Kategori: Mobil Listrik

Berita Mobil Listrik Terbaru | Info Harga Mobil Listrik Tesla, Mobil Listrik Murah Serta Updated Mobil Listrik Buatan Indonesia

  • Harga Mobil Listrik Tesla Model S

    Harga Mobil Listrik Tesla Model S

    Harga mobil listrik tesla model S merupakan bahasan yang dicari-cari oleh sebagaian orang. Tesla Model S sendiri meruupakan saah satu mobil listrik buatan Tesla asal Amaerika Serikat. Di tanah air, harga mobil listrik Tesla Model S ini sekitar Rp 1 Miliar. Dan prototipe Tesla Model S sudah ada sejak tahun 2009 lalu, tetapi baru diluncurkan di tahun 2012. Walaupun bertenaga listrik, mobil yang mengusung konsep futuristik ini dikalim sebagai mobil paling bertenag. Salah satunya model dari line-up Tesla Model S yaitu Tesla Model S P100D 2020 yang menjadi model tertingginya dengan tenaga yang paling super.

    Tesla Model S

    Seperti yang kita ketahui bersama bahwa Tesla adalah perusahaan otomotif serta penyimpanan energi besutan Amerika Serikat yang didirikan oleh beberapa pemuda yakni Elon Musk, Marc Tarpenning, Martin Eberhard, JB Straubel dan juga Ian Wright. Perusahaan otomotif kelas dunia ini berlokasi di Palo Alto, California. Saat ini, banyak model mobil buatannya yang telah meluas di penjuru dunia. Diantaranya yang cukup menarik perhatian ialah mobil listrik Teslla Model S yang diklaim mempunyai tingkat akselerasi yang sanagt baik bahakan bila dibandingkan dengan mobil bermesin konvesional sekalipun. Yang perlu anda ketahui, tampilan yang apik. Nan modern pada Tesla Model S adalah hasil tangan Franz Von Holzthausen yang sekarang menjabat sebagai Chief Designer Tesla Motors. Franz Von Holzthausen sendiri sebelumnya memang seorang desiner dari mobil Mazda. Maka tak heran jika terdapat sedikit kemiripan antara desain Tesla dengan desain mobil Mazda sebelum era Kodo desain.

    Varian Tesla Model S

    Di negara asalnya, Tesla Model S tersedia dalam 5 varian yang berbeda berdasarkan kapasitas baterinya yaitu, Tesla Model S 75, Tesla Model S 90D, Tesla Model S 75D (Dual motor), Tesla Model S 100D serta Tesla Model S P100D. Untuk model tertingginya dan yang paling bertenaga yaitu Tesla Model S P100D yang memiliki kapsitas 100 kWh. Daya tinggi ini dikirimkan ke motor listrik lewat controllernya sehingga sanagt memungkinkan varian ini mampu menempuh jarak sampai 500 km. Dengan kapsitas baterai yang mumpuni tersebut, varian Tesla Model S P100D ini juga dibekali tenaga sebesar 762 hp dan torsi hingga 1.087 Nm.

    Spesifikasi Tesla Model S

    Dari spesifikasinya, mobil listrik Tesla Model S paling dasar ditenagai 670 hp dan kapasitas 5 penumpang serta jenis transmisi SVT. Untuk varian tipe Long Range disematkan dengan dimensi 4978 mm L x 1850 mm W x 1443 mm. Berikut detailnya:

    Long Range

    • Kecepatan maksimum 249 kmph
    • Jenis bahan bakar Electric
    • Akselerasi 3.2 s
    • Tenaga penggerak listrik 670

    Plaid

    • Keceaptan maksimum 322 kmph
    • Jenis bahan bakar Electric
    • Akselerasi 2.0 s
    • Tenaga penggerak listrik 1020

    Harga Tesla Model S

    Tesla Model S memang memiliki daya tarik sangat cukup unik, diantaranya dari sisi ineriornya yang sedikit sekali tombolnya. Hal ini dikarenakan mobil ini memakai head unit layar sentuh yang berukuran cukup besar. Sama seperti pendahulunya Tesla Model X, dimana Tesla Model S juga mempunyai dua varian yang ditawarkan di Indonesia yaitu Long Range dan Plaid.

