Kategori: Warta

  • Hobi Main Motor Offroad? Kenakan Perlengkapan Wajib Ini

    Hobi Main Motor Offroad? Kenakan Perlengkapan Wajib Ini

    Bagi sebagian orang, mampu menaklukkan medan yang ekstrem dengan menggunakan motor adalah sebuah kepuasan tersendiri. Aktivitas offroad sudah barang tentu memiliki risiko yang tidak sepele sehingga faktor keamanan dan keselamatan harus benar-benar diperhatikan. Selain kondisi fisik Anda sendiri dan kendaraan yang prima, ada perlengkapan lain yang perlu Anda ketahui.

    Perlengkapan Offroad yang Wajib Digunakan

    Untuk bisa melakukan hobi touring di jalur offroad, tentu Anda harus menggunakan motor trail. Di Indonesia, pilihan motor trail cukup banyak, bahkan tidak sulit untuk mencari motor trail yang harganya ekonomis. Namun, faktor keselamatan bukan semata-mata tergantung pada pemilihan motor. Anda juga perlu meminimalkan risiko cedera dengan mengenakan 5 perlengkapan wajib berikut ini.

    • Helm

    Helm adalah perlengkapan standar yang wajib dikenakan oleh pengendara sepeda motor. Jangankan berkendara di medan ekstrem, memacu sepeda motor di jalanan yang mulus saja Anda tetap wajib mengenakan pelindung kepala ini. Fungsi utama helm adalah untuk menghindarkan kepala Anda dari benturan keras secara langsung yang membahayakan.

    Namun, helm offroad memiliki bentuk yang lebih khusus, yaitu bagian pelindung rahangnya lebih panjang. Desain ini dibuat bukan tanpa tujuan. Selain melindungi gigi dan rahan, bagian pelindung rahang yang panjang juga akan memberikan sirkulasi udara yang lebih baik ketika Anda sedang mengendarai motor di medan yang berat.

    Perbedaan lain adalah pada helm offroad tidak terdapat visor karena berisiko akan berembun akibat embusan napas pengendara. Perlu dipahami bahwa ketika mengendarai motor offroad, fisik Anda akan bekerja lebih keras sehingga dibutuhkan oksigen lebih banyak. Inilah yang dapat meningkatkan risiko visor berembun dan menghalangi pandangan.

    Untuk melindungi offroader dari cipratan lumpur, tanah, atau benda berbahaya akibat pengendara lain yang melaju di depannya, helm offroad juga dirancang khusus, yaitu memiliki pet yang lebih panjang.

    • Kacamata Goggle

    Selain helm, mata juga perlu mendapat perlindungan dari kemungkinan terkena benda asing ketika menjelajah jalur ekstrem. Di samping itu, kacamata goggle menjadi pengganti visor helm yang tidak terdapat pada helm offroad. Pengendara bisa bernapas dengan bebas tanpa khawatir pandangan terhalang embun, mata pun terlindungi.

    • Jersey dan Sarung Tangan

    Aktivitas fisik yang berat tentu akan membuat tubuh Anda menghasilkan banyak keringat. Agar aktivitas offroad bisa tetap berjalan dengan nyaman, kenakan jersey yang bahannya bisa menyerap keringat dengan baik. Pilih juga bahan yang tidak terlalu tebal. Jersey yang ringan akan membuat Anda lebih lincah dalam mengontrol kendaraan untuk melalui medan yang tak terduga.

    Jalanan yang sulit juga membutuhkan keterampilan dan kekuatan tangan dalam mengendalikan motor trail Anda. Untuk itu, keberadaan sarung tangan juga sangat penting. Pilihlah sarung tangan dari kain yang lembut sehingga tangan Anda bisa bergerak dengan maksimal.

    • Chest, Inner Knee, dan Elbow Protector

    Medan yang tidak stabil dan penuh kejutan membuat seluruh bagian tubuh offroader wajib dilindungi dari risiko cedera. Untuk melindungi dada dari risiko terbentur setang, terlempar benda, atau benturan keras, Anda wajib mengenakan chest protector.

