Kategori: Warta

  • Cara Buat dan Contoh Surat Kuasa Pengambilan BPKB Motor

    Cara Buat dan Contoh Surat Kuasa Pengambilan BPKB Motor

    Pada umumnya, BPKB memang diberikan langsung setelah Anda melakukan transaksi pembelian motor. Namun, bukan tidak mungkin karena suatu hal, Anda berhalangan untuk menerima dokumen tersebut. Jika ingin mewakilkannya kepada orang lain, Anda harus membuat surat kuasa pengambilan BPKB motor.

    Surat kuasa ini diperlukan karena menjadi syarat sah proses pemindahan kewenangan untuk mengambil BPKB. Karena merupakan dokumen resmi dan memiliki kekuatan hukum pembuatan surat kuasa ini harus mengikuti aturan tertentu. Supaya Anda tidak bingung, berikut akan dijelaskan cara membuat dan contoh surat kuasa ini.

    Cara Membuat Surat Kuasa Pengambilan BPKB

    Buku Pemilik Kendaraan Bermotor (BPKB) merupakan bukti legalitas atas kepemilikan sebuah unit kendaraan. Karena itu, setelah melakukan transaksi pembelian motor, dokumen tersebut wajib Anda miliki.

    Dokumen BPKB sendiri berisi keterangan kepabeanan, pendaftaran polisi, catatan mengenai perubahan pemilik motor, catatan pejabat polisi lalu lintas, catatan pelunasan pajak, dan identifikasi motor.

    Dikutip dari laman polri.go.id, BPKB memiliki beberapa fungsi, yaitu:

    Sebagai tanda pengenal kendaraan bermotor.

    Sifat BPKB adalah sama seperti Certificate of Ownership (sertifikat kepemilikan) yang disempurnakan.

    Meningkatkan daya guna dari tata cara administrasi pendaftaran kendaraan bermotor sehingga akan menyempurnakan pengawasan terhadap keuangan negara nonpajak.

    Bisa menjadi tanggungan atau jaminan dalam transaksi pinjam-meminjam.

    Karena itulah BPKB menjadi dokumen yang sangat penting dan harus dijaga agar tidak hilang. Ketika baru saja melakukan transaksi, Anda sebaiknya segera mengurus BPKB ini agar segera ada di tangan Anda. Jika berhalangan, Anda masih bisa menempuh cara lain yaitu dengan membuat surat kuasa.

    Untuk membuat surat kuasa pengambilan BPKB motor, ada beberapa poin yang wajib tercantum di dalamnya. Berikut rinciannya.

    Informasi Mengenai Pemberi Kuasa

    Yang dimaksud pemberi kuasa adalah orang yang seharusnya memiliki hak atas BPKB tersebut dan melimpahkan kuasa kepada orang lain untuk mengambilnya. Jika Anda yang mewakilkan kepada orang lain, maka Anda-lah pihak pemberi kuasa tersebut. Infomasi yang harus dicantumkan terdiri dari nama, NIK, dan alamat.

    Informasi Mengenai Penerima Kuasa

    Kebalikan dari pemberi kuasa, penerima kuasa adalah orang yang diberi kuasa untuk mengambil BPKB milik si pemberi kuasa. Sama seperti pemberi kuasa, informasi yang dicantumkan dalam surat kuasa ini adalah nama, NIK, dan alamat.

    Informasi Mengenai Kendaraan

    Informasi tentang kendaraan yang dimaksud dalam surat kuasa tersebut terdiri dari jenis kendaraan, nomor kendaraan, nomor mesin, dan warna kendaraan.

    Tanda Tangan Kedua Pihak

    Pada bagian akhir surat kuasa, baik pihak pemberi kuasa maupun penerima kuasa harus membubuhkan tanda tangannya di atas materai. Inilah yang menjadi tanda bahwa surat kuasa tersebut memang asli dan berkekuatan hukum.

    Contoh Surat Kuasa Pengambilan BPKB Motor

    Setelah membaca poin-poin yang harus ada di dalam surat kuasa pengambilan BPKB kendaraan, apakah Anda sudah memiliki gambaran cara membuatnya? Jika belum, berikut contoh surat kuasa pengambilan BPKB untuk motor.

    SURAT KUASA PENGAMBILAN BPKB

    Yang bertanda tangan di bawah ini:

    Nama             :

    NIK                 :

    Pekerjaan      :

    Alamat            :

    memberikan kuasa penuh kepada:

    Nama             :

    NIK                 :

    Pekerjaan      :

    Alamat            :

    untuk mengambil BPKB motor dengan rincian sebagai berikut:

    Jenis Kendaraan     :

    Nomor Kendaraan   :

    Warna Kendaraan   :

    Nomor Mesin                        :

    Nomor Rangka         :

    Demikian surat kuasa ini saya buat dengan sadar dan tanpa paksaan dari pihak mana pun agar dapat dipergunakan sebagaimana mestinya.

    (Tanggal, bulan, tahun)

    Pemberi Kuasa                                            Penerima Kuasa

    (Tanda tangan)                                            (Tanda tangan)

    Nama Jelas                                                   Nama Jelas

    Selain mengetahui cara membuat surat kuasa pengambilan BPKB motor, tentunya Anda juga harus tahu proses penerbitan dokumen ini. Biasanya, untuk mendapatkan BPKB, Anda akan dibantu oleh pihak dealer. Mengenai waktu pemrosesannya sendiri tergantung apakah kendaraan tersebut dirakit di dalam negeri atau kendaraan impor.

    Cara Cek Keaslian STNK dan BPKB Kendaraan

    STNK dan BPKB adalah komponen utama dalam dokumen kepemilikan suatu kendaraan. Kedua dokumen penting ini berisikan identitas kendaraan, legalitas, data pemilih sampai pajak kendaraan tersebut. Sehingga pada saat anda ingin membeli mobil. Dan dokumen tersebut wajib diperiksa sert di pastikan bahwa legal sesuai dengan mobil atau plat nomor kendaraan. Akan tetapi ternyata dokumen kepemilikan ini sering kali di salah gunakan oleh pihak tertentu. Hal ini perlu menjadi perhatian untuk calon konsumen, karena dokumen kepemilikan yang terbukti palsu ataupun tidak sah pasti menyalahi peraturan dan memiliki konsekuensi hukum yang tegas. Untuk permudah anda dalam memeriksa keaslian STNK dan BPKB tersebut. Yuk simak selengkapnya dibawah ini!

    Cek Keaslian STNK

    Mengutip dari NTMCPolri, untuk mengetahui keaslian serta keabsahan dari STNK dapat dilihat dari beberapa variabel tampilan fisik seperti berikut:

    Periksa pada bagian stiker hologram. Di sisi kanan atas STNK ada hologram halus. Periksa hologram ini dapat dilakukan seperti cara memeriksa hologram BPKB.

    Periksa lubang-lubang tipis pada lembaran STNK. Perhatikan bagian sisi kanan lembaran STNK, apabila STNK itu asli akan ada lubang-lubang tipis membentuk tulisan STNK. Sedangkan pada STNK yang palsu tidak ada lubang-lubang tipis.

    Periksa barcode pada STNK. Terdapat barcode di STNK yang apabila di scan akan muncul angka ataupun identitas pemilik kendaraan. Sedangkan STNK yang palsu barcode hanya sebuat hiasan saja yang tidak memiliki fungsi sehingga tidak bisa di scan.

    Cek Keaslian BPKB

    Secara umum penggantian BPKB bersamaan dengan perpanjangan plat nomor yaitu setiap 5 tahun sekali. Untuk BPKB sendiri anda dapat mengeceknya melalui beberapa langkah dibawah yakni:

    • Perhatikan bagian sampul BPKB. Sampul BPKB yang asli dibuat dengan lebih mengkilap. Sedangkan pada BPKB yang palsu biasanya berwarna buram.
    • Periksa warna hologram. Untuk BPKB yang asli terdapat hologram yang berwarna abu-abu dan tidak berubah warnanya ketika di terawang. Sedangkan BPKB yang palsu alan berubah menjadi warna kuning pada saat diterawang.
    • Perhatikan nomor seri di bagian bawah hologram. Terdapat nomor seri yang tertulis pada bawah hologram, nomor tersebut di buuat bertujuan untuk membedakan domisili. Ada kode-kode yang menunjukkan asal Polda dokumen tersebut diterbitkan. Adapun data ini bersigat dan tidak dipublikasikan secara luas.
    • Periksa identitas pemilik kendarran. Di BPKB yang palsu yang dirubah hanya data kendaraannya saja. Sedangkan data pemilik kendaraan tidak dirubah. Di bagian identitas kendaraan banyak yang dihapus lalu di print ulang dan ini biasanya sangat mudah terlihat.
    • Periksa dan perhtaikan lambang Korlantas. Di lembar buku BPKB pada halaman 14v ada lambang Korlamtas yang apabila di sinari dengan cahaya ultraviolet akan terlihat. Selain itu, pada permukaan lembar buku BPKB tersebut juga akan terasa kasar jika di raba. Sedanhkan pada buku BPKB palsu lembar kertas akan terasa rata.