    Untuk varian Long Range, Tesla disematkan 2 motor berpenggerak all wheel drive dan tenaganya mencapai 670 hp dengan kemampuan berlari 1-100 km/jam dalam 3,1 detik. Sementara pada varian tipe Plaid disematkan 3 motor berpenggerak all wheel drive sehingga tenaga yang dihasilkan 1.020 hp denan kemampuan berlari 1-100 km/jam hanya dalam waktu 1,9 detik saja. Adapun harga Tesla Model S Long Range ialah $72.990 atau senilai Rp 1 Miliar. Sedangkan Tesla Model S Plaid dibanderol $112.990 atau setara dengan Rp 1,6 Miliar

  • Roadmap Mobil Listrik Indonesia

    Roadmap Mobil Listrik Indonesia

    Roadmap mobil listrik indonesia telah melakukan revisian. Kemenperin (Kementerian Perindustrian) sudah menyiapkan peta jalan (Roadmap) yang baru untuk pengembangan kendaraan listrik di tanah air. Revisian tersebut dilakukan karena perkembangan program kendaraan bermotor listrik berbasis baterai / KBLBB yang belum maksimal dijalani sebab adanya pandemi covid sejak tahun lalu. Khususnya terkait perhitungan tingkat komponen dalam negeri (TKDN) yang tertulis dalam Permenperin (Peraturan Menteri Perindustrian) No 16/2021 sebagai turunan dari Perpres Nomor 55 tahun 2019 mengenai Percepatan Program KBLBB untuk transportasi jalan. Hal ini dikatakan langsung oleh Sony Sulaksono selaku Direktur Industri Maritim, Alat Transportasi, serta Alat Pertahanan Kemenperin dalam sebuah Webinar Quo Vadis Industri Otomotif Indonesia pada era elektrifikasi. “Kami menyadari jika mengikuti peraturan berbasis cost, akan sangat berat di otomotif sebab bahan baku utama untuk material baja serta baja paduan ini masih bergantung dari impor”

    “Sama halnya pada baterai yang saat ini belum ada anoda serta katodanya sehingga memerlukan peninjauan serta penyesuaian kembali”

    Sony juga mengaku telah berkoordinasi dengan Kementerian Maritim & Investasi untuk pengesuaian ketentuan itu. Sementara target dan angkanya tidak akan diubah. Selanjutnya terkait TKDN kendaraan listrik, tertera pada Bab 2 Pasal 8 yang mengatakan bahwa industri kendaraan bermotor listrik berbasis baterai serta industri komponen wajib mengutamakan TKDN.

    Tahap pertama, TKDN untuk motor adalah minimum 40% selama kurun waktu 2019 hingga 2023. Sedangkan mobil, kurun waktu 2019 hingga 2021 minimum 35%. Untuk kendaraan listrik roda dua atau tiga tingkat penggunaan kompponen dalam negeri yaitu:

    • Tahun 2019-2023, TKDN minimum sebesar 40%
    • Tahun 2024-2025, TKDN minimum sebesar 60%
    • Tahun 2026 sampai seterusnya, TKDN minimum sebesar 80%

    Sementara untuk kendaraan bermotor listrik yang berbasisi baterai roda empat/lebih tingkat penggunaan komponen dalam negeri yaitu:

    • Tahun 2019-2021, TKDN minimum sebesar 35%
    • Tahun 2022-2023, TKDN minimum sebesar 40%
    • Taun 2024-2029, TKDN minimum sebesar 60%
    • Tahun 2030 sampai seterusnya, TKDN minimum sebesar 80%

    Adapun perhitungan TKDN kendaraan listrik tersebut ditetapkan oleh menteri yang menyelenggarakan urusan pemerinatahan pada bidang perindustrian dengan melibatkan lembaga pemerintah non kementerian ataupun pemangku kepentingan terkait. Pada kesempatan itu pula, disebutkan jika pemerintah melalui berbagai lembaga pelat merah akan menjadi pihak pertama yang menyerap kendaraan lostrik produksi industri tanah air. Di tahun 2030, ditargetkan pembelian kendaraan listrik mencapai 135.000 unit untuk roda empat serta 400.000 unit untuk kenaraan listrik roda dua. Produksi kendaraan listrik harapannya mampu menurunkan emisi CO2 sbesar 2,7 ton pada kendaraan roda empat dan 1,1 juta dari kendaraan roda dua untuk tahun-tahun mendatang.

  • Harga Mobil Listrik Aglis

    Harga Mobil Listrik Aglis

    Harga mobil listrik aglis sering kali jadi berbincangan sebab selain ramah dikantong, mobil listrik yang dirakit oleh PT Prosan Alam Hijau dan Solo Teknopark itu memiliki beragam fitur unik. Seperti layaknya mobil, penumpang bisa masuk ke dalam kabin melalui pintu yang disediakan pada bagian kanan dan kiri. Dan pada bagian atapnya terdapat kaca seperti sunroof yag dapat dibuka tutup sehingga penumpang tidak khawatir kepanasan, sebab kendaraan ini belum dilengkapi AC (penyejuk udara).

