Kategori: Mobil Listrik

Berita Mobil Listrik Terbaru | Info Harga Mobil Listrik Tesla, Mobil Listrik Murah Serta Updated Mobil Listrik Buatan Indonesia

  • Ternyata Ini Dampak Negatif Mobil Listrik yang Perlu Diperhatikan!

    Ternyata Ini Dampak Negatif Mobil Listrik yang Perlu Diperhatikan!

    Salam hangat untuk kawan Oto yang setia mengikuti perkembangan dunia otomotif! Mobil listrik telah menjadi perbincangan hangat dalam beberapa tahun terakhir. Dikenal sebagai solusi ramah lingkungan untuk mengatasi masalah emisi gas buang, mobil listrik menjadi alternatif menarik bagi banyak orang. Namun, seperti halnya teknologi baru lainnya, mobil listrik juga tidak lepas dari dampak negatif yang perlu kita perhatikan. Dalam artikel ini, mari kita telusuri dampak negatif mobil listrik secara lengkap.

    1. Keterbatasan Jarak Tempuh Salah satu dampak negatif terbesar dari mobil listrik saat ini adalah keterbatasan jarak tempuhnya. Baterai mobil listrik belum sepenuhnya mampu menandingi jarak tempuh yang bisa ditempuh oleh kendaraan bermesin konvensional dengan satu kali pengisian bahan bakar. Meskipun ada peningkatan dalam teknologi baterai, jarak tempuh mobil listrik masih menjadi perhatian bagi mereka yang sering melakukan perjalanan jauh.
    2. Infrastruktur Pengisian yang Terbatas Masalah lain yang terkait dengan jarak tempuh adalah infrastruktur pengisian yang terbatas. Meskipun pengisian baterai dapat dilakukan di rumah menggunakan stasiun pengisian, banyak daerah yang belum memiliki infrastruktur pengisian yang memadai. Ini bisa menjadi masalah serius bagi pemilik mobil listrik yang ingin melakukan perjalanan jauh atau tinggal di area dengan akses terbatas ke stasiun pengisian.
    3. Waktu Pengisian yang Lama Proses pengisian baterai mobil listrik memakan waktu yang lebih lama dibandingkan mengisi bahan bakar kendaraan konvensional. Hal ini menyebabkan adanya antrian di stasiun pengisian, terutama di area dengan banyak pemilik mobil listrik. Waktu pengisian yang lama juga dapat menjadi hambatan bagi mobilitas cepat dalam situasi darurat.
    4. Dampak Lingkungan Produksi Baterai Meskipun mobil listrik mengurangi emisi gas buang saat digunakan, dampak lingkungan dari produksi baterai tidak boleh diabaikan. Produksi baterai melibatkan ekstraksi sumber daya alam, seperti litium, kobalt, dan nikel, yang bisa menyebabkan kerusakan lingkungan jika tidak dikelola dengan baik. Selain itu, proses manufaktur baterai juga memerlukan energi yang besar, yang pada beberapa kasus masih didukung oleh sumber energi non-terbarukan.
    5. Biaya Tinggi Mobil listrik cenderung memiliki harga yang lebih tinggi dibandingkan mobil bermesin konvensional. Biaya produksi baterai yang mahal menjadi salah satu faktor utama penyebab hal ini. Meskipun biaya operasional mobil listrik lebih murah dalam jangka panjang, namun investasi awal yang tinggi mungkin menjadi kendala bagi sebagian orang.
    6. Daur Ulang dan Pengelolaan Limbah Baterai Daur ulang dan pengelolaan limbah baterai menjadi tantangan ekologis yang perlu diatasi dengan segera. Baterai yang sudah tidak digunakan lagi dapat menyebabkan masalah lingkungan jika tidak didaur ulang dengan benar. Selain itu, proses daur ulang baterai juga memerlukan teknologi dan infrastruktur yang mahal.
    7. Penggunaan Energi Listrik yang Meningkat Dengan adopsi yang lebih luas dari mobil listrik, permintaan akan energi listrik juga akan meningkat. Ini menimbulkan tantangan bagi sistem kelistrikan untuk memenuhi kebutuhan yang semakin besar. Sumber energi yang digunakan untuk memproduksi listrik juga dapat memiliki dampak lingkungan sendiri, tergantung pada campuran energi dari masing-masing negara atau wilayah.
    8. Ketergantungan pada Baterai dan Teknologi Seiring dengan adopsi mobil listrik yang semakin tinggi, ketergantungan kita pada teknologi dan baterai juga akan meningkat. Jika terjadi krisis pasokan bahan baku atau masalah produksi, hal ini dapat mempengaruhi industri otomotif dan mobilitas secara keseluruhan.

    Meskipun mobil listrik menawarkan banyak manfaat untuk lingkungan dan dapat menjadi bagian dari masa depan transportasi yang berkelanjutan, kita tidak boleh mengabaikan dampak negatifnya. Penting bagi kita untuk terus mengembangkan teknologi ini dengan memperhatikan dan mengatasi dampak negatif yang ada. Semoga artikel ini memberikan wawasan yang lebih jelas mengenai dampak negatif dari mobil listrik, sehingga kita dapat membuat keputusan yang bijaksana dalam memilih kendaraan masa depan kita. Tetaplah menjadi kawan Oto yang cerdas dan peduli terhadap lingkungan!

  • Hyundai Ioniq 6: Mobil Listrik Futuristik dengan Performa Unggul

    Hyundai Ioniq 6: Mobil Listrik Futuristik dengan Performa Unggul

    Otoman, siapa yang tak tertarik dengan mobil listrik? Hyundai Ioniq 6 adalah jawabannya! Mobil listrik yang futuristik ini menawarkan desain yang memukau dan performa yang tak kalah dengan mobil konvensional. Apa saja keistimewaan Hyundai Ioniq 6 ini? Simak ulasannya berikut ini!