    Selain bagian dada, siku dan lutut juga merupakan bagian tubuh yang rentan cedera sehingga perlu dilindungi dengan inner knee dan elbow protector. Dengan begitu, Anda tidak akan mengalami benturan terlalu keras ketika terjatuh. Perlu diingat, Anda sebaiknya memilah ketiga pelindung ini dengan ukuran yang pas sehingga tidak akan mudah bergeser.

    Memiliki hobi memang menyenangkan, tetapi jangan sampai hobi tersebut membahayakan diri Anda. Jadi, jangan abaikan kelima perlengkapan wajib di atas agar hobi tersalurkan, keselamatan pun tetap diupayakan.

  • Jangan Panik, Lakukan Ini Ketika Motor Tiba-Tiba Mogok

    Jangan Panik, Lakukan Ini Ketika Motor Tiba-Tiba Mogok

    Selain mengalami kecelakaan, motor yang tiba-tiba mogok di tengah jalan adalah kejadian yang paling tidak diharapkan ketika oleh para pengguna kendaraan beroda dua ini. Kejadian ini akan lebih mengesalkan jika saat itu, Anda sedang dalam perjalanan ke kantor, ada rapat, atau hendak menghadiri acara penting. Supaya tidak panik, cari tahu apa yang perlu Anda lakukan ketika motor mendadak mati mesin.

    5 Bagian yang Perlu Diperiksa Ketika Motor Tiba-Tiba Mogok

    Salah satu alasan utama orang lebih memilih sepeda motor daripada mobil adalah karena relatif aman dari risiko kemacetan sehingga bisa sampai di tujuan dengan lebih cepat. Namun, apa jadinya kalau di saat Anda sedang terburu-buru, motor yang dikendarai justru berhenti tiba-tiba di tengah jalan?

    Tak perlu bingung atau panik, Anda sebaiknya segera mengecek 5 bagian berikut ini untuk mengetahui penyebab motor Anda tiba-tiba mati dan bisa segera mencari solusinya.

    • Bahan Bakar

    Langkah yang satu ini sepertinya sudah menjadi refleks bagi siapa pun yang mengalami motor mogok. Ketika motor tidak mau lagi bergerak, otomatis pengendara pasti akan mengecek tangki bahan bakar lebih dahulu untuk memastikan kondisi bahan bakar.

    Bukan cuma kehabisan bahan bakar, klep yang tersumbat oleh timbal juga bisa menyebabkan motor ngambek. Hal ini disebabkan bensin yang digunakan memiliki nilai oktan rendah. Solusinya sudah sangat jelas, yaitu pilihlah bensin dengan nilai oktan di atas 92. Selain menjaga ruang bakar bersih, tarikan motor pun akan terasa lebih mulus.

    • Busi

    Kondisi busi yang kotor juga menjadi salah satu penyebab motor mogok yang paling sering. Normalnya,  sejak dipasang, busi bisa digunakan hingga motor mencapai jarak tempuh sejauh 6.000 kilometer. Akan tetapi, umur busi juga dipengaruhi oleh beberapa faktor, seperti kebersihan dan cara pemasangan.

    Busi yang kotor bisa menyebabkan korsleting sehingga mesin motor mendadak mati. Sementara itu, pemasangan yang terlalu longgar membuat busi lebih cepat rusak, meskipun motor baru sebentar dipakai. Jadi, rutinlah memeriksa kondisi kebersihan dan ketepatan pemasangan busi motor Anda.

    • Filter Udara

    Pernahkah Anda mengalami mesin motor bisa dinyalakan, tetapi tidak mau berjalan? Jika ini terjadi, kemungkinan besar hal tersebut terjadi akibat filter udara yang kotor. Filter yang tersumbat kotoran tentu akan mengurangi udara yang masuk, padahal udara juga dibutuhkan pada proses pengapian/pembakaran agar kendaran bisa berjalan. Jalan keluarnya adalah tentu dengan membersihkan filter tersebut.

    • Aki

    Penurunan daya aki juga bisa menjadi penyebab motor mogok. Untuk memastikan apakah memang terjadi gangguan pada aki atau tidak, lakukan pengecekan. Caranya sangat mudah, Anda bisa melihatnya di speedometer atau dengan cara menyalakan lampu sein. Lampu yang mati menunjukkan bahwa aki motor Anda mulai drop.

