Kategori: Mobil

  • Berapa Kapasitas Tangki Xpander?

    Berapa Kapasitas Tangki Xpander?

    Mitsubishi Xpander telah menarik perhatian banyak orang di Indonesia, menjadi pilihan favorit berkat desain yang memukau dan serangkaian fitur canggih yang menjamin keselamatan serta kenyamanan saat mengemudi. Kendaraan ini telah menjalani berbagai pembaruan, mulai dari eksterior dan interior hingga transmisi dan penambahan fitur terbaru, semata-mata untuk memenuhi ekspektasi para konsumen. Salah satu detail yang sering dicari informasinya oleh para penggemar otomotif adalah tentang kapasitas tangki xpander bahan bakar Xpander. Jika kamu penasaran tentang berapa banyak bahan bakar yang dapat ditampung oleh Xpander serta fitur-fitur unggul lainnya, mari kita bahas lebih lanjut.

    Kapasitas Tangki Xpander

    Mengetahui kapasitas tangki bahan bakar sangat penting bagi pemilik mobil untuk memastikan pengisian bahan bakar yang akurat. Berdasarkan informasi dari situs resmi Mitsubishi Motors Indonesia, Xpander dibekali dengan mesin 1.5 MIVEC DOHC 16-katup yang memiliki kapasitas tangki xpander ialah sebesar 45 liter. Dengan mesin tersebut, Xpander mampu memberikan performa yang tangguh dengan kekuatan sebesar 105 ps pada 6.000 rpm dan torsi puncak 141 Nm pada 4.000 rpm.

    Di samping itu, Mitsubishi Xpander menawarkan berbagai pilihan varian, termasuk Xpander Ultimate CVT, Xpander Sport CVT, Xpander Sport MT, Xpander Exceed CVT, Xpander Exceed MT, Xpander GLS CVT, dan Xpander GLS MT. Kamu juga bisa memilih dari palet warna yang elegan seperti Quartz White Pearl, Blade Silver Metallic, Jet Black Mica, Graphite Gray Metallic, Red Metallic, dan Deep Bronze.

    4 Model Mobil Xpander & Cara membedakannya

    1. Mitsubishi New Xpander

    Ultimate merupakan varian puncak dari jajaran New Xpander, yang secara alami menggabungkan semua keistimewaan dan fitur dari model di bawahnya. Dari segi estetika, varian Ultimate ini dibedakan dengan roda dua warna terkini berdiameter 17 inci dan ban ukuran 205/55 R17.

    Pilihan transmisi untuk varian Ultimate terbatas pada CVT saja. Lampu depannya yang bergaya T-Shape terbaru ini sudah dilengkapi dengan LED proyektor, DRL, dan foglamp. Untuk menambah kesan modern, antena shark fin telah menjadi pilihan desain.

    Di dalam kabin, varian Ultimate memadukan warna Dark Beige dan hitam, dengan kursi yang dilapisi kain berkualitas tinggi dan sentuhan lembut pada trim pintu, dasbor, dan konsol tengah. Setirnya yang terbungkus kulit hadir dalam desain terkini, dilengkapi dengan tombol kontrol audio dan Cruise Control.

    Fitur tambahan termasuk Electric Parking Brake (EPB) dengan Auto Brake Hold dan sistem AC digital. Konsol tengah pada varian Ultimate telah dilengkapi dengan sandaran tangan dan port USB tipe A dan C yang tersedia di bagian depan dan baris kedua, menambah kenyamanan bagi pemilik Xpander Ultimate. Untuk hiburan, tersedia unit kepala berukuran 8 inci dengan layar sentuh dan konektivitas ke Apple Carplay dan Android Auto.

    Fitur keamanan juga sangat lengkap, termasuk kamera belakang, sensor parkir, dan fitur ASC, HAS, ABS plus EBD dan BA, serta dua airbag. Varian Ultimate terbaru ini juga telah dilengkapi dengan Speed Sensing Door Lock.

    3. Mitsubishi New Xpander Sport

    Varian Mitsubishi New Xpander Sport yang diperbarui ini kini hadir dengan desain pelek baru berukuran 16 inci single tone, berbeda dari dual tone atau model yang digunakan oleh varian Ultimate. Tampilan depan dan belakangnya serupa dengan varian New Xpander lainnya, dengan lampu depan LED Proyektor dan lampu belakang LED bergaya T-Shape.

    Untuk interiornya, varian Sport memiliki kombinasi warna hitam dan coklat, berbeda dari model sebelumnya yang hanya hitam, untuk membedakannya dari varian Exceed dan GLS yang kini semuanya berwarna hitam.

    New Xpander Sport tersedia dalam pilihan transmisi manual 5-speed dan CVT. Namun, versi manual belum dilengkapi dengan EPB dan Auto Brake Hold, sementara versi CVT sudah memiliki fitur-fitur tersebut.

    Varian Sport juga memiliki lapisan soft touch seperti pada varian Ultimate dan sistem AC digital. Hiburan disajikan melalui layar sentuh 8 inci dengan konektivitas smartphone yang lengkap. Pada varian Sport CVT, telah tersedia port USB tipe A dan C di bagian depan dan baris kedua. Konsol tengah pada varian Sport CVT juga sudah dilengkapi dengan sandaran tangan.

    Fitur keamanan pada varian Sport semakin lengkap dengan adanya sensor parkir dan kamera belakang, ditambah dengan fitur ASC, HSA, ABS, EBD, BA, dan dua airbag yang tersedia di semua varian New Xpander.

    3. Mitsubishi New Xpander Exceed

    Mitsubishi New Xpander Exceed menempati posisi tepat di bawah varian Sport, dengan pilihan transmisi manual 5-percepatan dan CVT yang tersedia. Secara visual, Exceed berbagi kesamaan dengan varian New Xpander lainnya, termasuk lampu depan LED proyektor. Varian ini juga mengadopsi antena shark fin yang trendi, namun untuk roda, Exceed mempertahankan desain single tone 16 inci yang sama dengan Sport.