    Cara Mengurus BPKB yang Hilang

    • Syarat-syarat yang perlu dibawa

    Tak perlu panik apabila BPKB kendaraa anda mengalami kehilangan atau kerusakan dokumen keterangan penting tersebut. Siapkan beberapa syarat dokumen untuk dipakai dalam pengurusan BPKB yang baru.

    Untuk melengkapi beberapa syarat dokumen ini memang cukup melelahkan. Anda juga perlu pergi ke kantor polisi untuk membuat suarat kehilangan BPKB dan sekaligus mengurus surat pernyataan BPKB yang hilang tadi. Pada kantor kepolisian, minta juga dokumen berita acara pemeriksaan singkt dari Bareskrim mengenai pengaduan kehilangan yang anda alami. Tak hanya itu, untuk membuat surat keterangan BPKB tidak dalam satatus jaminan ataupun agunan bank. Satu hal yang sedikit rumit ialah anda perlu membuat bukti pemasangan iklan kehilangan BPKB di media massa. Lalu siapkan STNK baik yang asli maupun yang fotocopyan dan catatan/ struk/ laporan notice mengenaai pajak yang berlaku. Selain dari beberapa dokumen yang telah di sebutkan, anda juga harus menyiapkan KTP dan SIM yang masih berlaku (jangan lupa untuk membawa yang asli dan lembaran fotocopyannya juga).

    • Langkah-langkah mengurus BPKB yang hilang

    Setelah membawa seluruh dokumen persyaratan yang telah disebutkan sebelumnya, kini saatnya anda pergi ke kantor Samsat untuk mengurus BPKB yang hilang tadi. Setelah berada di kantor Samsat terdekat, lakukanlah beberapa berikut ini supaya anda tidak salah langkah ketika pengurusannya walaupun ada pemandunya.

    Pertama, lakukan pengisian formulir permohonan BPKB ayng sudah di sediakan. Jika sudah mengisi dengan lengkap, kendaraan anda akan dilakukan pengecekan fisik oleh pihak Samsat. Hal ini berguna untuk menyesuaikan dengan pengisian formulir yang berisi data terkait kendaraan.

    Kedua, serahkan semua dokumen persyaratan yang telah anda siapkan di loket BPKB Samsat. Apabila nama anda sudah di panggil, selanjutnya anda akan di arahkan untuk melakukan pembayaran ke loket Bank serta pembayaran ini dipakai untuk mengurus surat BPKB baru.

    Ketiga, jika sudah, tunggu hingga semua proses penginputan data selesai. Dokumen beru akan siap sekitar satu minggu dan ditumpuk pada loket awal yakni loket pembuatan BPKB atau ketika anda menyerahkan dokumen syarat sebelumnya. Bila sudah, nantinya anda akan dihubungi pihak Samsat serta syarat BPKB baru anda sudah dapat di ambil.

    • Mengurus STNK Hilang atau Rusak

    Setelah mengetahui bagaimana syarat maupun cara pengurusan BPKB yang hilang, lantas bagaiaman jika STNK yang hilang atau rusak? Mengutip situs resmi Divisi Humas Mabbes POLRI untuk mengurus STNK yang hilang terdapat beberapa dokumen pendukung yang harus di siapkan.

    Pertama, anda perlu membuat Surat Keterangan Kehilangan STNK di kantor polisi terdekat. Persyaratan dokumen lainnya adalah KTP (Kartu Tanda Penduduk) baik asli maupun fotocopyannya, fotocopy STNK yang hilang jika tersedia, serta SIM baik yang asli maupun yang fotocopyannya. Anda juga perlu memberikan dokumen BPKB yang asli maupun yang fotocopy sebagai pendukung. Apabila telah dilengkapi semuanya, anda dapat pergi ke kantor Samsat setempat untuk mengurusnya. Nantinya, di lokasi pengurusan, ambil formulir pendaftaran lalu akan segera dilakukan pengecekan fisik kendaraan. Setelah itu anda dapat mengurus surat kehilangan dari pihak Samsat atau pemblokiran.

    Selanjutnya anda dapat mengurus pembuatan STNL baru serta memabyar jumlah pajak kendaraan bermotor. Setelah melakukan pembayaran, STNK akan disahkan dalam jangka waktu kurang lebih seminggu dan anda dapat mengambil dokumen STNK beru tersebut bersamaan dengan SKPD.

  • Ini Dia Cara Membuat Surat Jual Beli Mobil

    Ini Dia Cara Membuat Surat Jual Beli Mobil

    Saat transaksi jual-beli mobil bekas, tidak hanya kondisi kendaraannya saja yang harus diperhatikan. Keabsahan surat-suratnya termasuk surat jual beli mobil juga penting untuk diketahui. Fungsinya agar suatu hari apabila terjadi sesuatu hal yang tidak diinginkan, Anda tidak lagi kesulitan dalam mengurusnya.

    Calon pembeli mobil bekas sebaiknya jangan terburu-buru untuk melakukan pembayaran. Harus ada legalitas transaksinya dan penjual pun harus patuh dengan menyiapkan surat jual beli kendaraan. Ini dia cara membuat surat tersebut.

    Cara Membuat Surat Jual Beli Mobil Bekas

    Untuk membuat surat penting ini, Anda wajib memberikan beberapa persayaratan. Setelah syarat terpenuhi, baru proses pembuatannya dilakukan. Ini dia langkah-langkah selengkapnya.

    1. Siapkan BPKB dan STNK

    Yang paling pertama adalah menyiapkan BPKB serta STNK. Kedua dokumen tersebut merupakan syarat wajib dari sah nya jual beli kendaraan. Jangan sekali-kali membeli mobil maupun motor yang tidak memiliki BPKB. Hal ini akan menyulitkan Anda untuk kedepannya.

     

    Baca Juga : Beginilah Contoh Kwitansi Jual Beli Mobil Bekas yang Paling Benar

    Selain itu, kendaraan tanpa kedua dokumen tersebut juga dikhawatirkan tidak legal di mata hukum. Bisa jadi masih ada di tanggungan leasing atau merupakan kendaraan bermasalah.

    Keaslian dari BPKB dan STNK juga wajib diperhatikan. Keduanya biasanya memiliki logo POLRI berupa hologram. Hal ini bertujuan agar pada proses jual beli dapat dengan mudah melakukan identifikasi keaslian dokumen. Siapkan kedua dokumen tersebut sebagai langkah awal pengajuan surat jual beli untuk mobil.

    1. Siapkan Faktur

    Faktur merupakan surat keterangan yang datang dari dealer ketika kendaraan diserahkan pada konsumen. Selembar surat tersebut biasanya berisikan nama pemilik, alamat, merk, tipe, nomor rangka, nomor mesin, dan hal-hal lain yang ada pada kendaraan tersebut.

    Untuk mobil lawas usia 15 tahun ke bawah, adanya faktur akan membantu meningkatkan harga jual mobil. Pastikan Anda menyimpannya secara detail agar memudahkan proses jual belinya.

    1. Siapkan Form A

    Apabila Anda hendak membeli mobil CBU, surat jual beli mobl bekas harus menyertakan Form A. Form tersebut berisi tentang keterangan impor kendaraan. Keterangannya mencakup merk, tipe, tahun pembuatan, nomor rangka, nomor mesin, dan lain sebagainya. Pastikan datanya sama dengan kendaraan.

    1. Pastikan ada Kwitansi Jual Beli

    Pastikan penjual sudah menyiapkan kwitansi untuk proses jual beli kendaraan. Untuk isi dari kwitansi itu sendiri adalah jumlah nominal uang transaksi dalam pembelian. Nominal tersebut harus ditandatangani dalam materai sebagai legalitas yang sah.

    Jangan lupa untuk menyerahkan fotocopy KTP sesuai dengan nama pemilik mobil. Surat jual beli ini nantinya akan berguna untuk Anda yang ingin memproses balik nama BPKB maupun STNK.

    Baca Juga : Cara Daftar Maxim Ojek Online Terbaru 2021

    1. Buat Surat Perjanjian Jual Beli

    Nah setelah semua perlengkapan disiapkan, kemudian buat surat jual beli mobil secara lengkap. Dalam membuat surat tersebut, ada beberapa part yang wajib diisi secara lengkap dan detail, berikut beberapa poinnya.

    • Keterangan tanggal dan transaksi dalam jual beli.
    • Cantumkan identitas lengkap antara penjual dan pembeli. Identitas tersebut disamakan dengan informasi yang ada di Kartu Tanda Penduduk.
    • Identitas kendaraan secara lengkap seperti di BPKB.
    • Nominal transaksi serta keterangan dalam pembayaran.
    1. Pastikan Ada Tanda Tangan Bermaterai

    Untuk memaksimalkan legalitas surat jual beli mobil, tanda tangan bermaterai begitu diperlukan. Anda harus menyiapkan materai sebanyak empat buah. Materai tersebut diperuntukkan untuk pihak pertama, kedua, dan saksi-saksi yang ada pada transaksi tersebut.