    Jika memungkinkan, letakkan volt meter di jok untuk mendapatkan hasil yang lebih pasti. Apabila aki sudah mengalami penurunan daya, angka pada voltmeter akan menunjukkan nilai di bawah 12.4 volt. Untuk mengatasinya adalah menggantinya dengan aki baru. Namun, untuk kondisi darurat, lakukan tips jumper. Yaitu menghubungkan kutub yang sama ke aki motor lain dengan dua buah kabel jumper.

    • Suhu Mesin

    Penyebab lain motor berhenti tiba-tiba yang sering tidak disadari adalah mesin yang terlalu panas. Ketika mesin mengalami overheat (suhu motor melebihi batas normal) Anda harus sabar hingga suhu mesin kembali normal, jangan memaksa untuk kembali menjalankan motor. Untuk membantu mempercepat proses pendinginan, Anda juga menambahkan radiator coolant.

    Mengetahui penyebab masalah yang sebenarnya adalah cara terbaik untuk mencari solusi, begitu juga dengan kondisi motor yang tiba-tiba mogok di tengah jalan. Dengan melakukan pemeriksaan kelima komponen di atas, Anda bisa segera mengatasi masalah dengan tepat.

  • Tips Aman Mengendarai Sepeda Motor di Musim Hujan

    Tips Aman Mengendarai Sepeda Motor di Musim Hujan

    Bulan-bulan ini, negara kita memasuki musim hujan. Cuaca yang tak menentu dan jalanan yang licin tentu harus diwaspadai oleh para pengendara sepeda motor. Bukan hanya motor tiba-tiba mogok, tetapi yang lebih berbahaya adalah risiko terjadinya kecelakaan karena berbagai sebab. Jika Anda sering beraktivitas menggunakan sepeda motor, tips berikut ini wajib diperhatikan agar bisa berkendara dengan aman.

    Tips Aman Bersepeda Motor di Musim Hujan

    Sebagai negara tropis, Indonesia memiliki curah hujan yang cukup tinggi. Bahkan, terkadang hujan pun disertai angin kencang. Meski cukup berisiko, bagi sebagian orang, berkendara saat hujan terpaksa harus tetap dilakukan, misalnya karena harus pergi bekerja. Yang bisa Anda lakukan adalah mengantisipasinya dengan melakukan persiapan serta mengetahui hal-hal yang sebaiknya dilakukan dan yang harus dihindari.

    • Mengenakan Jas Hujan yang Tepat

    Selalu membawa jas hujan adalah hal wajib bagi para pengendara motor di musim hujan. Namun, seperti diketahui, jas hujan banyak macamnya, misalnya model ponco, overcoat, tandem, dan training. Di antara berbagai model tersebut, manakah yang paling tepat dan aman untuk dipakai oleh para pengendara motor?

    Selain tidak terlalu efektif menangkal air, apalagi jika hujannya deras, Anda tidak disarankan memakai jas hujan jenis ponco atau tandem karena akan menyulitkan Anda dalam mengendarai motor. Sebaiknya Anda memilih jas hujan model training (single). Jas hujan ini terdiri dari atasan dan celana sehingga Anda bisa membawa kendaraan seperti biasa. Jika hendak berboncengan, bawalah dua buah jas hujan training ini.

    • Menyalakan Lampu Motor

    Memang saat ini, setiap pengendara motor diwajibkan untuk menyalakan lampu pada siang hari. Apalagi pada saat turun hujan lebat karena cuaca pasti akan lebih gelap dibandingkan biasa. Menyalakan lampu kendaraan sangat penting untuk keselamatan karena dengan begitu, pengendara lain akan bisa mengetahui keberadaan Anda. Hal ini penting untuk menghindari risiko terjadinya kecelakaan.

    • Melakukan Pengereman dengan Aman

    Jalan yang basah tentu akan menjadi licin dan ini sangat membahayakan pengendara motor. Karena itu, Anda sangat tidak disarankan untuk melakukan pengereman mendadak karena ban motor bisa selip.

    Lakukan pengereman dengan cara melepas tuas gas pada jarak aman, lalu tekan rem sedikit demi sedikit sampai sepeda motor melambat perlahan. Untuk menghindari pengereman mendadak, Anda hendaknya menjaga jarak aman dengan kendaraan lain. Selain itu, anda juga bisa menggunakan bantuan engine brake.

