dan komponen terkait dari kotoran dan karbon adalah penting.
    4. Penggantian Komponen yang Aus
      • Ganti komponen klep yang telah aus, seperti pegas klep atau klep itu sendiri, untuk menjaga kinerja mesin.
    5. Pelumasan yang Tepat
      • Pastikan klep dan komponen terkaitnya dilumasi dengan baik untuk menghindari keausan yang berlebihan dan untuk menjaga kinerja mesin.

    Tips Tambahan untuk Perawatan Klep

    • Selalu gunakan suku cadang asli atau yang sesuai spesifikasi pabrikan.
    • Konsultasikan dengan mekanik profesional jika Anda tidak yakin dalam melakukan perawatan klep.
    • Periksa dan sesuaikan celah klep sesuai jadwal servis motor Anda.

     

  • Fungsi Relay Pada Motor. Simak Selengkapnya!

    Fungsi Relay Pada Motor. Simak Selengkapnya!

    Fungsi Relay Pada Motor adalah untuk menjaga kestabilan arus listrik yang digunakan oleh komponen yang membutuhkan daya listrik, seperti lampu-lampu LED/HID ataupun klakson. Sehingga, ketika Anda mengganti lampu LED/HID atau klakson, relay motor wajib dipasang. Cara kerja relay pada motor juga sangat sederhana yaitu sebagai pemutus & penghubung arus Listrik yang mirip seperti saklar. Hanya saja fungsi relay pada motor ini dilakukan dengan otomatis dan sangat cepat. Pada relay motor, terdapat dua komponen utama yang mendukung kinerja relay pada motor, yaitu bagian elektromagnet (kumparan) yang tugasnya untuk mengetahui kapapn arus harus diputus serta disambungkan, dan bagian yang mirip saklar atau kotak.
    Relay pada motor biasanya menggunakan relay yang arusnya kecil, bentuknya kompak dan juga transparan. Dengan desain relay yang seperti ini dapat memudahkan pemasangan dan mudah saat dicek kerusakannya. Mekanik Barokah Motor Jagakarsa, Topik mengatakan “ketika kontak point terhubung, maka listrik bisa mengalir, sedangkan jika kontak point kondisinya terbuka, maka listrik akan terputus (mirip kinerja platina)”

    Fungsi Relay Motor
    • Menunda arus listrik
    Fungsi Relay motor yang pertama ialah untuk menyimpan arusu listrik yang besar saat kumparan menghasilkan arus yang besar dan mengeluarkannya sedikit demi sedikit. Maka peran relay motor ini seperti stabilizer untuk arus listrik saat aliran listrik tidak normal.
    • Sebagai pelindung perangkat listrik saat arus pendek
    Beberapa fungsi relay pada motor sudah dilebgkapi fitur pencegah konsleting yang disebabkan oleh hubungan arus pendek. Sehingga, relay ini dapat meminimallisir rusaknya sumber listrik atau perangkat-perangkat yang membutuhkan arus listrik.
    • Fungsi saklar bisa lebih awet
    Fungsi relay juga membantu beban saklar, oleh karena itu usia sasklar utama menjadi lebih awet.
    • Sebagai pengunci
    Relay pada motor juga berfungsi sebagai pengunci keamanan yang dihubungkan pada perangkt tertentu.
    • Pendukung asessories
    Relay juga bisa memaksimalkan kinerja aki ketika motor melakukan modifikasi dan memerlukan konsumsi daya yang lebih besar. Jika tak ada relay, aki bisa cepat tekor karena pemasangan asessories yang tidak sesuai dengan standar pabrik.

    Jadi secara garis besar, fungsi relay pada motor ini untuk mengontrol beban arus listrik yang besar hanya dengan arus listrik yang kecil dan mengalirkan aliran listrik ke bagian-bagian tertentu dengan jumlah yang tepat. Untuk mengecek relay motor yang rusak sangat mudah karna bentuknya yang transparan, yaitu ditandai dengan kondisinya yang gosong.