    Di dalam, Exceed menawarkan interior serba hitam. Material yang digunakan untuk pelapis jok adalah kain berkualitas tinggi, serupa dengan yang ditemukan pada varian Sport dan Ultimate. Namun, sistem pengereman parkir masih mengandalkan tuas manual dan kontrol AC masih berupa tombol fisik. Hiburan disajikan melalui layar sentuh 7 inci yang terhubung dengan smartphone.

    Yang membedakan Exceed dari varian GLS adalah adanya sensor parkir, yang tidak ditemukan pada GLS. Namun, baik Exceed maupun GLS tidak dilengkapi dengan kamera belakang. Exceed juga sudah dilengkapi dengan Speed Sensing Door Lock, fitur yang juga ada pada varian Sport dan Ultimate. Fitur keamanan lainnya juga tersedia, sama seperti pada varian New Xpander lainnya.

    4. Mitsubishi New Xpander GLS

    Mitsubishi New Xpander GLS adalah varian termurah dalam keluarga New Xpander dan tersedia dalam pilihan transmisi manual dan CVT. Dari segi penampilan, GLS menggunakan pelek 16 inci single tone dengan ban 195/65 R16, mirip dengan Sport dan Exceed. Lampu depan model T-Shape terbaru tetap dipertahankan, namun GLS masih menggunakan bohlam halogen, sementara lampu belakang sudah LED. Antena masih mengikuti desain Xpander sebelumnya, bukan model shark fin.

    Interior Xpander GLS masih mempertahankan desain dari model sebelumnya. Pengaktifan mesin masih menggunakan kunci manual, dan material jok masih menggunakan kain model lama. Sistem AC masih berupa tombol atau dial dan rem parkir belum elektronik. Lapisan soft touch juga tidak tersedia di varian ini. Namun, untuk hiburan, GLS telah ditingkatkan dengan layar sentuh 7 inci yang terhubung ke smartphone.

    Dalam hal fitur, PT MMKSI telah menyertakan fitur keamanan pada setiap model New Xpander, yang berarti GLS juga dilengkapi dengan Active Stability Control (ASC), Hill Start Assist (HSA), dan ABS plus EBD dengan Brake Assist (BA), serta dua airbag, sama seperti model New Xpander lainnya.

    Pilihan warna untuk New Xpander kini mencakup enam pilihan, termasuk Quartz White Pearl, Blade Silver Metallic yang baru, Jet Black Mica, Graphite Gray Metallic, serta Red Metallic dan Deep Bronze yang eksklusif untuk varian Ultimate dan Sport.

  • Rekomendasi Bengkel Mobil Korea Terbaik Jabodetabek

    Rekomendasi Bengkel Mobil Korea Terbaik Jabodetabek

    Rekomendasi bengkel mobil korea terbaik ini wajib kamu ketahui apalagi kalau kamu punya mobil Hyundai, Kia maupun merk mobil di Korea lainnya. Bagi kamu pemilik mobil Hyundai dan Kia, terutama yang telah berusia lebih dari 15 tahun seperti Hyundai Trajet, Hyundai Atoz, Kia Visto, dan Kia Picanto. Tidak perlu khawatir lagi mencari bengkel alternatif untuk servis rutin atau perbaikan komponen yang rusak. Saat ini, sudah tersedia beberapa bengkel mobil korea terdekat di Jabodetabel yang siap melayani mu dengan solusi terbaik.

    Bengkel spesialis ini biasanya menawarkan tarif yang lebih terjangkau dibandingkan dengan bengkel resmi lho, baik untuk layanan mekanik maupun harga suku cadang. Ini menjadi alasan mengapa banyak pemilik mobil Hyundai dan Kia memilih untuk menjadi pelanggan tetap mereka. Ingin tahu lebih lanjut tentang lokasi dan layanan dari bengkel spesialis mobil korea yang kami rekomendasikan? Simak ulasan lengkapnya dibawah ini!

    1. Berkah Jaya Abadi

    Bengkel spesialis pertama yang kami rekomendasikan adalah Berkah Jaya Abadi, yang terletak di Ciputat, tepatnya di Jl. Menjangan Raya, Sawah Lama, Kec. Ciputat, Kota Tangerang Selatan 15413. Kamu bisa menghubungi mereka di nomor 081906131487, dengan jam operasional dari pukul 8.30 pagi hingga 5 sore.

    Sejak tahun 2010, Bengkel Berkah Jaya Abadi telah melayani pelanggan dengan mekanik yang sebagian besar merupakan mantan mekanik bengkel resmi Hyundai dan Kia. Mereka menawarkan layanan servis berkala, perbaikan AC, suspensi, sistem kelistrikan, dan masalah mesin.

    Untuk harga, misalnya Hyundai Trajet tahun 2007, biaya penggantian oli 10W-40 berkisar antara Rp 300 ribu hingga Rp 450 ribu tergantung merek, sementara filter oli berkisar Rp 75 ribu hingga Rp 95 ribu.

    Biaya servis rack steer untuk power steering hidraulis di mobil Hyundai dimulai dari Rp 1,2 juta hingga Rp 2 juta, sedangkan untuk rack steer jenis EPS berkisar Rp 1,8 juta hingga Rp 2,8 juta. Biaya servis suspensi dimulai dari Rp 200 ribu hingga Rp 300 ribu, belum termasuk suku cadang.

    2. Garasi Motor

    Selanjutnya, ada Garasi Motor yang berada di Jl. Dewi Sartika No. 294B, Cawang, Jakarta Timur. Kamu bisa menghubungi mereka melalui nomor 08118997955, 087880005657, atau 085100844243, dengan jam operasional dari pukul 9 pagi hingga 5 sore.