    • Berhentilah ketika Cuaca Memburuk

    Anda harus bisa memperkirakan kapan hujan cukup aman untuk berkendara dan kapan cuaca sudah tidak memungkinkan lagi untuk melaju di jalanan. Jika di tengah jalan hujan bertambah lebat dan menyebabkan jarak pandang berkurang, segeralah menepi ke tempat yang aman. Jarak pandang yang terbatas sangat berbahaya karena bisa meningkatkan risiko kecelakaan.

    • Waspadai Genangan Air

    Jika Anda melewati rute yang sama setiap hari, mungkin Anda sudah hafal kondisi jalanan yang dilewati. Meski demikian, Anda tetap harus waspada ketika hujan turun dengan lebat dan terjadi genangan yang membuat lubang-lubang di jalan menjadi tidak terlihat.

    Apalagi jika kebetulan Anda belum pernah melewati jalan tersebut. Kewaspadaan sangat penting untuk menghindari motor terperosok lubang dan terguling karena hal ini sangat berbahaya.

    Tips aman di atas bukan hal yang sulit untuk dilakukan, namun sangat penting bagi keselamatan Anda. Jadi, jangan sepelekan kelima hal tersebut pada saat Anda menembus hujan menggunakan sepeda motor. Mencegah selalu lebih baik daripada menyesal karena mengabaikan faktor keselamatan berkendara.

  • Cara Merawat Motor Matic supaya Berumur Panjang

    Cara Merawat Motor Matic supaya Berumur Panjang

    Ketika baru diluncurkan, motor matic lebih banyak digunakan oleh kaum perempuan. Hal ini tak lepas dari kemudahan dalam mengendarainya. Cukup dengan memutar gas, sepeda motor sudah bisa melaju, tanpa harus repot menginjak atau menekan kopling untuk memindahkan transmisi. Sekarang, makin banyak orang yang memilih motor matic, termasuk kaum pria.

    Meski mudah dikendarai dan relatif mudah juga dalam perawatannya, Anda juga perlu memperhatikan perawatan motor matic agar tidak cepat rusak. Nah, berikut beberapa hal yang perlu Anda lakukan agar kendaraan bisa digunakan dalam jangka waktu lama.

    Tips Merawat Motor Matic agar Awet

    Motor matic memiliki banyak keunggulan dibandingkan motor manual. Selain mudah dan nyaman dikendarai, motor matic juga gesit dan lincah, desainnya menarik, memiliki bagasi berkapasitas besar, kapasitas mesin bervariasi, dan suku cadangnya pun mudah dicari. Semua kelebihan itulah yang membuat motor ini laris di pasaran.

    Anda tentu tidak ingin motor matic cepat rusak. Oleh karena itu, motor ini juga harus dirawat dengan cara yang benar. Bagaimana caranya? Lakukan tips-tips mudah berikut ini, niscaya motor matic Anda akan tahan lama.

    • Memanaskan Mesin dengan Rutin

    Tips pertama yang sangat mudah dilakukan, tetapi sering dilupakan adalah memanas mesin motor secara rutin. Panaskan motor selama waktu 5–10 menit setiap pagi. Dengan begitu, oli siap melumasi mesin sehingga performa mesin motor akan terjaga. Agar baterai tidak boros, gunakan kick starter (bukan starter elektrik) ketika memanaskan motor.

    • Mengganti Oli secara Teratur

    Penggantian oli dilakukan setiap 1.000 km, sedangkan oli gardan sebaiknya diganti jika jarak tempuh motor sudah mencapai 5.000 km. Selain berpatokan pada angka kilometer, penggantian oli juga bisa dijadwalkan rutin, misalnya 2 atau 3 bulan sekali. Ini penting untuk mengantisipasi jika Anda lupa untuk melakukannya.

    Oli yang harus diganti bukan oli mesin saja, tetapi juga oli shockbreaker. Gantilah oli shockbreaker setiap motor sudah mencapai 10.000 km. Dengan mengganti oli secara rutin, shockbreaker akan berfungsi dengan baik.