    Jika masih merasa kepanasan, pada bagian dalam kendaraan ini dilengkapi blower / kipas yang terletak di bagian dashboard depan “Blower juga berfungsi sebagai penghilang embun pada kaca depan saat hujan turun” kata Aldrian selaku juru bicara PT Prosan Alam Hijau.

    Untuk menambah kenyaman pengemudi serta menghilangkan rasa bosan seam perjalanan, mobil listrik ini telah dibekali perangkat audio guna memajakan pendengaran anda yakni dengan. Koneksi flashdisk. Kendaraan listrik ini juga bisa berjalan mundur seperti umumnya mobil dan pengemudi tak perlu melihat kaca spion sebab telah dilengkapi kamera mundur yang terhubung dengan layar ada tersedia di dashboard depan. Adapun sistem pencahayaannya, Aglis mengusung teknologi lampu LED yang dinilai lebih hemat energi. Sehingga pasokan energi dari baterai tidak terlalu boros / cepat habis. Desain lampu bagian depan mobil listrik Aglis cukup unik dan modern sebab menggunakan lampu daytime running light yang berwarna putih.

    Harga Mobil Listrik Aglis

    Mobil listrik ramah lingkungan buatan PT Prosan Alam Hijau bersama Solo Teknopark ini sering kali disebut sepeda, meski demikian kendaraan listrik ini memiliki roda tiga dan bentuknya mirip sekali seperti mobil yang dilengkapi dengan beberapa panel termasuk speedometer pada dashboard depan dan juga wiper untuk menyeka air hujan.

    Bicara soal baterai, Agis memerlukan waktu charge penuh sampai 8 jam dan bisa dipakai melaju sejauh 60-80 km. Adapun seluruh komponen-komponen mobil listrik Aglis ini didatangkan dari China. Dan kendaraan ini akan segera diluncurkan serta dipasarkan dengan dibanderol harga sekitar Rp 45 jutaan.

  • Prototipe Mobil Listrik

    Prototipe Mobil Listrik

    Prototipe mobil listrik Honda mulai dikenalkan untuk mobil-mobil masa depan. Pabrikan mobil asal Jepang itu mengenalkan prototipe mobil listrik yang berjenis SUV listrik pada pagelaran Auto Shanghai 2021 dan dinamai SUV e:prototype (mobil listrik murni). SUV ini menjadi tanda bagian dari jangka panjang Honda dalam mengenalkan mobil listriknya di Tiongkok. Rencananya SUV e:prototype akan diproduksi tahun ini 2022.

    Spesifikasi Honda e:prototype

    Karena masih bentuk prototype, tentu mobil ini masih belum sempurna. Hal ini terlihat dari SUV e:prototype yang merupakan bagian dari pengembangan dari SUV e:concept yang ditampilkan oleh Honda pada acara Beijing Motor Show 2020 lalu. Tak anya itu, SUV listrik terbaru ini juga tampaknya sangat mirip dengan tampilan Hoda HR-V versi terbaru. Dan untuk sementara, tampilan matanya terlihat cukup tajam, ditambah tampilan logo Honda sebagai penutup lubang pengisian ulang daya baterai.

    Masih pada bagian luar (elsterioir), dimana tampilan sampingnya cukup besar sehingga gagang pintunya menjadi tidak terlihat. Dan yang membuat mobil listrik SUV e:prototype ini mirip sekali seperti Honda HR-V ada pada tampilan lampu belakang yang saling terhubung dengan logo Honda yang menyala di tengah. Walaupun demikian, belum terdapat spesifikasi khusus dari mobil ini. Hanya saja pihak Honda telah menyebutkan bahwa mobil ini menggunakan tenaga baterai (listrik murni). Pada segi sistemnya, mobil listrik ini menggunakan Honda Connect Generasi ketiga yaitu sistem kecerdasan buatan yang terhubung dengan semua layanan termasuk teknologi dan fitur-fitur Honda.

    Dari dalam kabin, Honda SUV e:prototype menawarkan beberapa fungsih yang canggih seperti konektivitas sehari-hari, pembaharuan OTA3 /Over The Air berdasarkan pengenalan suara serta tautan smartphone. Fitur-fitur baru yang tersedia ini diklaim oleh Honda akan memberikan nilai baru dan pengalaman baru dari mobilitas yang cukup menyenangkan. Pada sistem keselamatan dan bantuan untuk pengemudi, Honda telah menyiapkan performa pengenalan, prediksi serta pengambilan keputusan yaitu dengan memperlebar sudut kamera depan serta ditambahnya radar 360 derajat yang membuat penginderaan agar lebih akurat dari lingkungan sekitar kendaraan. Sistem ini dapat membantu pengemudi berkendara dengan aman saat berkendara di kondisi kompleks atau beragam saat di jalan raya.