    Di bengkel ini, kamu bisa mendapatkan layanan mulai dari servis ringan, tune-up, perbaikan suspensi, servis sistem kelistrikan dan sensor, hingga perbaikan yang lebih kompleks seperti overhaul mesin.

    Bengkel spesialis Hyundai dan Kia di Jakarta Timur ini juga menyediakan berbagai suku cadang asli. Suku cadang yang sering diganti seperti kampas rem, oli mesin, dan oli transmisi selalu tersedia, sementara suku cadang yang jarang diganti akan dipesan langsung dari Korea Selatan.

    3. Garasi 30

    Garasi 30 adalah salah satu bengkel spesialis Hyundai dan Kia yang kami rekomendasikan di Jakarta Selatan, yang beralamat di Jl. Moh. Kahfi I, Raya Depan TPU Kp.Kandang No.30, RT.2/RW.4, Jagakarsa, Kec. Jagakarsa, Jakarta Selatan. Hubungi mereka di nomor 08128222339.

    Bengkel ini buka setiap hari dari pukul 8 pagi hingga 5 sore. Sama seperti bengkel lain yang telah kami sebutkan, mereka menyediakan layanan servis berkala, tune-up, perbaikan suspensi, servis AC, dan kelistrikan.

    Di Garasi 30, tersedia berbagai suku cadang Hyundai dan Kia, baik yang asli maupun KW. Sebagai bonus, pembelian suku cadang di Garasi 30 mendapatkan gratis pemasangan dan beberapa suku cadang dilengkapi dengan garansi.

    4. Bengkel Joe

    Bagi kamu pemilik mobil Hyundai dan Kia lama di wilayah Bogor, seperti Trajet, Visto, Atoz, dan lainnya, Bengkel Joe adalah tempat yang tepat untuk servis berkala atau perbaikan mesin, suspensi, dan sistem kelistrikan.

    Bengkel Joe terletak di Ruko, Jl. Taman Sari Persada Jl. Sholeh Iskandar No.Blok A, RT.02/RW.15, Kec. Tanah Sereal, Kota Bogor 16166. Kamu bisa menghubungi mereka di nomor 087770300448.

    Bengkel ini, yang dimiliki oleh Joe, telah beroperasi sejak tahun 2000-an dan dilengkapi dengan alat scanner untuk mendeteksi kerusakan pada mobil dengan lebih mudah.

    Selain itu, mereka menyediakan berbagai suku cadang asli dan bergaransi, serta menawarkan gratis biaya pemasangan. Kamu juga bisa berkonsultasi terlebih dahulu tentang masalah pada mobil dan meminta estimasi biaya melalui telepon atau WhatsApp.

    5. Citi Motor Bekasi

    Bengkel spesialis Hyundai dan Kia lainnya adalah Citi Motor Bekasi, yang berlokasi di Jl. Insinyur H. Juanda No.199, RT.007/RW.001, Duren Jaya, Kec. Bekasi Timur 17111. Jam operasional mereka adalah dari pukul 8 pagi hingga 5 sore, dan kamu bisa menghubungi mereka di nomor (021) 88351812.

    Bagi kamu yang tinggal di wilayah Bekasi dan memiliki mobil Hyundai atau Kia, Citi Motor Bekasi adalah pilihan yang tepat. Mereka menyediakan layanan servis berkala, tune-up, perbaikan mesin dari ringan hingga berat (overhaul), servis dan perbaikan suspensi, kelistrikan, hingga AC. Suku cadang yang tersedia di bengkel ini bervariasi, mulai dari yang asli dan bergaransi hingga suku cadang KW.

     

  • Ganti Engine Mounting Toyota Avanza

    Ganti Engine Mounting Toyota Avanza

    Ganti Engine Mounting Toyota Avanza – Ketika kamu sedang memeriksa mesin mobil Toyota yang kamu cintai, kamu mungkin pernah mendengar tentang engine mounting. Ini adalah elemen penting yang menjamin kenyamananmu selama berkendara. Mari kita bahas lebih lanjut tentang engine mounting dan kapan waktu yang tepat untuk Ganti Engine Mounting.

    Apa Itu Engine Mounting?

    Pernahkah kamu menyaksikan mesin seperti mesin cuci atau mesin cetak yang bergetar saat beroperasi? Sebenarnya, getaran adalah sesuatu yang alami bagi semua mesin ketika bekerja.

    Hal ini terjadi karena mesin pada dasarnya adalah pengolah energi. Dan, mesin mobil tidak terkecuali. Dengan energi yang diolah oleh mesin mobil yang begitu besar, getaran yang dihasilkan pun menjadi sangat kuat. Inilah saatnya engine mounting beraksi. Fungsinya adalah untuk meredam getaran kuat yang dihasilkan oleh mesin mobil saat sedang bekerja.

    Bayangkan mengendarai mobil yang bergetar hebat; tentu tidak akan nyaman, kan? Engine mounting ada untuk memastikan kamu tidak terganggu oleh getaran tersebut.

    Cara Kerja Engine Mounting

    Setiap mesin mobil memiliki sistem pembakaran sendiri. Pembakaran ini terjadi di tempat yang disebut ruang bakar. Di ruang bakar, bahan bakar seperti bensin dan oksigen diproses menjadi energi yang menggerakkan mobil.

    Proses pembakaran ini menciptakan ledakan yang kemudian menggerakkan poros engkol atau crankshaft. Gerakan poros engkol inilah yang menyebabkan getaran pada mesin. Getaran ini bisa sangat kuat dan terasa sampai ke dalam kabin mobil. Tugas engine mounting adalah meredam getaran tersebut dengan menjaga mesin tetap pada posisinya.

    Kapan Harus Ganti Engine Mounting?

    Biasanya, engine mounting dibuat dari karet atau polyurethane. Namun, seiring waktu dan penggunaan yang berkelanjutan, performa komponen ini akan menurun.