    Desain Masa Depan yang Mengagumkan

    Tampilan Hyundai Ioniq 6 begitu mencuri perhatian. Dengan gaya desain masa depan yang modern, mobil ini mengusung konsep coupe lima pintu dengan garis-garis aerodinamis yang memukau. Grille depan yang khas Hyundai memberikan sentuhan elegan sementara lampu LED canggih memberikan penerangan optimal. Ioniq 6 juga didukung dengan pelek alloy sport yang menambah kesan sporty dan mewah.

    Kinerja Berkelas

    Beralih ke performa, Hyundai Ioniq 6 menggunakan sistem penggerak roda belakang (RWD) yang memberikan sensasi mengemudi yang luar biasa. Ditenagai oleh motor listrik yang bertenaga tinggi, mobil ini mampu menghasilkan torsi yang mengagumkan sejak putaran awal. Akselerasi yang responsif dan tanpa suara membuat pengalaman berkendara semakin menyenangkan.

    Baterai Kuat dan Jarak Tempuh Jauh

    Untuk mendukung performanya, Hyundai Ioniq 6 dilengkapi dengan baterai besar yang dapat diisi daya dengan cepat. Dengan daya tampung baterai yang kuat, mobil ini dapat menempuh jarak yang cukup jauh dengan sekali pengisian daya. Tidak perlu khawatir kehabisan daya saat dalam perjalanan jauh!

    Kabin Luas dan Modern

    Masuk ke dalam kabin, Hyundai Ioniq 6 menawarkan ruang yang luas dan modern. Interior kabin didesain dengan estetika tinggi dan material berkualitas tinggi, menciptakan suasana mewah dan nyaman untuk para penumpang. Teknologi canggih seperti layar sentuh infotainment dan sistem audio premium menyempurnakan pengalaman berkendara.

    Fitur Keamanan Canggih

    Hyundai tak hanya fokus pada performa dan desain, tetapi juga memprioritaskan keselamatan. Ioniq 6 dilengkapi dengan beragam fitur keamanan canggih, termasuk sistem pengereman otomatis, peringatan tabrakan, dan pengawasan blind-spot. Fitur-fitur tersebut akan membantu mengurangi risiko kecelakaan dan menjaga keselamatan pengendara dan penumpang.

    Perpaduan Kesempurnaan dan Keberlanjutan

    Dengan Hyundai Ioniq 6, Anda tidak hanya mendapatkan mobil dengan performa dan desain unggulan, tetapi juga berkontribusi pada keberlanjutan lingkungan. Sebagai mobil listrik, Ioniq 6 tidak menghasilkan emisi gas buang, membantu mengurangi dampak negatif terhadap lingkungan. Bergabunglah dalam perjalanan menuju masa depan yang lebih hijau dengan Hyundai Ioniq 6!

    Desain Interior yang Elegan

    Interior Hyundai Ioniq 6 menawarkan gaya yang elegan dan futuristik. Dengan desain yang minimalis dan tata letak yang intuitif, kabin mobil ini menciptakan suasana yang santai dan nyaman bagi pengendara dan penumpang. Material interior yang berkualitas tinggi dan kursi yang ergonomis menambah kenyamanan dalam perjalanan jauh maupun sehari-hari.

    Kenyamanan Berkelas

    Kenyamanan adalah hal yang diutamakan oleh Hyundai Ioniq 6. Mobil ini dilengkapi dengan fitur-fitur kenyamanan terbaik, seperti sistem klimat kontrol otomatis, jendela dan kaca spion otomatis, serta kursi yang dapat disesuaikan. Semua fitur tersebut memberikan pengalaman berkendara yang menyenangkan dan bebas dari hambatan.

    Teknologi Modern di Ujung Jari Anda

    Ioniq 6 dilengkapi dengan teknologi modern yang inovatif. Sistem infotainment terbaru dengan konektivitas smartphone memungkinkan Anda tetap terhubung dengan dunia di sekitar. Nikmati kebebasan mengakses musik, navigasi, dan panggilan telepon dengan mudah dan aman melalui layar sentuh yang responsif.

    Kendali di Ujung Jari

    Kemudahan dalam mengemudi adalah hal yang dihadirkan oleh Hyundai Ioniq 6. Dengan fitur-fitur canggih seperti kontrol kruis adaptif, peringatan kelelahan pengemudi, dan kamera belakang, mobil ini memberikan pengalaman mengemudi yang aman dan menyenangkan. Tak perlu khawatir saat dalam perjalanan jauh atau lalu lintas padat, karena Ioniq 6 akan membantu Anda menavigasi dengan mudah.

    Harga yang Bersaing

    Bagaimana dengan harga? Meski menawarkan performa dan teknologi terkini, Hyundai Ioniq 6 tetap bersaing dalam kisaran harga. Dibandingkan dengan mobil listrik sekelasnya, Ioniq 6 menawarkan nilai yang luar biasa, membuatnya menjadi pilihan ideal bagi mereka yang menginginkan mobil listrik dengan fitur-fitur premium tanpa menguras kantong.

     

    Kesimpulan: Pilihan Tepat untuk Masa Depan

    Hyundai Ioniq 6 adalah mobil listrik futuristik dengan performa unggulan. Dengan desain yang mencuri perhatian, kinerja berkelas, dan teknologi canggih, mobil ini adalah pilihan tepat bagi Anda yang peduli pada lingkungan dan menginginkan pengalaman berkendara yang tak terlupakan. Bergabunglah dalam perjalanan menuju masa depan yang lebih hijau dengan Hyundai Ioniq 6!

    Sampai Jumpa Kembali di Artikel Menarik Lainnya

    Terima kasih telah membaca ulasan tentang Hyundai Ioniq 6. Semoga informasi ini bermanfaat dan membantu Anda dalam memilih mobil yang sesuai dengan kebutuhan dan gaya hidup Anda. Sampai jumpa kembali di artikel menarik lainnya di Otoman! Selamat berkendara dengan gaya dan ramah lingkungan!