  • Fungsi Choke Pada Motor. Simak Selengkapnya!

    Fungsi Choke Pada Motor. Simak Selengkapnya!

    Fungsi Choke Pada Motor untuk menyalurkan bahan bakar yang lebih banyak ke bagian karburator supaya pembakaran dapat dilakukan cepat. Akan tetapi kini choke pada motor suda mulai punah, karena dianggap tidak alagi dibutuhkan di motor jenis karburator dan sudah tak diperlukan pada motor tipe injeksi. Salah satu kelemahan karburator adalah suplai udara dan bahan bakar tak bisa konsisiten, sehingga dalam bebrapa kondisi membutuhkan fungsi choke pada motor.

    Pada moyoritas sepeda motor, choke didesain seperti tuas yang letaknya dibagian bawah setang motor sebelah kiri, akan tetapi ada juga sepeda motor yang choke nya diletakkan didekat karburator. Biasanya choke dipakai saat menyalakan motor karburator di pagi ahari, pada kondisi dingin atau saat mesin motor suslit dinyalakan. Choke sendiri berkaitan dengan kebiasaan pengguna motor karburator yang biasanya memanaskan mesin dipagi hari. Riecky Patrayudha (Dept Head of Service Suzuki Indonesia Sales divisi roda dua) menambahkan bahwa choke tidak algi digunakan karena motor masa kini sudah beralih ke model injeksi, dan motor Suzuki sudah menghapus choke pada motor Medio 2009 lalu.

    Pada sepeda motor injeksi untuk suplai bahan bakar mengandalkan peralatan elektronik, seperti sensor ECM (Engine Control Module) ketika posisi kunci kontak digeser ke “ON”. Sementara pada sepeda motor karburator untuk suplai bahan bakar tidak konsisten, sehingga ECM akan mengatur sesuai kebutuhan yang lebih presisi.

     

  • Fungsi Voltmeter Motor Yang Harus Dipahami

    Fungsi Voltmeter Motor Yang Harus Dipahami

    Fungsi Voltmeter Motor adalah untuk memantauarus listrik dari aki yang disalurkan ke masing-masing komponen yang membutuhkan energi listrik. Pada motor injeksi ternyata sanagat bergantung pada voltmeter yang harus terpasang di motor. Voltmeter  dan sepeda Motor injeksi memang tak ada kaitannya, namun voltmeter sangat penting guna mengetahui tegangan aki motor. Karena teknologi injeksi sangat tergantung oleh arus yang berasal dari aki.

    Selain itu aki juga sangat vital demi menunjang kinerja motor yang hanya ada tombol starter ketika menyalakan mesin motor. Pada jenis motor seperti ini, pemilik harus menajaga aki agar tetap prima serta terjaga voltasenya untuk mendudkung perangkat yang digunakan. Dari sini sudah terlihat bahwa fungsi voltmeter sangat penting, untuk itu wartaoto.com ingin membahasnya lebih jauh. Berikut ini beberapa fungsi voltmeter motor yang harus dipahami. Simak sampai akhir ya!

    Fungsi Voltmeter pada Motor

    • Untuk memastikan & mengontrol voltase pada aki
    • Dengan dibekali voltmeter, pengendara lebih percaya diri saat menggunakan motornya dengan aki prima tanpa khawatir kekurangan voltase.
    • Dengan voltmeter motor pengguna akan mengetahui bahwa tegangan aki normal/tanpa bebas yang baik ialah 12-13 volt. Jika kurang dari angka tersebut, maka di charge ulang.
    • Fungsi Voltmeter Motor juga sebagai sentral dari aliran listrik dan membaginya