    Jika terbuat dari karet, engine mounting bisa menjadi rapuh setelah digunakan dalam waktu yang lama. Lalu, bagaimana kamu tahu saatnya untuk mengganti engine mounting?

    • Getaran Mesin yang Kuat

    Salah satu tanda yang paling jelas adalah getaran mesin yang terasa lebih kuat dari biasanya. Meskipun getaran adalah bagian dari operasi normal mesin, getaran yang berlebihan saat berkendara menandakan bahwa engine mounting mungkin sudah rusak dan perlu diganti.

    • Perubahan Posisi Mesin

    Engine mounting bekerja dengan menahan mesin agar tidak bergeser dari posisinya. Jika kamu melihat posisi mesin berubah, ini menunjukkan adanya masalah pada engine mounting.

    • Mobil Berhentak Saat Dinyalakan

    Jika kamu merasakan hentakan saat menyalakan mobil, terutama pada mobil otomatis saat berpindah dari transmisi netral ke D (drive), ini bisa menjadi indikasi kerusakan pada engine mounting.

    • Suara yang Muncul

    Tanda lain adalah munculnya suara, terutama saat mobil melewati jalan yang rusak atau bergelombang. Suara ini bisa terdengar seperti ‘gluduk gluduk’ dan berasal dari bagian depan mobil.

    Itulah sekilas tentang engine mounting dan tanda-tanda yang menunjukkan saatnya untuk mengganti komponen ini. Semoga penjelasan ini membantu kamu, dan jika ada pertanyaan lain, jangan ragu untuk bertanya lagi!

    Penyebab Engine Mounting Gampang Rusak

    Berbagai faktor bisa mempengaruhi umur engine mounting pada mobil kamu, sehingga membuatnya cepat rusak. Apa sajakah itu?

    • Melintasi Jalan yang Tidak Rata

    Salah satu faktor utama adalah seringnya melintasi jalan yang penuh lubang. Ini bisa menyebabkan komponen penyangga mesin kamu tidak bertahan lama. Karet penyangga yang terus-menerus terpapar guncangan dari jalan yang tidak rata akan bekerja lebih keras dan menjadi lebih rentan terhadap keretakan.

    • Suhu Mesin yang Berlebihan

    Jika mesin mobil kamu sering mengalami overheat, mungkin karena jarang mendapatkan servis, ini juga bisa mempercepat kerusakan pada karet penyangga mesin.

    • Paparan Air atau Minyak

    Engine mounting yang sering terkena air atau minyak juga akan memiliki umur yang lebih pendek. Pastikan untuk membersihkan dan mengeringkan komponen ini secepatnya jika terkena cairan.

    • Penggunaan Sparepart yang Tidak Berkualitas

    Menggunakan sparepart yang tidak berkualitas juga bisa mempersingkat umur engine mounting. Untuk itu, selalu pastikan kamu membeli suku cadang yang asli dan berkualitas dari bengkel resmi.

    • Usia Penggunaan

    Setiap komponen kendaraan memiliki batas usia penggunaan. Untuk engine mounting, idealnya kamu harus menggantinya setiap 60 ribu kilometer atau setelah 3 tahun penggunaan.

    Biaya Penggantian Engine Mounting

    Berapa biaya yang harus dikeluarkan untuk mengganti engine mounting yang rusak? Harganya bervariasi tergantung pada jenis mobil. Misalnya, untuk Toyota Avanza dan Daihatsu Xenia produksi tahun 2015-2018, harga satu set di toko online berkisar di angka Rp700 ribu.

    Untuk Daihatsu New Sirion, satu setnya dibanderol seharga Rp1,2 juta. Sedangkan untuk Daihatsu Luxio dan Daihatsu Granmax MB, harganya sekitar Rp300 ribu.

    Jika kamu merasakan gejala kerusakan seperti getaran yang kuat di kabin saat mesin dihidupkan, atau suara gesekan besi saat mesin dalam keadaan idle, sebaiknya segera lakukan pemeriksaan dan penggantian satu set komponen tersebut.

    Perlu diingat, biaya penggantian engine mounting belum termasuk biaya jasa pengerjaan. Di bengkel umum, biaya jasa penggantian biasanya berkisar Rp300 ribuan, tergantung pada tingkat kerusakan dan jenis kendaraan.

    Mulai sekarang, kamu perlu perhatikan gejala kerusakan pada engine mounting mobilmu dan segera lakukan perbaikan di bengkel resmi setelah kamu menemukan gejala-gejala tersebut. Semoga bermanfaat 🙂

  • Ternyata Ini 10 Motor Tercepat di Indonesia

    Ternyata Ini 10 Motor Tercepat di Indonesia

    Motor Tercepat di Indonesia dan dunia – Kami mengagumi pencapaian teknologi yang memungkinkan motor terkencang di Indonesia dan dunia, yang menggabungkan kecepatan puncak dengan desain yang revolusioner. Di tanah air, eksistensi motor terkencang bukan hanya mencerminkan evolusi industri kendaraan, tapi juga lambang dari kehidupan yang kontemporer.

    Bersamaan dengan kemajuan teknologi, pembuat motor di negeri ini berlomba-lomba untuk menghasilkan mesin yang lebih kuat dan efisien aerodinamisnya. Ini dibuktikan dengan keberadaan beberapa motor yang sangat cepat, yang dapat menembus batas kecepatan dengan stabilitas yang mengagumkan. Ketahanan mesin yang solid dan pemilihan bahan yang ringan menjadi faktor penting dalam mencapai performa maksimal.

    Bukan hanya di Indonesia, tetapi juga motor-motor terkencang di dunia yang menarik perhatian para enthusiast otomotif secara global. Persaingan yang sengit di antara para pembuat motor terdepan menghasilkan kendaraan-kendaraan hebat yang dapat mencapai kecepatan yang dulunya hanya bisa diimpikan. Desain yang aerodinamis dan futuristik serta penerapan teknologi terdepan dalam mesin menjadikan motor-motor ini capaian yang mengesankan di arena otomotif.

