Tag: SUV

  • Lexus RX 350 2023 : Desain Ulang, Spesifikasi Mesin, Tanggal Rilis

    Lexus RX 350 2023 : Desain Ulang, Spesifikasi Mesin, Tanggal Rilis

    Lexus RX 350 2023 baru akan tiba tahun depan dengan kabin mewah dan lebih banyak fitur teknologi daripada pendahulunya. SUV mewah kompak ini adalah salah satu model yang paling dikenal di kelasnya berkat gaya agresifnya. Namun, terlepas dari desainnya yang agresif, RX juga menghadirkan pengendaraan yang sangat tenang dan powertrain hemat bahan bakar yang luar biasa. Model standar menggunakan V-6 3,5 liter, tetapi Anda masih dapat meningkatkan ke powertrain hybrid yang menghasilkan 308 tenaga kuda.

    Seperti sebelumnya, RX standar hadir dengan kursi dua baris, tetapi ada juga model L panjang yang dapat menampung hingga tujuh penumpang di tiga baris.

    Lexus RX 350 Facelift 2023

    Lexus RX 350 2023 akan lebih premium dari sebelumnya. Sementara beberapa elemen tetap sama, pabrikan merevisi gril, lampu depan, dan lampu belakangnya. Perlakuan yang sama juga akan digunakan pada varian L yang lebih besar. Secara umum, atraksi terbanyak akan mengambil model Black Line, yang dibatasi hanya 2.500 unit.

    Seperti namanya, model ini akan membawa lebih banyak elemen hitam ke SUV termasuk velg, gril, dan rumah kaca spion. Menurut Lexus, RX baru kini akan ditawarkan dengan pilihan cat yang lebih banyak. Secara keseluruhan, Anda dapat memilih warna seperti Cloudburst Grey dan Iridium, plus Grecian Water.

    Apa yang baru?
    Lexus RX 350 2023 yang akan datang akan hadir dengan kabin yang lebih bagus yang dipenuhi dengan teknologi. Seperti sebelumnya, versi standar 5-seater menawarkan 32,6 kaki kubik saat kursi diturunkan, sedangkan versi long-wheelbase/3-baris 58,5 kaki kubik. Adapun teknologinya, sistem infotainment mencakup layar 8 inci, integrasi smartphone Apple CarPlay/Android Auto, Amazon Alexa, dan pengaturan audio 9-speaker.

    Seperti model LX, fitur keselamatan RX juga berlimpah. Dengan model dasar, Anda dapat mengandalkan peringatan tabrakan ke depan dengan pengereman darurat otomatis, cruise control adaptif, dan pemantauan blind-spot.

    Lexus RX 2023 baru adalah SUV yang tersedia dengan tiga pilihan mesin. V6 3,5 liter berada di bawah kap model RX 350/RX 350L, dan menghasilkan 295 tenaga kuda. Unit ini mengirimkan penggerak ke roda depan melalui transmisi otomatis 8-percepatan, sementara penggerak semua roda masih opsional.

    Varian RX 450h/RX 450hL adalah hibrida, dan keduanya menggunakan V6 3,5 liter yang sama digabungkan dengan tiga motor listrik. Menurut Lexus, satu motor menggerakkan roda belakang sementara dua lainnya menangani bagian depan, menciptakan penggerak semua roda sebagai standar. Total output dari model ini adalah 308 tenaga kuda. Kedua unit dapat menarik maksimum 3.500 pound.

    Lexus RX 350 2023 yang baru akan mulai dijual tahun depan, dengan kisaran harga yang Disarankan (MSRP) sebesar $45.320 untuk model dasar. RX 350L long-wheelbase akan dikenakan biaya $2.830 lagi. Seperti yang kami sebutkan, Lexus RX 350 merupakan salah satu kendaraan mewah terlaris di Amerika Serikat dan merupakan salah satu yang paling terjangkau di kelasnya. Selain itu, harganya lebih murah daripada para pesaingnya seperti BMW X5 $59k, Audi Q7 ($55k) dan Mercedes-Benz GLE-Class ($56k).

  • Awal Tahun 2022 Pabrikan Kia Bersiap Luncurkan Mobil Listrik Kia EV6, 500 Unit Dialokasikan Untuk Pasar Australia

    Awal Tahun 2022 Pabrikan Kia Bersiap Luncurkan Mobil Listrik Kia EV6, 500 Unit Dialokasikan Untuk Pasar Australia

    Mobil Listrik Kia EV6 semakin dekat dengan peluncurannya di pasar Australia dan ketika ini terjadi, konsumen nantinya akan ditawari alternatif yang menarik untuk Tesla Model 3 dan SUV Model Y yang akan datang. Sekitar 500 unit mobil listrik Kia EV6 telah dialokasikan untuk pasar Australia pada tahun 2022. Alokasi ini akan dilakukan secara bertahap sepanjang tahun dan Kia Australia berharap dapat meningkatkan jumlah mobil yang dialokasikan.

    Platform E-GMP menjadi dasar dibangunnya Kia EV6, yang juga telah digunakan oleh Hyundai Ioniq 5 yang dikenal sejak bulan lalu. Dengan platform ini, mobil listrik Kia EV6 akan memiliki hardware 800V yang dapat mengisi daya pada dengan kecepatan hingga 220 kW. Akibatnya, pengisian baterai mulai dari 10% hingga 80% hanya membutuhkan waktu pengisian 18 menit.

