Kategori: Mobil

  • Jangan Panik! Inilah 6 Cara Mengatasi Mobil Tidak Bisa Distarter

    Jangan Panik! Inilah 6 Cara Mengatasi Mobil Tidak Bisa Distarter

    Cara Mengatasi Mobil Tidak Bisa Distarter – Pernahkah anda mengalami permasalahan mobil kesayangan anda tidak bisa di starter ? Jika pernah, anda tak perlu khawatir sebab hal ini bisa anda perbaiki sendiri dengan beragam cara agar permasalahan ini bisa diselesaikan.

    Sebelum anda mulai memperbaikinya, hal pertama yang harus dilakukan adalah mencari tau penyebab mobil tidak bisa distarter. Karena mobil yang tidak bisa distarter diakibatkan ada beberapa penyebabnya. Hal ini penting untuk diketahui agar bisa meminimalisir tingkat kerusakan yang lebih.

    Berikut beberapa penyebab mobil tidak bisa di starter :

    – Aki yang kondisinya mulai lemah
    – Dinamo starter pada mobil anda yang bermasalah
    – Busi, koil serta kabel busi yang rusak
    – Choke dan Kompresi silinder rendah bermasalah
    – Kondisi injektor yang kotor atau tersumbat oleh debu

    Jika anda sudah mengatahui dan memahami penyebab dari mobil tidak bisa di starter, maka selanjutnya anda mulai memperbaikinya. Berikut 5 cara mengatasi mobil tidak bisa distarter :

    1. Cek Kondisi Aki

    Cara mengatasi mobil tidak bisa distarter yang pertama adalah dengan mengecek kondisi aki mobil anda. Pasalnya, busi merupakan komponen penting dari sistem kelistrikan sebuah kendaraan. Jadi jika tanpa adanya aki, maka mobil tidak akan bisa berfungsi. Cobalah periksa kondisi level air aki serta memeriksa tegangan listriknya. Pastikan kondisi aki kamu bagus, jika sudah aus maka anda harus segera menggantinya.

    2. Periksa Kondisi Fuel Pump

    Cara mengatasi mobil tidak bisa distarter yang kedua yakni dengan memeriksa kondisi fuel pump. Cara memeriksanya dengan melakukan pengecekan fuel pump pada layar MID atau Multi Information Display yang ada di dashboard mobil anda, hal ini bisa dilihat dari indikator Check Engine pada Speedometer yang ada di MID mobil anda akan menunjukan kondisi fuel pump. Jika fuel pump lemah cara mengatasinya cukup dihentak, akan tetapi jika fuel pump kotor anda harus segera membawa mobil anda ke bengkel agar dibersihkan dan dilakukan kalibrasi ulang sehingga bisa membuat mobil anda kembali bekerja secara efektif.

    3. Cek dan Kontrol Keadaan Karburator

    Cara mengatasi mobil tidak bisa distarter selanjutnya dengan cara cek dan kontrol keadaan karburator. Hal ini dikarenakan komponen ini sama pentingnya dengan aki, yang mana berfungsi untuk mengatur sirkulasi udara dan bahan bakar ke dalam saluran isap mesin mobil.

    Jika karbuartor kotor, maka akan menghambat proses starting mesin mobil anda. Maka dari itu anda harus rutin melakukan perawatan mobil anda seperti membersihkan karburator.

    4. Periksa Kondisi Sekring

    Memeriksa kondisi sekring merupakan salah satu cara mengatasi mobil tidak bisa distarter. Periksalah kondisisekring mobil anda, jika anda mengalami masalah dimna mesin tidak bisa menyala. Cara ini bisa anda lakukan apabila anda sudah mengecek komponen aki dan karbuartor. Sekring sendiri terbagi dua yakni kutub positif dan kutup negatif. Perikslahkedua kutub ini apakah ada kabel yang terputus atau tidak. Jika anda bingung atau kurang memahinya, tidak ada salahnya untuk mencoba bantuan montir yang ada dibengkel terdekat.

    5. Pengecekan Suhu Koil

    Jika mobil kamu bisa distarter tapi tidak nyala, maka koil rusak. Segera ganti koil untuk mengembalikan kondisi mobil kamu menyala.

    6. Cek Dinamo Starter

    Cara mengatasi mobil tidak bisa distarter yang terakhir adalah dengan mengcek kondisi dinamo starter. Bagian ini memiliki fungsi untuk menggerakan roda gila pada dapur pacu mobil anda sehingga mesin bisa berfungsi normal. Memiliki dua komponen yakni alternator dan dinamo starter, Alternator sendiri bekerja untuk mengalirkan listrik dari aki dan dinamo starter bekerja untuk proses starter. Cek kondisi keduanya, jika mengalami tanda kerusakan maka anda harus segera melakukan service perbaikan.

  • Kenali beberapa penyebab mobil tidak bisa distarter

    Kenali beberapa penyebab mobil tidak bisa distarter

    Penyebab mobil tidak bisa distarter – Saat ini mobil sudah banyak dijadikan sebagai sarana transportasi aktivitas harian. Untuk menggunakannya, satu satunya cara menghidupkan mesin mobil yakni dengan menstarter mobil. Namun, sampai saat ini masih banyak pemilik mobil yang masih sering abai akan kondisi komponen mesin sehingga bisa membuat mesin mobil mogok dan tidak dapat distater.

    Jika hal ini terjadi dan sedang anda alami, sebaiknya anda tidak perlu panik dan kawatir sebab permasalahan ini sudahsering terjadi pada sebuah kendaraan roda empat. Yang harus anda lakukan yakni pertama tama mencari tau penyebab mobil tidak bisa di starter terlebih dahulu lalu mulai melakukan perbaikan. Namun jika anda kurang paham dalam hal otomotif, solusi yang tepat yakni bawalah mobil anda ke bengkel agar bisa segera teratasi.

    Penyebab mobil tidak bisa di starter terkadang bisa melibatkan banyak komponen diantaranya aki, dinamo, saluran bensin, bensin habis serta koil yang terlalu panas. Karena mogok tidak bisa diprediksi waktu dan tempatnya, yang jika terjadi bisa merepotkan anda dalam kondisi buru buru, ada baiknya anda kenali dulu penyebab mobil tidak bisa distarter untuk meminimalisir hal hal yang nantinya bisa merugikan anda selaku pengendara mobil.

    1. Busi

    Penyebab mobil tidak bisa distarter yang pertama adalah busi. Dimana busi memegang peranan penting yakni sebagai penghantar listrik pada mesin agar mesin mobil bisa menyela. Anda bisa mencoba periksaondisi busi mobil anda jika mobil anda tidak bisa distarter. Biasanya hal ini dikarenakan kondisi busi yang kotor, jika kotor anda bisa membersihkannya dengan lap besih dan menggosok bagian ujung kepala busi. Namun jika kondisi busi sudah usang atau rusak maka anda harus menggantinya dengan yang baru.

    2. Dinamo dan alternator

    Penyebab mobil tidak bisa distarter yang kedua yakni dinamo dan alternator. Dinamo dan alternator memiliki fungsi mengalirkan listrik ke bagian aki, jika bagian ini rusak sudah dipastikan aliran listrik tida bisa tersalurkan sekalipum aki mobil anda dalam kondsi baik. Permasalahan pada kedua bagian ini bisa dibilang cukup rumit sehingga ada baiknya langsung membaanya ke bengkel guna pemeriksaan lebih lanjut. Biasanya tanda tanda dinamo dan alternator yang akan mengalami kerusakan yakni mobil mulai sulit dinyalakan sebelum mogok.