  • Mobil Listrik Hyundai dari Korea yang Mengagumkan

    Mobil Listrik Hyundai dari Korea yang Mengagumkan

    Indonesia merupakan salah satu pangsa pasar potensial untuk mobil-mobil pabrikan Hyundai. Perusahaan otomotif asal Korea ini juga tidak ketinggalan ingin memasarkan mobil listrik buatannya ke Tanah Air. Mobil listrik Hyundai dipastikan akan segera masuk ke pasar Indonesia dalam waktu singkat. Sebelumnya, pabrikan otomotif ini sudah memperkenalkan Hyundai Ioniq Electric di Indonesia.

    Mobil listrik Hyundai sebenarnya tidak hanya satu jenis, tetapi ada sejumlah varian yang dapat dipilih konsumen. Saat ini pun, Hyundai tengah membangun pabriknya di Deltamas, Cikarang, Bekasi. Pabrik yang dibangun dengan nilai investasi USD1,55 miliar ini tentu mengindikasikan bahwa pecinta mobil listrik memang makin banyak.

    Mobil Listrik Hyundai yang Menarik

    Seperti yang telah dibahas sebelumnya, Hyundai tidak hanya puas dengan satu produk mobil listrik saja, melainkan ada sejumlah pilihan yang bisa konsumen tentukan. Berikut ini ulasan berbagai mobil listrik Hyundai beserta spesifikasi serta potensi pemasarannya di Indonesia.

    1. Hyundai Ioniq Electric

    Seri mobil listrik Hyundai satu ini merupakan mobil listrik pertama yang ada di Indonesia. Kendaraan roda empat ini didukung baterai Lithium-Ion dengan Polymer 38,2 kWh. Selain itu, baterai potensial ini juga memiliki tegangan sejumlah 319,4 Volt.

    Spesifikasi tersebut menghasilkan tenaga yang tidak main-main untuk urusan pacu. Tenaga yang dihasilkan mobil listrik ini bisa mencapai 134 Hp serta torsi maksimal 295 Nm. Untuk urusan akselerasi, seri Hyundai yang satu ini memiliki kemampuan melesat hingga 100km/jam dengan waktu 9,9 detik.

    Transmisi otomtasi menjadi salah satu keunggulan dari mobil listrik ini. Transmisinya digerakkan dengan Permanent Magnetic Sunchronous Motor. Dalam sekali pengisian, kendaraan roda empat ini bisa tahan melaju sampai 373 km.

    1. Hyundai Kona Electric

    Menyusul seri terdahulunya, Hyundai Kona Electric merupakan seri kendaraan roda empat bertenaga listrik selanjutnya yang akan masuk ke Indonesia. Seri ini akan menyapa para pecinta mobil listrik di Tanah Air. Antusiasme masyarakat Indonesia terhadap mobil listrik memang begitu menarik.

    Meskipun secara spesifik belum resmi rilis, disinyalir seri Hyundai satu ini begitu menarik karena mengusung upgrade di berbagai lini. Untuk bocoran harganya, mobil listrik Hyundai terbaru ini diprediksi akan dijual dengan harga sekitar Rp700 juta.

    Hyundai Kona Electric sendiri merupakan kendaraan roda empat yang masuk ke segmen compact SUV. Sebenarnya, versi Kona yang diperkenalkan Hyundai sudah ada terlebih dahulu, hanya saja dalam versi konvensional. Tenaga motor listrik yang disematkan mobil keluaran terbaru ini sebesar 150 kW dengan baterai lithium-ion 64 kWh.

    1. Strategi Hyundai Indonesia

    Potensi akan mobil listrik di masa depan memang dinilai lebih cerah. Saat ini, Hyundai berkeinginan untuk menjadi produsen mobil listrik di Indonesia yang terbesar. Pbrik mobilnya pun saat ini sedang dibangun dan tentu saja dengan adanya pembangunan pabrik akan menjadi gerbang untuk memasarkan kendaraan listrik.

    Kona Electric yang merupakan mobil listrik keluaran terbaru Hyundai sebenarnya sudah ingin diperkenalkan sejak lama oleh perusahaan ini. Namun, karena pandemi, keinginan tersebut akhirnya diundur.

    Salah satu alasan mengapa Hyundai begitu berkeinginan untuk memasarkan mobil listrik di Indonesia karena alasan harga. Persaingan mobil listrik memang begitu gencar, tetapi harganya tergolong mahal untuk rata-rata masyarakat di Indonesia, Hyundai pun melirik Indonesia dengan membuat pabriknya langsung sehingga bisa menekan harga jualnya.

    Perusahaan ini berkomitmen untuk membuat mobil listrik dengan harga yang tidak begitu tinggi. Rata-rata harga kendaraan masa depan ini diharapkan dapat dijual dengan kisaran Rp600 juta.

    Meskipun persaiangan mobil listrik makin gencar, ternyata Hyundai berani mengambil langkah sigap dalam memasarkan kendaraannya di Indonesia. Semoga rencana peluncuran mobil listrik Hyundai tersebut terealisasi secara lancar agar pasar otomotif makin bergairah pasca pandemi.

  • Ini Dia Spesifikasi Mobil Listrik BMW

    Ini Dia Spesifikasi Mobil Listrik BMW

    Mobil listrik BMW bertajuk BMW i3 diperkenalkan oleh BMW Group Indonesia pada gelaran GIIAS 2019 silam. Seri BMW i3 merupakan salah satu mobil listrik keluaran perusahaan otomotif Eropa yang sesuai untuk pasar Indonesia. Sebelumnya, brand kenamaan ini telah merilis model 13 ReX, tetapi kurang sesuai untuk kondisi Indonesia yang beriklim tropis.

    Sebagai salah satu perusahaan otomotif kenamaan dan terkenal sebagai produsen mobil mewah, BMW tentu tidak ingin mengecewakan pelanggannya. Terbukti sejumlah fitur menarik disematkan dalam mobil listrik ini. Mulai dari body hingga jeroannya didesain apik demi selera pasar Indonesia. Berikut ini ulasan spesifikasi untuk mobil listrik BMW.

    Spesifikasi Mobil Listrik BMW

    BMW i3 mengusung sejumlah daya tarik yang membuat pecinta otomotif begitu tergiur ingi memilikinya. Tidak kalah dengan pabrikan khusus mobil listrik yang sebelumnya sudah ada, ini dia spesifikasi mobil listrik BMW i3.