    Honda juga mempunyai rencana akan mengenalkan 10 model mobil listrik dalam lima tahun ke depan yang salahsatunya adalah Honda SUV e:prototype. Pada ajang Auto Shanghai 2021 lalu, Honda juga sempat memamerkan generasi ketiga Honda CONNECT dan Honda ADAS2 di bulan Maret 2021 kemarin di Cina.

     

  • Essay Tentang Mobil Listrik

    Essay Tentang Mobil Listrik

    Essay tentang mobil listrik – Jenis mobil listrik terus berkembang memberikan beragam pilihan bagi calon konsumen. Saat ini dunia juga semakin akrab dengan istilah jenis-jenis mobil listrik diantaranya seperti BEV, PHEV, HEV, dan FCEV. Prinsip kerja masing-masing jenis mobil listrik itu berbeda-beda pula. Pada artiel kali ini wartaoto akan membahas secara singkat definisi, jenis, cara / prinsip kerja mobil listrik yang sudah beredar di Indonesia maupun dunia saat ini.

    Pengertian Mobil Listrik

    Mobil listrik adalah kendaraan yang digerakkan oleh motor menggunakan tenaga listrik di baterai. Baterainya bisa diisi ulang. Mobil listrik pertama kali diluncurkan  pada tahun 1880-an dan mobil ini sangat populer di akhir abad ke 19 serta abad ke 20. Perkembangan dan inovasi mesin pembakar internal / internal combustion engine (ICE) serta disusul dengan produksi massal kendaraan bensin yang lebih murah membuat penurunan penggunaan mobil listrik. Perkembangan teknologi sistem penyimpanan energi khususnya teknologi baterai, membuat penggunaan mobil listrik menjadi populer kembali baru baru ini. E-mobility (Electro Mobiliy) merupakan istirlah umum untuk pengembangan transportasi bertenaga listrik untuk beralih dari penggunaan bahan bakar fosil serta untuk mengurangi emisi gas karbon. Keunggulan utama e-mobility ini ialah efisiensi yang cukup tinggi dengan emisi karbon rendah.

    EV / Electic Vehicle sanagt rekomen menjadi salah satu alternatif dalam pengelolaan energi yang berkelanjutan. EV sendiri adalah mobil yang memakai aliran listrik 100% dengan memakai baterai elektrik yang harus diisi ulang. Selain EV, terdapat mobil hybrid dan plug in hybrid juga. Tingkat efisiensi kendaraan dari emisi CO2 yang didapatkan. Berikut tingkat efisiensi dari ketiga jenis e-mobility diatas:

    • Mobil Hybrid

    Kendaraan jenis ini memakai mesin konvensional yang tak mempunyai plug in charging pada mobilnya serta masih memakai bahan bakar petrol umumnya. Kendaraan hybrid juga menghasilkan listrik lewat passive charging pada mesin konvensional. Emisi karbon CO2 yang didapatkan berkisar antara 70 hingga 80 gram/km.

    • Mobil Plug in hybrid

    Merupakan gabungan antara mesin konvensional dengan small electric motor serta small high voltage battery. Itu artinya kendaraan ini masih dapat memakai bahan bakar petrol, tetapi juga memakai baterai elektrik. Emisi karbon CO2 yang didapatkan berkisar 45 hingga 50 gram/km.

    Perkembangan mobil hybrid dan EV juga berlanjut menjadi plug-in hybrid electric vehicle / PHEV. Dimana mobil dengan teknologi ini mendapatkan dua sumber tenaga yaitu listrik dan bahan bakar minyak (BBM). Sedangkan hybrid, PHEV mendapatkan daya baterai lewat pengisian daya yang dihubungkan langsung ke sumber listrik seperti EV. Akan tetapi biasanya teknologi ini masih memakai mesin konvensional. Pada kondisi tertentu, kedua sumber tenaga tersebut bisa bekerja bersamaan sehingga dapat memunculkan tenaga yang jauh lebih besar. Walaupun mobil listrik mempunyai beberapa keuntungan potensial, sayangnya mobil listri juga memiliki banyak kekurangan dan hambatan secara meluas. Hingga tahun 2011, harga mobil listrik masih terbilang cukup mahal daripada mobil yang bermesin konvensional biasa dan  kendaraan listrik hybrid sebab harga baterai ion litium yang mahal.

    Meski demikian, kini harga baterai mulai turun karena mulai memproduksi dalam jumlah yang banyak. Tak hanya itu, jumlah stasiun pengisian baterai mobil listrik yang masih terbatas juga kerap menjadi kekhawatiran para pengendara akan habisnya isi baterai padahal mereka belum sampai  di tujuan. Pada beberapa negara di sunia telah menerbitkan  beberapa insentif serta aturan guna menanggulani hal ini yang bertujuan untuk meningkatkan penjualan mobil listrik sehingga harga baterai dan juga komponen mobil listrik bisa semakin efisien.