    Motor terkencang tidak sekadar alat transportasi, melainkan juga ikon status dan lifestyle. Para peminat kecepatan, baik di Indonesia maupun di seluruh dunia, menunggu dengan penuh semangat peluncuran motor terbaru yang menawarkan pengalaman berkendara yang mempesona.

    Seiring dengan perkembangan teknologi yang tak henti-hentinya, impian untuk memiliki motor terkencang dengan fitur-fitur inovatif semakin mendekati kenyataan bagi para penggemar otomotif di mana saja. Untuk informasi lebih mendalam tentang motor terkencang di Indonesia dan dunia, kamu bisa membaca artikel dari wartaoto berikut ini.

    10 Motor Tercepat di Indonesia

    Inilah daftar motor terkencang di Indonesia dan dunia untuk tahun 2024. Apakah ada di antaranya yang kamu kendarai, atau mungkin motor impian yang kamu harapkan untuk dimiliki? Berikut informasi lengkapnya:

    1. Ducati 1098S

    Kecepatan Maksimum: 271 km/jam

    Ducati 1098S adalah salah satu motor terkencang dari Ducati yang sangat populer di seluruh dunia. Dengan mesin 1099 cc yang menghasilkan 160 hp, motor ini dapat melaju hingga kecepatan maksimal 271 km per jam. Meskipun dilengkapi dengan berbagai komponen, Ducati 1098S tetap terasa ringan dan stabil saat dikendarai.

    2.Aprilia RS4V RF

    Kecepatan Maksimum: 297 km/jam

    Aprilia RSV4 RF, yang dibuat oleh Aprilia, tercatat sebagai motor terkencang di Indonesia dan juga di dunia. Motor besar ini, yang dirakit di Italia, memiliki mesin longitudinal 65° dengan kapasitas 999.6cc. Dengan tenaga 201 Hp pada 13.000 rpm dan torsi 115 Nm pada 10.500 rpm, Aprilia RS4V RF dapat meluncur dengan kecepatan maksimum hingga 297 km/jam.

    3. Yamaha R1M

    Kecepatan Maksimum: 299 km/jam

    Yamaha, merek terkenal, juga memiliki motor sport fairing dengan mesin yang tangguh, yaitu Yamaha R1M. Motor ini dapat bergerak sangat cepat di jalan raya. Yamaha R1M dilengkapi dengan mesin 998cc yang berpendingin cair, in-line 4 silinder, 4-tak, DOHC, 4-klep. Dengan spesifikasi tersebut, motor ini dapat mencapai kecepatan maksimum hingga 299 km/jam.

    4. MV Agusta Brutale 1000 RR

    Kecepatan Maksimum: 299 km/jam

    MV Agusta Brutale 1000 RR, superbike dari Italia, dilengkapi dengan mesin 998cc, inline-four screamer. Motor ini dapat menghasilkan tenaga hingga 208 hp, dengan kecepatan puncak yang diklaim lebih dari 186 mph atau 299 km/jam.

    5. Honda CBR1000RR-R Fireblade SP

    Kecepatan Maksimum: 299 km/jam

    Honda CBR1000RR-R Fireblade SP termasuk dalam jajaran motor terkencang di Indonesia dan dunia dengan mesin 999 cc inline-four. Mesin ini telah mengalami banyak modifikasi untuk meningkatkan performanya. Motor ini memiliki injeksi dua tahap dan dilengkapi dengan knalpot Akrapovic khusus sebagai standar. CBR1000RR-R Fireblade SP ini memiliki tenaga 215 hp dan torsi 83 pound-feet dengan berat hanya 443 pon (201 kg).

    6. Kawasaki Ninja ZX-10RR

    Kami mengenal Kawasaki Ninja ZX-10RR sebagai motor yang memiliki kecepatan puncak 299 km/jam. Motor ini dikenal kuat dengan mesinnya yang berkapasitas 998cc, empat silinder segaris, yang menghasilkan 214 tenaga kuda dan torsi sebesar 82 pound-feet. Motor ini juga dilengkapi dengan batang titanium dan piston yang lebih enteng dibandingkan model 10R. Pada model terbaru tahun 2024, motor ini akan semakin canggih dengan sistem asupan udara variabel yang baru.

    7. Yamaha YZF-R1 M

    Motor Yamaha YZF-R1 M, yang merupakan turunan langsung dari teknologi MotoGP, juga mencapai kecepatan maksimum 299 km/jam. Dengan mesin 998 cc, motor ini siap menghadirkan performa yang mengesankan. Motor ini memiliki kekuatan 197 tenaga kuda dan torsi 83 pound-feet, yang memungkinkan akselerasi dari 0 hingga 62 mph hanya dalam waktu 2,56 detik.

    8. Honda RC213V-S

    Honda RC213V-S menjadi salah atu motor tercepat di Indonesia, motor cepat satu ini adalah produsen besar Jepang, Honda, dapat mencapai kecepatan maksimum 300 km/jam. Motor ini sempat menuai kontroversi saat pertama kali diperkenalkan karena kekuatannya yang luar biasa, yang dianggap terlalu berlebih untuk digunakan di jalan raya. Motor ini memiliki tenaga yang setara dengan motor yang digunakan oleh Marc Marquez dan Dani Pedrosa di MotoGP, yang membuktikan kemampuannya untuk mencapai kecepatan yang sangat tinggi.

    9. MV Agusta F4 RR

    Motor MV Agusta F4 RR dari Italia, yang dikenal dengan kecepatan ekstremnya, memiliki kecepatan maksimum 312 km/jam. Motor ini dilengkapi dengan mesin empat silinder berkapasitas 998 cc, yang mampu menghasilkan torsi 111 Nm dan tenaga 201 HP. Mesin yang sangat kuat ini memungkinkan motor untuk mencapai kecepatan yang sangat tinggi.