    1. Rangka Karbon Fiber

    Besaran dimensi yang dihadirkan oleh BMW satu ini memang cukup menarik. Kendaraan listrik BMW i3 mengusung panjang 4.006 mm dengan tinggi kabin 1.570 mm, sedangkan lebar mobilnya adalah 2.039 mm. Uniknya lagi, rangka badannya menggunakan material karbon fiber yang cukup ringan, tetapi kokoh.

    Desain luarnya tampak dinamis dengan bemper depan berwarna hitam. Selain itu, adanya grill khas BMW juga membuat identitas mobil listrik besutan perusahaan Eropa ini semakin menonjol di jalanan.

    1. Suspensi Sport

    Suspensi yang dihadirkannya juga tidak tanggung-tanggung. Meskipun bukan dikategorikan sebagai mobil sport, tetapi perusahaan kenamanaan ini menyematkan suspensi sport pada kendaraannya. Suspensi tersebut memiliki standar yang bisa diturunkan hingga 10 mm.

    Ada pula pelek dengan desain double spoke berukuran 20 inci. Pelek tersebut ukurannya lebih lebar dari model terdahulu. Perubahan ukuran ini juga makin membuat desain mobil mengalami peningkatan dan tampak lebih futuristik.

    1. Dapur Pacu Kuat

    Merek BMW sudah tidak perlu diragukan lagi untuk urusan dapur pacu. Terbukti produk mobil listrik keluarannya mengusung tenaga motor listrik yang begitu kuat. Kendaraan ini dilengkapi dengan motor bertenaga listrik sebesar 184 tk. Torsi yang diusungnya juga cukup tinggi, yaitu 270 Nm.

    Daya pacunya dinilai meningkat 40% dari seri sebelumnya. Untuk melesat sejauh 100 kilometer per jam, kendaraan roda empat ini hanya memerlukan waktu sekitar ,9 detik. Sebagai harga perkenalan, mobil dengan daya pacu menarik ini dibanderol Rp1,3 miliar off the road untuk area Jakarta.

    Selain itu, produsen juga menyediakan BMW Service Inclusive yang mencakup pemeliharaan secara gratis dan rutin 5 tahun. Garansi 36 bulan tanpa batasan jarak tempuh juga dapat dinikmati konsumen mobil listrik mewah ini.

    1. Kurva Putaran Mesin Lebih Tinggi

    Mobil listrik BMW ini merupakan salah satu kendaraan yang terkenal ramah lingkungan. Meskipun mengusung konsep mobil bertenaga listrik, tenaganya tetap mumpuni. Penggeraknya menggunakan motor listrik 184 HP dengan kinerja tinggi.

    Motor penggeraknya mencakup kontrol yang dimodifikasi serta memiliki bearing khusus. Tujuan dari adanya modifikasi ini adalah untuk mengoptimalkan pengiriman daya serta kurva di putaran mesin. Gubahan tersebut juga menghadirkan peforma akselerasi yang lebih singkat.

    Elemen desain dengan karakter yang menonjol juga semakin menguatkan citra mobil listrik ini. Terdapat garis atap yang ber-finishing hitam mengkilap. BMW i3 juga telah diakui sebagai salah satu simbol konektivitas kecerdasan lingkungan dengan jalanan perkotaan.

    Nah itu dia sejumlah ulasan mengenai spesifikasi mobil listrik BMW yang tentunya begitu menarik dimiliki. Anda dapat meliriknya sebagai pilihan city car ramah lingkungan yang visioner untuk kendaraan masa depan.

  • Keunikan Mobil Listrik Honda yang Menawan

    Keunikan Mobil Listrik Honda yang Menawan

    Sepak terjang Honda sebagai pabrikan kendaraan memang sudah tidak bisa diragukan lagi. Terbukti perusahaan otomotif asal Jepang ini juga tidak ketinggalan untuk meluncurkan mobil listrik seperti perusahaan lain. Honda mengeluarkan mobil listrik terbaru bertajuk Honda e. Berbeda dengan brand lain, kendaraan besutan pabrik kenamaan ini memiliki ukuran yang mungil.

    Mobil listrik memang digadang-gadang menjadi kendaraan masa depan. Mengingat bahan bakar minyak jumlahnya terbatas, banyak perusahaan otomotif yang memutar otak untuk mencari penggantinya. Tentu saja segudang keunikan spesifikasinya dapat Anda nikmati dari mobil listrik Honda ini. Berikut ulasannya.

    Spesifikasi Mobil Listrik Honda

    Mengusung tenaga listrik serta ukuran yang mungil tidak membuat peminat mobil listrik Honda ini makin surut. Sebaliknya, justru banyak yang tertarik akan kelebihannya. Ini dia ulasan spesifikasi lengkapnya.

    1. Distribusi Berat yang Unik

    Ukuran yang mungil membuat mobil listrik Honda satu ini tergolong unik. Bahkan, distribusi beratnya sangat mengagumkan. Honda mendesain mobil listriknya dengan distribusi berat 50:50. Dengan titik gravitasi yang rendah, tentu kendaraan ini akan semakin lincah jika dikemudikan.

    Penempatan baterai di sekitar wheelbase membuat tenaga yang tersalurkan lebih optimal. Tenaga mobil ini akan tersalurkan untuk memutar roda bagian belakang. Roda bagian belakang ini juga ditopang dengan 4 suspensi independen yang makin menambah kelincahan gerakannya.

    1. Baterai Berpendingin Cairan

    Baterai yang diusung oleh mobil listrik Honda ini juga tergolong unik. Keberadaan fitur berpendingin cairan menjadi salah satu daya tarik tersendiri. Kapasitas baterai sebesar 25,5 kWh diklaim perusahaan otomotif tersebut dapat menempuh jarak sampai 200 km untuk satu kali charging.

    Fitur pengisian cepat sampai 80% juga tidak ketinggalan diadopsi mobil listrik ini. Untuk mengisi hingga kapasitas tersebut, pengguna hanya memerlukan waktu sekitar 30 menit. Honda tidak menggunakan kapasitas baterai yang lebih besar karena disinyalir akan menurunkan keseimbangan rancangan mobilnya.