    Sampai saat ini spesifikasi penuh mobil listrik Kia EV6 dengan platform E-GMP masih menjadi misteri hingga peluncurannya. Platform ini dapat mengakomodasikan dua opsi drivetrain, yaitu penggerak roda belakang dan all-wheel drive (AWD), serta baterai 72,6 kWh. Baterai ini akan dapat diajak berkendara 310 mil alias lebih dari 484,4 kilometer, sampainya.

    Selain jarak tempuh, performa mobil listrik Kia EV6 akan dibandingkan dengan model EV Kia sebelumnya, Soul EV dan e-Niro. Untuk akselerasi 0-100 km/jam, Kia EV6 mengklaim mampu melakukannya hanya dalam waktu lima menit, dengan kecepatan tertinggi hanya 200 km/jam. Kia EV6 akan dibangun dengan cara yang sama seperti Hyundai Ioniq 6, tetapi dengan performa yang lebih baik.

    Selain konsep desain baru, Kia EV6 adalah yang pertama menghadirkan konsep desain baru Kia yang disebut ‘Opposite United.’ Desain gaya baru didasarkan pada “kombinasi kontras elemen gaya dan pahatan berbentuk tajam.” Model-model KIA lain yang berprinsip utama pada filosofi baru, termasuk skema warna berani, garis sederhana, serta permukaan yang berani dan selalu berubah, nantinya akan menyusul diaplikasi ini.

    Untuk menekankan pada sisi aerodinamika yang dioptimalkan, interpretasi baru dari identitas grille Tiger Nose khas Kia dibuat. Desain lampu depan yang tajam, serta lampu LED belakang yang mendominasi fascia belakang, menjukkan gaya modern dan futuristik. Lampu belakang ini juga akan menampilkan pola sekuensial alias bertahap.

    Kia juga meluncurkan desain interior baru untuk mobil listrik Kia EV6, yang ditampilkan dengan nuansa minimal untuk memberikan kesan lapang dibandingkan model EV sebelumnya. Tata letak dasbor miring dan desain jok ramping dan ringan dikembangkan dengan memaksimalkan ruang penumpang. Ioniq 5, Kia EV6 akan memanfaatkan plastik daur ulang di seluruh interior, seperti sudaranya.

    Konsep Kia EV6 pernah ditampilkan dengan dashboard yang berukuran 21 inci. Namun, versi produk selanjutnya akan menggunakan dua pisah-layar untuk infotainment dan instrument cluster yang berbentuk melengkung. Untuk panel AC, digunakan sistem operasi haptic seperti yang terdapat di smartphone dan ponsel saat ini.

    Mobil listrik Kia EV6 akan menjadi andalan Kia untuk mewakili keunggulan listrik teknologi dengan penekanan pada kinerja dan kualitas premium. Crossover coupe tahun ini, sering dikenal sebagai liftback, akan diluncurkan di pameran mobil.

  • Daftar 6 Aplikasi Sewa Mobil Yang Cocok Untuk Temani Liburan

    Daftar 6 Aplikasi Sewa Mobil Yang Cocok Untuk Temani Liburan

    Disaat musim liburan tiba, tentunya setiap orang memiiki keinginan untuk mengisi waktu luang dengan berlibur bersama keluarga atau teman. Dimana ada banyak pilihan moda transportasi yang bisa kita pilih untuk berlibur ke sebuah kawasan wisata, mulai dari kendaraan umum, ojek online, hingga mobil pribadi. Namun bagaimana jika kita tak memiliki mobil ? Saat ini anda tidak perlu khawatir lagi, karena sudah banyak aplikasi sewa mobil yang bisa anda gunakan untuk berlibur.

    Nah, bagi kamu yang berencana untuk menyewa mobil pada aplikasi sewa mobil, berikut ini daftar aplikasi sewa mobil yang bisa kamu andalkan untuk melengkapi liburanmu :

    1. Docar

    Docar merupakan salah satu aplikasi sewa mobil yang bisa kamu andalkan untuk menemani waktu liburan kamu. Dimana aplikasi sewa mobil satu ini memiliki fasilitas yang bisa kamu pilih sesuai keinginan, seperti mau berkendara sendiri, menggunakan sopir atau sopir plus BBM.

    Aplikasi sewa mobil dokar sendiri saat ini sudah tersebar di beberapa wilayah Nusantara seperti Solo, Jogja, Semarang dan 11 kota lainnya. Untuk kamu yang ingin menggunakan aplikasi ini, kamu bisa mengaksesnya melalu web browser disini

    2. Nemob

    Aplikasi sewa mobil selanjutnya ada nemob. Nemob hadir denganpilihan merek mobil berbagai tipe yang bisa kamu gunakan. Bahkan di aplikasi sewa mobil nemob ini kamu bisa menyewa mobil mewah seperti Ferrari, Lamborghini, dan Rubicon. Pastinya, hal ini akan membuat penampilanmu menjadi tambah keren dengan menunggangi mobil dengan merek-merek tersebut.

    Aplikasi sewa mobil nemob menyediakan fasilitas seperti berkendara sendiri, menggunakan driver. Saat ini nemob sudah memiliki layanan di delapan kota besar dan memiliki paket khusus untuk para pebisnis yang ingin menyewa mobil dengan jangka panjang. aplikasinemob ini bisa kamu dapatkan dengan mengunduh di Google Play Store atau Apple App Store.