    Sebenarnya cukup mudah membuat surat jual beli mobil. Pastikan ketika transaksi mobil bekas, legalitas dan keabsahan dokumennya sudah Anda miliki agar memudahkan proses jangka panjang.

  • Begini Cara Daftar BLT UMKM ONLINE, Baca Syaratnya Disini

    Begini Cara Daftar BLT UMKM ONLINE, Baca Syaratnya Disini

    Kementerian Koperasi dan UMKM telah menyalurkan Bantuan Produktif Usaha Mikro (BPUM) atau BLT UMKM sebesar Rp1,2 juta. Stimulus itu diberikan untuk membantu para pedagang di tengah himpitan krisis ekonomi akibat pandemi Covid-19.

    Kementerian Koperasi dan UKM mengumumkan, pendaftaran BLT UMKM sudah dapat diakses.

    Kabar tersebut dibagikan di akun Instagram @kemenkopukm, Minggu (4/4/2021).

    Jajaran Dinas Koperasi dan UKM di seluruh daerah sedang melakukan pengumpulan data ihwal siapa saja yang berhak menerima BLT sebesar Rp1,2 juta tersebut.

    Seperti diketahui, target penerima BLT UMKM pada tahun ini ada sebanyak 12,8 juta pedagang.

    “Intinya program 2021 untuk penerima baru dimulai pengumpulan datanya,” kata Deputi Bidang Usaha Mikro Kemenkop dan UKM Eddy Satria kepada Okezone, Kamis (1/4/2021).

    Dia mengaku tak mengetahui pengerjaan verifikasi data penerima BLT UMKM akan selesai kapan. Sebab, agar BLT tersebut tepat sasaran, maka proses pemeriksaan datanya pun harus teliti.

    Persyaratan dan Berkas untuk Dapatkan BLT UMKM

    Adapun syarat untuk menerima BLT UMKM ini adalah sebagai berikut:

    – Berstatus Warga Negara Indonesia (WNI)

    – Mempunyai Nomor Induk Kependudukan (NIK)

    – Memiliki Usaha Mikro

    – Bukan ASN, TNI/Polri, serta pegawai BUMN/BUMD

    – Tidak sedang menerima kredit atau pembiayaan dari perbankan dan KUR

    – Bagi pelaku Usaha Mikro yang memiliki KTP dan domisili usaha yang berbeda, dapat melampirkan Surat Keterangan Usaha (SKU).

    Kemudian, calon penerima harus mendaftarkan diri ke Kepala Dinas Koperasi Usaha Kecil Menengah kabupaten/kota di wilayah masing-masing. Mereka wajib menyiapkan sejumlah berkas seperti berikut:

    – Nomor Induk Kependudukan (NIK)

    – Nama Lengkap

    – KTP

    – Alamat tempat tinggal sesuai KTP

    – Bidang usaha

    – Nomor telepon

    Nantinya, penerima BLT UMKM akan menerima informasi melalui pesan singkat (SMS) oleh bank penyalur.

    Setelah menerima SMS, penerima harus segera melakukan verifikasi ke bank penyalur yang sudah ditentukan untuk mencairkan dana yang sudah didapat.

    Setelah dinyatakan lolos dan berhak menerima, pelaku UMKM yang dapat SMS bisa cek online daftar penerima untuk konfirmasi di eform.bri.co.id/bpum menggunakan NIK KTP.

    Jika benar nomor eKTP tercatat sebagai penerima, pelaku UMKM bisa datang ke bank penyalur terdekat untuk mencairkan bantuannya.

    ( sumber : economy.okezone.com )

  • Ini Daftar 10 Amalan Utama di Bulan Ramadhan yang Disyariatkan

    Ini Daftar 10 Amalan Utama di Bulan Ramadhan yang Disyariatkan

    Umat Muslim dengan gembira menyambut bulan Ramadhan. Segala persiapan seperti amal saleh dilakukan sebagai bentuk mempersiapkan diri menyambut bulan Ramadhan tersebut. Ada 10 amalan utama di bulan Ramadhan yang disyariatkan.

    Bulan Ramadhan adalah bulan suci yang istimewa di antara bulan-bulan lainnya. Di bulan ini, banyak keutamaan yang dapat diraih umat muslim untuk mengharapkan ridha, pahala dan ampunan dari Allah subhanahu wa ta’ala.

    10 Amalan Utama di Bulan Ramadhan yang Disyariatkan

    Bulan Ramadhan adalah bulan yang banyak dimanfaatkan orang untuk melakukan berbagai aktivitas beribadah. Keisitimewaan bulan ini membuat banyak umat muslim tidak ingin melewatkan pahala dan ampunan.

    Ada 10 amalan utama di bulan Ramadhan yang disyariatkan, baik yang sifatnya wajib ataupun sunah.

    1. Puasa

    Puasa di bulan Ramadhan sifatnya wajib bagi mereka yang sudah baligh dan memiliki kondisi yang sehat serta berakal. Keutamaan berpuasa di bulan Ramadhan adalah seperti dalam hadis Qudsi bahwa Allah menyatakan:

    “Semua amalan anak Adam untuknya selain puasa, puasa itu untuk-Ku dan Aku-lah yang akan membalasnya.” (HR Bukhari)

    1. Shalat Malam

    Shalat malam di bulan Ramadhan dapat juga disebut dengan shalat tarawih. Adapun keutamaan shalat malam di bulan suci tersebut adalah seperti yang sudah dijelaskan dalam hadis dari Abu Hurairah radhiyallahu ‘anhu bahwa Rasulullah shallallahu ‘alaihi wasallam pernah bersabda:

    “Orang yang mendirikan shalat malam pada bulan Ramadhan dengan dasar iman dan mengharap ridha Allah maka akan diampuni dosa yang telah dilakukannya.” (Muttafaqah ‘alaih, HR Bukhari dan Muslim)

    1. Bersedekah

    Karena keutamaannya yang lebih baik dibandingkan dengan bulan-bulan yang lainnya, tidak salah apabila bersedekah menjadi satu di antar 10 amalan utama di bulan Ramadhan yang sangat dianjurkan. Seperti diketahui semua amalan di dalam bulan suci ini akan mendapatkan balasan berlipat ganda, termasuk bersedekah.

    1. Memperbanyak Membaca Al-Qur’an

    Bulan Ramadhan adalah bulan diturunkannya Al Qur’an. Oleh karena itu, membaca Al-Qur’an sangat dianjurkan, terlebih untuk mengisi waktu-waktu luang selama bulan Ramadhan.

    Rasulullah shallallahu ‘alaihi wa salam bersabda bahwa puasa dan Al-Qur’an diizinkan oleh Allah untuk untuk memberikan syafaat kepada seorang hamba pada hari kiamat kelak. Hal ini karena puasa telah mencegah seorang muslim dari makan dan nafsu syahwat, sedangkan Al-Qur’an mencegahnya dari tidur malam hari.

    1. Duduk Berdiam di Masjid Selepas Subuh Hingga Matahari Terbit

    Waktu selepas shalat Subuh hingga menjelang matahari terbit merupakan waktu yang dianjurkan untuk berdzikir,

    Dari Abu Hurairah, Rasulullah bersabda:

    “Para malaikat akan selalu bershalawat kepada salah seorang di antara kalian selama dia berada di masjid tempat melakukan shalat, hal ini selama wudhunya belum batal, (para malaikat) berkata, ‘Ya Allah ampunilah dia, ya Allah, sayangilah dia’.” (HR Ahmad)

    Selain itu, kita juga dianjurkan melaksanakan shalat isyraq yang dilakukan tepat ketika matahari terbit sebanyak 2 raka’at. Rasulullah bersabda:

    “Barang siapa shalat Subuh berjama’ah, lalu duduk berdzikir mengingat Allah sampai matahari terbit, setelah itu ia shalat dua raka’at (shalat isyraq) maka ia akan mendapatkan pahala seperti satu kali haji dan umrah secara sempurna, sempurna, dan sempurna.” (HR Tirmidzi)

    1. I’tikaf

    I’tikaf juga menjadi satu dari 10 amalan utama di bulan Ramadhan. I’tikaf adalah berdiam diri di sepanjang sepuluh hari terakhir bulan Ramadhan dengan menyibukkan diri mengerjakan amal-amalan saleh.

    Aisyah radhiyallahu ‘anha berkata:

    “Bahwa Nabi shallallahu ‘alaihi wasallam beri’tikaf pada sepuluh hari terakhir bulan Ramadhan. (Beliau melakukannya) hingga wafat. Setelah itu, istri-istri beliau pun melakukannya.” (Muttafaqah ‘alaih)

    1. Meningkatkan Amalan Shalih di 10 Hari Terakhir Bulan Ramadhan

    Di bulan Ramadhan, terdapat keutamaan yang tidak ada di bulan lainnya, yakni malam lailatul qadar. Malam tersebut terjadi di antara tujuh hari terakhir di bulan Ramadhan, dan keutamaannya pun sangat banyak, salah satunya mendapatkan ampunan dari Allah.