    1. Spion Kamera Minim Gesekan

    Honda juga memiliki fitur lain yang menarik, yakni spion kamera. Spion kamera yang disematkan di mobil listrik ini dapat mengurangi gesekan aerodinamis hingga 90%. Ketiadaan spion kaca juga akan meningkatkan efisiensi laju kendaraan hingga 3,8%.

    Sistem spion yang digunakan mobil listrik ini memiliki kamera 2 mode. Kedua mode tersebut adalah normal dan wide mode. Kaca spion kamera juga bisa mengurangi risiko blind spot sampai 10%. Fitur ini tentu saja dapat mendukung keselamatan penggunanya.

    Anda tidak perlu khawatir jika spion kamera akan terkena air hujan karena terdapat fitur lapisan anti air yang diterapkan di lensa kameranya. Hal ini berguna ketika terkena air, lensa tetap bekerja optimal tanpa khawatir memburam.

    1. Dominasi Dua Layar Sentuh

    Selain aneka fitur unik yang ada di luar mobil, kabin dalam kendaraan listrik ini juga tidak kalah uniknya. Honda e mengusung kabin yang memiliki dominasi dua layar sentuh yang memiliki ukuran 12 inchi. Untuk menambah estetika agar makin menarik, layar sentuhnya juga memiliki fitur lapisan kayu.

    Selain itu, dua bangku yang ada di depan dan belakang juga dilapisi polyester. Material tersebut sangat berperan dalam menambah kenyamanan penumpang. Suasana layaknya sebuah ruang keluarga juga begitu terasa dengan desain kabinnya yang futuristik.

    Bagaimana, menarik bukan untuk berbagai keunikan yang dimiliki oleh mobil listrik Honda e keluaran terbaru ini? Di Jepang sendiri, kendaraan satu ini sudah diproduksi dan dijual, tetapi pemasarannya masih melingkupi wilayah dalam negeri Jepang dan Eropa.

  • Menilik Spesifikasi Mobil Listrik Toyota

    Menilik Spesifikasi Mobil Listrik Toyota

    Toyota Eropa rupanya tidak ingin ketinggalan dengan perusahaan otomotif lain untuk urusan mobil listrik. Terbukti perusahaan tersebut membuka keran pemesanan untuk mobil listrik Proace Verso dengan Multi Purpose Vehicle yang bertenaga listrik. Mobil listrik Toyota tersebut rencananya akan mulai dikirim kepada para pemesan mulai bulan Maret 2021.

    Hadirnya mobil listrik Toyota tentu menjadi angin segar tersendiri bagi pecinta kendaraan besutan perusahaan asal Jepang tersebut. Seperti yang diketahui, berbagai produk keluaran Toyota memang tidak perlu diragukan lagi kualitasnya. Untuk lebih mengenal bagaimana mobil listrik Toyota Proace Verso ini, ini dia spesifikasinya.

    Spesifikasi Mobil Listrik Toyota

    Keran pemesanan yang dibuka oleh Toyota Eropa untuk mobil listrik memang begitu antusias disambut konsumen. Tak kalah dengan brand lain, ini dia sejumlah spesifikasi mobil listrik besutan Toyota yang menarik untuk diketahui.

    Tersedia Tiga Varian

    Tidak tanggung-tanggung, Toyota mengeluarkan tiga varian sekaligus untuk mobil listrik pertamanya. Varian yang dikeluarkannya dibedakan berdasarkan ukuran. Tentu saja hal ini akan memudahkan konsumen dalam memilih sesuai dengan keinginan dan kebutuhannya.

    Untuk yang menginginkan mobil yang tidak terlalu besar, konsumen dapat memilih ukuran ringkas 4.609 mm. Ada pula ukuran sedang dengan dimensi 4,959 mm serta ukuran panjang dengan dimensi 5,309 mm. Selain dapat memilih berdasarkan ukuran, konsumen juga akan dimudahkan dalam pemilihan interior dan modelnya, di antaranya combi, shuttle, keluarga, serta VIP.

    Baterai Lithium-ion

    Sebagai mobil bertenaga listrik, Toyota mengusung dua pilihan baterai lithium-ion sebagai tenaga pacunya. Pilihan yang pertama adalah baterai berkapasitas 50-kWh dengan jangkauan jelajah sejauh 230 km. Ada pula kapasitas baterai 75 kWh yang jelajah jangkauannya sampai 330 km.

    Uniknya lagi, pengisian baterai dapat dilakukan di stasiun pengisian dengan daya 100 kW. Charging secara penuh bisa dilakukan dalam waktu 30 menit untuk daya 50 kWh, sedangkan untuk daya 75 kWh dibutuhkan waktu 45 menit.

    Tenaga Pacu Kuat

    Memproduksi tenaga listrik tidak membuat Toyota kehilangan jati diri. Mobil listrik Toyota mengusung tenaga pacu yang cukup kuat. Motor listriknya memiliki tenaga sebesar 134 hp bertorsi 260 Nm. Perusahaan tersebut mengklaim bahwa kecepatan maksimal lajunya mencapai 130 km per jam.

    Selain memiliki tenaga pacu yang kuat, pihak Toyota juga makin memanjakan konsumennya dengan garansi. Tidak tanggung-tanggung, garansi yang diberikannya adalah delapan tahun pemakaian.

    Aneka Fitur Keamanan

    Tak perlu khawatir akan mekanisme keamanan dari produk yang satu ini karena Toyota mengadopsi fitur keamanan yang cukup ciamik, mulai dari Safety Sense, Pre Collision System, dan masih banyak lagi. Tidak ketinggalan pendeteksi pejalan kaki juga disediakan untuk memudahkan navigasi dan keselamatan.

    Sensor parkir depan dan belakang, kamera belakang 180 derajat, hingga Blind Spot Monitor untuk mengidentifikasi titik buta menjadi salah satu daya tariknya. Sebagai pelengkap, Toyota menambahkan Lane Departure Alert, Automatic High Beam, dan beragam fitur unik lainnya.