    • Menjaga Bahan Bakar Tetap Terisi

    Kehabisan bahan bakar adalah hal yang sering dialmi pengendara motor, termasuk motor matic. Meskipun kelihatan sepele, hal ini bisa menyebabkan mesin motor cepat rusak. Jadi, rajinlah memeriksa indikator speedometer dan biasakan untuk mengisi tangki  bahan bakar secara penuh.

    Jangan lupa untuk menggunakan bahan bakar berkualitas. Jangan membeli bensin di sembarang tempat karena bisa saja bensin yang dijual merupakan bensin campuran. Bensin yang tidak berkualitas hanya akan membuat mesin motor cepat rusak.

    • Memeriksa Kondisi Vanbelt dan Roller

    Vanbelt yang putus menyebabkan motor berhenti dan tidak bisa dijalankan lagi. Untuk mencegah hal ini terjadi, sesekali periksalah kondisi vanbelt yang berbahan karet ini. Jika tampak sudah tidak bagus lagi, segera ganti dengan yang baru.

    • Merawat Aki

    Aki yang mati akan memaksa Anda menggunakan kick starter yang menguras tenaga. Sayangnya, kondisi ini cukup sering terjadi pada motor matic karena memang cukup sulit untuk mengetahui kondisi aki pada kendaraan jenis ini. Akibatnya, motor kehilangan power dan lampu pun meredup. Untuk itu, lakukan perawatan dengan mengganti aki setiap 7 atau 8 bulan sekali.

    • Melakukan Servis Rutin

    Membawa motor matic ke bengkel untuk melakukan servis berkala, misalnya 3 bulan sekali, sangat penting. Dengan cara ini, performa motor tetap dapat diandalkan. Ketika diservis, lakukan penggantian oli, pembersihan karburator, dan setting motor. Sebaiknya, lakukan servis di bengkel resmi. Jadi, jika diperlukan penggantian, spare part yang digunakan dijamin asli.

    • Menjaga Kestabilan Gas

    Apakah Anda termasuk orang yang suka mengubah kecepatan motor secara tiba-tiba? Jika iya, segera hilangkan kebiasaan tersebut karena bisa memperpendek usia mesin motor. Mesin akan rusak, begitu juga dengan vanbelt.

    Itulah 7 tips merawat, tetapi penting untuk merawat motor matic Anda. Dengan memperhatikan hal-hal di atas niscaya motor Anda tetap aman dan nyaman dikendarai, meskipun sudah berumur cukup lama.

  • Mengenal Spesifikasi Mobil Listrik Nissan Leaf

    Mengenal Spesifikasi Mobil Listrik Nissan Leaf

    Nissan yang merupakan produsen kendaraan ternama dunia turut mengeluarkan mobil listrik. Mobil listrik Nissan Leaf yang belum lama diluncurkannya merupakan generasi kedua dari generasi pertama yang sempat diperkenalkan. Model Nissan Leaf ini dipasarkan pertama kali di Jepang pada Oktober 2017 silam. Setahun kemudian, pemasarannya merambah mulai Amerika Serikat, Kanada, hingga Eropa.

    Apabila regulasi mobil listrik di Indonesia sudah makin mulus, tidak menutup kemungkinan jika kendaraan yang satu ini juga akan melaju di jalanan aspal negara ini. New Nissan Leaf merupakan mobil listrik yang mengusung berbagai macam spesifikasi menarik. Apa sajakah itu? Berikut ulasan selengkapnya mengenai spesifikasi mobil listrik Nissan Leaf

    Spesifikasi Mobil Listrik Nissan Leaf

    Mobil Listrik Nissan Leaf mengusung sejumlah fitur menarik yang tidak kalah dengan mobil listrik dari perusahaan lain. Berikut ini ulasan lebih lanjut untuk spesifikasi serta keunggulan mobil listrik dari Nissan.

    Motor Listrik Tangguh

    Mobil listrik Nissan seri New Leaf ini bergerak dengan sokongan motor listrik EM57. Motor listrik tersebut mengusung E-Powertrain dengan kemampuan mengeluarkan daya hingga 110 KW serta torsi 320Nm. Untuk baterainya, mobil ini mengusung jenis Li-Ion berkapasitas 40 kWh.