    3. Pompa bahan bakar

    Penyebab  mobil tidak bisa distarter selanjutnya bisa dari pompa bahan bakar. Ini dikarenaka pompa bahan bakar berperan mengatur jalannya aliran bensin, biasanya penyebab dari masalah ini dikarenakan terjadinya penumpukan motoran. Jadi perlu anda perhatikan bahwa bagian ini harus rutin anda bersihkan saat sedang melakukan service mobil.

    4. Kondisi aki

    Bisa dibilang masalah aki mobil merupakan masalah yang umum yang bisa menjadi penyebab mobil tidak bisa distarter. Hal ini dikarenakan aki merupakan komponen yang penting agar mobil bisa dihidupkan. Penyebab dari soaknya aki yakni air aki yang mengering dan tegangan listrik aki kurang. Jika hal ini terjadi ada 2 opsi yang menjadi solusinya yakni mengganti dengan yang baru atau mengisi kembali air aki mobil anda.

    Dikarenakan aki memiliki peranan penting pada mobil, maka anda diharuskan untuk merawat dan slalu mengecek kondisi aki secara berkala. Sebab jika hal ini terjadi bukan hanya mogok saja, tapi bisa menjadi masalah lain dikomponen mobil anda.

    5. Koil

    Penyebab mobil tidak bisa distarter yang terakhir adalah adanya masalah pada koil. Umumnya masalah yang terjadi pada koil biasanya akibat hilangnya tegangan arus listri yang besar ke aki dan busi. Ini bisa mengakibatkan tegangan arus besar menjadi hilang dan membuat arus listrik gagal memantik pijaran bunga api pada busi. Jika hal ini terjadi maka ada baiknya anda segera membawa mobil anda ke bengkel guna mendapatkan penangan yang tepat.

  • Tidak Sulit ! Begini Cara Mengganti Filter Oli Mobil Sendiri Tanpa Perlu ke Bengkel

    Tidak Sulit ! Begini Cara Mengganti Filter Oli Mobil Sendiri Tanpa Perlu ke Bengkel

    Cara mengganti filter oli mobil – mengganti filter oli mobil merupakan suatu prosedur yang perlu dilakukan secara berkala dan rutin agar kendaraan anda menjadi lebih terawat dan tahan lama. Ketika anda lupa mengganti filter oli mobil, mungkin akan datang beberapa masalah yang akan timbul seperti filter atau saringan oli yang penuh dan pastinya menyumbat yang akan mengganggu sirkulasi oli sehingga kinerja oli akan terhambat. Tidak hanya sampai disitu, mesin mobil anda pun akan terkontaminasi dengan kotoran yang tidak dapat disaring sempurna oleh filter oli mobil anda. Fungsi oli sendiri yakni sebagai pelindung, pendingin dan pembersih , jadi jika filter oli mobil anda kotor akan membuat kinerjanya tidak dapat maksimal dan fungsi lainnya sebagai pelumasan akan terganggu dikarenakan terkontaminasi dengan kotoran.

    Pada dasarnya cara mengganti filter oli mobil dengan cara yang sama, hanya saja terdapat perbedaan yang terletak pada posisi filter oli mobil serta penggunaan alatnya dikarenakan filter oli mobil ada 2 ukuran yakni ukuran besar dan kecil. Dikarenakan filter oli merupakan komponen yang sangat penting perannya yakni untuk menyaring kotoran pada oli mesin, maka dari itu anda wajib menggantinya secara rutin. Biasanya pergantian filter oli setiap 10000 km. Dan jika dirasa anda malas untuk pergi ke bengkel, anda bisa menggantinya sendiri tanpa harus pergi kebengkel. Berikut wartaoto berikan beberapa prosedur yang harus dilakukan untuk mengganti filter oli mobil sendiri :

    1. Siapkan Alat yang diperlukan

    Cara mengganti filter oli mobil yang pertama adalah dengan menyiapkan beberapa alat yang diperlukan, diantaranya yakni filter oli baru, wadah untuk menampung sisa oli atau oli bekas, dongkrak mobil, kain perca dan kunci khusus filter oli. Jangan lupa untuk menyiapkan mechanic creeper atau kardus untuk alas anda saat masuk ke kolong mobil.

    2. Dongkrak bagian depan mobil

    Cara mengganti filter oli mobil yang kedua yakni anda diharuskan untuk angkat bagian depan mobil. Caranya dengan menggunakan dongkrak dan pastikan posisinya dekat dengan letak filter oli mobil anda. Slalu ingat cara mendongkrak mobil yang benar, anda harus meletakkan dongkrak hinggamenyentuh titik tumpu lalu kemudian mulai memompa tuasnya hingga mobil terangkat.

    Tujuan dari mendongkrak bagian depan mobil yaitu agar saat proses pergantian filter oli mobil menjadi lebih mudah. Setelah itu gunakan kardus bekas untuk alas anda pada saat ngolong dimobil.

    3. Bersihkan Kotoran Menempel

    Disaat anda mulai membukanya, pastikan anda membersihkan kotoran kotoran yang menempel disekitar area filter oli. Hal ini bertujuan untuk mencegah kotoran masuk ke saluran oli mesin dan mencegah kebocoran pada filter oli yang baru. Disarankan agar anda membersihkan area sekitar filter oli mobil sebulan sekali.

    4. Buka Filter Oli Lama

    Cara mengganti filter oli mobil selanjutnya adalah dengan membuka filter oli lama menggunakan kunci kusus. Filter oli umumnya terpasang dibagian depan, samping atau belakang blok mesin mobil, tergantung dari jenis dan merk mobilnya.

    Cara membukanya dengan memutar filter oli berlawanan dengan arah jarum jam. Jangan lupa juga menyiapkan wadah untuk menampung oli yang menetes atau mengalir ketika filter oli mobil terbuka.

    5. Siapkan Filter Oli Baru

    Sebelum anda memasang filter oli yang baru , ada baiknya anda memastikan dulu bentuk, lubang oli dan part numbernya sama. Jika dirasa sudah cocok maka lumasi juga area karet seal oli baru agar tidak melintir sehingga mempermudah proses pemasangan.

    6. Pasang Filter Oli

    Gunakan kunci kusus yang sudah disiapkam tadi untuk memasang filter oli yang baru.Caranya dengan memutar kunci menggunakan tangan searah jarum jam. Pastikan saat memutar kondisi karet seal sudah terasa menyentuh permukaan filter oli. Fungsi dari karet seal ini sangat penting karena sebagai perapat antara mesin dan filter oli mobil.

    7. Hidupkan Mesin Mobil

    Jika dirasa pemasangan filter olimobil sudah sempurna terpasang. Langkah selanjutnya anda menghidupkan mesin mobil beberapa saat agar membuat oli mesin bersirkulasi. Biarkan mesin tetap menyala kurang lebih 3-5 menit. Lalu cek kondisi diarea filter oli, pastikan tidak ada kebocoran.