     

     

  • Harga Mobil Listrik Buatan China

    Harga Mobil Listrik Buatan China

    Harga mobil listrik buatan china mulai banyak dilirik oleh para pecinta otomotif. Perkembangan mobil listrik yang semakin gencar membuat pabrikan otomotif besutan China meluncurkan FengGuang Mini EV. Dimana mobil ini hadir untuk memenuhi kebutuhan konsumen yang ingin mempunyai mobil listrik dengan harga yang terjangkau. Namun jika dilihat secara sekilas desainnya, mobil listrik FengGuang Mini ini mirip sekali seperti Wuling Hongguang Mini EV yang sudah mengaspal sejak beberapa bulan yang lalu.

    Jika dibandingkan dengan mobil EV yang ramah dkantong milik Wuling, sebenarnya secara keseluruhan desainnya hampir sama. Mulai dari penggunaan roda yang ukurannya kecil sampai garis di spakbor yang sangat menyerupai diantara kedua mobil tersebut. Akan tetapi, tentu desainnya tidak menjiplak begitu saja, sebab terdapat beberapa sentuhan berbeda diantaranya seperti trim hitam pada bemper depan, grill lebih lebar, garis pada jendela, pintu yang dipahat sampai lampu belakang yang menyatu dengan potongan trim hitam memanjang.

    Spesifikasi & Harga

    Bicara soal ukuran, mobil listrik kompak Dongfeng mempunyai panjang 2.995 mm. Lebar 1.495 mm serta tinggi 1.640 mm dan juga jarak sumbu roda 1.960 mm. Angka-angka tersebut menunjukkan jika mobil FengGuang Mini EV ini sedikit lebih besar dibandingkan Hongguang Mini EV. Selanjutnya FengGuang Mini EV ini juga memakai motor listrik tunggal yang dapat menghasilkan tenaga 34 hp (25 kW), dimana angka itu lebih dari cukup untuk dipakai dalam wilayah perkotaan. Apabila dibandingkan denag pesainnya yakni Wuling, DonFeng lebih unggul karena FengGuang Hongguang Mini EV hanya dapat menghasilkan tenaga 27 hp / 20 kW.

    Sayangnya, DongFeng belum membagikan  informasi detail terkait kapasitas baterai dan juga kecepatan maksimal yang mampu ditempuhnya. Sedangkan untuk Hongguang Mini EV yang mengusung baterai kompak 13,8 kWh mampu menghasilkan kecepatan maksimal sampai 100 km/jam. Rencanaya mobil listrik DongFeng FengGuang Mini EV ini akan di luncurkan kuartal pertama pada tahun 2022. Adapun harganya diprediksi sekitar $5000 atau senilai Rp 71 jutaan. Jika dibangkan dengan Wuling, mobil listrik Dongfeng FengGuang sedikit lebih mahal. Untuk di negara asalnya sendiri yakni China, mobil listrik Hongguang Mini EV dibanderol mulai dari Rp 64 jutaan atau $4.500.

    Demikian ulasan kami tentang Harga mobil listrik buatan china. Semoga ulasan ini bermanfaat bagi anda 🙂

     

  • Biaya Konversi Mobil Listrik

    Biaya Konversi Mobil Listrik

    Biaya konversi mobil listrik dari bensin tentu menjadi hal menarik untuk dibicarakan. Seiring dengan semakin meningkatnya isu lingkungan pada beberapa tahun belakangan ini, membuat citra mobil listrik semakin diminatai banyak orang. Akan tetapi, harga mobil listrik keluaran terbaru umumnya masih cukup mahal bagi sebagaian oarang. Bagaimana tidak? Mobil listrik di Indonesia yang termurah saja kini masih dijual mulai dari Rp 625 juta untuk jenis Hyundai IONIQ Electric. Walaupun demikian, ada cara yang jauh lebih murah bagi anda yang ingin membuat kendaraan anda menjadi bertenaga listrik yakni dengan melakukan konversi. Yuk simak sampai tuntas!