    Secara garis besar Voltmeter motor merupakan panel yang bekerja memantau aliran listrik dari aki kemudian disalurkan ke masing-masing komponen yang butuh energi listrik. Alat voltmeter kini sudah banyak tersedia diberbagai marketplace. Tak hanya itu jika dahulu bentuknya cukup besar dan hanya jenis analog, sekarang sudah banyak jenis lite atau jenis yang bentuknya lebih kecil dengan penunjuk angka digital. Ditinjau dari segi haarga, voltmeter motor juga sangat ekonomis yaitu mulai dari Rp 30.000 an saja. Jika Anda ingin memperoleh alat yang lebih canggih yaitu disertai pengecek suhu, jam, dan fitur menarik lainnya tentu harganya juga sesuai.

    Cara kerja voltmeter pada motor

    Voltmeter adalah salah satu alat yang digunakan untuk mengukur tegangan listrik atau potensial listrik dalam suatu rangkaian listrik. Pada motor, voltmeter digunakan untuk mengukur tegangan listrik yang ada pada sistem kelistrikan, seperti pada aki (accu) atau sistem pengisian (charging system). Cara kerja voltmeter pada motor dapat dijelaskan sebagai berikut:

    1. Prinsip Kerja Voltmeter Voltmeter bekerja berdasarkan prinsip hukum Ohm, di mana arus yang mengalir melalui suatu hambatan akan menghasilkan tegangan. Voltmeter akan mengukur tegangan ini dan menampilkannya pada skala yang ada.
    2. Tegangan pada Motor Motor menggunakan sistem kelistrikan untuk berbagai fungsi, seperti pengapian, pengisian aki, lampu, dan lain-lain. Tegangan pada motor dapat bervariasi tergantung pada berbagai faktor, seperti kondisi aki, putaran mesin, dan beban listrik yang digunakan.
    3. Pemasangan Voltmeter Voltmeter pada motor biasanya dipasang secara paralel dengan sumber tegangan yang akan diukur. Pada umumnya, voltmeter dipasang antara kutub positif dan negatif aki (accu), atau pada sirkuit pengisian (charging system) motor. Pemasangan yang benar harus memperhatikan polaritas voltmeter, yaitu ujung positif (merah) voltmeter dihubungkan ke kutub positif sumber tegangan, dan ujung negatif (hitam) voltmeter dihubungkan ke kutub negatif sumber tegangan.
    4. Pembacaan Voltmeter Setelah voltmeter terpasang dengan benar, Anda dapat membaca tegangan yang ditampilkan pada skala voltmeter. Skala voltmeter biasanya dinyatakan dalam satuan volt (V) dan dapat berbeda-beda tergantung pada jenis voltmeter yang digunakan. Anda dapat membaca tegangan yang ditampilkan pada jarum atau layar voltmeter sesuai dengan skala yang ada.
    5. Interpretasi Hasil Pengukuran Hasil pengukuran voltmeter dapat memberikan informasi tentang kondisi sistem kelistrikan pada motor. Tegangan yang terlalu rendah atau terlalu tinggi dapat mengindikasikan masalah pada aki, pengisian, atau sistem kelistrikan lainnya. Dengan memantau tegangan secara teratur, Anda dapat mendeteksi potensi masalah kelistrikan pada motor dan mengambil langkah-langkah perbaikan yang diperlukan.

    Selalulah berhati-hati dan ikuti petunjuk yang benar saat menggunakan alat ukur listrik untuk menghindari risiko kecelakaan atau kerusakan pada motor. Jika Anda merasa tidak yakin atau memerlukan bantuan lebih lanjut, sebaiknya berkonsultasi dengan mekanik motor atau teknisi listrik yang berpengalaman.