    Download aplikasi nemob PlaySTore / App Store

    3. Share Car

    Untuk kamu yang membutuhkan mobil dadakan terlebih saat tengah malam, aplikasi sewa mobil share car sangat cocok untuk kebutuhanmu. Dimana aplikasi satu ini akan membantumu selama 24 jam. Kamu bisa mendapatkan aplikasi ini dengan cara mengunduh melalui Google Play Store dan Apple App Store. Share car mematok biaya mulai dari Rp85 ribu untuk satu jam sewa.

    Di aplikasi sewa mobil satu ini kamu bisa menyewa mobil bertipe SUV atau MPV. Untuk menggunakan aplikasi share car, kamu diwajibkan untuk melakukan registrasi terlebih dahulu, lalu menunggu verivikasi registrasi yang akan memakan waktu paling lambat 24 jam.

    Jika sudah terverivikasi, kamu bisa langsung cek lokasi parkir mobil terdekat dan pilih mobil yang tersedia dengan menekan tombol “book”. Jangan lupa cek kondisi kendaraan sebelum buka kunci mobil dengan aplikasi. Saat ini, layanan Share Car sudah mencakup wilayah Jakarta dan Tangerang.

    Download aplikasi share car PlaySTore / App Store

    4. Boocar

    Aplikasi sewa mobil selanjutnya ada boocar. Dimana aplikasi boocar memiliki cakupan layanan dibanyak wilayah nusantara. Kamu bisa mengandalkan aplikasi sewa mobil boocar ini untuk menjelajah dilebih dari 50 kota yang ada di Indonesia.

    Aplikasi sewa mobil satu ini juga memiliki sistem pembayaran yang cukup fleksibel, dimana kamu bisa melakukan pembayaran dari berbagai media seperti dompet digital Gopay, Akulaku, Tcash, pembayaran di Alfamart dan Indomaret, hingga kartu kredit pribadi.

    donwload aplikasi boocar di PlayStore

    5. Trac to Go

    Trac to go merupakan aplikasi sewa mobil yang terbilang cukup senior. Pasalnya, aplikasi satu ini sudah ada sejak 1986 lohhh…. Layanan yang diberikan oleh aplikasi satu ini cukup bervariasi, dimana kamu bisa menyewa mobil harian, mobil korporat, serta bus. Menyewa bus tentu menjadi pilihan yang oke jika kamu bepergian dengan rombongan besar.

    Yang membuat aplikasi sewa mobil trac to go menarik adalah dukungan teknologi cloud dan intenet of things. Teknologi tersebut membantumu memastikan keselamatan dan kenyamanan secara real-time selama perjalanan. Trac to Go memberi layanan 24 jam dalam 7 hari. Aplikasi ini bisa kamu dapatkan melalui Google Play Store dan Apple App Store.

    download aplikasi trac to go PlayStore / App Store

    6. Grab

    Aplikasi sewa mobil yang terakhir adalah Grab. Dimana kita tahu jika grab selama ini sangat identik dengan layanan antarjemput dan pengantaran barang. Namun faktanya, aplikasi satu ini juga menyediakan layanan rental mobil. Lantas, bagaimana caranya menyewa mobil dari Grab?

    Jika kamu sudah memiliki aplikasinya, kamu tinggal masuk ke tab Transportasi, pilih sewa, lalu pilih sekarang. Kemudian, pilih lokasi penjemputan, pilih paket waktu sesuai kebutuhan, dan konfirmasi pemesanan. Cara ini juga bisa kamu aplikasikan jika kamu mau menyewa mobil dari jauh-jauh hari. Pilihan paket yang diberikan mulai 4, 6, 8, sampai 12 jam.

    Download aplikasi Grab di sini untuk iOS dan di sini untuk Android.

    Itu tadi merupakan daftar aplikasi sewa mobil yang bisa kamu gunakan untuk menemanimu diwaktu liburan, Semoga bermanfaat.

  • Mercedes EQG Electric G-Class Debut Sebagai Konsep Di September Munich Auto Show

    Mercedes EQG Electric G-Class Debut Sebagai Konsep Di September Munich Auto Show

    Mercedes EQG Electric G-Class Debut Sebagai Konsep Di September Munich Auto Show – Mercedes akhirnya akan mendapatkan keuntungan dari janjinya akan kekuatan SUV G-Class yakni Mercedes EQG Electric G-Class yang ikonik di Munich Motor Show September ini. Hal ini tentunya setelah disetujui oleh Autocar di Inggris, yang mengatakan jika Mercedes akan menggunakan pertunjukan tersebut untuk menampilkan konsep perdana yang akan membuka jalan bagi produksi sejati kendaraan listrik (EV) G-Class pada tahun 2024.

    Mercedes EQG Electric G-Class Debut Sebagai Konsep Di September Munich Auto Show

    foto : autoevolution.com

     

    Sama hal nya dengan konsep Vision EQS 2019 yang dipratinjau EQS 2021 yang dapat Anda beli hari ini, konsep Mercedes EQG Electric G-Class akan memberi kita beberapa indikasi kuat tentang seperti apa tampilan bagian dalam dan luar Mercedes EQG yang dijual.