    Dai Ibnu Umar radhiyallahu ‘anhu, kepada beberapa orang sahabat Nabi, diperlihatkan malam lailatul qadar dalam mimpi pada tujuh malam terakhir (Ramadhan), kemudian Rasulullah bersabda, ‘ Aku juga bermimpi seperti yang kalian alami bahwa lailatul qadar itu terjadi di tujuh hari terakhir. Barang siapa yang ingin melakukannya maka carilah pada tujuh hari terakhir.” (Muttafaqah ‘alaih, HR Muslim)

    1. Memperbanyak Do’a

    Rasulullah shallallahu ‘alaihi wa salam bersabda,

    “Tiga orang yang do’anya tidak tertolak: orang yang berpuasa sampai ia berbuka, pemimpin yang adil, dan do’a orang yang didzolimi.” (HR Tirmidzi)

    1. Memerbanyak Istighfar di Waktu Sahur

    Satu dari 10 amalan utama di bulan Ramadhan berikutnya adalah memperbanyak istighfar di waktu sahur. Rasulullah shallallahu ‘alaihi wa salam bersabda:

    “Pada setiap malam, Allah subhanahu wa ta’ala turun ke langit dunia ketika tersisa sepertiga malam terakhir. Allah berfirman, ‘Barang siapa yang berdoa kepada-Ku akan Aku kabulkan. Siapa yang meminta kepada-Ku akan Aku beri. Dan siapa memohon ampunan kepada-Ku akan aku ampuni.” (HR Bukhari dan Muslim)

    1. Memberi Makan Orang yang Berbuka Puasa

    Dari Zaid bin Khalid al-Juhani radhiyallahu ‘anhu, Rasulullah bersabda yang artinya:

    “Barang siapa yang memberikan makanan untuk berbuka bagi orang berpuasa maka dia akan mendapatkan pahala sebagaimana orang yang berpuasa tersebut tanpa mengurangi sedikit pun pahala dari orang itu.” (HR Tirmidzi No. 807. Ahmad No. 21676, dan an-Nasai dalam Sunan al-Kubra No. 3331, al-Baihaqi dalam Syuabul Iman No. 3952)

    Demikian 10 amalan utama di bulan Ramadhan yang dapat kita amalkan untuk mengharap ridha, pahala dan ampunan dari Allah subhanahu wa ta’ala.

  • Apa Dalil Puasa Ramadhan dan Keutamaannya?

    Apa Dalil Puasa Ramadhan dan Keutamaannya?

    Bulan Ramadhan adalah bulan suci yang dinantikan oleh seluruh umat muslim di dunia. Pada bulan tersebut, banyak orang berbondong-bondong melakukan amalan saleh seoptimal mungkin untuk meraih pahala dari Allah. Lalu, apakah dalil puasa Ramadhan?

    Mulai dari anak kecil hingga orang dewasa sangat antusias menyambut bulan Ramadhan. Bahkan, Rasulullah shallallahu ‘alaihi wasallam telah mempersiapkan bulan Ramadhan sejak bulan Sya’ban. ‘Aisyah radhiallahu ‘anha berkata:

    “Saya sama sekali belum pernah melihat Rasulullah shallallahu ‘alaihi wasallam berpuasa dalam satu bulan sebanyak puasa yang beliau lakukan di bulan Sya’ban, di dalamnya beliau berpuasa penuh.” (HR Muslim no. 1156)

    Hukum dan Dalil Puasa Ramadhan

    Mengingat pentingnya dan banyaknya keutamaan selama bulan Ramadhan, banyak umat muslim yang menyambut dengan antusias bulan suci tersebut. Nah, untuk menyambut bulan Ramadhan, ada baiknya hal tersebut dilakukan dengan tidak keluar dari syariat Islam.

    Lakukan seperti halnya yang Rasulullah shallallahu ‘alaihi wasallam lakukan, yaitu memperbanyak puasa di bulan Sya’ban guna mempersiapkan diri sebelum masuknya bulan Ramadhan.

    Puasa Ramadhan dilakukan oleh semua kalangan, kecuali yang berhalangan atau ada uzur, misalkan sakit, belum ada kewajiban bagi anak-anak yang belum baligh, orang gila, dan lain sebagainya. Untuk mereka yang berhalangan maka diwajibkan untuk membayar fidyah atau meng-qadha’ puasa di lain waktu.

    Hukum puasa Ramadhan adalah wajib bagi mereka yang sudah baligh, berakal, memiliki keadaan yang sehat, dan tidak dalam keadaan perjalanan jauh. Hukum dan dalil puasa Ramadhan jelas difirmankan oleh Allah subhanahu wa ta’ala,

    “Hai orang-orang beriman, diwajibkan atas kamu berpuasa sebagaimana diwajibkan atas orang-orang sebelum kamu agar kamu bertakwa.” (QS Al-Baqarah ayat 183)

    Dalam hadistnya, Rasulullah shallallahu ‘alaihi wasallam juga bersabda, “(Puasa yang wajib bagimu adalah) puasa Ramadhan. Jika engkau menggendaki untuk melakukan puasa sunah (maka lakukanlah).” (HR Bukhari)

    • Bagi yang Sengaja Membatalkan Puasa Ramadhan

    Seperti yang sudah dijelaskan dalam dalil puasa Ramadhan di atas, hukum puasa di bulan Ramadhan adalah wajib. Apa pun yang hukumnya wajib jika seseorang sengaja meninggalkannya tanpa ada udzur syar’I, maka ia telah berdosa.

    Ancaman siksa neraka telah menunggu mereka yang sengaja membatalkan puasa tanpa ada udzur syar’i. Seperti yang dikisahkan oleh Abu Umamah, beliau mendengar Rasulullah shallallahu ‘alaihi wa salam bersabda:

    “Ketika aku tidur, aku didatangi oleh kedua laki-laki, lalu keduanya menarik lenganku dan membawaku ke gunung yang terjal. Keduanya berkata, ‘Naiklah!’. Lalu kukatakan, ‘Sesungguhnya aku tidak mampu.’

    Kemudian, keduanya berkata, ‘Kami akan memudahkanmu.’ Maka aku pun menaikinya sehingga ketika aku sampai di kegelapan gunung, tiba-tiba ada suara yang sangat keras. Lalu aku bertanya, ‘Suara apa itu?’ Mereka menjawab, ‘Itu adalah suara jeritan para penghuni neraka.’

    Kemudian, dibawalah aku berjalan-jalan dan aku sudah bersama orang-orang yang bergantungan pada urat besar di atas tumit mereka, mulut mereka robek, dan dari robekan itu mengalir lah darah.

    Kemudian, aku (Abu Umamah) bertanya, ‘Siapakah mereka itu?’ Rasulullah shallallahu ‘alaihi wasallam menjawab, ‘Mereka adalah orang-orang yang berbuka (membatalkan puasa) sebelum waktunya’.” (HR An-Nasa’i dalam Al Kubra, sanadnya shahih)

    Keutamaan Puasa Ramadhan

    Banyak keutamaan melaksanakan puasa di bulan Ramadhan. Bahkan, tidak hanya puasa saja, melainkan juga amalan-amalan saleh yang dikerjakan selama bulan Ramadhan. Apa saja keutamaan beribadah di bulan Ramadhan?

    1. Meraih Takwa dan Dosa Terampuni

    Allah Ta’ala berfirman:

    “Wahai orang-orang yang beriman, diwajibkan bagi kalian berpuasa sebagaimana diwajibkan pada orang-orang sebelum kalian agar kalian menjadi orang-orang yang bertakwa.” (QS. Al-Baqarah ayat 183)

    Dalam firman Allah yang menjadi dalil puasa Ramadhan di atas, disebutkan bahwa disyariatkannya puasa agar menjadi orang yang bertakwa. Berpuasa dan beramal saleh di bulan puasa merupakan bagian dari menjalankan perintah Allah Subhanahu wa ta’ala.

    Dari Abu Hurairah radhiyallahu ‘anhu, Rasulullah shallallahu ‘alaihi wa salam bersabda:

    “Orang yang mendirikan shalat malam pada bulan Ramadhan dengan dasar iman dan mengharap ridha Allah maka akan diampuni dosa yang telah dilakukannya.” (Muttafaqun ‘alaih, HR Bukhari no. 38 dan Muslim no. 760)

    1. Mendapatkan Syafa’at Bagi yang Menjalankannya

    Setiap umat muslim pastilah mengharapkan syafa’at kelak di akhirat, terutama bagi umat akhir zaman yang pasti tidak terlepas dair dosa. Syafa’at ini sangat dinantikan oleh setiap umat muslim.