    Rekomendasi voltmeter motor terbaik beserta harganya

    • Voltmeter Digital Miniportable UNI-T UT33D – Harga: Rp 150.000 – Rp 200.000

    Voltmeter digital UNI-T UT33D adalah pilihan yang populer untuk motor karena ukurannya yang kecil, portabilitasnya, dan harga yang terjangkau. Voltmeter ini memiliki layar LCD yang mudah dibaca dan dapat mengukur tegangan DC hingga 600V. Selain itu, voltmeter ini juga dilengkapi dengan fungsi deteksi tegangan non-kontak yang memudahkan pengguna dalam mengukur tegangan tanpa perlu melakukan kontak fisik dengan kabel atau sirkuit.

    • Voltmeter Digital Miniportable KAIWEETS KT116D – Harga: Rp 200.000 – Rp 250.000

    KAIWEETS KT116D adalah voltmeter digital miniportable yang juga menjadi pilihan favorit bagi pengendara motor. Voltmeter ini memiliki layar LCD yang besar dan mudah dibaca, serta dapat mengukur tegangan DC hingga 600V. Selain itu, voltmeter ini juga dilengkapi dengan lampu latar yang dapat membantu pengguna dalam mengukur tegangan dalam kondisi cahaya yang rendah.

    • Voltmeter Digital Miniportable Fluke 115 – Harga: Rp 1.500.000 – Rp 2.000.000

    Fluke 115 adalah voltmeter digital miniportable yang memiliki reputasi baik dalam dunia alat ukur listrik. Voltmeter ini memiliki akurasi yang tinggi dan dapat mengukur tegangan DC hingga 600V. Selain itu, voltmeter ini dilengkapi dengan banyak fitur tambahan seperti pengukuran suhu, pengukuran kapasitansi, dan pengukuran frekuensi, sehingga sangat berguna untuk diagnosis lebih lanjut pada sistem kelistrikan motor.

    • Voltmeter Digital Clamp Meter Sanwa DCM60R – Harga: Rp 1.500.000 – Rp 2.000.000

    Sanwa DCM60R adalah voltmeter digital dengan bentuk clamp meter yang berguna untuk mengukur tegangan AC dan DC tanpa perlu memutus sirkuit listrik. Voltmeter ini memiliki layar LCD yang besar dan mudah dibaca, serta dilengkapi dengan banyak fitur tambahan seperti pengukuran arus AC/DC, pengukuran resistansi, pengukuran kapasitansi, dan lain-lain. Voltmeter ini sangat praktis digunakan pada motor untuk mengukur tegangan pada berbagai sirkuit listrik.

    • Voltmeter Digital Multifungsi UNI-T UT139C – Harga: Rp 500.000 – Rp 700.000

    UNI-T UT139C adalah voltmeter digital multifungsi yang sangat berguna untuk motor. Voltmeter ini dapat mengukur tegangan AC/DC, arus AC/DC, resistansi, kapasitansi, frekuensi, dan lain-lain. Voltmeter ini dilengkapi dengan layar LCD yang besar dan mudah dibaca, serta memiliki akurasi yang tinggi. Dengan harga yang terjangkau, voltmeter ini dapat menjadi pilihan yang baik untuk penggunaan sehari-hari pada motor.

    Sekian dulu ya, demikianlah Fungsi Voltmeter Motor, cara kerja dan rekomendasi Voltmeter Motor yang perlu anda Dipahami dari wartaoto.com, semoga bermanfaat bagi anda!

     

     

     

     

  • Fungsi Busi Motor, Cara Kerja hingga Cara Merawatnya

    Fungsi Busi Motor, Cara Kerja hingga Cara Merawatnya

    Fungsi Busi Motor adalah untuk mengubah tegangan listrik dari koil kemudian menjadi percikan api yang akan memebakar campuran bahan bakar serta udara pada ruang mesin api di akhir langkah kompresi. Fungsi busi motor sendiri termasuk komponen penting  pada sistem perapian motor. Ternyata busi adalah kata serapan berasal dari bahasa Belanda “bougie” artinya suku cadang yang dipasangkan di mesin pembakaran pada ujung elektroda ruang pembakaran. Setiap motor memiliki posisi busi yang berbeda seperti motor jenis sport atau bebek busi terletak disebe;ah kanan silinder head.