    Mercedes mungkin tidak akan terlalu banyak mengutak-atik siluet kotak ikonik G, tetapi Autocar mengatakan konsep nol-emisi akan menyediakan gril depan one-piece, desain roda baru, dan cluster lampu yang diperbarui untuk membuat hubungan yang jelas dengan mobil EQ merek lainnya. dan menempatkan udara bersih di antara itu dan G-Wagen bertenaga ICE saat ini.

    Di dalam Mercedes EQG Electric G-Class, kita dapat melihat berbagai teknologi, termasuk beberapa tampilan digital dan versi terbaru dari sistem infotainment Mercedes MBUX, termasuk pembeli kelas mewah G-Class sekarang mengharapkan SUV ini untuk digunakan dari jarak jauh.

    foto : carwow.co.uk

     

    Mercedes EQG Electric G-Class juga disemati teknologi baterai dan motor yang menawarkan paket daya hingga 107,8 kWh, dan model spek teratasnya menghasilkan 516 hp dan 631 lbs ft di keempat rodanya. Hal itu tentunya akan memakan banyak waktu untuk membawa mobil ini ke medan yang berbeda, tetapi seperti yang ditunjukkan Autocar, sasis EVA bias jalan EQS tidak akan cocok untuk mesin off-road hardcore seperti G-Class. Sebaliknya, majalah tersebut memprediksi Mercedes EQG Electric G-Class akan menggunakan sasis rangka tangga tradisional yang dimodifikasi untuk menerima baterai dan motor listrik.

    Mercedes EQG Electric G-Class bukanlah upaya pertama Mercedes untuk membuktikan bahwa kendaraan listrik (EV) benar-benar dapat melakukan off-roader. Tahun lalu ia memamerkan konsep EQC 4 × 4 ², yang memperkuat SUV EQC dengan gandar portal dari G-Class 4 × 4², meningkatkan ketinggian pengendaraan dan semakin memperluas lebar lintasan kedua ujungnya.

    Mercedes EQG Electric G-Class juga bukan SUV listrik produksi pertama dari Mercedes. Dimana sebelumnya Mercedes EQA dan Mercedes Benz EQC sudah dijual, serta Mercedes EQB akan segera diluncurkan di showroom, dan varian SUV dari Mercedes EQE dan Mercedes Benz EQS keduanya kemungkinan akan tiba sebelum Mercedes EQG Electric G-Class tiba pada tahun 2024.

  • Baby Jeep SUV Baru Akan Menjadi Serba Listrik

    Baby Jeep SUV Baru Akan Menjadi Serba Listrik

    Baby Jeep SUV Baru Akan Menjadi Serba Listrik – Kita sudah tahu bahwa Jeep sedang mengerjakan SUV kecil baru untuk ditempatkan di bawah Renegade, dan menurut laporan baru dari AutoExpress, model ini bisa sepenuhnya listrik. Rumor untuk Baby Jeep SUV yang akan datang telah beredar sejak 2018, bahkan sebelum FCA dan PSA bergabung ke Stellantis. Menurut laporan terbaru, Jeep baru akan menggunakan platform CMP (sudah digunakan dalam berbagai model Citroën, DS, Peugeot, dan Opel/Vauxhall), tersedia dalam varian ICE dan BEV. Produksi di pabrik Tychy di Polandia diduga akan dimulai sebelum akhir 2022, dengan versi listrik menyusul pada 2023.

    Baby Jeep SUV Baru Akan Menjadi Serba Listrik

    foto : autoexpress.co.uk

     

    Meskipun ini terdengar seperti rencana yang sah, AutoExpress menyarankan bahwa model baru ini hanya bisa menggunakan listrik. Jika Baby Jeep SUV itu akan diluncurkan sebelum tahun 2025, maka itu akan didasarkan pada versi baru platform e-CMP yang akan tiba pada tahun 2022, yang berarti akan ditawarkan dengan tata letak penggerak roda depan.

    Namun, jika tiba pada tahun 2026 atau lebih baru, maka itu bisa duduk di arsitektur STLA Small yang akan datang yang akan tersedia secara eksklusif dalam bentuk listrik. Yang terakhir ini juga diharapkan menawarkan penggerak empat roda, berkat motor listrik di kedua as roda, mendukung warisan 4×4 Jeep, bersama dengan jangkauan listrik hingga 300 mil (483 km).

    foto : carscoops.com

     

    Babi Jeep SUV kecil tidak akan menjadi satu-satunya tambahan baru untuk jajaran Jeep, karena perusahaan juga mempertimbangkan untuk melompat ke segmen lain, membuat departemen desain mereka sibuk. Mark Allen, kepala desain eksterior Jeep, mengakui bahwa mereka mencari setiap segmen yang memungkinkan untuk lineup masa depan. Dia juga mengkonfirmasi bahwa ada ruang “jelas” di bawah Renegade yang mengatakan “itu adalah sesuatu yang kita lihat”.

    Adapun desain Baby Jeep SUV baru, selain memiliki dimensi kompak, mungkin akan tetap sesuai dengan tradisi merek, menampilkan kisi-kisi tujuh slot dan gaya yang kokoh. Seperti yang dikatakan oleh Mark Allen, “Kami selalu mengacu pada Jeep pertama ketika kami memulai proyek baru”.