    Dari ‘Abdullah bin ‘Amr radhiyallahu ‘anhu, Rasulullah shallallahu ‘alaihi wasallam bersabda:

    “Puasa dan Al Qur’an itu akan memberikan syafa’at kepada seorang hamba pada hari kiamat kelak. Puasa akan berkata, ‘Wahai Rabb-ku, aku telah menahannya dari makan dan nafsu syahwat. Karenanya, perkenankan aku untuk memberikan syafa’at kepadanya.’ Dan Al-Qur’an pula berkata, ‘Aku telah melarangnya dari tidur malam hari. Karenanya perkenankan aku untuk memberi syafa’at kepadanya.’ Beliau bersabda, ‘Maka syafa’at keduanya diperkenankan’.” (HR Ahmad 3:396. Syaikh Syu’aib al-Arnauth mengatakan bahwa hadis tersebut shahih dilihat dari banyak jalan)

    Dari penjelasan di atas, sudah jelas bahwa puasa dan Al Qur’an kelak akan memberikan syafa’at. Terlebih di bulan puasa yang di dalamnya terdapat malam Lailatul Qadar yang disebut sebagai “malam seribu bulan”.

    Dengan memperhatikan dan mempelajari dalil puasa Ramadhan serta keutamaannya, semoga semangat beribadah selama bulan Ramadhan yang sebentar lagi tiba juga makin bertambah.

  • Haruskan Niat Puasa Ramadhan Dilafazkan?

    Haruskan Niat Puasa Ramadhan Dilafazkan?

    Sebentar lagi, kita akan memasuki bulan yang suci, yakni bulan Ramadhan. Berbagai amalan-amalan ibadah akan menghiasi bulan yang suci ini. Masih banyak yang bingung mengenai niat puasa Ramadhan, haruskah dilafazkan?

    Sebelum membahas mengenai niat puasa Ramadhan, ada baiknya untuk mengetahui maksud dari niat itu sendiri. Niat berdasarkan artian bahasa ialah al-qashad (tujuan). Sedangkan, niat berdasarkan syariat memiliki arti ingin melakukan sesuatu yang diiringi dengan perbuatan.

    Sementara itu, Imam Nawawi mengatakan bahwa ahli bahasa berkata: niat adalah maksud dan keinginan hati yang kuat.

    Kesalahan Mengenai Niat Puasa Ramadhan

    Di Indonesia, masih banyak yang menyebutkan bahwa membaca niat adalah dengan disuarakan. Ada pula yang menyebutkan bahwa niat hanya cukup di dalam hati saja. Tentu saja masyarakat yang awam mengenai ilmu fikih ibadah merasa kebingungan, manakah yang benar?

    1. Awal Munculnya Niat Dilafazkan

    Niat yang dilafazkan ini berawal dari pernyataan Imam Syafi’i yakni, “…shalat itu tidak sah dengan an-nuthq.” (Al-Majmu’ Syarh Muhadzab, 3:277)

    Sayangnya, banyak yang salah paham tentang kata “an-nuthq” yang artinya “berbicara”. Imam Nawawi menjelaskan bahwa maksud dari an-nuthq adalah mengeraskan bacaan takbiratul ihram.

    Hal tersebut juga ditegaskan oleh Abul Hasan Al Mawardi As Syafi’i yang mengatakan, “Az-Zubairi telah salah dalam menakwil ucapan Imam Syafi’i dengan wajibnya mengucapkan niat ketika shalat. Ini adalah takwil yang salah, yang dimaksudkan adalah wajib mengatakan saat takbiratul ihram.” (Al-Hawi al-Kabir, 2:204)

    1. Niat Tidak Perlu Dilafazkan

    Hal ini sejalan dengan pernyataan yang disampaikan oleh Muhammad al-Hishni, yaitu “Puasa tidaklah sah kecuali dengan niat karena ada hadits yang mengharuskan hal ini. Letak niat adalah di dalam hati dan tidak diisyaratkan dilafazkan.” (Kifayah al-Akhyar, hlm. 248)

    Imam Nawawi juga mengatakan, “Niat dalam semua ibadah yang dinilai adalah hati dan tidak cukup dengan ucapan lisan, sementara hatinya tidak sadar. Dan tidak diisyaratkan dilafazkan ….” (Raudhah at-Thalibin, 1:84)

    Apakah boleh jika melafazkan niat? Dari penjelasan di atas, niat hanya cukup di dalam hati saja. Namun, disunahkan apabila mengucapkan lafaz niat yang dibarengi dengan niat puasa.

    Seperti yang kita ketahui bahwa apa pun bergantung pada niatnya, termasuk dengan ibadah-ibadah lainnya. Seperti halnya dalam hadits dari Abu Hafsh Umar Bin Abu Khaththab radi’allahu ‘anhu yang berkata:

    “Aku mendengar Rasulullah shallallahu ‘alaihi wasallam bersabda, ‘Sesungguhnya amalan itu hanyalah tergantung niatnya dan setiap orang hanya mendapatkan apa yang diniatkannya” ( Muttafaq ‘alaih; HR Bukhari No. 1 dan Muslim No. 1907)

    Kesimpulannya adalah, niat sesungguhnya ada di dalam hati sehingga cukup hanya dengan berniat di dalam hati tanpa harus mengucapkannya. Namun, diperbolehkan (sunah) untuk melafazkan niat dengan lisan dibarengi dengan berniat di dalam hati.

    Cara Niat Puasa Ramadhan yang Benar

    Tidak semua orang memahami pentingnya berniat dalam puasa Ramadhan yang notabene sebuah tradisi beribadah kepada Allah yang diwajibkan. Padahal, telah dijelaskan di atas bahwa melakukan sesuatu harus sesuai dengan niatnya.

    Niat untuk berpuasa di bulan Ramadhan tidak boleh dilakukan secara serampangan. Terdapat tuntunan cara yang perlu diperhatikan atau puasa yang Anda kerjakan justru tidak sah. Anda tentu tidak ingin melakukan ibadah yang sia-sia karena belum berniat untuk berpuasa, bukan?

    Berikut tata cara niat puasa Ramadhan yang benar:

    1. Diniatkan Malam Hari Sebelum Subuh

    Puasa di bulan Ramadhan hukumnya adalah wajib sehingga berniat puasa dilakukan saat malam hari sebelum Subuh. Apabila dilakukan setelah Subuh, puasa tersebut tidak sah. Hal ini berdasarkan dari sabda Rasulullah shallallahu ‘alaihi wasallam yang artinya:

    “Siapa yang belum berniat di malam hari sebelum subuh maka tidak ada puasa untuknya.” (HR an-Nasa’i, no. 2333, Ibnu Majah no. 1700 dan Abu Daud, no. 2454 yang dishahihkan oleh Syaikh al-Albani)

    1. Menegaskan Niat Puasa

    Jika melakukan puasa Ramadhan, pada malam harinya, seorang muslim harus menegaskan niat yang akan dilakukan. Caranya dengan menegaskan bahwa puasa keesokan harinya adalah puasa wajib, bukan sunah.

    Puasa wajib memang diniatkan ketika malam hari dan sebelum Subuh, sedangkan niat puasa sunah dapat dilakukan pada malam hari ataupun selepas subuh. Hal ini seperti hadis dari ‘Aisyah radhiyallahu ‘anha, yang berkata bahwa Rasulullah shallallahu ‘alaihi wasallam bersabda:

    “’Apakah kalian memiliki makanan?’ Jika kami menjawab tidak, beliau berkata, ‘Kalau begitu, aku puasa’.” (HR Muslim no. 1154 dan Abu Daud no. 2455)

    1. Harus Berulang Setiap Malamnya

    Untuk melakukan puasa di bulan Ramadhan, kita tidak boleh berniat di awal Ramadhan untuk keseluruhan puasa di bulan ini. Niat puasa Ramadhan harus diulang-ulang setiap malamnya hingga Ramadhan usai.

    Dari penjelasan di atas, apakah niat puasa di bulan Ramadhan selama ini telah dilakukan dengan benar? Alangkah baiknya selalu menggali ilmu guna memperbaiki ibadah kita kepada Allah Subhanahu wa ta’ala. Dengan ilmu.maka tuntunan ibadah yang dijalankan adalah benar dan sesuai syariat.

    Mari kita persiapkan amalan-amalan untuk bulan Ramadhan dengan optimal, termasuk memahami ilmu tentang niat puasa Ramadhan.

  • Memiliki Segudang Manfaat, Berikut 10 Manfaat Puasa Ramadhan

    Memiliki Segudang Manfaat, Berikut 10 Manfaat Puasa Ramadhan

    Ketika menjalankan ibadah puasa di bulan suci Ramadhan, kita tidak hanya dituntut untuk menahan diri dari makan dan minum, tetapi juga menahan diri dari hawa nafsu yang membatalkan puasa. Selain mendapat pahala, ternyata puasa memiliki segudang manfaat. Apa saja itu? Berikut ulasan mengenai 10 manfaat puasa Ramadhan.