    Walaupun bentuknya yang kecil fungsi busi motor sangat vital untuk mesim perapian. Busi motor juga punya resiko kerusakan yang tinggi jika tak dilakukan perawatan yang benar. Sebagian besar orang belum memahami cara kerja bahkan fungsi busi motor, sehingga ketika busi motor rusak tidak segera ditangani dengan benar dan akhirnya busi motor yang rusak tadi dapat mempengaruhi sistem perapian di motor. Oleh karena itu, wartaoto.com disini telah merangkum bebarapa fungi busi motor serta cara kerjanya.

    Fungsi Busi Motor

    • Insulator

    Dizaman sekarang semua jenis busi menggunakan material keramik untuk bahan insulator. Insulator pada busi motor berfungsi untuk memindahkan panas menuju kepala silinder. Material keramik inilah yang akan mencegah arus tinggi yang berasal sari elektroda tidak akan keluar.

    • Terminal

    Terminal terletak di bagian pucuk busi (busi dengan ignition). Fungsi terminal pada busi motor ialah sebagai penghunbung kabel yang bertegangan tinggi yang mengalirkan listrik dari koil.

    • Ribs

    Funsi dari Ribs ini sebagai pencegah arus listrik sehingga merambat keluar bagian mesin atau biasanya disebut massa (negative). Ribs adalah salah satu komponen busi motor yang berbentuk lekukan yang dapat membuat jarak dari ground dan elektkroda inti semakin jauh. Apabila jarak semakin jauh maka hambatan inti & ground juga semakin besar pula

    • Gasket

    Gasket berfungsi sebagai penutup supaya tidak terjadi kompresi di ruang pembakar sehingga tidak sampai mengalir keluar

    • Insulator Tip

    Pada bagian Insulator Tip ini akan terjadi pembakaran sehingga memerlukan material yang tahan terhadap material tinggi. Pada bagian inijuga mampu menahan shu temperatur hingga 650 derajat dan menahan tegangan hingga 60.000 volt.

    • Metal Case

    Metal case pada busi motor berfungsi sebagai penghantar daya panas atau konduksi yang nantinya dapat dikonduksikan dengan komponen lain. Selain itu Metal case juga bertugas sebagai pemmgunci busi ke silinder head

    • Inti Elektroda

    Inti Elektroda memilki fungsi menyalurkan arus listrik dan terhubung ke terminal. Inti elektroda adalah bagian dari komponen busi motor yang terbuat dari kombinaasi besi, tembaga, nikel, serta logam-logam lainnya.

    • Ground

    Ground terletak di ujung busi motor yang secara langsung menempel dengan body/ground Motor. Energi listrik bisa berpindah ke inti elektroda melalui komponen ground ini.

    Cara Kerja Busi Motor

    Ketika busi motor terhubung ke tegangan dengan ribuan volt yang dihasilakan  dari ignition coil. Tegangan ini yang akan menghasilkan tegangan listrik yang berbeda dari elektroda dibagian tengah busi dan bagian sampingnya busi. Terkadang kerja busi tidak maksimal ketika terjadi banjir di celah isolator busi. Ketika Perbedaa tegangan yang melebihi kekuatan elektrik gas terjadi, maka gas akan ber ionisasi sehingga yang mulanya bersifat isolator berubah menjadi bersifat konduktor. Lalu aliran elektrin akan mengalir sekaligus meningkatkan suhu ada celah perciakan busi, suhu ini yang dapat mencapai hingga lebih dari 60.000. Selanjutnya suhu tinggi dari busi motor membuat gas yag tadinya sudah terionisasi akan memuai lebih cepat dan memunculkan ledakan kecil di antara masing-masing elektroda busi motor. Percikan api pada busi motor memiliki prinsip mirip halilintar atau petir.