    Kontrol E-Toggle

    Kontrol E-Toggle memungkinkan pengendara bisa memilih untuk melakukan drive, reverse, park, hingga neutral. Anda bisa menentukan bagaimana Anda akan mengoperasikan kendaraan ini hanya dengan sekali sentuh.

    Pada bagian kabin, terdapat kursi yang memiliki fitur pemanas. Fitur ini sangat cocok digunakan di Eropa yang beriklim dingin. Untuk hiburan, pengguna juga bisa memanfaatkan fitur layar sentuh sebesar 7 inci, radio digital, hingga konfigurasi sistem Android maupun Apple. Rem parkir elektroik hingga spion otomatis elektrik standar menjadi fitur lain yang membuat mobil listrik ini makin memesona.

    Bagaimana, menarik bukan, berbagai spesifikasi yang dimiliki oleh mobil listrik Toyota? Meskipun baru diluncurkan di Eropa, tentu saja kita berharap agar kendaraan keluaran Toyota ini juga bisa masuk ke pasaran Indonesia

  • Peluang Penyedia Bahan Baku Baterai Mobil Listrik

    Peluang Penyedia Bahan Baku Baterai Mobil Listrik

    Prospek mobil listrik di Indonesia yang semakin menggeliat membuat industri bahan baku baterai mobil listrik juga tak kalah potensial. Pabrik pembuatan bahan baku baterai untuk mobil listrik sebenarnya sudah ada di Indonesia, tetapi baru satu, Yaitu di Kawasi, Obi, Pulau Halmahera Selatan. Pabrik pembuatan bahan baku baterai mobil listrik ini merupakan besutan Harita Nickel.

    Peluang akan bahan baku dari mobil listrik ini begitu besar. Dengan melihat perkembangan teknologi mobil listrik yang makin canggih dan tren penggunaan mobil listrik di Indonesia, pembuatan baterai mobil listrik nantinya akan menjadi industri masa depan. Apa sajakah peluang di bidang penyediaan bahan baku mobil listrik? Berikut ulasannya.

    Peluang Penyedia Bahan Baku Baterai Mobil Listrik

    Pabrik bahan baku baterai mobil listrik dikabarkan akan memasuki tahap konstruksi pada akhir tahun 2020 silam. Tentu saja perencanaan pembuatan pabrik tersebut sudah benar-benar memperhitungkan peluangnya yang begitu menarik.

    Nilai Investasi Besar

    Industri potensial ini dinilai memiliki prospek masa depan yang sangat baik wajar jika nilai investasinya juga cukup besar. Selain itu, tenaga profesional yang dibutuhkan juga tidak sedikit.

    Pembuatan pabrik bahan baku baterai mobil listrik di Maluku ini menghabiskan total investasi hingga Rp14 triliun. Meskipun total investasinya terbilang besar, kita patut berbangga karena mayoritas pemegang sahamnya adalah warga negara Indonesia.

    Memiliki Komitmen Awal

    Selain nilai investasinya yang besar, Harita Nickel selaku penggagas mobil listrik ini juga memiliki komitmen awal dalam mewujudkannya. Perusahaan tersebut bahkan telah memiliki smelter dan telah beroperasi sejak tahun 2016. Hal tersebut merupakan salah satu dukungan terhadap hilirisasi hindustri pertambangan.

    Teknologi pengolahan serta pemurnian mineral dengan proses hidrometalurgi tentu sangat menguntungkan. Alhasil, dengan komitmen tersebut, pabrik pembuatan baterai mobil listrik digadang-gadang akan sukses serta sangat menguntungkan dalam hal konversi sumber daya alam.

    Meningkatkan Nilai Tambah Nikel

    Sebagai bahan baku untuk pembuatan baterai, tentu saja adanya pabrik pembuatan baterai mobil listrik di Indonesia akan sangat menguntungkan. Salah satunya adalah dapat meningkatkan nilai tambah nikel. Saat ini, smelter yang dimiliki Indonesia mampu menyerap kadar nikel dalam skala tinggi, yaitu 1,7 ke atas.

    Sedangkan dalam proses hidrometalurgi untuk membuat baterai, nikel yang digunakan kadarnya rendah, dibawah 1,7. Namun, dengan adanya teknologi High Presure Acid Leach yang dimiliki Harita Nickel, bahan tambang ini memiliki nilai tambah yang lebih tinggi.

    Konversi Mineral untuk Menambah Umur Tambang

    Dengan kadar nikel rendah yang dapat diolah lagi, nilai ekonomis dari bahan tambang tersebut juga akan meningkat. Kadar nikel rendah yang selama ini dibuang dapat diolah dengan cara dimurnikan menggunakan teknologi terbaru. Adanya konversi mineral ini tentu berujung pada umur tambang yang makin panjang.

    Singkatnya, teknologi ramah lingkungan dengan mengolah bahan tidak terpakai akan memberikan dampak serta peluang positif untuk masa depan. Mengingat saat ini cadangan nikel kadar rendah begitu banyak di Indonesia, kesempatan untuk membuat pabrik bahan baku untuk baterai mobil listrik tentu sangat tinggi.

    Penguatan Ekonomi

    Selain menambah nilai ekonomis bahan baku, keberadaan pabrik juga berdampak pada penguatan ekonomi lokal dan usaha-usaha sampingan sekitarnya. Misalnya saja berdampak pada peningkatan pendapatan asli daerah, penyerapan tenaga kerja, dan berbagai dampak positif lainnya.

    Sebagai informasi, saat ini Maluku Utara memiliki Pendapatan Asli Daerah sebesar Rp433 miliar. Diharapkan jika industri pembuatan bahan baku untuk  baterai mobil listrik berjalan, pendapatan asli daerah akan meningkat dan menarik banyak investor.

    Itu dia beberapa hal yang menjadi peluang tersendiri untuk industri bahan baku baterai mobil listrik di Indonesia. Semoga bermanfaat dan semakin menambah informasi mengenai industri potensial di Indonesia.