    Niat di Malam Hari dalam Puasa Ramadhan

    Niat adalah salah satu rukun puasa yang wajib dikerjakan. Adapun niat puasa Ramadhan harus dikerjakan pada malam hari sebelum masuk waktu fajar. Sebagaimana sabda Nabi Muhammad SAW, “Barang siapa yang tidak berniat di malam hari sebelum fajar maka tidak ada puasa untuknya.”

    Hadits tersebut menunjukkan bahwa puasa sama seperti ibadah lainnya yang harus diawali dengan niat. Niat itu letaknya ada di dalam hati. Jadi, barang siapa yang terbetik dalam hatinya untuk melakukan puasa esok harinya, ia sudah dikatakan berniat, sekalipun tidak diucapkan secara lisan.

    Ketika melaksanakan puasa wajib di bulan Ramadhan, apabila tidak berniat pada malam hari maka puasanya tidak sah. Adapun waktu malam dimulai dari waktu maghrib sampai sebelum fajar (subuh).

    Bangun untuk makan sahur adalah sebagai tanda seseorang dikatakan berniat. Begitu pula jika seseorang sudah menyiapkan sahur, tetapi pada akhirnya tidak bangun, maka sudah dikatakan berniat.

    Puasa Ramadhan yang dilakukan setiap harinya adalah puasa yang berdiri sendiri. Oleh karena itu, niat puasa harus dilakukan berulang di setiap malamnya.

    10 Manfaat Puasa Ramadhan

    Banyak manfaat yang diperoleh ketika seseorang menjalankan ibadah puasa, yang tidak akan didapat ketika tidak berpuasa. Salah satunya adalah badan menjadi sehat dengan berpuasa. Banyak orang yang telah membuktikan bahwa badan terasa lebih bugar ketika menjalankan puasa.

    Berikut 10 manfaat puasa Ramadhan yang akan kita dapat bila menjalankannya dengan ikhlas karena Allah.

    1. Dapat Mengontrol Sakit Maag

    Maag terjadi karena kelainan fungsional. Selama puasa Ramadhan, pola makan akan lebih teratur. Ketika sahur dan berbuka, seorang penderita maag akan menghindari atau mengurangi makanan dan minuman yang dapat memicu kambuhnya penyakit, seperti makanan berminyak, soda, kopi, alkohol, dan rokok.

    Selama berpuasa, mereka juga akan lebih mengendalikan stres, yang merupakan faktor dominan yang dapat menimbulkan gangguan lambung. Dengan melakukan hal tersebut, kondisi penderita maag akan membaik selama menjalankan ibadah puasa Ramadhan.

    1. Terhindar dari Kegemukan dan Berbagai Macam Penyakit

    Berat badan akan berkurang sekitar 5% karena selama berpuasa terjadi pengurangan asupan makanan. Ketika asupan kalori dalam tubuh berkurang, berat badan akan terkontrol dan mengurangi risiko penyakit seperti diabetes, obesitas, kadar kolesterol tinggi, hipertensi dan asam urat.

    Salah satu dari 10 manfaat puasa Ramadhan adalah menjadi kesempatan baik bagi penderita penyakit kronis untuk mengendalikan penyakitnya.

    1. Penyakit Persendian

    Ketika berat badan berkurang saat berpuasa, hal ini juga akan membantu memperbaiki gangguan pada sendi seperti pengapuran pada sendi lutut dan sendi tulang belakang.

    Hal ini tentu dapat terjadi apabila kita menjalankan kaidah-kaidah puasa dengan baik, seperti makan dan minum tidak berlebihan, banyak mengonsumsi buah dan sayur, serta olahraga ringan.

    1. Puasa sebagai Antiaging

    Antiaging menjadi salah satu dai 10 manfaat puasa Ramadhan. Baru-baru ini ditemukan bahwa berpuasa bisa memberikan efek anti-penuaan. Hal ini melibatkan hormon IGF-1. Dalam tubuh manusia, hormon ini membantu tumbuh kembang, tetapi saat dewasa, hormon ini justru menyebabkan penuaan.

    Laju hormon IGF-1 ini dapat dihambat dengan menghentikan atau mengurangi laju metabolisme dalam tubuh melalui puasa. Jadi, umur sel seseorang yang berpuasa akan lebih panjang dibanding seseorang yang tidak berpuasa.

    1. Detoksifikasi dan Menahan Laju Metabolisme Tubuh

    Berpuasa sangat baik untuk proses pembersihan tubuh dari berbagai macam racun yang masuk ke tubuh kita. Secara fisiologis, ketika berpuasa, tidak ada aktivitas metabolisme dan tubuh diistirahatkan.

    Secara otomatis, kerusakan dan sel yang bermasalah akan dicari oleh tubuh. Saat berpuasa, terjadi pembakaran lemak di dalam tubuh.

    1. Puasa Ditambah Sedekah dan Sholat Malam Adalah Jaminan Surga

    Sedekah sangat dianjurkan oleh Rasulullah shallallahu ‘alaihi wasallam. Shalat malam merupakan ibadah agung yang dapat menggugurkan dosa-dosa yang telah lalu apabila dilakukan di bulan Ramadhan. Jika puasa Ramadhan, sedekah, dan shalat malam dilakukan, Allah akan memberikan jaminan surga.

    1. Diampuni Dosa dan Diganjar Pahala

    Allah Subhanallahu wa ta’ala telah menjanjikan bahwa orang yang berpuasa akan diampuni dosa-dosanya.  Bukan hanya itu, orang yang berpuasa juga akan diganjar dengan pahala yang besar dan berlipat ganda.

    1. Puasa Menggabungkan Tiga Jenis Kesabaran

    Salah satu dari 10 manfaat puasa Ramadhan adalah kita menjadi pribadi yang lebih sabar. Sabar dalam melakukan ketaatan kepada Allah, sabar dalam menghadapi takdir Allah, dan sabar dalam menjauhi larangan Allah.

    1. Sebab Masuk Surga dan Perisai Neraka

    Menjalankan ibadah puasa di bulan Ramadhan juga memiliki manfaat yang setiap muslim pasti menginginkannya. Yan, puasa Ramadhan adalah sebab masuk surga dan menjadi perisai dari kobaran api neraka

    1. Mendapatkan Dua Kebahagiaan

    Orang yang berpuasa mendapatkan dua kebahagiaan dan bau mulutnya lebih wangi dari kasturi di sisi Allah Subhanahu wa ta’ala.

    Itulah 10 manfaat puasa ramadhan yang bisa kita dapatkan apabila dilakukan dengan hati yang ikhlas. Berpuasa juga dapat meningkatkan daya tahan tubuh. Jadi, jangan tinggalkan puasa Ramadhan selagi mampu dan tidak berhalangan.

  • Yuk, Ketahui 10 Hikmah Puasa Ramadhan, Ini Dia Daftar nya !

    Yuk, Ketahui 10 Hikmah Puasa Ramadhan, Ini Dia Daftar nya !

    Puasa adalah menahan diri dari lapar, haus, serta hawa nafsu dari terbit fajar hingga terbenamnya matahari. Puasa adalah rukun Islam yang ketiga dan wajib dijalankan oleh seluruh umat Islam. Berpuasa bukan sekadar menjalankan perintah agama, tetapi ada hikmah yang bisa dipetik. Berikut ulasan 10 hikmah puasa Ramadhan.

    Syarat Wajib Puasa

    Setiap umat Islam wajib menjalankan ibadah puasa di bulan suci Ramadhan. Dalam setiap ibadah, termasuk puasa terdapat syarat wajib yang harus dipenuhi agar ibadah dapat berjalan optimal. Berikut syarat wajib puasa Ramadhan yang harus dipenuhi.

    1. Islam

    Orang yang memeluk agama Islam diwajibkan untuk menunaikan ibadah puasa. Begitupun sebaliknya, orang yang tidak beragama Islam tidak wajib puasa.

    Orang kafir ketika di dunia tidak dituntut untuk berpuasa karena puasanya tidak sah. Namun, di akhirat, mereka akan dihukum karena tidak segera memeluk Islam untuk bisa menjalankan puasa.

    1. Baligh

    Anak kecil tidak diwajibkan untuk berpuasa. Baligh pada seseorang ditandai dengan keluarnya mani ketika sadar atau tertidur (pada laki-laki) dan telah datangnya haidh (pada perempuan).

    Jika sudah terdapat tanda-tanda seperti itu, puasa menjadi wajib hukumnya. Jika tidak, umurlah yang dijadikan patokan. Menurut ulama Syafi’iyah, 15 tahun adalah patokan umur seseorang dikatakan baligh.

    1. Berakal

    Tidak diwajibkan berpuasa bagi orang yang gila, pingsan, dan tidak sadarkan diri karena mabuk. Akan tidak sah puasa seseorang apabila saat puasa kehilangan kesadaran. Namun, apabila ia sadar kembali di siang hari dan ia dapati waktu siang walau hanya sebentar, puasanya akan sah.