  • Mulai Tahun 2025 – 2030, Mercedes-Benz menawarkan Kendaraan Listrik ( EV ) Versi All-Electric Dari Setiap Model Keluaran Terbaru

    Mulai Tahun 2025 – 2030, Mercedes-Benz menawarkan Kendaraan Listrik ( EV ) Versi All-Electric Dari Setiap Model Keluaran Terbaru

    Mercedes-Benz merinci rencananya untuk masa depan kendaraan listrik ( EV ) nya, dan merek tersebut berencana untuk menggunakan listrik di semua pasar pada tahun 2030 di mana kondisi pasar memungkinkan. Seperti yang telah diumumkan mercedes, strategi baru melihat percepatan rencana kendaraan listrik (EV) Mercedes-Benz, dengan plug-in hybrid dan kendaraan all-electric sekarang ditetapkan untuk mencapai 50 persen dari penjualan global, naik dari target 25 persen sebelumnya.

    Pada tahun 2030 nanti, merek atau model terbaru dari produsen mercedes tersebut berencana untuk menggunakan versin all-electric jika kondisi pasar memungkinkan, dengan lebih banyak pasar ramah kendaraan listrik (EV) seperti Eropa dan China kemungkinan akan menghentikan penjualan kendaraan bensin dan diesel sebelum wilayah seperti Australia.

    Dikatakan mercedes, Kunci untuk mencapai tujuan ini adalah perubahan strategi, dari pendekatan “EV-first” yang didasarkan pada penawaran mobil listrik dan mesin pembakaran sepenuhnya pada platform yang sama (dengan condong ke tenaga listrik), menjadi “EV- only” yang berfokus pada pengenalan kendaraan listrik berdasarkan platform ‘skateboard’ khusus listrik.

    Mulai tahun 2025 dan seterusnya, Mercedes-Benz mengklaim jika pelanggan nantinya akan dapat memilih alternatif all-electric untuk setiap model yang dibuat perusahaan, mencakup semuanya mulai dari hatchback A-Class kecil, hingga sedan mid-size C-Class yang serba baru, dan SUV GLS ukuran penuh (dengan asumsi model ini tidak diturunkan sebelum tahun 2025 untuk menghindari tenggat waktu). Sebelum tanggal itu, merek tersebut berjanji untuk menawarkan kendaraan serba listrik “di semua segmen yang dilayani perusahaan” pada akhir 2022.

    foto : cnet.com

     

    Namun, dipahami jika tujuan ini mengacu pada segmen ukuran, bukan segmen model tertentu – misalnya, SUV kecil EQA baru akan mewakili kendaraan listrik (EV) untuk segmen “kompak”, yang mencakup berbagai model dari A-Class dan B. Hatchback kelas, ke sedan yang terinspirasi coupe CLA, dan SUV kecil GLA yang menjadi basis EQA. Bergabung dengan SUV kecil EQA dan EQB yang sudah terungkap, SUV menengah EQC, sedan andalan EQS dan van EQV akan menjadi sedan besar EQE berukuran E-Class nanti pada tahun 2021, diikuti oleh SUV EQE besar dan model SUV EQS besar atas pada tahun 2022.

    Versi listrik dari penggerak empat roda G-Class yang ikonik akan diluncurkan pada tahun 2024, kemungkinan akan memakai moniker EQG. SUV EQS baru juga akan menghasilkan versi Maybach ultra-mewah di tahun-tahun setelah peluncurannya.

    Pada tahun 2024 nanti, Mercedes-Benz berencana akan meluncurkan platform baru terakhirnya yang mampu mendukung mesin pembakaran internal – yang dikenal sebagai Mercedes-Benz Modular Architecture , yang terutama akan menopang generasi berikutnya dari mobil kompak dan SUV Mercedes termasuk A-Class, bersama dengan pemilihan mobil ukuran sedang yang lebih besar termasuk C-Class dan GLC.

    Mulai tahun 2025, semua arsitektur Mercedes-Benz baru akan dirancang hanya untuk kendaraan listrik ( EV ) dimulai dengan tiga platform baru yang diluncurkan pada tahun yang sama. Platform pertama, MB.EA dirancang untuk kendaraan penumpang Mercedes dan akan mencakup semua mobil ukuran sedang hingga besar, kata perusahaan itu. Skalabel dan modular, ini akan menjadi tulang punggung portofolio EV masa depan perusahaan.

    foto : pilotonwheels.in

     

    Platform kedua kemungkinan akan menyemangati telinga para penggemar di keramaian. Platform AMG.EA didedikasikan untuk kendaraan listrik kinerja dan ditujukan untuk pelanggan Mercedes Benz AMG, seperti namanya. Terakhir, Anda mungkin juga bisa menebak untuk apa platform VAN.EA dari namanya. Ditujukan untuk van dan kendaraan komersial ringan, Mercedes mengharapkannya untuk berkontribusi membuat kota lebih bersih dalam waktu dekat.

    Mercedes berencana membangun kendaraan listrik (EV) dengan jangkauan dunia nyata 1.000 km (621 mil) dan menargetkan kWh satu digit per angka efisiensi 100 KM. Sebagai referensi, Tesla Model 3 mendapat rating 14,9 kWh per 100 km. Tim yang mengerjakan proyek ini termasuk para ahli dari Divisi Performance Powertrain Mercedes F1.