    Cara Merawat Busi Motor

    Fungsi busi motor secara garis besar adalah memberikan bunga api sebagai media pembakar di sepeda motor. Karena fungsi busi ini sangat penting bagi performa motor, tentu saja busi motor memerlukan sebuat perawatan agar tetap bekerja maksimal. Berikut cara merawat busi motor

    1. Cek ketebalan kerak pada kepala busi motor
    2. Jangan bersihkan kepala busi dengan amplas
    3. Cek kerapatan kepala busi

    Fungsi busi motor dirancang bekerja maksimum dari mesin sepanjang jangkauannya, karena itu busi memiliki rentang masa pemakaian. Jika sudah waktunya berganti busi, maka segera ganti. Biasanya pergantian busi ini dilakukan bersamaan dengan penggantian oli mesin.

    Demikianlah ulasan fungsi busi motor, cara kerja hingga cara merawatnya dari wartaoto.com. Semoga bermanfaat ya!

  • Komponen Motor Starter Dan Fungsinya

    Komponen Motor Starter Dan Fungsinya

    Komponen starter motor dan fungsinya cukup praktis. Mulanya motor starter merupakan salah satu jenis motor yang sederhana karena dinilai lebih efisien untuk mesin, berbeda dengan jenis motor manual yang cukup rumit, lagipula motor starter mudah digunakan bagi pemula yang baru belajar menggunakan bermotor. Komponen motor starter dan fungsinya akan wartaoto.com pada kesempatan kali ini. Simak sampai tuntas ya!

    Secara garis besar, komponennya terbagi menjadi 2 bagian yaitu, komponen starter motor yang menghasilkan gaya putar dan komponen motor stater yang menjadi mekanisme pemindah tenaga. Berikut detailnya :

    Komponen Motor Starter

    1. Motor Housing atau wadah berfungsi untuk meletakkan berbagai komponen yang ada pada sistem starter. Rumah motor berbentuk tabung dan berasal dari bahan.
    2. Commutator termasuk dalam komponen motor starter yang berfungsi sebagai penghubung listrik dan sikat ke arah kuparan armature. Pada motor starter , komutator terhubung dengan arus positif dan negatif, sehingga komutator juga menjegah terjadinya hubungan pendek arus listrik.
    3. Sikat atau brush gunanyasebagai penghubung arus listrik dari static konduktor menuju dynamic konduktor
    4. Magnetic Switch atau biasa disebut saklar magnet yang berfunsi sebagai switch utama dalam mengatur arus listrik yang masuk ke bagian kumparan (field coil).
    5. Solenoid fungsinya sebagai penggerak drive pinion serta memberikan tegangan di bagian utama motor. Solenoid terbagi menjadi 2 jenis kumparan yaitu, pull in coil (untuk mendorong komponen plunger) dan hold in coil (untuk menghubungkan aliran arus baterai ke bagian motor utama)
    6. Yoke & Pole merupakan komponen motor starter dan fungsinya yang tak bisa dipisahkan. Yoke berfungsi untuk mengikat pole core yang terbuat dari logam dan bentuknya silinder seperti tabung. Sementara pole berfungsi sebagai pepnopang field core untuk memperkuat gaya magnet mesin.
    7. Armature (kumparan jangkar) yang bisa membangkitkan gerak daya putar yang menghasilkan arah gaya listrik. Fungsu armature untuk mengubah energi listrik mekanik menggunakan gerak putar.
    8. Drive lever berbentuk mirip garpu dan fungsinya untuk mendorong pinion gear dari ikatan ring gear yang berada pada flywheel
    9. Roda gigi pinion berfungsi sebagai penerus daya putar starter ke mesin dengan memutarkan ring gear. Selain itu, fungsi roda gigi pinion untuk menghubungkan gaya putara motor ke arah engkol pros mesin lewat flywheel.
    10. Plunger ini terletak di daerah ujung pull in coil yang berfungsi untuk menghubungkan gerak pull in coil ke drive lever atau dalam kata lain plunger hanya sebagai penghubung yang terbuat dari bahan kuat sehingga mampu bertahan dari tarikan pull in coil.
    11. Solenoid starter berfungsi untuk menggerakkan drive pinion serta memberi tegangan dibagian utama motor. Komponen pada solenoid sendiri terdiri dari pull in coil dan hold in coil.