    10. BMW M 1000 RR

    Motor BMW M 1000 RR adalah versi yang lebih dipoles dari seri BMW S 1000 RR standar. Motor ini memiliki mesin empat silinder yang menghasilkan 212 tenaga kuda dan torsi 83 pound-feet, dengan kecepatan tertinggi 195 mph atau 313 km/jam.

    Sejarah Motor Tercepat di Indonesia dan di Dunia

    Di Indonesia, sejarah motor tercepat berkembang sejalan dengan evolusi industri otomotif lokal. Awalnya, pasar motor di negeri ini didominasi oleh model konvensional dengan kecepatan yang terbatas. Namun, sejak awal milenium baru, produsen otomotif lokal mulai memperkenalkan motor sport dengan performa yang lebih unggul. Persaingan antar produsen motor di Indonesia pun semakin ketat, mendorong mereka untuk berinovasi dalam desain dan teknologi mesin agar dapat mencapai kecepatan yang lebih tinggi.

    Sedangkan di tingkat global, sejarah motor tercepat mencerminkan pencarian manusia akan kecepatan maksimum yang tak kenal henti. Sejak awal abad ke-20, motor balap telah memecahkan berbagai rekor kecepatan dengan terus mengembangkan mesin dan teknologi. Pembentukan MotoGP sebagai ajang balap motor paling prestisius di dunia turut mendorong inovasi dan persaingan di tingkat internasional. Rekor kecepatan yang dipecahkan oleh motor-motor tercepat menjadi simbol prestasi dalam dunia balap motor.

    Sejarah motor tercepat juga mencatat peran penting motor listrik dan hibrida dalam membentuk masa depan industri otomotif. Produsen motor terkemuka di dunia berfokus pada pengembangan teknologi yang tidak hanya menawarkan kecepatan fenomenal, tetapi juga solusi untuk tantangan keberlanjutan lingkungan.

    Inovasi terus menjadi kunci dalam sejarah motor tercepat, menciptakan kendaraan yang tidak hanya memuaskan hasrat akan kecepatan, tetapi juga mempertimbangkan keberlanjutan dan efisiensi energi.

    8 Kelebihan Motor Berkecepatan Tinggi

    Motor berkecepatan tinggi menawarkan sejumlah manfaat yang menjadikannya pilihan favorit bagi para pecinta otomotif yang mengutamakan pengalaman berkendara yang serba cepat dan penuh aksi. Inilah beberapa keunggulan dari motor berkecepatan tinggi:

    1. Performa Optimal

    Motor berkecepatan tinggi dirakit dengan teknologi canggih untuk memberikan performa yang optimal. Mesin yang bertenaga dan efisien ini menjanjikan akselerasi yang lincah dan kemampuan untuk mempertahankan kecepatan tinggi dengan stabil.

    2. Desain Aerodinamika

    Kendaraan ini dibuat dengan fokus pada aerodinamika yang sempurna. Kontur bodi yang dirancang secara aerodinamis berfungsi untuk meminimalisir resistensi angin, memungkinkan motor untuk melaju kencang tanpa mengorbankan kontrol.

    3. Suspensi Mutakhir

    Motor berkecepatan tinggi dipersenjatai dengan suspensi mutakhir yang dirancang untuk mengatasi kecepatan yang ekstrem. Suspensi ini mampu meredam getaran dan memastikan kendaraan tetap stabil saat bergerak cepat.

    4. Sistem Pengereman Canggih

    Demi keamanan, motor ini dilengkapi dengan sistem pengereman yang canggih. Rem yang dirancang untuk performa tinggi ini efektif dalam mengurangi laju motor dan memberikan kontrol yang maksimal kepada pengemudi.

    5. Teknologi Terbaru

    Motor berkecepatan tinggi sering kali dilengkapi dengan teknologi terbaru, termasuk sistem kontrol traksi, mode berkendara yang beragam, dan lain sebagainya. Ini memberikan kemampuan bagi pengendara untuk menyesuaikan performa motor sesuai dengan selera dan kondisi jalan.

    6. Simbol Prestise dan Gaya Hidup

    Memiliki motor berkecepatan tinggi seringkali dianggap sebagai lambang prestise dan gaya hidup. Kendaraan ini mencerminkan keberanian dan kekuatan pengendara dalam menghadapi tantangan kecepatan.

    7. Pengalaman Berkendara yang Tak Tertandingi

    Pengendara motor berkecepatan tinggi akan merasakan pengalaman berkendara yang tak terlupakan dan penuh adrenalin. Kecepatan yang ditawarkan memberikan sensasi berkendara yang mendalam dan memuaskan bagi para penggemar kecepatan.

    8. Inovasi Keamanan Terdepan

    Beberapa model motor berkecepatan tinggi juga dilengkapi dengan inovasi keamanan terdepan, seperti sistem pengereman anti-terkunci (ABS) dan fitur keamanan tambahan lainnya, yang menjamin perlindungan terbaik bagi pengendara.

    Dengan gabungan antara performa yang luar biasa, desain yang inovatif, dan fitur keamanan yang lengkap, motor berkecepatan tinggi menyuguhkan pengalaman berkendara yang menakjubkan bagi mereka yang mencari sensasi adrenalin dan prestise dalam berkendara.

  • Oli 20W 40 untuk Motor

    Oli 20W 40 untuk Motor

    Oli adalah minyak pelumas esensial yang mendukung operasi mulus dari mesin sepeda motor dan bagian-bagiannya. Seperti darah yang mengalir di dalam tubuh, minyak ini disalurkan ke semua bagian mesin untuk memastikan sepeda motor beroperasi dengan lancar tanpa hambatan. Dengan memilih minyak pelumas motor yang berkualitas, kami yakin akan mendapatkan performa yang optimal dan menjaga mesin motor tetap dalam kondisi prima.