    Biaya Konversi Mobil Listrik

    Merakit mobil istrik dari mobil bekas tentu akan membutuhkan biaya yang banyak serta mempunyai kerumitan tersendiri. Mobil konvensioanl (Internal Combustion Engine/ ICE) memang dapat dikonversikan menjadi mobil listrik. Namun sayangnya cara lama yang berikan biasanya tidak akan ekonomis. Bahkan setiap konversi mobil dari bensi ke listrik pada kendaraan termasuk juga bagian penggerakknya harus tetap dilakukan uji tipe kendaraan ulang supaya bisa memenuhi syarat perubahan spek dari ICE berubah menjadi EV (Electric Vehicle). Bicaa soal biaya tentu akan dibebankan kepada individu / instansi yang merakit. Berikut rinciannya:

    – Biaya Pengujian rem Rp 1.970.000

    – Biaya Pengujian lampu utama Rp 1.050.000

    – Biaya radius putar Rp 500.000

    – Biaya Pengujian klason Rp 900.000

    – Biaya pengujian kincup roda / side slip Rp 1.050.000

    – Biaya pengukuran berat kendaraan bermotor Rp 870.000

    – Biaya pengukuran. Dimensi Rp 685.000

    – Biaya pengujian speedometer Rp 1.900.000

    – Biaya pemeriksaan konstruksi Rp 1850.000

    Dari keseluruhan pemeriksaan di atas maka membutuhkan biaya sekitar Rp 10.775.000. Sedangkan biaya konversi mobil dari bensin ke listrik sendiri memerlukan biaya sekitar Rp 80 juta hingga Rp 150 juta dengan komponen baterai mobil listrik yang memakan 60% dari keseluruhan biaya yang ditagohkan. Hal ini dikarenaan biaya baterai mobil listrik ketika melakukan perakitan mobil listrik dari mobil bekas ini skitar Rp 50 hingga 60 juta.

    Resiko Konversi Mobil Listrik

    Jika anda melakukan modifikasi yakni konversi dari mobil bensin ke listrik berati akan mengubah sistem dalam mobil tersebut sehingga ada beberapa resiko yang harus diwaspadai dan hal ini tentu mungkin bisa saja terjadi pada kendaraan anda. Resiko paling besar yang perlu anda ketahui ialah adanya korsleting yang berpotensi membuat mobil anda bisa terbakar. Selain itu, jika mobil tersbut ingin digunakan untuk jarak tempuh yang jauh maka anda perlu mengeluarkan biaya lebih di awal sebab dinamo yang dipakai harus dua atau tiga kali lipat lebih besar. Selanjutnya, baterai mobil listrik yang akan digunakan juga harus mempunyai kapasitas yang besar. Hal ini tentu akan merogoh kantong anda lebih dalam termasuk biaya charge mobil listriknya.

  • Penemu Mobil Listrik Tesla

    Penemu Mobil Listrik Tesla

    Penemu mobil listrik tesla kerap jadi perbincangan publik sebab teknologinya yang cukup canggih terutama dalam perkembangan mobil litsrik yang kini semakin populer di dunia. Selain lebih ramah lingkungan, mobil listrik juga dinilai lebih nyaman serta tingkat pengoperasiannya pun lebih muda daripada mobil konvensional berbahan bakar minyak. Tesla sendiri merupakan perusahaan mobil listrik yang berpusat di Palo Alto, California, USA. Perusahaan Tesla yang kini dimiliki oleh Elon Musk tentu memiliki cerita yang tidak mudah. Banyak rintangan yang cukup rumit hingga menjadi salah satu perusahaan otomotif terkemuka saat ini di dunia.

    Tesla Inc

    Pada awal berdirinya dahulu bernama Tesla Motors yang kemudian berubah menjadi Tesla Inc. Seiring berjalannya masa, perusahaan Tesla terus berkembang dan mendirikan cabang produksi di banyak negara yakni San Carlos Amerika, Inggris, dan juga di Asia tepatnya di Taiwan. Tak hanya memproduksi mobil, perusahaan Tesla juga memproduksi komponen msin elektrik, baterai penyimpan energi, dan juga perangkat isi ulang baterai. Sekarang Tesla telah menjadi pemimpin dalam industri otomotif untuk kategori penjualan mobil listrik. Menurut data Statista per tahun 2020 lalu, terdapat 365.000 Tesla mobil 3 yang telah terjual.

    Penemu Mobil Listrik Tesla

    Meskipun sudah berdiri sejak tahun 2003, Tesla baru resmi merilis mobil pertamanya di akhir tahun 2007. Saat itu Martin Eberhard & Marc Tarpenning menginginkan konsep mobil listrik sport. Di tahun 2006 mereka baru merilis prototype untuk mobil tesla yang dinamai Tesla Roadster. Dimana Tesla Roadster ini sepenuhnya diproduksi dengan desain elektrik. Saat uji coba, mobil ini mampu. Menempuh jarak hingga 394 km dalam satu kali pengisian daya saja. Dan jarak tempuh tersebut sudah menjadi rekor untuk mobil listrik pada msa itu.