     

  • Fungsi Koil Motor dan Gejala Kerusakannya

    Fungsi Koil Motor dan Gejala Kerusakannya

    Fungsi koil motor ialah sebagai alat yang menaikkan tegangan listrik dari 112 volt menjadi 25.000 volt dari hasil induksi elektomagnetik yang berasal dari dua kumparan sekunder dan juga primer. Seperti yang kita ketahui bersama, motor terdiri dari beberapa komponen penting agar dapat bekerja dengan baik, salah satu komponen itu adlah koil motor. Koil itu termasuk dalam sistem perapian pada sepeda motor, walaupun bentuknya kecil, tetapi koil motor bisa menghasilkan energi listrik tegangan tinggi.

    Fungsi koil motor

    Kepala bengkel Daya Motor, Asep Suherman menambahkan bahwa fungsi koil motor itu sebagai penyuplai arus listrik menuju busi. Koil motor ini yang akan mengubah tegangan 12 volt dari aki menjadi 12.000 volt sampai 20.000 volt.

    Busi membutuhkan tegangan listrik tinggi untuk membuat percikan bunga api, maka koil motor dalam sistem perapian memiliki tugas yang sangat penting. Tegangan tinggi yang didapatkan oleh koil berasal dari dua kumparan yang terletak pada koil yaitu, kumparan sekunder dan kumparan primer. Dua kumparan inilah yang akan menaikkan tegangan yang diterima dari aki (DC) dan CDI (AC).

    Karena fungsi koil yang krusial, tentu akan menggangu kinerja mesin jika koil motor rusak. Khususnya pada sistem perapian dan akibatnya motor Anda bisa mendadak mogok. Untuk mengantisipasi koil motor rusak, Anda bisa kenalai gejala-gejalanya seperti yang telah wartaoto.com rangkum dibawah ini.

    Gejala Koil Motor Rusak

    Cara untuk mengetahui koil motor rusak sebenarnya gampang, karena hanya menggunakan alat-alat biasa yang ada di bagasi motor.

    1. Cabut kop serta busi

    Cara mengetahui gejala koil motor rusak yang pertama ialah dengan mencabut kop serta busi terlebih dahulu, maka akan telihat dua ujung kabel yang mengarah pada kumparan sekunder dan kumparan primer.

    1. Dekatkan ujung kabel koil ke massa

    Selanjutnya untuk mengetahui gejala koil yang rusak, coba tempelkan atau dekatkan ujung kabel koil ke massa dengan jarak kira-kira 1 cm. Massa yang dimaksud disini ialah benda logam konduktor (yang bisa mengharkan arus listrik). Jika tak ada bena logam, Anda bisa menggunakan baut motor sebagai alternatifnya. Lalu, nyalakan kontak ke arah “ON”lalu starter motor Anda secara bersamaan dengan menempelkan ujung kebel koil ke massa atau baut tadi, dan perhatikan kondisi percikan api yang dihasilkan. Jika percikan api berwarna merah, berarti koil motor Anda rusak atau sudah melemah fungsinya sehingga tidak bisa menghantarkan arus listrik yang besar. Tetapi jika percikap apai terlihat berwarna biru, berarti koil motor Anda masih bagus dan masih bekerja normal yaitu mampu menaikkan tegangan listrik menuju busi.