    Minyak motor memiliki empat peran kunci: melindungi, melumasi, mendinginkan, dan membersihkan. Biasanya, sebelum memutuskan pembelian, kamu akan menemukan berbagai pilihan spesifikasi, merek, dan nilai SAE. Apakah kamu sudah mengerti apa itu SAE? Bagaimana dengan angka-angka seperti 5w, 10w, 20w yang tertera pada kemasan minyak?

    Apa Itu SAE?

    SAE adalah kependekan dari Society of Automotive Engineers, sebuah organisasi yang menetapkan standar untuk berbagai aspek termasuk desain, rancangan, produksi, dan viskositas minyak.

    Angka-angka yang mengikuti tulisan SAE adalah standar yang ditetapkan oleh SAE mengenai kualitas viskositas minyak.

    Huruf W (Winter) menunjukkan parameter viskositas minyak saat dingin. Sebagai contoh, kode 5w-30 pada minyak menandakan bahwa minyak tersebut memiliki viskositas 5w pada suhu rendah, dan angka 30 menunjukkan bahwa minyak tersebut memiliki viskositas 30w pada suhu 100 derajat Celsius.

    Misalnya, minyak dengan SAE 10w-30 berarti minyak tersebut memiliki viskositas 10 saat mesin dingin dan 30 saat mesin panas.

    Ini berarti, semakin tinggi angka pada spesifikasi minyak, maka semakin kental minyak tersebut. Misalnya, minyak dengan viskositas 20w-50 sangat cocok untuk kendaraan tua dengan mesin yang sudah berumur.

    Untuk kendaraan baru, pabrik biasanya merekomendasikan minyak dengan viskositas lebih rendah, seperti SAE 10w-30, 10w-40, atau bahkan yang lebih encer lagi.

    Di Indonesia, khususnya untuk motor matic dengan mesin di bawah 250cc, kebanyakan menggunakan minyak 10w-30. Namun, jika kamu membutuhkan minyak yang lebih kental, kamu bisa memilih minyak 10w-40.

    Kapan Jadwal Penggantian Minyak yang Ideal?

    Penggantian minyak adalah bagian penting dari pemeliharaan kendaraan bermotor. Melakukan penggantian minyak secara teratur akan memperpanjang usia mesin dan meningkatkan performa mesin.

    Waktu yang disarankan untuk mengganti minyak adalah setiap 2000 hingga 3000 km, namun ini bisa berbeda tergantung pada kebiasaan berkendara masing-masing pengendara.

    Mengetahui kapan harus mengganti minyak tidaklah sulit. Kamu bisa menentukannya dengan beberapa tanda berikut:

    • Warna minyak yang hitam pekat dan bertekstur lebih cair
    • Motor terasa lebih berat saat ditarik
    • Kilometer sudah mencapai lebih dari 3000 km
    • Suhu mesin meningkat meskipun air radiator dalam kondisi baik
    • Tekanan minyak menurun secara signifikan

    Itulah kurang lebihnya, Sobat Otomotif! Karena minyak adalah komponen vital bagi kendaraan, penting bagi kamu untuk memahami hal ini!

    3 Cara Memilih Oli Mobil yang Ideal

    Dengan kemajuan yang cepat di bidang otomotif, diperlukan komponen berkualitas untuk mendukung. Oli mesin menjadi salah satu elemen krusial yang menjaga mesin mobil tetap sehat.

    Oli mesin berperan sebagai pelindung dan pelumas yang esensial, mencegah keausan dan kerusakan pada mesin. Performa dan daya tahan mesin sangat tergantung pada kualitas oli ini.

    Di zaman modern ini, dimana mesin mobil semakin rumit, pentingnya oli berkualitas semakin meningkat. Berikut adalah tiga saran dalam memilih oli mobil yang tepat untuk jenis kendaraanmu:

    1. Kenali Macam-Macam Oli

    Ada tiga tipe oli mesin mobil yang tersedia di pasaran: oli mineral, oli semisintetik, dan oli sintetik penuh. Oli mineral, yang dibuat dari hasil olahan minyak bumi, biasanya sesuai untuk mobil yang diproduksi sebelum tahun 2000.

    Oli semisintetik merupakan campuran dari base oil sintetik dan mineral, dengan proporsi campuran seperti 80:20 atau 70:30, yang ideal untuk mobil yang dibuat di era 2000-an.

    Sementara itu, oli sintetik penuh merupakan pilihan terbaik di antara kedua jenis tersebut.

    Oli sintetik penuh mengandung polyalphaolefin (PAO) yang memberikan perlindungan superior terhadap panas dan gesekan, memungkinkan interval penggantian oli yang lebih jarang. Menurut Fathona Shorea Nawawi, Koordinator Spesialis Pengembangan Produk Pertamina Lubricants, jenis oli ini sangat cocok untuk mobil yang diproduksi setelah tahun 2010 dengan teknologi terkini.

    2. Proses Verifikasi dan Sertifikasi Minyak Pelumas

    Minyak pelumas yang unggul biasanya telah menjalani serangkaian uji dan sertifikasi yang ketat untuk memverifikasi bahwa minyak tersebut memenuhi standar kualitas yang diharapkan. Proses ini menjamin bahwa minyak pelumas yang digunakan dalam kendaraan telah memenuhi standar keamanan dan kualitas yang ditetapkan.

    Minyak pelumas memiliki peranan vital dalam memastikan keselamatan kendaraan serta efisiensi mesin. Minyak pelumas yang berkualitas akan memberikan pelumasan yang efektif, mengurangi friksi, dan membantu mendinginkan bagian mesin yang terkena panas. Hal ini esensial untuk mencegah kerusakan dan keausan yang bisa menghambat fungsi kendaraan.