    Untuk menggerakkan semua tujuan kendaraan listrik (EV) ini, pabrikan Mercedes memperkirakan akan membutuhkan lebih dari 200 Gigawatt jam baterai. Oleh karena itu perusahaan akan membangun delapan Gigafactories di seluruh dunia dengan mitranya selain sembilan pabrik yang sebelumnya didedikasikan untuk produksi baterai.

    Perusahaan mengatakan sudah bekerja dengan mitra pada baterai generasi berikutnya, dengan R&D masuk ke sel dengan kepadatan energi yang lebih tinggi dan dengan baterai solid-state di cakrawala. Drivetrain listrik dengan efisiensi yang lebih tinggi juga sedang dalam perjalanan berkat pembelian YASA oleh Mercedes, spesialis motor fluks aksial performa tinggi dari Inggris.

    Dan melalui semua ini, Mercedes mengatakan akan mempertahankan rencana laba yang ditetapkan pada tahun 2020 serta mempertahankan sebagian besar tenaga kerjanya. Meskipun beberapa orang akan ditawari rencana pensiun dini, perusahaan berencana untuk melatih kembali sebagian besar karyawannya untuk memastikan bahwa transisi tidak berarti penipisan tenaga kerjanya. Sebelum dapat melakukan semua itu, Mercedes mengatakan akan memiliki kendaraan listrik (EV) di setiap segmennya pada tahun 2022.

  • Stellantis Mengonfirmasi 8 Model Listrik Platform STLA Baru Pada 2026

    Stellantis Mengonfirmasi 8 Model Listrik Platform STLA Baru Pada 2026

    Eksekutif Stellantis memiliki jadwal yang cukup sibuk kemarin di acara EV Day grup di mana mereka mengumumkan rencana elektrifikasi untuk semua 14 merek. Sebagai bagian dari presentasi, telah dikonfirmasi bahwa 8 model baru berdasarkan arsitektur STLA Large baru akan debut pada tahun 2026. STLA Large ( Jangkauan hingga 500 mil ) adalah salah satu dari empat arsitektur modular sepenuhnya listrik yang akan digunakan Stellantis untuk model masa depannya, bersama STLA Small ( Jangkauan hingga 300 mil ), STLA Medium ( Jangkauan hingga 440 mil ), dan STLA Frame ( Jangkauan hingga 500 mil ). Kendaraan berdasarkan platform Besar akan memiliki panjang 4,70 – 5,40 m (185 – 212,6 inci) dan lebar 1,90 – 2,03 m (74,8 – 79,9 inci). Baterai akan memiliki kapasitas 101 kWh hingga 118 kWh yang menawarkan jangkauan hingga 500 mil (800 km) di antara pengisian daya.

    foto : carscoops.com

     

    Ralf Gilles, yang selaku chief design officer, mengatakan: “Pekerjaan pada platform STLA Large sudah berjalan dengan baik di studio desain kami. Sejauh ini mereka memandangnya sebagai beberapa mobil terindah yang pernah mereka rancang.” Kami tidak dapat memastikan apakah model 3D yang ditampilkan dalam video sebagai penggoda sedang mempratinjau desain akhir model untuk produksi atau jika itu adalah garis mock-up sederhana untuk tujuan pertunjukan. Namun, pengembangan desain harus dimulai jauh sebelum debut setiap model dan jika Stellantis tidak mengikuti contoh lucu dari mantan grup FCA yang keluar dengan rencana produk yang berbeda setiap tahun mengabaikan yang sebelumnya, kami berasumsi bahwa setidaknya beberapa penggoda akan memiliki beberapa kemiripan dengan produk akhir.

    Sedan Mewah Jarak Jauh

    foto: carscoops.com

     

    Sedan Mewah Jarak Jauh ini mungkin akan memakai lencana Chrysler. Teaser tersebut menunjukkan siluet fastback aerodinamis dengan spatbor kencang dan spoiler terintegrasi. Dilihat dari ukurannya, kami kira itu bisa menjadi saingan Tesla Model S, juga bersaing dengan Audi A6 e-tron, BMW i5 dan Mercedes-Benz EQE yang akan datang.

    Dua model low-riding lainnya mungkin akan menjadi penerus listrik dari Dodge Charger dan Challenger yang sudah tua. Perancang kepala memberi kami petunjuk tentang “mobil otot yang menaklukkan segalanya” dan presentasi Dodge sendiri berbicara tentang eMuscle. Dodge akan meluncurkan mobil otot listrik baterai penuh pertama pada tahun 2024 dan dilihat dari teaser desainnya sebagian besar akan terinspirasi oleh Charger ’68.

    Jeep SUV No1

    Pindah ke SUV, ada berbagai model Stellantis yang datang kepada kami. Pertama ada SUV bermerek Jeep yang terlihat sedikit lebih kecil dari Jeep Grand Cherokee dua baris yang diluncurkan kemarin. Ini memiliki garis jendela yang berbeda dan pendekatan yang lebih lembut di ujung depannya sambil mempertahankan lengkungan roda persegi dan kisi-kisi khas. Semua ini membuat kita bertanya-tanya apakah ini adalah penerus Cherokee biasa yang dialiri listrik.