    8. Turunkan Dongkrak Mobil

    Jika anda sudah mengecek dan memastikan tidak ada kebocoran oli. Matikan mesin mobil lalu kemudian turunkan dongkrak mobil secara perlahan. Jangan lupa juga untuk memastikan ketinggian level oli mesin melalui dipstick oli nya. Kalau memang dirasa kurang, maka tambahkan hingga ketinggian oli mencapai level maksimal.

  • Mengenal Jenis Freon Ac Mobil yang Tepat Untuk Ac Mobil Anda

    Mengenal Jenis Freon Ac Mobil yang Tepat Untuk Ac Mobil Anda

    Jenis Freon AC Mobil – Kenyamanan saat berkendara tentunya menjadi keinginan semua pengendara mobil saat ini. Hal ini dikarenakan kenyamanan saat berkendara tentu saja bisa memberikan suasana yang berbeda saat melakukan perjalan jarak jauh. Banyak faktor yang menjadikan saat berkendara menjadi terasa nyaman diantaranya penggunaan ban mobil yang tepat, kondisi sistem suspensi yang tepat juga serta sistem pendingin kabin mobil yakni AC mobil.

    Bicara tentang AC mobil, tentunya kita tau bahwa ada beberapa komponen AC mobil yang dibuat dengan saling terhubung, salah satu nya yakni Freon. Dimana freon merupakan zat cair yang berperan penting menghasilkan hembusan udara dingin pada AC mobil anda. Cara kerja freon sendiri yakni untuk menyerap panas laten melalui penguapan di evaporator yang ada pada sistem AC mobil anda.

    Namun, tahukah anda jika freon ac mobil memiliki jenis yang berbeda beda. Maka dari itu penting bagi anda untuk mengetahui perbedaan dari jenisjenis freon ac mobil, sehingga anda bisa menggunakan freon dengan jenis yang tepat untuk ac mobil anda. Hal ini bertujuan agar udara yang dihembuskan oleh ac mobil anda bisa terasa sejuk maksimal, yang pastinya akan semakin membuat anda terasa nyaman saat mengendarainya.

    Dikarenakan freon berbentuk zat cair, maka tidak menutup kemungkinan kondisi freon sewaktu waktu akan menguap. Sehingga sering kita dengar istilah ganti dan tambah freon AC mobil. Jika hal ini terjadi dan anda ingin mengganti dan menambah freon ac mobil anda, sebaiknya anda harus mengenali dulu beberapa jenis feron AC mobil yang cocok dengan mobil anda.

    1. Jenis R-12

    Jenis freon ac mobil yang pertama adalah Jenis R-12. Dimana freon jenis ini banyak digunakan pada era 1980 sampai 1990 an. Freon ini termasuk jenis CFC atau Chloro Fluoro Carbon, freon jenis R-12 ini tersusun dari ethane dan methane yang mengandung fluor, carbon dn chlor. Sedangkan untuk titik didihnya, freon jenis R-12 memiliki titik didih mencapai 29,8 psig pada suhu 30°celcius dengan penguapan 11,8 psig pada suhu 15°celcius.

    2. Jenis Hydrocarbon

    Jenis freon ac mobil yang kedua yakni hydrocarbon, dimana freon ini merupakan freon ac mobil yang terbuat dari bahan alami hidrogen dan karbon. Tidak hanya itu, freon ini juga memiliki tingkat global warning potential atau GWP yang lebih rendah sehingga bisa meminimalisir dampat pemanasan global. Namun sayangnya, walaupun bisa dikatakan cukup ramah lingkungan, freon jenis ini masih jarang digunakan sebagai ac mobil di indonesia. Hal ini dikarenakan hydrocarbon termasuk dalam jajaran zat yang mudah terbakar sehingga sangat membutuhkan peralatan kusus yang mampu mendukung Hydrocarbon seabgai freon AC mobil.

    3. Jenis R-22

    Jenis freon ac mobil yang satu ini merupakan pengganti dari jenis freon R-12. Freon jenis R-22 termasuk kategori hydro chloro fluoro carbon ( HCFC ). Jadi sebenernya masih sama sama mengandung unsur chlor yang dapat beresiko merusak lapisan ozon, namun dampaknya lebih kecil jika dibandingkan dengan jeni R-12.

    Freon jenis R-22 merupakan salah satu refrigerant yang sengaja dibuat untuk penggunaan sistem pendingin berskala kecil, jadi tidak heran jika saat ini masih banyak yang menggunakan freon jenis ini untuk penggantian freon ac mobil. Sementara itu untuk titik didih freon ini yakni mecapai 40,8° celcius pada 1 atm dengan tekanan penguapan 28,3 psi pada suhu 15° celcius dan tekakan kondensasi 158,2 psi pada suhu 30° celcius. Meski terbilang masih beresiko merusak ozon, sampai saat ini masih banyak yang menggunakan freon jenis ini untuk digunakan khusus penggunaan jumlah kecil.

    4. Jenis R-134a

    Jenis freon ac mobil yang terakhir yakni jenis R-134a, yang mana jenis freon ini masih umum digunakan hingga saat ini. Freon jenis R-134a ini merupakan refrigerant hydro fluoro carbon ( HFC), dan freon R-134a tidak mengandung unsur chloro sehingga tidak menggangu lapisan ozon. freon ini memiliki tekanan penguapan mencapai 668 Kpa ketika berada pada suhu 25° celcius, dan memiliki titik didik 26.1° celcius pada tekanan 1 atm serta mempunyai tingkat tekanan kritis mencapai 4060 Kpa dengan Suhu kritis yang bisa didapat sekitar 101° celcius.

    Perlu kita ketahui bahwa R-134a merupakan jenis freon yang tidak bisa digabung dengan jenis freon AC mobil lain. Terlebih jika jenis freon tersebut tidak berasal dari kategori HFC seperti R-134a, maka bisa dipastikan bahan penyusunnya pun berbeda.

    Itulah beberapa jeniis freon AC mobil yang bisa digunakan sebagai pengganti freon AC apabila kondisi suhu AC mobil sudah tidak lagi dingin. Dan harus dipastikan ketika ingin melakukan penggantian freon AC mobil gunakan jenis freon yang tepat sesuai dengan penjelasan diatas.

  • Mobil Listrik Hyundai dari Korea yang Mengagumkan

    Mobil Listrik Hyundai dari Korea yang Mengagumkan

    Indonesia merupakan salah satu pangsa pasar potensial untuk mobil-mobil pabrikan Hyundai. Perusahaan otomotif asal Korea ini juga tidak ketinggalan ingin memasarkan mobil listrik buatannya ke Tanah Air. Mobil listrik Hyundai dipastikan akan segera masuk ke pasar Indonesia dalam waktu singkat. Sebelumnya, pabrikan otomotif ini sudah memperkenalkan Hyundai Ioniq Electric di Indonesia.

    Mobil listrik Hyundai sebenarnya tidak hanya satu jenis, tetapi ada sejumlah varian yang dapat dipilih konsumen. Saat ini pun, Hyundai tengah membangun pabriknya di Deltamas, Cikarang, Bekasi. Pabrik yang dibangun dengan nilai investasi USD1,55 miliar ini tentu mengindikasikan bahwa pecinta mobil listrik memang makin banyak.

    Mobil Listrik Hyundai yang Menarik

    Seperti yang telah dibahas sebelumnya, Hyundai tidak hanya puas dengan satu produk mobil listrik saja, melainkan ada sejumlah pilihan yang bisa konsumen tentukan. Berikut ini ulasan berbagai mobil listrik Hyundai beserta spesifikasi serta potensi pemasarannya di Indonesia.