  • Audi A6 e-tron Konsep Terlihat di Shanghai Auto Show

    Audi A6 e-tron Konsep Terlihat di Shanghai Auto Show

    Dikutip dari Carscoops, menyusul peluncuran Q4 e-tron minggu lalu dan e-tron GT awal tahun ini, Audi meluncurkan konsep Audi A6 e-tron di Shanghai Auto Show 2022.

    Satu-satunya kesamaan konsep ini dengan A6 “tradisional” adalah dimensinya, dengan panjang 4,96 m (195,3 inci), lebar 1,96 m (77,2 inci) dan tinggi 1,44 m (56,7 inci). Ini adalah pernyataan berani dari perusahaan yang berniat menawarkan lebih banyak mobil listrik kepada konsumen di Amerika Serikat daripada merek mewah lainnya pada akhir 2021.

    Konsep A6 e-tron menampilkan Audi pertama yang dibangun di atas platform PPE (Premium Platform Electric). Yang lain diharapkan bergabung pada 2022 adalah Q5 e-tron dan Q6 e-tron. Platform ini dikembangkan dengan Porsche dan juga akan mendukung Macan listrik generasi berikutnya. Audi mengatakan akan meluncurkan kendaraan produksi pertamanya berdasarkan platform PPE pada paruh kedua tahun 2022.

    Pada saat yang sama, hadiah terbesar A6 e-tron dari kredensial kelistrikan adalah kisi-kisi besar yang tertutup di bagian depan. Bagian tengah ini, diapit oleh beberapa intake udara fungsional di bagian bawah dan samping, digunakan untuk mendinginkan komponen sistem propulsi dan baterai.

    Teknologi Menunjukkan Efisiensi

    Konsep tersebut dilukis dalam “Heliosilver”, warna yang menurut Audi meningkatkan kehadiran estetika konsep Audi A6 e-tron melalui “efek kedalaman 3D”. Tapi ini bukan hanya tentang penampilan. Audi mengatakan lapisan ini dapat memantulkan sebagian besar radiasi termal di bawah sinar matahari, sehingga mengurangi jumlah energi yang masuk ke badan mobil dan, yang terpenting, interiornya. Sangat baik untuk mematikan termostat sehingga Audi menyatakan bahwa penumpang tidak perlu menggunakan sistem AC mobil dalam banyak situasi.

    Baterai, jangkauan dan kecepatan

    Konsep A6 e-tron mengusung baterai 100 kW yang terletak di tengah kendaraan pada platform PPE yang dibuat khusus dan dapat diskalakan. Ini berbagi teknologi pengisian daya 800W dengan e-tron GT, memungkinkan kecepatan pengisian cepat menggunakan pengisi daya yang kompatibel. Audi membanggakan bahwa hanya 10 menit sudah cukup untuk mengisi baterai ke tingkat yang cukup untuk memberi daya pada mobil selama lebih dari 300 kilometer (186 mil), dan dibutuhkan kurang dari 25 menit untuk mencapai 5 hingga 80 persen pengisian. Audi mengklaim jangkauan total mobil konsep ini lebih dari 700 kilometer (435 mil).

    Konsep A6 e-tron memiliki mesin ganda 350 kW (470 hp) dan torsi 800 Nm (590 lb-ft) yang memberikan penggerak semua roda pada mobil. Audi mengatakan model level awal, yang seharusnya hanya menampilkan mesin satu poros, akan berakselerasi hingga 100 km / jam (62 mph) dalam waktu sekitar tujuh detik, sedangkan varian performa tinggi akan melakukan sprint dalam waktu kurang dari empat.

  • BMW Siapkan Prototipe Baterai Solid-State, Diproduksi pada 2030

    BMW Siapkan Prototipe Baterai Solid-State, Diproduksi pada 2030

    Baterai solid-state dilihat sebagai sesuatu yang paling penting dari mobil listrik dan BMW telah mengumumkan bahwa akan melihat mobil uji digunakan “sebelum 2025”.

    Perusahaan tidak menjelaskan banyak detail, tetapi menggambarkan baterai solid-state sebagai “pengubah permainan” dan akan memasukkan baterai yang kompatibel dengan mobil yang dijanjikan ke dalam produksi seri pada akhir dekade ini.

    Meskipun detailnya kurang, baterai solid-state menjanjikan peningkatan besar dibandingkan baterai lithium-ion yang ditemukan di mobil listrik saat ini. Di antara kelebihannya adalah kepadatan energi yang tinggi, yang memungkinkan kemasan baterai yang ringkas dan ringan. Baterai solid-state juga diatur agar lebih aman, lebih mudah diproduksi, dan lebih murah daripada baterai lithium-ion setelah produksi meningkat.

    Selain berbicara tentang baterai solid-state, BMW telah mengungkapkan beberapa detail baru tentang mobil “Neue Klasse” yang akan diluncurkan pada pertengahan dekade ini dan akan “bertenaga listrik”. Model yang akan datang ini akan menggunakan teknologi baterai generasi berikutnya, yang menjanjikan “lompatan besar” dibandingkan dengan apa yang ditemukan pada kendaraan listrik saat ini.

    Menurut Presiden BMW, Oliver Zips, “Kami ingin secara signifikan meningkatkan kepadatan energi sel dan mengurangi biaya penggunaan bahan dan produksi pada saat yang bersamaan. Kami juga akan secara drastis mengurangi penggunaan bahan mentah untuk memastikan lingkungan yang benar-benar” hijau ” baterai. Pengembangan sedang berlangsung dan perusahaan sedang mengevaluasi format sel, kimia, dan unit yang berbeda.

    Jika semuanya berjalan sesuai rencana, Neue Klasse EVs akan memiliki jangkauan dan biaya produksi yang setara dengan kendaraan yang ditenagai oleh mesin pembakaran internal kelas atas.

    Fokus pada mobil listrik tidak mengherankan karena BMW memperkirakan bahwa setidaknya 50 persen dari penjualan globalnya akan datang dari mobil listrik pada tahun 2030. Perusahaan juga memperkirakan sekitar 10 juta kendaraan listrik di jalan raya dalam dekade mendatang, yang mana akan menjadi lompatan besar dari dua juta. Seseorang diharapkan pada akhir tahun 2025.