    Jeep SUV No2

    Ada Jeep kedua yang terlihat cukup menjanjikan dengan tampilan yang tangguh berkat bentuknya yang kotak, dimensi yang mengesankan, ban off-road, dan ban cadangan eksternal di bagian belakang. Ralf Gilles menggambarkannya sebagai “Jeep off-roading white space opportunity vehicle yang sangat mumpuni”. Konstruksi unibody platform STLA Large membedakannya dari model Wrangler dan Gladiator. Namun, ia dirancang dengan overhang depan dan belakang pendek yang memungkinkan sudut off-road yang bagus.

    Crossover Sporty

    foto : carscoops.com

     

    Model high-riding dengan pendekatan yang sama sekali berbeda adalah SUV sporty dan berotot yang juga merupakan bagian dari teaser. Meskipun tidak ada informasi resmi tentang desain ini, detail seperti lampu depan dan lampu belakang yang memanjang, kaca depan yang miring, dan garis dinamis pada kap mesin membuat kami percaya itu akan menjadi SUV listrik bermerek Dodge yang bertujuan untuk performa.

    Dikabarkan bahwa Dodge sedang mengembangkan Hornet baru yang berbagi fondasinya dengan Alfa Romeo Tonale C-SUV yang akan datang. Namun, SUV yang digambarkan di teaser pasti lebih besar, berdasarkan arsitektur STLA Large. Dilihat dari siluetnya, itu bisa terkait erat dengan versi listrik penuh Maserati Grecale yang akan datang, meskipun tidak ada yang bisa memastikan saat ini. Meskipun rencananya terdengar membingungkan dan detailnya masih langka saat ini, kami sangat berharap Stellantis dapat melakukannya dengan benar dengan semua 14 merek mobil listrik, menghindari kesalahan di masa lalu.

  • Honda Perkenalkan Prologue, SUV Elektrik Yang Menggunakan GM Gear Tahun 2024

    Honda Perkenalkan Prologue, SUV Elektrik Yang Menggunakan GM Gear Tahun 2024

    Kita tau jika mobil listrik nantinya akan menjadi masa depan di industri otomotif. Saat ini hampir seluruh pabrikan otomotif berlomba-lomba untuk membangun dan mengembangkan mobil listriknya agar tak tertinggal dalam kemajuan teknologi yang cukup cepat ini. Berkaitan dengan hal tersebut, pabrikan asal Jepang yakni Honda telah resmi memperkenalkan mobil listrik pertamanya yakni honda Prologue. Dimana nantinya mobil SUV elektrik ini akan dipasarkan di Negara Amerika Utara pada 2024 mendatang.

    Dave Gardner yang menjabat sebagai wakil presiden eksekutif Honda Amerika mengatakan, jika mobil listrik honda Prologue ini merupakan penanda era elektrifikasi baru yang nantinya akan mengarah pada visi perusahaan untuk penjualan kendaraan nol emisi di Amerika Utara pada 2040. Gardner juga mengatakan dalam keterangan resminya, yang dikutip dari laman resmi Honda Global “Prologue nantinya akan memberi pelanggan kami SUV baterai-listrik dengan fungsionalitas dan kemasan luar biasa yang mereka harapkan dari Honda.” Rabu, 30 Juni 2021.

    Selain Honda Prologue, nantinya Honda juga akan memperkenalkan SUV Acura all-electric pada tahun 2024. Mobil listrik buatan honda ini nantinya akan memanfaatkan platform EV global yang fleksibel, serta didukung baterai Ultium hasil kerja sama dengan General Motors (GM). Rencana honda tidak sampai disitu, pihak honda juga berencana untuk meluncurkan seri baru model EV pada paruh kedua dekade ini berdasarkan e-Architecture baru, dengan pengembangan yang dipimpin oleh Honda.

    SUV Elektrik Prologue akan menandai rencana Honda untuk memulai era baru dengan bergerak lebih cepat menjadi merek yang identik dengan mobil listrik. Bahkan pabrikan Honda menargetkan tidak hanya jago dikandang, tetapi juga menjangkau pasar Eropa dan Amerika Utara. Meskipun beberapa gambar mobil listrik Honda Prologue telah terungkap, namun pabrikan masih merahasiakan rincian detail spesifik Prologue EV. Mereka hanya memastikan akan menggunakan teknologi baterai Ultium dari General Motors (GM). Hal ini karena honda dan GM sudah menandatangani kerjasama pada tahun lalu. Satu-satunya yang bisa ditangkap dari Honda Prologue melalui teasernya yakni adanya nama dan logo Honda yang menjadi tradisi mereka. Tetapi jika dilihat secara garis besar mobil listrik ini akan mirip dengan e-SUV Concept yang pernah mereka tampilkan di Beijing Auto Show.

    Kemajuan teknologi yang pesat saat ini menjadikan mobil listrik dengan dukungan baterai memenangkan kontestasi teknologi powertrain masa depan. Oleh karena itu, Honda berpikir untuk lebih cepat adaptif dan menyiapkan daya lebih guna tancap gas mengejar ketertinggalannya dengan menghadirkan SUV Elektrik Prologue.

  • Audi E-tron Di Luncurkan, SUV Full Listrik Pesaing Mercedes-Benz EQC dan Jaguar I-Pace

    Audi E-tron Di Luncurkan, SUV Full Listrik Pesaing Mercedes-Benz EQC dan Jaguar I-Pace

    Audi telah mengumumkan peluncuran SUV listrik mereka yakni audi e-tron 2021 untuk pasar India. Produsen asal Jerman ini rencananya akan meluncurkan mobil tersebut pada tanggal 22 Juli 2021 dan dipastikan akan langsung bersaing dengan Mercedes-Benz EQC dan Jaguar I-Pace.