    Dengan spesifikasi tersebut, jarak tempuh yang bisa diakomodasikan kendaran ini mencapai 400 kilometer untuk sekali pengisian penuh. Sedangkan lama waktu dalam sekali pengisian daya adalah 16 jam. Namun, apabila menggunakan fitur quick charging, pengguna hanya memerlukan waktu 40 menit untuk mengisi baterai sebanyak 80 persen.

    Eksterior dan Interior Mewah

    New Nissan Leaf yang merupakan generasi baru dari mobil listrik yang mengusung desain eksterior yang ramping. Kesan tajam dan dinamis juga makin membuat mobil listrik satu ini sangat menawan. Desan khas lampu seperti boomerang serta V-motion di bagian depan tetap disematkan pada mobil ini.

    Terdapat ornamen biru di kisi-kisi grille depan serta belakang yang seolah menunjukkan identitas sebagai sebuah mobil listrik. Di area kabin, terdapat panel depan bergaya gliding wing yang menggabungkan ruang secara efisien. Ada pula aksen biru di area kursi, setir, dan dasbor yang membuat tampilan mobil ini makin mewah.

    Selain itu, dengan penataan interior yang memukau, Nissan seri terbaru ini juga menghadirkan suasana ruangan dalam kabin yang tenang dan menyejukkan mata. Bagi yang melakukan perjalanan jauh pun, mobil ini terasa lebih nyaman dan membuat relaks karena penataan yang menarik.

    Terdapat head unit dengan layar berukuran 7 inchi. Fitur tambahan lainnya seperti pengukur daya, safety shield, serta sistem audio, dan navigasi juga tersedia. Sebagai pelengkap hiburan, pengguna juga bisa mendapati fitur Apple CarPlay.

    Teknologi ProPilot

    Teknologi swakendali atau autopilot memang sudah lama dikenalkan oleh banyak perusahaan otomotif. Nissan pun mengeluarkan seri kendaraan yang menawarkan fitur swakendali dengan sentuan ProPilot. Fitur tersebut dapat bekerja secara optimal pada jalur yang bebas dari hambatan.

    ProPilot Park merupakan fitur lain yang memudahkan pengemudi mengendalikan laju kendaraan, akselerasi, perubahan shift, rem parkir, serta secara mudah dan otomatis membimbing mobil menuju area parkir.

    Adanya fitur ini juga memungkinkan pengguna untuk memarkir kendaraan secara tepat di area parkir paralel. Tersedia pula fitur e-Pedal yang akan memudahkan aktivitas pengemudi, mulai dari mempercepat, memperlambat, hingga menghentikan laju hanya dengan menaik dan turunkan kaki di pedal saja. Desain tersebut tentu sangat futuristik dan memudahkan siapa pun dalam berkendara.

    Bagi pecinta mobil keluaran Jepang, tentu saja adanya mobil listrik Nissan Leaf ini menjadi angin segar tersendiri. Anda bisa mengincarnya sebagai salah satu pilihan kendaraan masa depan yang menarik untuk dimiliki.

  • 4 Daftar Mobil Listrik Indonesia yang dapat Dijadikan Pilihan

    4 Daftar Mobil Listrik Indonesia yang dapat Dijadikan Pilihan

    Meskipun tahun 2020 terasa berat untuk dilalui, perusahaan otomotif masih terus mengembangkan teknologinya, salah satunya mobil listrik. Pada tahun yang sama, pabrikan mobil berlomba-lomba merilis dan memperkenalkan mobil listrik di negara-negara di dunia, tak terkecuali di Indonesia. Berbagai merek mobil listrik Indonesia dirilis dan mulai dipasarkan dengan bermacam-macam pilihan harga dan keunggulan.

    Pada awal mula penciptaannya, mobil listrik ini masih bersifat hybrid. Artinya, mesin mobil masih dikombinasikan dengan mesin konvensional atau semi listrik. Meskipun begitu, teknologinya telah menyamai kendaraan yang full listrik. Di Indonesia sendiri, keduanya sama-sama tersedia dan telah dipasarkan. Digadang-gadang sebagai kendaraan ramah lingkungan, berikut pilihan mobil listrik yang ada di Indonesia.

    Pilihan Mobil Listrik Indonesia

    Penggunaan mobil listrik di Indonesia saat ini telah didukung oleh pemerintah. Berkat hal tersebut, berbagai merek masuk ke pasaran Indonesia. Berikut 4 pilihan mobil listrik yang dapat Anda jadikan referensi sebelum membelinya.