    1. Mampu untuk Berpuasa

    Mampu di sini artinya mampu secara fisik dan syar’i. Mampu secara fisik yakni tidak sakit berat, tidak dalam usia senja, dan tidak dalam kondisi sakit yang tak kunjung sembuh. Seseorang juga wajib berpuasa apabila mampu secara syar’I, yakni tidak dalam keadaan haidh atau nifas.

    10 Hikmah Puasa Ramadhan

    Jika seseorang sudah memenuhi syarat wajibnya, puasa menjadi haram untuk ditinggalkan. Banyak hal positif dan hikmah yang bisa didapat saat menjalankan ibadah puasa. Berikut ini 10 hikmah puasa Ramadhan yang dapat dipetik saat menjalaninya.

    1. Menggapai Derajat Takwa

    Allah Subanahu wa ta’ala berfirman:

    تَتَّقُونَ لَعَلَّكُمْ قَبْلِكُمْ مِنْ الَّذِينَ عَلَى كُتِبَ كَمَا الصِّيَامُ عَلَيْكُمُ كُتِبَ آَمَنُوا الَّذِينَ أَيُّهَا يَا

    “Hai orang-orang yang beriman, diwajibkan atas kamu berpuasa sebagaimana diwajibkan atas orang-orang sebelum kamu agar kamu bertakwa.” (QS Al Baqarah:183).

    Pada ayat itu disebutkan, di antara hikmah puasa adalah agar seorang hamba dapat menggapai derajat takwa dan derajat yang mulia. Mereka akan melaksanakan perintah-Nya dan menjauhi larangan-Nya.

    1. Orang yang Berpuasa akan Meninggalkan Larangan Allah

    Larangan yang akan ditinggalkan yakni makan, minum, berjima’ dengan istri, dan segala kesenangan duniawi. Sekalipun hati sangat condong untuk melakukannya, tetapi orang yang beriman akan meninggalkannya karena merasa selalu diawasi Allah.

    1. Orang yang Berpuasa Banyak Melakukan Amalan Baik

    Salah satu dari 10 hikmah puasa Ramadhan adalah ketika berpuasa, seseorang cenderung lebih bersemangat melakukan amalan-amalan ketaatan, seperti memperbanyak dzikir, membaca Al-Qur’an, dan mendirikan shalat sunah. Ketaatan tersebut dilakukan untuk menggapai takwa.

    1. Dapat Mengendalikan Jiwa

    Jiwa akan lebih terkendali dan tidak kufur nikmat saat berpuasa. Biasanya, kenyang karena makan dan minum atau rasa puas setelah berhubungan suami istri akan membuat seseorang lupa diri, kufur nikmat, dan lalai.

    1. Hati akan Sibuk Mengingat Allah

    Jika seseorang terlalu disibukkan dengan urusan duniawi dan terbuai dengan makanan yang ia lahap, hati akan lalai dalam mengingat Allah. Ketika berpuasa, hati akan bercahaya, semakin lembut, dan mudah untuk berdzikir kepada Allah.

    Karena itulah, salah satu dari 10 hikmah puasa Ramadhan adalah hati akan sibuk mengingat Allah dan memikirkan hal baik.

    1. Puasa akan Mempersempit Jalannya Darah

    Setan berada pada jalan darahnya manusia sebagaimana sabda Rasulullah: “Sesungguhnya, setan mengalir dalam diri manusia pada tempat mengalirnya darah.”  Jadi, dengan berpuasa, setan yang sering kali memberikan rasa waswas dan marah akan dapat dimenangkan.

    1. Beranjak Menjadi Lebih Baik

    Agar puasa tidak sia-sia maka setiap muslim harus menjauhi maksiat. Orang yang berpuasa harus menjaga lisannya dari menggibahi orang lain, perkataan dusta, dan perkataan maksiat. Karena itu, ketika bulan Ramadhan tiba, seharusnya setiap insan menjadi lebih baik dari sebelumnya.

    1. Berbagi Kasih Sayang serta Merasakan Penderitaan Orang Miskin

    Ketika berpuasa, seseorang akan merasakan apa yang dirasakan orang-orang fakir dan miskin yang serba kekurangan. Hal ini akhirnya menumbuhkan rasa empati, sikap lemah lembut, dan perbuatan baik kepada sesama.

    1. Menyehatkan Jasmani

    Hikmah lain yang dapat dipetik dari berpuasa adalah dapat menyehatkan tubuh. Berpuasa dapat mengurangi risiko diabetes, stroke, menurunkan tekanan darah, dan menurunkan berat badan.

    1. Memperbaiki Suasana Hati

    Satu dari 10 hikmah puasa Ramadhan yang lainnya adalah dapat memperbaiki suasana hati. Tubuh akan memproduksi hormon yang berkaitan dengan suasana hati setelah berjam-jam puasa. Jadi, setelah berpuasa, suasana hati akan positif dan lebih terkendali.

    Itu dia 10 hikmah puasa Ramadhan yang dapat dipetik. Puasa memang memberikan banyak dampak positif dan hikmah yang sangat berguna untuk sisi spiritual setiap umat Islam. Semoga puasa Ramadhan kita tahun ini diterima oleh Allah Subhanahu wa ta’ala.

  • Daftar 10 Keutamaan Puasa Ramadhan yang Harus Diketahui

    Daftar 10 Keutamaan Puasa Ramadhan yang Harus Diketahui

    Bulan Ramadhan menjadi momen yang paling ditunggu-tunggu oleh umat muslim di seluruh dunia. Terlebih lagi, ada 10 keutamaan puasa Ramadhan bagi kaum muslim yang menjalankannya. Selain berpuasa, banyak ibadah yang bisa dilakukan untuk menghidupkan bulan suci Ramadhan.

    Perlu diketahui bahwasanya setiap ibadah memiliki keutamaan yang diperintahkan langsung oleh Allah Subhanhau wa ta’ala, termasuk puasa. Apa saja keutamaan berpuasa di bulan suci ini? Berikut penjelasannya.

    Keistimewaan Bulan Suci Ramadhan

    Bulan suci Ramadhan adalah bulan yang mulia di mana umat muslim diwajibkan untuk berpuasa sebulan penuh. Bulan ini memiliki banyak keistimewaan sebagai berikut.

    1. Ramadhan Adalah Bulan Diturunkannya Al-Qur’an

    Pada bulan ini, Allah menurunkan Al-Qur’an sebagai kitab suci umat Islam. Penjelasan mengenai diturunkannya Al-Qur’an pada bulan Ramadhan tertuang dalam surah Al-Baqarah ayat 185.

    Ibnu Katsir menafsirkan bahwa, Allah memuji bulan Ramadhan dibanding bulan-bulan lainnya karena bulan ini dipilih sebagai bulan diturunkannya Al-Qur’an.

    1. Setan Dibelenggu, Pintu Neraka Ditutup, dan Pintu Surga Dibuka

    Selama bulan suci, setan tidak dibiarkan lepas seperti bulan-bulan yang lain, mereka diikat lalu dibelenggu. Pintu neraka ditutup karena orang-orang beriman tidak banyak melakukan maksiat. Sebaliknya, pintu surge dibuka karena pada bulan ini, orang-orang beriman berlomba-lomba melakukan amal saleh dan kebaikan.

    1. Terdapat Malam Penuh Kemuliaan dan Keberkahan

    Pada bulan suci Ramadhan, terdapat satu malam yang lebih baik dari seribu bulan atau biasa disebut malam lailatul qadar. Lailatul qadar diyakini terdapat pada 10 malam terakhir di bulan Ramadhan.

    Pada malam ini, terdapat kemuliaan dan keberkahan yang diberikan Allah. Seluruh umat muslim dianjurkan untuk menghidupkan malam ini dengan melakukan ibadah seperti memperbanyak shalat, membaca Al-Qur’an, dan berdzikir.

    10 Keutamaan Puasa Ramadhan

    Pada bulan suci Ramadhan, banyak amalan atau ibadah yang bisa dilakukan untuk mendapatkan pahala yang berlimpah. Setiap ibadah yang diperintahkan oleh Allah Swt. pasti memiliki keutamaan, termasuk puasa Ramadhan. Berikut 10 keutamaan puasa Ramadhan yang wajib diketahui oleh umat muslim.

    1. Puasa Adalah Jalan Meraih Takwa

    Sebagaimana tertuang dalam Al-Qur’an surah Al-Baqarah ayat 183, Allah mewajibkan orang-orang yang beriman untuk berpuasa agar menjadi orang-orang yang bertakwa.

    Salah satu dari 10 keutamaan puasa Ramadhan adalah agar umat muslim bertakwa karena pada bulan ini segala perintah dikerjakan dan segala larangan dijauhi. Orang yang berpuasa semakin giat melalukan ketaatan kepada Allah.

    Saat berpuasa, seorang muslim melatih dirinya untuk semakin dekat dengan Allah. Mereka mengekang hawa nafsu, meninggalkan makan dan minum, padahal jiwa begitu terdorong untuk melakukannya. Hal ini mereka lakukan karena ingin mendekatkan diri kepada Allah dan mendapatkan pahala-Nya. Itulah yang dimaksud takwa.