    Selanjutnya pada uji coba lebih lanjut, Tesla Roadster diklaim mampu menghasilkan kinerja yang sama seperti banyak mobil sport bertenaga bensin yakni Tesla Roadster bisa berakselerasi mulai dari 0 hingga 96 km/jam dalam eaktu kuarnag dari 4 detik. Adapun kecepatan maksimal yang diperoleh dapat mencapai 200 km/jam. Bicara soal harga, kala itu Tesla Roadster dibanderol $109 ribu atau setara dengan Rp 1,5 Miliar yang terbilang cukup eksklusif bagi kalangan atas.

    Ze’ev Drori adalah sosoj dibalik suksesnya peluncuran mobil listrik Tesla Roadster pada tahun 2008 lalu. Drori yang mengubah konsep Tesla Roadster dari prototype menjadi produk yang layak dipasarkan ke konsumen. Sebelum resmi dirilis, Tesla Roadster semapat digunakan dalam sampul majalah Time yang terbit di USA pada bulan Desember 2006 sialam. Tesla menerima penghargaan “Best Inventions 2006-Transportation Invention” dari majalah tersebut. Walaupun telah sukses merilis Tesla Roadster, di tahun 2009 Tesla menghadapi masalah krisis keuangan yang cukup signifikan. Lalu pada bulan Mei 2009, Daimler AG (DDAIF) membeli 10 persen saham perusahaan tersebut senilai $50 juta. Selain itu, dana segar juga datang dari pinjaman dari Departemen Energi senilai $465 di bulan Juni 2009.

    Pada tahun 2012 Tesla pertama kalinya membuka stasiun pengisian daya. Stasiun pengisian yang dinamai Superchargers itu bertempat di California dan sudah berkembang hingga beropersi lebih dari 1.000 di penjuru dunia. Stasiun pengisian tersebut adalah fasilitas gratis yang diberikan oleh Tesla kepada para konsumen. Keunggulan lainnya ialah anda bisa lebih cepat melakukan pengisian daya dibandingkan menggunakan stop kontak biasa.

  • Mobil Listrik vs Mobil Hidrogen, Ini Faktanya!

    Mobil Listrik vs Mobil Hidrogen, Ini Faktanya!

    Mobil listrik vs mobil hidrogen menjadi pembahasan yang cukup hangat dikalangan pecinta mobil. Menuju masa depan yang ramah lingkungan, sekarang mulai banyak bermunculan kendaraan baru dalam bentuk mobil hidrogen. Setelah maraknya mobil listrik, kini mulai muncul pula mobil hidrogen sebagai pemberi solusi pada mobil konvensional, Mobil hidrogen merupakan kendaraan yang mendapat tenaga dari gas hidrogen yang tersedia dalam tangki tekanan tinggi. 

    Mobil Listrik vs Mobil Hidrogen

    Mobil Hidrogen

    Cara kerja mobil hidrogen sebenarnya mirip seperti mobil listrik. Tidak sedikit yang berasumsi bahwa mobil listrik hanya meliputi mobil-mobil yang menggunakan baterai seperti Chevy Bolt atau Tesla. Namun, meskipun mobil hidrogen berbahan bakar ga, sel bahan bakar hidrogen justru memberi daya pada kendaraan dengan menghasilkan listrik. Tentu ha ini bukan berarti fuek cell (sel bahan bakar) sama dengan baterai. Pada mobil hidrogen sendiri, tersedia tangki gas hidrogen yang mengisi sel bahan bakar dengan gas hidrogen yang bertekanan tinggi lalu bercampur dengan oksigen. Campuran hidrogen dan oksigen ini kemudian memulai reaksi elektrokimia yang nantinya akan memunculkan tenaga berupa listrik untuk menjalankan sebauah kendaraan.

    Sacara umum hidrogen sama amannya seperti halnya bahan bakar yang bisa kita pakai untuk mobil. Faktanya adalah rata-rata tangki bahan bakar dapat menampung tiga hingga empat kali energi daripada tangki hidrogen yang dipakai oleh mobil bertenaga hidrogen pertama. Tiga sampai empat kali energi ini berarti tiga sampai empat kali daya ledak. Hidrogen sendiri adalah unsur yang paling ringan, kira-kira 14 kali lebih ringan daripada udara yang disekitar kita. Maka dari itu, walaupun hidrogen mudah terbakar, hidrogen yang terlepas ke udara dapat menghilang depat sangat cepat. Dan uapnya tidak menggenang, sementara berbeda dengan uap bensin yang karakternya lebih berat daripada udara yang ada di sekitar kita.