    1. Hyundai Ioniq Electric

    Seri mobil listrik Hyundai satu ini merupakan mobil listrik pertama yang ada di Indonesia. Kendaraan roda empat ini didukung baterai Lithium-Ion dengan Polymer 38,2 kWh. Selain itu, baterai potensial ini juga memiliki tegangan sejumlah 319,4 Volt.

    Spesifikasi tersebut menghasilkan tenaga yang tidak main-main untuk urusan pacu. Tenaga yang dihasilkan mobil listrik ini bisa mencapai 134 Hp serta torsi maksimal 295 Nm. Untuk urusan akselerasi, seri Hyundai yang satu ini memiliki kemampuan melesat hingga 100km/jam dengan waktu 9,9 detik.

    Transmisi otomtasi menjadi salah satu keunggulan dari mobil listrik ini. Transmisinya digerakkan dengan Permanent Magnetic Sunchronous Motor. Dalam sekali pengisian, kendaraan roda empat ini bisa tahan melaju sampai 373 km.

    1. Hyundai Kona Electric

    Menyusul seri terdahulunya, Hyundai Kona Electric merupakan seri kendaraan roda empat bertenaga listrik selanjutnya yang akan masuk ke Indonesia. Seri ini akan menyapa para pecinta mobil listrik di Tanah Air. Antusiasme masyarakat Indonesia terhadap mobil listrik memang begitu menarik.

    Meskipun secara spesifik belum resmi rilis, disinyalir seri Hyundai satu ini begitu menarik karena mengusung upgrade di berbagai lini. Untuk bocoran harganya, mobil listrik Hyundai terbaru ini diprediksi akan dijual dengan harga sekitar Rp700 juta.

    Hyundai Kona Electric sendiri merupakan kendaraan roda empat yang masuk ke segmen compact SUV. Sebenarnya, versi Kona yang diperkenalkan Hyundai sudah ada terlebih dahulu, hanya saja dalam versi konvensional. Tenaga motor listrik yang disematkan mobil keluaran terbaru ini sebesar 150 kW dengan baterai lithium-ion 64 kWh.

    1. Strategi Hyundai Indonesia

    Potensi akan mobil listrik di masa depan memang dinilai lebih cerah. Saat ini, Hyundai berkeinginan untuk menjadi produsen mobil listrik di Indonesia yang terbesar. Pbrik mobilnya pun saat ini sedang dibangun dan tentu saja dengan adanya pembangunan pabrik akan menjadi gerbang untuk memasarkan kendaraan listrik.

    Kona Electric yang merupakan mobil listrik keluaran terbaru Hyundai sebenarnya sudah ingin diperkenalkan sejak lama oleh perusahaan ini. Namun, karena pandemi, keinginan tersebut akhirnya diundur.

    Salah satu alasan mengapa Hyundai begitu berkeinginan untuk memasarkan mobil listrik di Indonesia karena alasan harga. Persaingan mobil listrik memang begitu gencar, tetapi harganya tergolong mahal untuk rata-rata masyarakat di Indonesia, Hyundai pun melirik Indonesia dengan membuat pabriknya langsung sehingga bisa menekan harga jualnya.

    Perusahaan ini berkomitmen untuk membuat mobil listrik dengan harga yang tidak begitu tinggi. Rata-rata harga kendaraan masa depan ini diharapkan dapat dijual dengan kisaran Rp600 juta.

    Meskipun persaiangan mobil listrik makin gencar, ternyata Hyundai berani mengambil langkah sigap dalam memasarkan kendaraannya di Indonesia. Semoga rencana peluncuran mobil listrik Hyundai tersebut terealisasi secara lancar agar pasar otomotif makin bergairah pasca pandemi.

  • Ini Dia Spesifikasi Mobil Listrik BMW

    Ini Dia Spesifikasi Mobil Listrik BMW

    Mobil listrik BMW bertajuk BMW i3 diperkenalkan oleh BMW Group Indonesia pada gelaran GIIAS 2019 silam. Seri BMW i3 merupakan salah satu mobil listrik keluaran perusahaan otomotif Eropa yang sesuai untuk pasar Indonesia. Sebelumnya, brand kenamaan ini telah merilis model 13 ReX, tetapi kurang sesuai untuk kondisi Indonesia yang beriklim tropis.

    Sebagai salah satu perusahaan otomotif kenamaan dan terkenal sebagai produsen mobil mewah, BMW tentu tidak ingin mengecewakan pelanggannya. Terbukti sejumlah fitur menarik disematkan dalam mobil listrik ini. Mulai dari body hingga jeroannya didesain apik demi selera pasar Indonesia. Berikut ini ulasan spesifikasi untuk mobil listrik BMW.

    Spesifikasi Mobil Listrik BMW

    BMW i3 mengusung sejumlah daya tarik yang membuat pecinta otomotif begitu tergiur ingi memilikinya. Tidak kalah dengan pabrikan khusus mobil listrik yang sebelumnya sudah ada, ini dia spesifikasi mobil listrik BMW i3.

    1. Rangka Karbon Fiber

    Besaran dimensi yang dihadirkan oleh BMW satu ini memang cukup menarik. Kendaraan listrik BMW i3 mengusung panjang 4.006 mm dengan tinggi kabin 1.570 mm, sedangkan lebar mobilnya adalah 2.039 mm. Uniknya lagi, rangka badannya menggunakan material karbon fiber yang cukup ringan, tetapi kokoh.

    Desain luarnya tampak dinamis dengan bemper depan berwarna hitam. Selain itu, adanya grill khas BMW juga membuat identitas mobil listrik besutan perusahaan Eropa ini semakin menonjol di jalanan.

    1. Suspensi Sport

    Suspensi yang dihadirkannya juga tidak tanggung-tanggung. Meskipun bukan dikategorikan sebagai mobil sport, tetapi perusahaan kenamanaan ini menyematkan suspensi sport pada kendaraannya. Suspensi tersebut memiliki standar yang bisa diturunkan hingga 10 mm.

    Ada pula pelek dengan desain double spoke berukuran 20 inci. Pelek tersebut ukurannya lebih lebar dari model terdahulu. Perubahan ukuran ini juga makin membuat desain mobil mengalami peningkatan dan tampak lebih futuristik.

    1. Dapur Pacu Kuat

    Merek BMW sudah tidak perlu diragukan lagi untuk urusan dapur pacu. Terbukti produk mobil listrik keluarannya mengusung tenaga motor listrik yang begitu kuat. Kendaraan ini dilengkapi dengan motor bertenaga listrik sebesar 184 tk. Torsi yang diusungnya juga cukup tinggi, yaitu 270 Nm.

    Daya pacunya dinilai meningkat 40% dari seri sebelumnya. Untuk melesat sejauh 100 kilometer per jam, kendaraan roda empat ini hanya memerlukan waktu sekitar ,9 detik. Sebagai harga perkenalan, mobil dengan daya pacu menarik ini dibanderol Rp1,3 miliar off the road untuk area Jakarta.

    Selain itu, produsen juga menyediakan BMW Service Inclusive yang mencakup pemeliharaan secara gratis dan rutin 5 tahun. Garansi 36 bulan tanpa batasan jarak tempuh juga dapat dinikmati konsumen mobil listrik mewah ini.