    1. Puasa Adalah Penghalang dari Siksa Neraka

    Puasa adalah perisai yang dapat melindungi seorang muslim dari siksa api neraka, sebagaimana sabda Rasulullah shallallahu ‘alaihi wasallam. Rasulullah juga bersabda, siapa pun yang berpuasa satu hari di jalan Allah (dalam melakukan ketaatan kepada Allah) maka Allah akan menjauhkannya dari api neraka sejauh perjalanan 70 tahun.

    1. Puasa akan Memberikan Syafaat Bagi yang Menjalankannya

    Pada hari kiamat, puasa dan Al-Qur’an akan memberikan syafaat kepada seorang hamba. Puasa telah menahan seorang hamba dari makan dan nafsu syahwat, sedangkan Al-Quran telah melarangnya dari tidur pada malam hari. Oleh karena itu, keduanya diperkenankan memberikan syafaat kelak dihari akhir.

    1. Orang yang Berpuasa akan Mendapatkan Pengampunan Dosa

    Allah akan mengampuni dosa dari masa lalu untuk siapa pun yang berpuasa di bulan Ramadhan karena iman dan mengharapkan pahala dari Allah. Hal ini sebagaimana sabda Rasulullah yang diriwayatkan oleh Abu Hurairah.

    1. Puasa Adalah Penahan Syahwat

    Puasa dapat menahan nafsu syahwat. Itulah salah satu dari 10 keutamaan puasa Ramadhan berikutnya. Hal tersebut sesuai sabda Rasulullah yang menyuruh para pemuda yang belum mampu menikah untuk berpuasa karena puasa bagaikan obat pengekang syahwat atau nafsu.

    1. Orang yang Berpuasa akan Masuk Surga Melalui Pintu Ar Rayyan

    Di surga, terdapat satu pintu yang disebut Ar-Rayyan, di mana kelak pada hari kiamat, orang-orang yang berpuasa akan masuk melalui pintu tersebut dan selain orang yang berpuasa tidak akan memasukinya. Hal ini telah dijelaskan dalam sebuah sabda Nabi Muhammad dari Sahl bin Sa’ad.

    1. Memiliki Waktu Mustajab Terkabulnya Doa

    Menurut sabda Nabi Muhammad, ada tiga orang yang doanya tidak tertolak, yakni orang yang berpuasa hingga ia berbuka, pemimpin yang adil dan orang-orang yang dizholimi. Ketika berpuasa, kita disunahkan untuk berdoa.

    1. Bau Mulut Orang yang Berpuasa Lebih Harum dari Kasturi

    Apabila seorang muslim sedang berpuasa, janganlah berkata kotor atau berteriak-teriak. Pada hari kiamat nanti, sesungguhnya bau mulut orang yang berpuasa akan lebih harum dari bau kasturi.

    1. Mendapat Pahala yang Tak Terhingga

    Allah Subhanahu wa ta’ala akan memberikan pahala yang tak terhingga kepada orang yang berpuasa. Setiap amal ibadah yang dilakukan pada bulan Ramadhan akan dilipatgandakan pahalanya.

    1. Akan Mendapatkan Dua Kebahagiaan

    Satu dari 10 keutamaan puasa Ramadhan adalah mereka yang menjalankan akan mendapatkan dua kebahagiaan, yakni saat berbuka dan saat puasanya.

    Itulah keutamaan bulan Ramadhan dan 10 keutamaan puasa Ramadhan yang perlu diketahui. Semoga bermanfaat dan kita senantiasa dilimpahi rahmat oleh Allah Subahanahu wa ta’ala.

  • Penting Diketahui Fungsi Sarung Tangan Motor Saat Digunakan

    Penting Diketahui Fungsi Sarung Tangan Motor Saat Digunakan

    Dengan adanya penggunaan sarung tangan motor bagi pengendara sekarang ini ternyata masih ada banyak orang yang tidak mengetahui mengenai apa kegunaan jika menggunakannya. Mungkin kebanyakan dari mereka akan menganggap bahwa hal tersebut hanya digunakan sebagai tujuan modis saja.

    Sarung tangan memiliki begitu banyak jenis tergantung dari penggunaannya, berdasarkan dari istilah diatas tentunya bisa diketahui bahwa hand sleeve tersebut tentunya diperuntukkan bagi pengguna motor karena nantinya akan digunakan di jalanan. Karena itulah tidak heran apabila benda ini sering sekali dijadikan sebagai salah satu aksesoris penting untuk pengendara motor karena mengingat fungsi dari benda tersebut.

    Karena itulah ketahuilah mengenai beberapa fungsi dari sarung tangan tersebut agar bisa membuatmu mengenal betapa pentingnya untuk menggunakannya terutama jika berkendara. Bagi para pemotor yang menempuh jarak jauh pastinya akan lebih cenderung menggunakan sarung tangan motor ini karena sudah menyadari mengenai beberapa fungsinya.

    Fungsi sarung tangan motor untuk Kenyamanan Saat Berkendara

    Mengenai fungsi dari penggunaan sarung tangan tersebut di klasifikasikan menjadi dua jenis yaitu antara fungsi demi mengedepankan kenyamanan saat berkendara dan juga sebagai fungsi demi keselamatan para pengendara. mengenai informasi yang pertama-tama akan kami sampaikan tentu saja adalah bagaimana kegunaan dari benda di atas untuk meningkatkan kenyamanan berkendara.

    Salah satu kegunaannya ialah untuk bisa menjaga kondisi tangan agar terhindar dari paparan terik matahari maupun terkena air hujan. Iklim juga menjadi salah satu faktor yang mampu mempengaruhi kenyamanan para pengendara. Karena tidak bisa dipungkiri bahwa sekarang ini ada banyak pengendara yang merasa tidak nyaman ketika tangan mereka merasa kepanasan atau terkena air hujan apabila sudah berkendara dalam kecepatan tinggi.

    Karena itulah memang sarung tangan motor memiliki peran yang penting untuk bisa menjaga kenyamanan para penggunanya melalui perlindungan tangan menggunakan benda tersebut. Lalu mengenai fungsi kedua yaitu bisa membantu para pengendara untuk menyesuaikan cengkraman tangan mereka saat memegang gas.

    Apabila berkendara dengan menggunakan tangan kosong tentunya hal ini akan mengurangi kekuatan cengkraman tangan dikarenakan adanya beberapa faktor. Salah satunya ialah dikarenakan tangan tersebut terdapat keringat sehingga akan tidak terasa kesat apabila memegang gas. Sehingga hal tersebut bisa di manipulasi dengan menggunakan sarung tangan karena mampu untuk menyesuaikan para pengendara motor dalam memegang dan mencengkram gas pada motor.

    Fungsi untuk Keselamatan Para Pengendara

    Walaupun sarung tangan motor itu lebih cenderung terlihat seperti aksesoris tambahan bagi para pengendara, namun tidak bisa diremehkan mengenai fungsi utama dari penggunaan benda itu. Yakni kamu akan bisa mengetahui bahwa dengan menggunakan sarung tangan tersebut ternyata mampu membuatmu bisa meningkatkan keselamatan saat berkendara.

    Salah satu fungsi untuk bisa menekankan keselamatan para pengendara dengan menggunakan sarung tangan tersebut ialah dengan meningkatkan kemungkinan para pengendara untuk meminimalisir luka pada tangan apabila sewaktu-waktu mengalami kecelakaan. Dikarenakan tangan mereka sudah terbalut oleh sarung tangan tersebut maka setidaknya tangan mereka akan terlindungi dari luka-luka ringan. Jika dibandingkan tidak menggunakan perlindungan maka perbedaan akibatnya akan sangat fatal.

    Lalu mengenai kegunaan lainnya juga bisa diketahui yaitu mampu membantu Kamu untuk terhindar dari goresan-goresan ringan apabila sewaktu-waktu terkena hal yang tidak diinginkan saat berkendara. Yang jelas apabila tangan Kamu sudah terlindungi secara total karena menggunakan benda itu maka ini akan membuat Kamu lebih merasa lega saat berkendara apabila sudah menggunakan sarung tangan motor.

    Namun tidak bisa dipungkiri bahwa setiap jenis dari sarung tangan yang digunakan untuk berkendara itu memang berbeda-beda tergantung dari material yang digunakan dalam pembuatannya. Namun kesalahan banyak orang sekarang ini adalah lebih mengutamakan visualisasi dari sarung tangan tersebut dibandingkan harus memperhatikan material yang memang diperuntukkan untuk safety.

    Maka dari itulah sekarang ini kegunaan dari benda tersebut memang sudah mulai disadari oleh semua para pengguna motor jika sudah membaca informasi di atas. Sehingga tidak akan ada lagi rasa penasaran dan tidak kepengetahuan Kamu mengenai apa saja kegunaan apabila menggunakan aksesoris-aksesoris tambahan bagi para pengendara seperti sarung tangan motor. Yang jelas perhatikan juga jenis dari handsleeve berdasarkan materialnya apabila ingin membelinya.