    Mobil listrik

    Proses ekstraksi hidrogen dari alam bebas memakan energi yang cukup banyak. Ini tentu bertentangan dengan tujuan mobil hidrogen yakni ingin lebih bersahabat dengan lingkungan. Tak hanya itu, transportasi gas hidrogen dari satu tempat ke tempat lain yang prosesnya juga memakan bahan bakar konvensional. Maka dari itu, selama belum ditemukannya cara ekstraksi hidrogen yang lebih baik, mobil listrik dinilai lebih sustainable untuk pemakaian beberapa tahun yang akan dayang. Apalagi energi yang dipakai mobil hidrogen dua kali lipat dibanding mobil listrik (yaitu ketika ekstaksi dan ketika hidrogen merubah gas menjadi listrik). Mobil listrik juga lebih cepat tersedia daripada mobil hidrogen. Oleh karenanya meskipun mobil hidrogen adalah sebuah solusi baik untuk lingkungan namun belum bisa menggeserkan posisi mobil listrik yang lebih sustainable,

  • Perbedaan Mobil Listrik Dan Hybrid

    Perbedaan Mobil Listrik Dan Hybrid

    Perbedaan mobil listrik dan hybrid masih jarang diketahui sebagian kalangan. Padahal pemerintah sendiri telah memberikan dukungan untuk program elektrifikasi kendaraan bermotor di tanah air. Akan perlu kita ketahui secara garis besar, bahwa mobil dengan teknologi Plug in Hybrit Electric Vehivcle (PHEV) atau lebih dikenal dengan mobil hybrid yang mana kendaraan ini menggunakan dua sistem mesin yakni konvensional dan baterai listrik. Sedangkan teknologi baterai electric vehicle atau mobil litsrik murni bekerja hanya mengandalkan energi listrik saja yang tersimpan di baterai besar pada mobil tersebut. Sehingga mobil listrik membutuhkan pengisian daya menggunakan charger, maka mobil hybrid yang akan terisi dayanya secara otomatis. Adapun pengisian daya listriknya juga dapat dari konversi daya dari mesin konvensional atau kinetik ketika deselerasi.

    Perbedaan Mobil Listrik Dan Hybrid

    Mobil Hybrid

    Mobil Hybrid adalah kendaraan yang menggabungkan antara mesin konvensional berbahan bakar minyak dengan motor listrik, sehingga kedua mesin konvensional dan motor listrik ini saling berkolaborasi dalam menggerakkan mobil.

    Dalam beberaa model, contohnya Nissan Kicks, dimana sistem hybrid nya sangat unik sebab mesin bensinnya juga digunakan sebagai produksi daya listrik ke baterai. Sedangkan untuk penggeraknya menggunakan motor listrik. Maka mesin bensin baru bisa menyala ketika daya listrik pada bateri sudah tinggal sedikit lagi. Untuk mengisi daya listriknya saja. Ketika mobil bergerak lambat, maka sumber tenaganya memakai motor listrik dari baterai dan mesin bensin nya kondisi non aktif. Namun bila mobil melaju cepat kira-kira di atas 40 km/jam, maka mesin bensin lah yang mengambil alih sebagai penggerak mobil sambil melakukan pengisian daya baterai. Berikut ini beberapa perbedaan mobil  hybrid:

    • Mobil Hybrid sudah diproduksi secara massal sejak tahun 1997.
    • Pada mobil listrik mengandalkan sumber tenaga listrik sementara pada mobil hybrid menggunakan mesin sebagai sunber tenaga,
    • Hybrid mendapatkan sumber tenaga daari proses pengolahan sisa-sisa putaran pada bahan bakar mobil dan ditambah lagi dengan energi dari motor listrik
    • Mengurangi polusi udara

    Mobil Listrik

    Mobil listrik merupakan mobil yang hanya menggunakan daya listrik murni sehingga di dalam mobil listrik tidak ada msin bakar. Saat melakukan pengisian daya, daya listrik nantinya akan disimpan pada baterai lalu disalurkan ke motor listrik untuk menggerakkan roda sehingga dapat berputar. Karena tidak memiliki mesin bakar, maka sumber energi murni hanya menggunakan pengisian daya lisriik saja melalui SPKLU. Akan tetapi kemampuannya masih cukup terbatas sehingga sulit untuk digunakan pada perjalanan jauh dimana fasilitas SPKLU masih jarang sekali ditemui.

    Selanjutnya jika dilihat dari biaya pengisian daya listrik per kWh, mobil listrik memang memiliki efisiensi energi yang sangat baik. Dari sisi perawatannya pun, mobil listrik sangat mudah dan anti ribet. Berikut beberapa perbedaaan mobil listrik:

    • Ide mobil listrik sudah dicanangkan sejak abad ke-19, akan tetapi realisainya memakan waktu yang cukup lama.
    • Mobil listrik menjadi sangat populer karena diklaim bebas emisi gas buang
    • Tenaga listrik menjadi sumber tenaga dan baterai sebagai sumber tenaga cadangan
    • Sangat membantu mengurangi polusi udara