    Toyota Prius PHEV

    Sebagai salah perusahaan mobil yang banyak digunakan oleh masyarakat negara kita, Toyota, juga ikut meramaikan pasar mobil listrik Indonesia. Perusahaan tersebut merilis Toyota Prius PHEV. Kendaraan canggih ini diluncurkan pada bulan Maret 2020 secara tertutup karena kondisi pandemi virus Corona. Meskipun telah dirilis secara resmi, ternyata mobil ini belum dapat dibeli oleh konsumen.

    Peluncurannya tersebut masih bersifat perkenalan dan untuk sementara hanya digunakan sebagai sarana transportasi online. Meskipun begitu, jika beruntung, Anda akan dapat merasakan pengalaman sebagai penumpang mobil ini pada saat menggunakan jasa transportasi online.

    DFSK Glory E3

    Glory E3 merupakan salah satu mobil listrik yang dibawa dan diperkenalkan oleh PT. Sokonindo Automobile (DFSK Motors) dari negara Cina. Meskipun berasal dari negeri Tirai Bambu, mobil ini memiliki teknologi yang mutakhir. Kendaraan canggih ini diklaim memiliki penggunaan daya baterai yang paling hemat. Untuk sekali pengisian daya, mobil ini mampu menempuh jarak perjalanan sejauh 405 km.

    Kapasitas baterai yang disematkan pada mobil listrik ini adalah sebesar 52,56 kWh. Karena kapasistasnya yang cukup besar inilah, Glory E3 mampu menempuh jarak yang jauh untuk sekali isi. Armada ini juga ikut meramaikan pasar mobil listrik Indonesia sejak tahun 2019 sebagai perkenalan awal.

    Nissan Kicks e-Power

    Seri Kicks e-Power merupakan mobil listrik terbaru dari Nissan yang telah diperkenalkan di Indonesia. Untuk urusan harga, mobil listrik dari Nissam ini termasuk yang murah di pasaran mobil bermerek, yaitu sekitar Rp449 juta.

    Seri ini sebenarnya merupakan tipe hybrid. Mesin konvensional yang digerakkan bahan bakar tidak secara langsung digunakan untuk menggerakkan mobil, melainkan untuk pengisian daya baterai secara internal. Artinya, ketika daya baterai habis saat digunakan untuk berkendara maka mesin konvensional akan memproses bahan bakar dan berfungsi sebagai genset berjalan.

    Jadi, secara kinerja, Nissan Kicks e-Power hanya dapat berjalan ketika mesin listriknya juga berfungsi. Keberadaan mesin konvensional ini akan mempermudah pengendaranya untuk melakukan pengisian ulang daya baterai tanpa harus mencari stasiun pengisian.

    Tesla S P100D

    Sebagai produsen mobil listrik, Tesla memberikan berbagai pilihan kepada konsumen. Salah satu serinya adalah Tesla S P100D yang memiliki bodi model sedan. Daya baterainya terbilang paling besar, yaitu mencapai 100 kWh sehingga mampu menggerakkan 2 motor listrik. Untuk sekali pengisian daya baterai hingga penuh, mobil ini dapat digunakan untuk berkendara sejauh 506 km.

    Pengisian daya standarnya memerlukan waktu selama kurang lebih 9,5 jam hingga baterai penuh. Sedangkan untuk versi fast charging-nya, pengisian daya dapat dilakukan kurang dari 2 jam. Kendaraan mewah yang ikut meramaikan pasaran mobil listrik Indonesia ini dibanderol dengan kisaran harga sebesar Rp4,4 miliar.

  • Sebelum Membeli, Simak 4 Daftar Harga Mobil Listrik Ini

    Sebelum Membeli, Simak 4 Daftar Harga Mobil Listrik Ini

    Makin berkembangnya teknologi di bidang otomotif membuat para pabrikan mobil mampu menciptakan kendaraan yang makin canggih. Salah satunya adalah dengan lahirnya mobil listrik yang diklaim sebagai kendaraan masa depan. Penggunaan listrik inilah yang membuatnya istimewa dibandingkan pada mobil umumnya yang menggunakan bahan bakar minyak (BBM).