    1. Tempelkan kabel koil ke badan mesin

    Untuk melihat gejala koil motor yang rusak, Anda bisa menempelkan kabel koil ke badan mesin. Jika terjadi percikan api, jangan langsung menila bahwa koil motor Anda bagus. Karna Anda harus mengeceknya lagi dengan memasang busi, jika tak ada percikan api, berarti koil motor Anda rusak atau fungsi koil motor Anda sudah melemah sehingga tidak bekerja optimal. Namun, jika Anda mendapati gejala mogok tiba-tiba sedangkan koil masih menyemburkan percikan api biru, berarti terdapat komponen lain yang terganggu.

    1. Mesin motor mendadak mati

    Terakhir, perhatikan mesin ketika keadaan panas atu setelah digunakan perjalanan jauh, biarkan mesin dalam keadaan idling maka jangan langsung mematikan mesin. jika mesin motor Anda mendadak mati, biasanya karena tidak terjadi pembakaran di ruang mesin. Untuk koil motor yang rusak atau melemah akibat pemakaian dan berdampak pada sistem perapian atau pembakaran terganggu. Solusinya adalah dengan membawa ke bengkel langganan Anda atau mengganti koil motor yang baru.

    Sekian dulu ulasan kami kali ini, semoga Fungsi Koil Motor dan Gejala Kerusakannya ini dapat bermanfaat ya!

  • Fungsi CDI Motor dan Komponennya

    Fungsi CDI Motor dan Komponennya

    Fungsi CDI Motor dan Komponennya sangat berpengaruh pada sistem pnegapian mesin motor serta performa motor. Fungsi CDI motor cukup penting, karena secara umum, pembakaran sempurna di sebuah kendaraan roda dua, percikan api dari busi diitegrasi dahulu oleh CDI. Maka pastikan fungsi CDI Motor Anda berjalan dengan baik agar motor bisa menyala dengan tepat. Sebagai pengguna motor, alangkah baiknya Anda perlu mengetahui fungsi dari CDI Motor untuk mengatasinya ketika tiba-tiba terjadi masalah.

    CDI adalah kepanjangan dari Capacitor Discharge Ignition yang menjadi salah satu komponen pengapian di mesin motor. CDI memanfaatkan energi yang tersimpan di bagian karnurator, yang kemudian bisa menghasilkan tegangan tinggi pada koil pengapian. Selanjutnya pengapian itu akan menghasilkan spar dalam busi dan akhirnya sepeda motor bisa berjalan. Adapun fungsi CDI koil pengapian yaitu untuk menghasilkan tegangan tinggi.

    Fungsi lainnya dari CDI motor yaitu untuk memutus dan menyalurkan perapian di motor. CDI pengapian sendiri memilki beberapa tipe akan tetapi fungsinya tetap sama, seperti; racing unlimited, programmable, racing limiter, standar, dan masih banyak lainnya.

    Komponen CDI motor

    Semua kinerja komponen pada sistem CDI Motor saling berkaitan satu sama lain untuk membentuk energi sehingga dapat menjalankan sepeda motor

    • Spul & Rotor Magnet berfungsi untuk mengubah aliran putaran pada poros engkol mesin, kemudian akan berubah jadi listrik AC (dua arah) yang nantinya akan menjadi tenaga di sistem perapian.
    • Baterai berfungsi untuk menyimpan arus listrik. Listrik yang tersimpan di baterai akan mengalir dari spul. Untuk jenis motor matic, fungsi baterai juga penting karena menyalakan ECU
    • CDI Unit berfungsi untuk menyalurkan tegangan ke koil dengan cara discharge. Komponen CDI Unit ini tersusun dari kapasitor sehingga mampu menyerap serta menyimpan arus listrik.

    Itulah sebagian besar komponen yang terdapat pasa sistem CDI Motor. Dengan mengenali fungsi serta komponen CDI Motor Anda dapat menjaga performa motor Anda. Sekian dulu ulasan wartaoto.com tentang Fungsi CDI Motor dan Komponennya. Semoga bermanfaat:)