    Jika dilihat dari bocoran gambar yang beredar, mobil audi e-tron 2021 ini akan mengusung kisi-kisi segi delapan dengan beberapa sisipan krom premium, lampu belakang LED lebar serta sepasang lampu depan LED matriks ramping dengan DRL LED terintegrasi dan menghadirkan kaca yang besar. Selain itu, Audi e-tron juga merupakan mobil pertama Audi yang diproduksi masal dengan menampilkan kaca spion virtual, dimana mobil listrik ini juga nantinya akan menggunakan lengkungan roda yang menonjol serta bumper two-tone.

    Berbicara mengenai performanya, Audi e-tron 2021 sudah disematkan dua motor listrik yang akan menghasilkan tenaga puncak mencapai 355 horsepower dan torsi maksimal 561 Nm. Namun dalam mode boost, SUV listrik ini sanggup menyemburkan tenaga sebesar 408 HP dengan torsi 664 Nm. Mobil ini juga sudah dilengkapi dengan pemulihan energi rem yang cerdas yang dapat membantu pengemudi memanfaatkan 90 persen gaya pengereman.

    Menurut informasi yang didapat, mobil audi e-tron 2021 nantinya dapat berlari dari 0 – 100 km/jam hanya dalam 6,6 detik dan dapat mencapai kecepatan tertinggi 200 km/jam. Hal ini menjadi cukup luar biasa untuk sebuah mobil yang digerakan tenaga listrik. SUV listrik ini memiliki paket baterai 95 kWh yang akan menawarkan jangkauan mencapai 452 km dengan sekali pengisian daya menggunakan pengisi daya biasa. Untuk waktu pengisian baterai ini dibutuhkan sekitar 8,5 jam bagi audi e-tron untuk mengisi kembali hingga 100 persen.

  • Fisker Ocean Dengan Fitur Unik FI Pilot Mulai di Produksi Pada November 2022

    Fisker Ocean Dengan Fitur Unik FI Pilot Mulai di Produksi Pada November 2022

    Fisker telah memperkuat kesepakatannya dengan Magna International dengan menandatangani perjanjian mengikat yang akan memungkinkannya untuk bersaing dengan jajaran produsen mobil listrik yang terus berkembang. Melalui kemitraan tersebut, produksi Fisker Ocean yang serba listrik diproyeksikan akan dimulai pada 17 November 2022 yang di fasilitas manufaktur netral karbon Magna di Graz, Austria.

    Perjanjian tersebut mencakup volume yang direncanakan, biaya produksi, metrik kualitas, dan perencanaan kritis dan fase peluncuran, dan mencakup semua investasi fasilitas termasuk bengkel yang akan mendukung program Ocean hingga 2029. Selain itu, kontrak ini akan memberikan peluang untuk meningkatkan volume Ocean jika diperlukan sambil juga membuat model lain berdasarkan arsitektur yang dikembangkan bersama oleh Fisker dan Magna. Fisker Ocean memang masih lama dirilis. Namun, Fisker Inc. yang merupakan pabrikan Ocean ini telah mengungkapkan teknologi canggih yang akan dimiliki oleh SUV elektrik tersebut. Dimana Fitur itu adalah Fisker Intelligent (FI) Pilot yang digadang-gadang akan memberikan pengalaman berkendara terbaik bagi para pemakainya. FI Pilot merupakan hasil kerja sama Fisker dengan Magna Steyr yang merupakan bagian dari sistem pendukung terunik dan termodern dalam mobil otonom yang merupakan electric vehicle ini.

    Fisker Ocean memiliki empat hal yang unik dari FI Pilot.

    1. Otonom multifungsi yang nantinya akan mencakup seluruh fitur yang ada di Ocean.
    2. Fasilitas over-the-air updates (OTA) yang didukung oleh cloud Fisker AI atau kecerdasan buatan sehingga pembaruan software akan bisa langsung dilakukan.
    3. Sensor tercanggih meliputi radar dan kamera beresolusi tinggi yang nantinya akan memberikan kenyamanan dan kecanggihan dalam sistem ADAS / advanced driver-assistance systems.
    4. Keamanan data di dunia maya pemilik Fisker dipastikan terjaga.

    Dengan dikembangkannya teknologi FI Pilot ini nantinya akan memberikan fasilitas yang unik kepada para konsumen Fisker. Fisker Ocean nantinya akan memberikan pengalaman berkendara yang baru dengan adanya paket lengkap antara siftware dan hardware.

    Namun, untuk detail teknologi ini masih belum dijelaskan secara detail oleh Fisker. Pabrikan asal Amerika Serikat ini mengatakan bahwa detail produk akan diberikan sebelum peluncuran Ocean pada November 2022. Kehadiran Ocean dengan teknologi FI Pilot ini sebagai salah satu bukti nyata jika masih banyak hal yang bisa dikembangkan dari mobil listrik.

    Sampai saat ini, beberapa fitur menarik dari SUV ini adalah full electric vehicle, dengan interiornya menggunakan bahan-bahan alami, memiliki panel surya untuk memberikan daya ke baterai, kabarnya Fisker Ocean nantinya akan memiliki tenaga 300 daya kuda.