    1. Kurva Putaran Mesin Lebih Tinggi

    Mobil listrik BMW ini merupakan salah satu kendaraan yang terkenal ramah lingkungan. Meskipun mengusung konsep mobil bertenaga listrik, tenaganya tetap mumpuni. Penggeraknya menggunakan motor listrik 184 HP dengan kinerja tinggi.

    Motor penggeraknya mencakup kontrol yang dimodifikasi serta memiliki bearing khusus. Tujuan dari adanya modifikasi ini adalah untuk mengoptimalkan pengiriman daya serta kurva di putaran mesin. Gubahan tersebut juga menghadirkan peforma akselerasi yang lebih singkat.

    Elemen desain dengan karakter yang menonjol juga semakin menguatkan citra mobil listrik ini. Terdapat garis atap yang ber-finishing hitam mengkilap. BMW i3 juga telah diakui sebagai salah satu simbol konektivitas kecerdasan lingkungan dengan jalanan perkotaan.

    Nah itu dia sejumlah ulasan mengenai spesifikasi mobil listrik BMW yang tentunya begitu menarik dimiliki. Anda dapat meliriknya sebagai pilihan city car ramah lingkungan yang visioner untuk kendaraan masa depan.

  • Keunikan Mobil Listrik Honda yang Menawan

    Keunikan Mobil Listrik Honda yang Menawan

    Sepak terjang Honda sebagai pabrikan kendaraan memang sudah tidak bisa diragukan lagi. Terbukti perusahaan otomotif asal Jepang ini juga tidak ketinggalan untuk meluncurkan mobil listrik seperti perusahaan lain. Honda mengeluarkan mobil listrik terbaru bertajuk Honda e. Berbeda dengan brand lain, kendaraan besutan pabrik kenamaan ini memiliki ukuran yang mungil.

    Mobil listrik memang digadang-gadang menjadi kendaraan masa depan. Mengingat bahan bakar minyak jumlahnya terbatas, banyak perusahaan otomotif yang memutar otak untuk mencari penggantinya. Tentu saja segudang keunikan spesifikasinya dapat Anda nikmati dari mobil listrik Honda ini. Berikut ulasannya.

    Spesifikasi Mobil Listrik Honda

    Mengusung tenaga listrik serta ukuran yang mungil tidak membuat peminat mobil listrik Honda ini makin surut. Sebaliknya, justru banyak yang tertarik akan kelebihannya. Ini dia ulasan spesifikasi lengkapnya.

    1. Distribusi Berat yang Unik

    Ukuran yang mungil membuat mobil listrik Honda satu ini tergolong unik. Bahkan, distribusi beratnya sangat mengagumkan. Honda mendesain mobil listriknya dengan distribusi berat 50:50. Dengan titik gravitasi yang rendah, tentu kendaraan ini akan semakin lincah jika dikemudikan.

    Penempatan baterai di sekitar wheelbase membuat tenaga yang tersalurkan lebih optimal. Tenaga mobil ini akan tersalurkan untuk memutar roda bagian belakang. Roda bagian belakang ini juga ditopang dengan 4 suspensi independen yang makin menambah kelincahan gerakannya.

    1. Baterai Berpendingin Cairan

    Baterai yang diusung oleh mobil listrik Honda ini juga tergolong unik. Keberadaan fitur berpendingin cairan menjadi salah satu daya tarik tersendiri. Kapasitas baterai sebesar 25,5 kWh diklaim perusahaan otomotif tersebut dapat menempuh jarak sampai 200 km untuk satu kali charging.

    Fitur pengisian cepat sampai 80% juga tidak ketinggalan diadopsi mobil listrik ini. Untuk mengisi hingga kapasitas tersebut, pengguna hanya memerlukan waktu sekitar 30 menit. Honda tidak menggunakan kapasitas baterai yang lebih besar karena disinyalir akan menurunkan keseimbangan rancangan mobilnya.

    1. Spion Kamera Minim Gesekan

    Honda juga memiliki fitur lain yang menarik, yakni spion kamera. Spion kamera yang disematkan di mobil listrik ini dapat mengurangi gesekan aerodinamis hingga 90%. Ketiadaan spion kaca juga akan meningkatkan efisiensi laju kendaraan hingga 3,8%.

    Sistem spion yang digunakan mobil listrik ini memiliki kamera 2 mode. Kedua mode tersebut adalah normal dan wide mode. Kaca spion kamera juga bisa mengurangi risiko blind spot sampai 10%. Fitur ini tentu saja dapat mendukung keselamatan penggunanya.

    Anda tidak perlu khawatir jika spion kamera akan terkena air hujan karena terdapat fitur lapisan anti air yang diterapkan di lensa kameranya. Hal ini berguna ketika terkena air, lensa tetap bekerja optimal tanpa khawatir memburam.

    1. Dominasi Dua Layar Sentuh

    Selain aneka fitur unik yang ada di luar mobil, kabin dalam kendaraan listrik ini juga tidak kalah uniknya. Honda e mengusung kabin yang memiliki dominasi dua layar sentuh yang memiliki ukuran 12 inchi. Untuk menambah estetika agar makin menarik, layar sentuhnya juga memiliki fitur lapisan kayu.

    Selain itu, dua bangku yang ada di depan dan belakang juga dilapisi polyester. Material tersebut sangat berperan dalam menambah kenyamanan penumpang. Suasana layaknya sebuah ruang keluarga juga begitu terasa dengan desain kabinnya yang futuristik.

    Bagaimana, menarik bukan untuk berbagai keunikan yang dimiliki oleh mobil listrik Honda e keluaran terbaru ini? Di Jepang sendiri, kendaraan satu ini sudah diproduksi dan dijual, tetapi pemasarannya masih melingkupi wilayah dalam negeri Jepang dan Eropa.

  • Ini Penyebab Exhaust Brake Tidak Berfungsi

    Ini Penyebab Exhaust Brake Tidak Berfungsi

    Exhaust brake atau rem knalpot merupakan salah satu fitur penting pada kendaraan bermotor, terutama pada truk dan kendaraan berat lainnya. Fitur ini membantu mengurangi kecepatan kendaraan dengan memanfaatkan tekanan pada sistem knalpot. Namun, terkadang pengguna kendaraan mengalami masalah dimana exhaust brake tidak berfungsi sebagaimana mestinya. Artikel ini akan membahas secara lengkap mengenai penyebab exhaust brake tidak berfungsi dan solusi yang dapat dilakukan untuk memperbaikinya.