    Karena tidak menggunakan  BBM,  mobil listrik menjadi kendaraan ramah lingkungan karena tidak mengeluarkan gas buangan yang menyumbang terjadinya polusi udara. Tidak hanya ramah lingkungan, mobil listrik juga mudah dalam hal perawatannya. Namun, teknologinya yang canggih membuat harga mobil listrik lebih mahal dibandingkan mobil konvensional.

    Harga Mobil Listrik di Indonesia

    Mobil masa depan dengan segala kecanggihannya akan memberikan pengalaman berkendara yang berbeda kepada Anda. Sebelum memastikan untuk membelinya, berikut 4 daftar harga mobil listrik di Indonesia yang dapat menjadi referensi bagi Anda.

    Tesla

    Tesla merupakan salah satu perusahaan dan merek mobil listrik yang pernah memuncaki peringkat penjualan mobil listrik. Namun sayangnya, harga rata-rata yang dipatoknya cukup tinggi untuk semua seri. Misalnya saja Tesla Model 3. Harga mobil listrik ini dibanderol mulai harga Rp1 miliaran hingga lebih dari Rp2 miliar.

    Biaya yang akan Anda keluarkan ini tergantung dari besar kecilnya kapasitas baterai. Makin besar kapasitas yang dipilih maka harga yang harus dibayarkan juga makin mahal. Meskipun begitu, mobil ini masih memiliki banyak peminat mengingat biaya perawatannya jauh lebih mudah dan juga para penggunanya tidak perlu lagi mengeluarkan dana besar untuk BBM.

    Hyundai Ioniq

    Hyundai merupakan salah satu pabrikan mobil dari Negeri Ginseng, Korea Selatan. Tidak mau kalah dengan perusahaan otomotif lainnya, Hyundai juga merilis mobil listrik dan telah mulai menjualnya di pasar Indonesia. Untuk dapat memiliki mobil ini, Anda harus mengeluarkan biaya sekitar Rp569 jutaan.

    Harga mobil listrik ini memang dibanderol lebih murah daripada Tesla. Meskipun begitu, banyak fasilitas yang dapat dinikmati layaknya mobil listrik pada umumnya. Sebagai city car, Hyundai Ioniq memiliki kapasitas 5 orang. Tentu bukanlah mobil yang terlalu kecil, bukan? Selain itu, dalam sekali pengisian daya baterainya, Anda dapat mengendarainya sejauh 373 km.

    Lexus UX300e

    Toyota yang merupakan salah satu merek mobil dengan penjualan tertinggi di Indonesia juga telah resmi merilih mobil listriknya. Perilisannya sendiri yang pada bulan November 2020, yaitu Lexus UX300e yang tergolong dalam kendaraan premium. Sebagai tunggangan kelas atas, harga yang dibanderol tergolong tinggi. Series ini dibanderol dengan kisaran harga sekitar Rp. 1,245 miliar.

    Harga yang tinggi tersebut pastinya tidak akan mengecewakan Anda. Sekali pengisian baterainya, mobil ini dapat digunakan untuk berkendara sejauh 300 km. Selain itu, untuk pengisian daya dengan sistem fast charging hanya membutuhkan waktu 50 menit hingga penuh di Stasiun Pengisian Kendaraan Listrik Umum (SPKLU).

    BMW i3s

    Siapa yang tidak kenal mobil mewah BMW ini? Anda tentu saja tidak akan kaget dengan harga kendaraan merek ini untuk semua seri. Tidak terkecuali dengan harga mobil listrik yang diproduksi perusahaan ini. Dibandingkan kendaraan lain yang sejenis, BMW i3s ini memiliki ukuran yang terbilang cukup kecil. Untuk memboyong mobil kecil mewah ini, biaya yang harus Anda keluarkan yaitu berkisar sebesar Rp1,34 miliar.

    Kemewahan dan prestise BMW tentu tidak perlu lagi dipertanyakan ketika Anda mengeluarkan uang sebanyak itu. Tidak hanya itu, kenyamanan saat berkendara juga terjamin. Apalagi dengan adanya teknologi brake assist yang membantu mengontrol pengereman saat keadaan sedang dalam situasi darurat