  • Mobil Elektrik Jaguar XJ Tampil Lebih Futuristik dan Elegan

    Mobil Elektrik Jaguar XJ Tampil Lebih Futuristik dan Elegan

    Pada bulan Juli tahun 2019 kemarin perusahaan otomotif ternama asal Britania Inggris Jaguar mulai memproduksi penyempurnaan Jaguar XJ terbaru sehingga dapat tampil lebih futuristik dan elegan. Tentu saja jika dilihat dari perjalanannya semenjak pertama perusahaan dibentuk di tahun 1968, Jaguar sudah menciptakan XJ Series 1 yang terkenal hingga tahun 1973.

    Lalu semenjak kesuksesannya tersebut, perusahaan automobile tersebut terus berproduksi secara stabil hingga sekarang. Pada tahun 2020 kemarin jaguar yang telah melalui tahap penyempurnaan akhirnya mengumumkan akan rilis di tahun 2021 mendatang. Penyempurnaan itu lebih mengarah pada perubahan interaksi yang semuanya sudah mulai menggunakan komputer AI atau elektrik.

    Dengan keluarnya mobil listrik baru, Jaguar XJ disambut positif oleh banyak pecinta dunia otomotif karena semua fitur dan teknologinya bisa dibilang canggih. Dengan adanya auto drive serta seluruh tampilan spedometer menjadi digital, mobil ini semakin memberikan kesan futuristik dan elegan sehingga cocok jika dijuluki sebagai mobil masa depan.

    Kenali Peningkatan Terbaru Mobil Listrik Masa Depan dari Jaguar XJ

    Mobil baru ini masuk dalam kategori mobil sedan yang akan digunakan untuk berkendara biasa di kawasan perkotaan. Dengan dilengkapi mesin 335hp berkekuatan 2995cc, mobil ini hanya mampu berada di kecepatan maksimal 250Km/jam saja. Terlebih mesin juga memiliki torsi 450Nm dengan transmisi otomatis 8-gear, mesin ini nyaman digunakan untuk berkendara biasa.

    Untuk akselerasi mesinnya sendiri Jaguar XJ mampu mencapai kecepatan 100Km/jam dengan waktu 6,5 detik. Tentu saja hal itu termasuk bersifat normal dalam bentuk mobil sedan yang digunakan untuk bepergian sehari hari seperti berangkat ke kantor. Bentuknya sendiri masih sama seperti seri dan model sebelumnya yaitu Jaguar XE, dengan bentuk cembung bagian atas khas varian mobil jaguar.

    Bagian kap terdapat logo jaguar dan bumper masih bersifat orisinil seperti Jaguar XE. Jika dilihat dari pengalaman berkendara, mobil ini mampu memberi kendali nyaman dengan manuver stabil sehingga dapat mudah di kendalikan. Untuk bentuknya sendiri mobil terkesan lebih langsing sehingga dari depan sampai belakang mobil tampak kecil dengan posisi lengkungan di atasnya.

    Walaupun begitu Jaguar XJ masih terlihat sangat sporty dengan tampilan model sedannya tersebut. Selain itu mobil juga memberi kesan mewah seperti limusin yang sangat elegan ketika digunakan untuk bepergian ke kota. Mobil ini dilengkapi dengan supercharged sehingga saat daya tenaga habis dan melakukan pengisian, baterai bisa terisi penuh dengan cepat.

    Jika di estimasi baterai bisa terisi dari 10% sampai 90% dalam hitungan 4 jam saja. Hal tersebut tentu saja menjadi keunggulan tersendiri bagi jenis mobil listrik yang saat ini sudah mulai banyak perusahaan automobile memproduksinya. Jaguar menjadi generasi mobil listrik pertama di Inggris yang mampu memberi kesan futuristik dengan kenyamanan berkendara ketika menggunakannya.

    Sistem Komputer dalam Mobil Dinilai Semakin Maju

    Jaguar XJ sebagai model dan seri terbaru perusahaan asal Inggris ini mengusung tema mobil futuristik. Mobil dibuat dengan komputer on board yang tentunya dapat memantau semua elemen dalam mobil. Seperti contohnya suspensi, sensor sekitar, berkendara otomatis, penggunaan daya hingga sebuah pengaturan berkendara semua ada di dalam layar interaksi.

    Bahkan mobil ini juga dilengkapi dengan pengenalan suara sehingga kamu dapat menggunakan semua perintah yang ada, dari suara di dalam mobil. Hal ini bisa digunakan untuk memutar musik atau video dan hal baru lainnya seperti mengirim pesan maupun menelepon dengan sistem dalam mobil. Tentu saja hal tersebut membuat mobil jaguar terlihat lebih futuristik dengan semua penambahan di dalamnya.

    Dalam segi interior Jaguar XJ juga sudah dilengkapi dengan tampilan digital dari dashboard sampai layar untuk penumpang. Semua interaksi dapat dilakukan dengan hanya menekan pilihan menu yang sudah di sediakan oleh sistem AI. Selain itu kenyamanan berkendara juga menjadi poin lebih dimana setir kemudi sudah dilapisi dengan kulit sehingga akan nyaman saat digenggam.

    Lalu untuk kursinya sendiri juga sudah dilapisi dengan kulit sampai bagian cup holder. Untuk bagian pengatur kursi hingga bagian spion mobil ini sudah menggunakan sistem elektrik sehingga kamu dapat mengoperasikannya dengan mudah. Kecanggihan mobil tidak hanya itu saja, wiper juga dapat secara otomatis membersihkan air atau debu dengan sensor di bagian belakang kacanya.

    Saat ini perkembangan teknologi memang sudah semakin merambat ke dunia otomotif. Sudah banyak bermunculan produk baru mobil listrik yang menawarkan berbagai keunggulannya. Salah satu di antaranya yang paling dibanggakan adalah mengemudi otomatis. Jaguar XJ akan menjadi pesaing kuat untuk merek lainnya dengan fitur dan kelebihan yang dimilikinya.