    Penyebab Exhaust Brake Tidak Berfungsi

    1. Kerusakan pada Komponen Fisik:

      • Katup Exhaust Brake Rusak: Komponen ini dapat mengalami kerusakan mekanis atau keausan yang mengakibatkan tidak berfungsinya exhaust brake. Pengecekan dan penggantian katup yang rusak diperlukan.
      • Sensor Tekanan Knalpot Rusak: Sensor ini mengukur tekanan pada sistem knalpot dan memberikan sinyal ke sistem pengontrol. Jika sensor rusak, sistem pengontrol tidak akan berfungsi dengan baik.
      • Keausan pada Sistem Knalpot: Lama penggunaan kendaraan dapat menyebabkan keausan pada sistem knalpot, termasuk pada komponen yang terkait dengan exhaust brake. Perbaikan atau penggantian komponen yang aus diperlukan.
    2. Masalah pada Sistem Pengontrol:

      • Koneksi Listrik yang Buruk: Koneksi listrik yang buruk antara sistem pengontrol dan komponen exhaust brake dapat menghambat fungsi rem knalpot. Pemeriksaan dan perbaikan pada koneksi listrik diperlukan.
      • Gangguan pada Sistem Elektronik: Kendaraan modern menggunakan sistem elektronik kompleks untuk mengontrol berbagai fitur, termasuk exhaust brake. Gangguan pada sistem elektronik dapat menyebabkan exhaust brake tidak berfungsi. Perlu dilakukan pemindaian dan perbaikan sistem elektronik.
    3. Kendala Lingkungan:

      • Suhu Lingkungan yang Tidak Sesuai: Exhaust brake mungkin tidak berfungsi dengan baik pada suhu lingkungan yang sangat rendah atau sangat tinggi. Penggunaan exhaust brake pada suhu ekstrem dapat mempengaruhi kinerjanya.
      • Kelembaban yang Tinggi: Kelembaban yang tinggi dapat mempengaruhi kinerja sistem knalpot dan mengurangi efektivitas exhaust brake. Perawatan dan pemeriksaan teratur diperlukan untuk memastikan kinerja yang optimal.
    4. Masalah Pada Sistem Rem Lainnya:

      • Rem Utama yang Rusak: Jika sistem rem utama mengalami kerusakan atau keausan, exhaust brake mungkin tidak berfungsi dengan baik. Perawatan dan perbaikan sistem rem utama penting untuk menjaga kinerja exhaust brake.
      • Cairan Rem yang Kurang: Kurangnya cairan rem pada sistem rem dapat mengakibatkan masalah pada fungsi exhaust brake. Pastikan cairan rem pada kendaraan Anda selalu dalam kondisi yang cukup.

    Solusi dan Perbaikan

    1. Perawatan dan Pengecekan Rutin:

      • Lakukan perawatan rutin dan pemeriksaan terhadap sistem knalpot dan komponen exhaust brake. Periksa keausan, kerusakan, atau koneksi yang longgar secara berkala.
      • Pastikan komponen exhaust brake dalam kondisi yang baik, termasuk katup, sensor tekanan knalpot, dan koneksi listrik.
      • Bersihkan dan periksa sistem knalpot secara teratur untuk menghindari penumpukan kotoran atau kerak yang dapat mengganggu kinerja exhaust brake.
    2. Perbaikan atau Penggantian Komponen:

      • Jika terdapat kerusakan fisik pada komponen exhaust brake, seperti katup yang rusak atau sensor tekanan knalpot yang tidak berfungsi, segera lakukan perbaikan atau penggantian. Pastikan untuk menggunakan komponen yang berkualitas dan sesuai dengan merek dan model kendaraan Anda.
      • Jika ditemukan keausan pada sistem knalpot, pertimbangkan untuk mengganti komponen yang aus untuk memastikan kinerja exhaust brake yang optimal.
    3. Periksa dan Perbaiki Sistem Pengontrol:

      • Jika exhaust brake tidak berfungsi karena masalah pada sistem pengontrol, periksa koneksi listrik yang buruk dan pastikan semua kabel terhubung dengan baik.
      • Jika ditemukan gangguan pada sistem elektronik, lakukan pemindaian dengan menggunakan alat diagnosis yang sesuai. Perbaiki atau ganti komponen elektronik yang rusak atau tidak berfungsi dengan baik.
    4. Sesuaikan Penggunaan dengan Lingkungan dan Kondisi:

      • Perhatikan suhu lingkungan saat menggunakan exhaust brake. Jika berada dalam suhu ekstrem, hindari penggunaan yang berlebihan atau terlalu sering.
      • Jika kelembaban tinggi, pastikan untuk melakukan perawatan ekstra pada sistem knalpot untuk menjaga kinerja exhaust brake. Bersihkan dan keringkan sistem knalpot secara teratur.
    5. Periksa Sistem Rem Utama:

      • Pastikan sistem rem utama kendaraan dalam kondisi yang baik. Periksa kualitas rem, ketersediaan cairan rem yang cukup, dan kerusakan pada komponen rem utama lainnya. Perbaiki atau ganti komponen yang rusak jika diperlukan.

    Kesimpulan

    Exhaust brake merupakan fitur yang penting dalam kendaraan bermotor berat untuk membantu mengurangi kecepatan dengan aman dan efektif. Namun, terdapat beberapa penyebab umum mengapa exhaust brake tidak berfungsi secara optimal. Dalam artikel ini, telah dijelaskan beberapa penyebab exhaust brake yang tidak berfungsi dan solusi yang dapat dilakukan untuk memperbaikinya. Perawatan rutin, pemeriksaan komponen, perbaikan atau penggantian komponen yang rusak, dan penggunaan yang sesuai dengan lingkungan adalah langkah-langkah penting untuk memastikan kinerja exhaust brake yang optimal. Selain itu, periksa juga sistem pengontrol, lingkungan sekitar, dan sistem rem utama kendaraan.

    Selain melakukan perawatan dan perbaikan yang diperlukan, penting juga untuk mengikuti panduan dan rekomendasi pabrikan kendaraan terkait penggunaan dan pemeliharaan exhaust brake. Hal ini akan membantu memastikan bahwa kendaraan tetap dalam kondisi yang optimal dan fitur exhaust brake berfungsi sesuai dengan harapan.

    Dalam menghadapi masalah dengan exhaust brake yang tidak berfungsi, jika pemilik kendaraan tidak memiliki pengetahuan atau keterampilan yang cukup, disarankan untuk berkonsultasi dengan mekanik terpercaya atau pusat layanan resmi untuk diagnosis dan perbaikan yang lebih lanjut. Mereka memiliki pengetahuan dan pengalaman yang diperlukan untuk menangani masalah yang lebih kompleks dan memastikan bahwa kendaraan berfungsi dengan baik.

  • Panduan Lengkap Harga Aki Bekas Mobil dan Tips Memilihnya

    Panduan Lengkap Harga Aki Bekas Mobil dan Tips Memilihnya

    Aki mobil merupakan salah satu komponen penting dalam sistem kelistrikan kendaraan. Namun, seiring berjalannya waktu, aki mobil dapat mengalami penurunan kualitas dan performa. Untuk mengganti aki yang rusak atau sudah habis masa pakainya, membeli aki bekas bisa menjadi pilihan yang lebih terjangkau. Artikel ini akan memberikan panduan lengkap mengenai harga aki bekas mobil dan tips memilihnya dengan baik. Dengan memahami hal-hal yang perlu diperhatikan dalam memilih aki bekas, Anda dapat mendapatkan produk berkualitas tanpa harus mengeluarkan banyak biaya.

    Pentingnya Memahami Harga Aki Bekas Mobil

    Sebelum membeli aki bekas, penting untuk memahami mengapa harga aki bekas bisa berbeda-beda. Berikut adalah beberapa faktor yang memengaruhi harga aki bekas mobil:

    1. Umur Aki: Semakin tua umur aki, semakin rendah harganya. Namun, Anda perlu memastikan bahwa aki bekas yang akan Anda beli masih dalam kondisi baik dan masih memiliki sisa umur pakai yang cukup.
    2. Kapasitas Aki: Kapasitas aki, yang diukur dalam ampere-hour (Ah), juga mempengaruhi harga. Aki dengan kapasitas yang lebih tinggi biasanya memiliki harga yang lebih mahal.
    3. Merek dan Kualitas: Merek dan kualitas aki juga berpengaruh pada harganya. Aki bekas dengan merek terkenal dan reputasi yang baik umumnya memiliki harga yang lebih tinggi.
    4. Kondisi Fisik: Kondisi fisik aki, seperti tampilan, kebersihan, dan kerusakan, juga dapat mempengaruhi harga. Aki bekas yang masih terlihat baik dan tidak mengalami kerusakan berat biasanya memiliki harga yang lebih tinggi.

    Tips Memilih Aki Bekas Mobil

    Ketika memilih aki bekas mobil, terdapat beberapa tips yang perlu Anda perhatikan agar mendapatkan aki yang sesuai dengan kebutuhan dan memiliki kualitas yang baik. Berikut adalah tips memilih aki bekas mobil yang perlu Anda ketahui:

    1. Periksa Tanggal Produksi: Periksa tanggal produksi aki untuk mengetahui umur aki tersebut. Aki dengan umur yang terlalu tua kemungkinan besar memiliki kualitas yang menurun. Disarankan untuk memilih aki yang memiliki umur tidak lebih dari 6 bulan sejak tanggal produksi.
    2. Periksa Kapasitas Aki: Pastikan untuk memilih aki dengan kapasitas yang sesuai dengan kebutuhan kendaraan Anda. Untuk mengetahui kapasitas yang tepat, lihat manual pengguna kendaraan atau konsultasikan dengan teknisi yang berpengalaman.
    3. Cek Tegangan: Pastikan tegangan aki dalam keadaan normal sebelum membeli. Tegangan yang terlalu rendah dapat menjadi indikasi bahwa aki dalam kondisi rusak atau sudah mulai habis masa pakainya. Anda dapat menggunakan alat pengukur tegangan atau meminta bantuan teknisi untuk memeriksa tegangan aki.
    1. Periksa Kondisi Fisik: Perhatikan kondisi fisik aki secara menyeluruh. Periksa apakah terdapat kerusakan, retak, atau kebocoran pada aki. Pastikan juga terminal aki tidak berkarat atau terlihat kotor. Aki dalam kondisi fisik yang baik cenderung memiliki umur pakai yang lebih panjang.
    2. Merek dan Reputasi: Pilih aki bekas dengan merek terkenal dan reputasi yang baik. Merek-merek ternama umumnya memiliki standar kualitas yang lebih tinggi dan memberikan jaminan yang lebih baik terhadap produk mereka. Melakukan riset tentang merek-merek aki yang terpercaya dapat membantu Anda dalam memilih aki bekas yang berkualitas.
    3. Garansi dan Keandalan: Pastikan untuk membeli aki bekas yang masih memiliki sisa garansi. Meskipun aki bekas, adanya garansi akan memberikan perlindungan tambahan jika terjadi masalah dalam penggunaan aki tersebut. Selain itu, pastikan membeli aki dari penjual yang terpercaya dan dapat dipercaya, baik secara online maupun offline.
    4. Periksa Riwayat Penggunaan: Jika memungkinkan, tanyakan kepada penjual tentang riwayat penggunaan aki bekas tersebut. Ketahui bagaimana aki tersebut digunakan sebelumnya, seperti frekuensi pemakaian, kondisi kendaraan, dan perawatan yang dilakukan. Riwayat penggunaan yang baik menandakan bahwa aki tersebut telah dijaga dengan baik dan memiliki kemungkinan untuk memiliki masa pakai yang lebih lama.
    5. Lakukan Pengujian: Jika memungkinkan, lakukan pengujian aki sebelum membelinya. Beberapa bengkel atau toko aki dapat melakukan pengujian aki secara profesional. Pengujian meliputi pengukuran kapasitas, tegangan, dan resistansi internal aki. Dengan melakukan pengujian, Anda dapat memastikan bahwa aki bekas yang akan Anda beli masih berfungsi dengan baik.
    6. Bandingkan Harga: Lakukan perbandingan harga antara beberapa penjual aki bekas. Jangan terburu-buru membeli aki hanya karena harga yang terlalu murah. Lebih baik memilih aki dengan harga yang wajar namun memiliki kualitas yang baik. Perhatikan juga apakah harga termasuk garansi atau tidak. Pertimbangkan juga opsi pembelian aki baru jika perbedaan harga tidak terlalu signifikan.
    7. Pertimbangkan Kebutuhan dan Anggaran: Pilih aki bekas yang sesuai dengan kebutuhan kendaraan Anda. Jangan tergoda untuk membeli aki dengan kapasitas yang lebih tinggi jika tidak diperlukan. Selain itu, pertimbangkan juga anggaran yang Anda miliki. Jika anggaran terbatas, fokuslah pada aki bekas yang masih memiliki kualitas baik namun dengan harga yang lebih terjangkau.

    Memperhatikan aspek harga aki bekas mobil dan tips memilihnya adalah langkah penting dalam menjaga kinerja kendaraan Anda. Namun, setelah Anda berhasil memilih aki bekas yang sesuai, ada beberapa tips tambahan yang perlu Anda ketahui untuk merawat dan memperpanjang masa pakai aki tersebut.

    1. Perawatan Rutin: Setelah Anda berhasil membeli aki bekas mobil yang berkualitas, pastikan untuk melakukan perawatan rutin secara berkala. Bersihkan terminal aki dari kotoran atau korosi secara teratur dengan menggunakan sikat khusus. Periksa juga tingkat cairan elektrolit di dalam aki jika aki Anda memerlukan pengisian ulang air. Pastikan untuk mengisi dengan air suling demi menjaga kinerja aki dalam kondisi optimal.
    2. Cek Tegangan Secara Berkala: Untuk memastikan bahwa aki Anda berfungsi dengan baik, selalu periksa tegangan aki secara berkala. Tegangan yang rendah dapat menandakan bahwa aki perlu diisi atau mungkin sudah tidak layak digunakan. Pastikan juga bahwa aki terhubung dengan baik dan tidak kendur.
    3. Hindari Pemakaian Berlebihan: Jika kendaraan Anda seringkali tidak digunakan dalam waktu yang lama, pertimbangkan untuk melepas kabel terminal aki agar tidak ada pengurasan daya yang tidak perlu. Hindari juga pemakaian perangkat listrik di dalam mobil ketika mesin mati. Hal ini akan membantu mencegah aki kehabisan daya dan memperpanjang masa pakainya.
    4. Hindari Penggunaan Peralatan Elektronik Berlebihan: Penggunaan peralatan elektronik seperti lampu tambahan, stereo, atau perangkat pengisian daya dalam jumlah besar dapat menguras daya aki dengan cepat. Selalu matikan peralatan elektronik yang tidak digunakan untuk mengurangi beban aki dan memperpanjang masa pakainya.
    5. Hindari Penggunaan Aki Kering: Jika aki mobil Anda menggunakan tipe aki kering (maintenance-free), hindari membuka segel aki untuk mengisi air. Tipe aki ini memiliki elektrolit yang tertanam di dalam aki dan tidak memerlukan pengisian ulang air. Bukaan segel aki dapat menyebabkan kebocoran atau rusaknya aki.
    6. Jaga Kebersihan dan Kesejukan: Letakkan aki di tempat yang kering dan bersih, serta hindari paparan sinar matahari langsung. Kelembapan yang tinggi atau sinar matahari dapat mempercepat proses korosi pada terminal aki dan mempengaruhi kinerja aki secara keseluruhan.
    7. Perhatikan Indikator Kerusakan: Jika aki menunjukkan tanda-tanda kerusakan seperti sulfasi (lapisan putih pada terminal), gejala aki melemah, atau aki terasa sangat panas saat kendaraan berjalan, segera lakukan pemeriksaan lebih lanjut atau bawa kendaraan Anda ke bengkel untuk diuji lebih lanjut.

     

    Kesimpulan

    Memilih aki bekas mobil dengan bijak adalah langkah penting untuk memastikan kinerja dan keandalan sistem kelistrikan kendaraan Anda. Dalam panduan ini, kami telah membahas faktor-faktor yang memengaruhi harga aki bekas mobil serta memberikan tips memilih aki bekas dengan baik. Memahami harga aki bekas dan melakukan seleksi yang teliti akan membantu Anda mendapatkan aki yang berkualitas tanpa harus mengeluarkan biaya yang terlalu besar.

    Selalu ingat untuk memeriksa umur aki, kapasitas, tegangan, dan kondisi fisik aki sebelum membeli. Pastikan aki bekas yang akan Anda beli masih dalam kondisi baik dan memiliki umur pakai yang cukup. Pilih merek dan reputasi yang terpercaya, dan perhatikan garansi serta keandalan penjual. Melakukan pengujian aki jika memungkinkan juga sangat disarankan.

    Terakhir, sesuaikan pilihan aki dengan kebutuhan kendaraan dan anggaran yang Anda miliki. Pilihlah aki dengan kapasitas yang sesuai dan jangan terlalu tergiur dengan harga yang terlalu murah. Lebih baik memilih aki dengan kualitas yang baik dan harga yang wajar.

    Dengan mengikuti panduan lengkap ini, Anda akan dapat memilih aki bekas mobil yang sesuai dengan kebutuhan kendaraan Anda. Aki yang berkualitas akan memastikan sistem kelistrikan kendaraan Anda berfungsi dengan baik dan menghindari masalah yang tidak diinginkan di jalan. Selamat mencari aki bekas yang berkualitas dan hemat biaya!

  • Menilik Spesifikasi Mobil Listrik Toyota

    Menilik Spesifikasi Mobil Listrik Toyota

    Toyota Eropa rupanya tidak ingin ketinggalan dengan perusahaan otomotif lain untuk urusan mobil listrik. Terbukti perusahaan tersebut membuka keran pemesanan untuk mobil listrik Proace Verso dengan Multi Purpose Vehicle yang bertenaga listrik. Mobil listrik Toyota tersebut rencananya akan mulai dikirim kepada para pemesan mulai bulan Maret 2021.

    Hadirnya mobil listrik Toyota tentu menjadi angin segar tersendiri bagi pecinta kendaraan besutan perusahaan asal Jepang tersebut. Seperti yang diketahui, berbagai produk keluaran Toyota memang tidak perlu diragukan lagi kualitasnya. Untuk lebih mengenal bagaimana mobil listrik Toyota Proace Verso ini, ini dia spesifikasinya.

    Spesifikasi Mobil Listrik Toyota

    Keran pemesanan yang dibuka oleh Toyota Eropa untuk mobil listrik memang begitu antusias disambut konsumen. Tak kalah dengan brand lain, ini dia sejumlah spesifikasi mobil listrik besutan Toyota yang menarik untuk diketahui.

    Tersedia Tiga Varian

    Tidak tanggung-tanggung, Toyota mengeluarkan tiga varian sekaligus untuk mobil listrik pertamanya. Varian yang dikeluarkannya dibedakan berdasarkan ukuran. Tentu saja hal ini akan memudahkan konsumen dalam memilih sesuai dengan keinginan dan kebutuhannya.

    Untuk yang menginginkan mobil yang tidak terlalu besar, konsumen dapat memilih ukuran ringkas 4.609 mm. Ada pula ukuran sedang dengan dimensi 4,959 mm serta ukuran panjang dengan dimensi 5,309 mm. Selain dapat memilih berdasarkan ukuran, konsumen juga akan dimudahkan dalam pemilihan interior dan modelnya, di antaranya combi, shuttle, keluarga, serta VIP.

    Baterai Lithium-ion

    Sebagai mobil bertenaga listrik, Toyota mengusung dua pilihan baterai lithium-ion sebagai tenaga pacunya. Pilihan yang pertama adalah baterai berkapasitas 50-kWh dengan jangkauan jelajah sejauh 230 km. Ada pula kapasitas baterai 75 kWh yang jelajah jangkauannya sampai 330 km.

    Uniknya lagi, pengisian baterai dapat dilakukan di stasiun pengisian dengan daya 100 kW. Charging secara penuh bisa dilakukan dalam waktu 30 menit untuk daya 50 kWh, sedangkan untuk daya 75 kWh dibutuhkan waktu 45 menit.

    Tenaga Pacu Kuat

    Memproduksi tenaga listrik tidak membuat Toyota kehilangan jati diri. Mobil listrik Toyota mengusung tenaga pacu yang cukup kuat. Motor listriknya memiliki tenaga sebesar 134 hp bertorsi 260 Nm. Perusahaan tersebut mengklaim bahwa kecepatan maksimal lajunya mencapai 130 km per jam.

    Selain memiliki tenaga pacu yang kuat, pihak Toyota juga makin memanjakan konsumennya dengan garansi. Tidak tanggung-tanggung, garansi yang diberikannya adalah delapan tahun pemakaian.

    Aneka Fitur Keamanan

    Tak perlu khawatir akan mekanisme keamanan dari produk yang satu ini karena Toyota mengadopsi fitur keamanan yang cukup ciamik, mulai dari Safety Sense, Pre Collision System, dan masih banyak lagi. Tidak ketinggalan pendeteksi pejalan kaki juga disediakan untuk memudahkan navigasi dan keselamatan.

    Sensor parkir depan dan belakang, kamera belakang 180 derajat, hingga Blind Spot Monitor untuk mengidentifikasi titik buta menjadi salah satu daya tariknya. Sebagai pelengkap, Toyota menambahkan Lane Departure Alert, Automatic High Beam, dan beragam fitur unik lainnya.

    Kontrol E-Toggle

    Kontrol E-Toggle memungkinkan pengendara bisa memilih untuk melakukan drive, reverse, park, hingga neutral. Anda bisa menentukan bagaimana Anda akan mengoperasikan kendaraan ini hanya dengan sekali sentuh.

    Pada bagian kabin, terdapat kursi yang memiliki fitur pemanas. Fitur ini sangat cocok digunakan di Eropa yang beriklim dingin. Untuk hiburan, pengguna juga bisa memanfaatkan fitur layar sentuh sebesar 7 inci, radio digital, hingga konfigurasi sistem Android maupun Apple. Rem parkir elektroik hingga spion otomatis elektrik standar menjadi fitur lain yang membuat mobil listrik ini makin memesona.

    Bagaimana, menarik bukan, berbagai spesifikasi yang dimiliki oleh mobil listrik Toyota? Meskipun baru diluncurkan di Eropa, tentu saja kita berharap agar kendaraan keluaran Toyota ini juga bisa masuk ke pasaran Indonesia