    Sektor otomotif menetapkan standar kualitas yang sangat tinggi untuk minyak pelumas kendaraan. Ini mencakup berbagai spesifikasi teknis yang harus dipenuhi oleh para produsen minyak pelumas. Standar-standar ini meliputi viskositas minyak pelumas, efektivitas pelumasan, serta kemampuan untuk melindungi dari korosi dan faktor-faktor teknis lainnya.

    Uji kelayakan minyak pelumas dilaksanakan di laboratorium khusus yang dilengkapi dengan peralatan modern. Proses ini melibatkan uji coba fisik dan kimia untuk memastikan minyak pelumas memenuhi standar yang telah ditentukan. Uji coba ini termasuk pengukuran viskositas, uji tekanan, uji ketahanan terhadap oksidasi, dan berbagai uji lainnya.

    Setelah minyak pelumas berhasil melewati semua uji yang diperlukan dan memenuhi standar kualitas yang telah ditetapkan, minyak tersebut dapat diberikan sertifikasi oleh lembaga yang berwenang. Sertifikasi ini merupakan bukti bahwa minyak pelumas dianggap aman dan sesuai dengan standar yang berlaku.

    3. Pentingnya Viskositas Minyak Pelumas

    Memahami viskositas minyak pelumas sangat krusial karena berpengaruh langsung terhadap kemampuan minyak untuk mengalir dan melumasi komponen mesin. Viskositas minyak pelumas adalah indikator utama yang harus dipertimbangkan saat memilih minyak pelumas untuk kendaraanmu. Ini adalah ukuran dari kekentalan atau keenceran minyak pelumas, yang bisa sangat memengaruhi efisiensi mesin.

    Minyak pelumas yang terlalu encer mungkin tidak akan mampu memberikan lapisan pelindung yang memadai untuk permukaan logam. Di sisi lain, minyak pelumas yang terlalu kental bisa menyebabkan resistensi yang tinggi, yang berpotensi menurunkan efisiensi pelumasan.

    Untuk mobil penumpang, viskositas minyak pelumas yang direkomendasikan biasanya bergantung pada kondisi iklim dan saran dari produsen kendaraan. Di iklim tropis seperti di Indonesia, minyak pelumas dengan viskositas 10W-40 atau 15W-40 seringkali menjadi pilihan yang tepat. Namun, kamu harus selalu memeriksa saran dari produsen mobil yang biasanya tercantum dalam manual kendaraan.

    Mobil sport atau kendaraan dengan performa tinggi sering kali membutuhkan minyak pelumas dengan viskositas yang lebih rendah untuk mengurangi friksi dan meningkatkan respons mesin. Minyak pelumas dengan viskositas 5W-30 atau 5W-40 sering menjadi pilihan umum untuk jenis kendaraan ini.

    Sementara itu, kendaraan berat seperti truk biasanya membutuhkan minyak pelumas dengan viskositas yang lebih tinggi untuk mengatasi beban dan tekanan mesin yang lebih besar. Minyak pelumas dengan viskositas 15W-40 atau bahkan 20W-50 sering digunakan pada kendaraan berat.

    Memilih viskositas minyak pelumas yang sesuai dengan jenis kendaraan adalah kunci untuk menjaga mesin tetap sehat dan performa kendaraan yang optimal. Selalu konsultasikan dengan rekomendasi produsen kendaraanmu dan pertimbangkan kondisi iklim di wilayahmu saat memilih minyak pelumas.

  • Tips Modifikasi Mobil Tua

    Tips Modifikasi Mobil Tua

    Tips Modifikasi Mobil Tua – Mengubah tampilan kendaraan bisa memberikan kesan yang stylish pada mobil dari era manapun. Banyak pemilik mobil lawas yang memilih untuk mengubah penampilannya, menambahkan nilai estetika, meskipun beberapa orang memang lebih menyukai keaslian mobil tersebut.

    Kamu yang berkeinginan untuk mulai merombak mobil lawas atau mobil bergaya klasik, ada baiknya memahami beberapa poin penting berikut ini. Daihatsu menyarankan beberapa langkah persiapan dalam merestorasi mobil klasik.

    1. Anggaran

    Hal pertama yang harus kamu pertimbangkan ketika ingin memodifikasi adalah anggaran. Pastikan anggaran yang kamu miliki sesuai dengan konsep modifikasi yang diinginkan. Namun, ini tidak berarti kamu tidak dapat merestorasi mobil klasik. Kamu bisa memulai proses modifikasi secara bertahap.

    2. Konsep

    Langkah berikutnya adalah menentukan tema atau konsep modifikasi yang kamu inginkan. Ada beragam konsep yang bisa dipilih atau bahkan kamu bisa menciptakan konsep unikmu sendiri. Jika kamu merasa kebingungan, coba pertimbangkan konsep-konsep seperti modern, gothic, retro balap, imut, atau sporty sebagai inspirasi.

    3. Perencanaan

    Setelah menetapkan tema atau konsep, waktunya untuk menyusun daftar komponen yang perlu diganti atau diubah. Dengan daftar ini, kamu akan lebih mudah menemukan dan mengetahui komponen mana yang tersedia dengan mudah dan mana yang sulit didapat. Ini memungkinkan kamu untuk memesan komponen dari luar negeri jika diperlukan.

    4. Mesin

    Mesin pada mobil tua biasanya sudah tidak dalam kondisi terbaik, jadi penting untuk melakukan inspeksi terlebih dahulu. Sebaiknya lakukan pemeriksaan menyeluruh pada mobil untuk mengetahui bagian mana yang benar-benar membutuhkan modifikasi.

    5. Audio

    Sistem audio pada mobil klasik umumnya sudah ketinggalan zaman dan kualitasnya tidak sebanding dengan sistem audio modern. Bagi kamu yang gemar mendengarkan musik, ini adalah aspek yang layak untuk diperhatikan.

    5 Bengkel Modifikasi Mobil Tua Terbaik

    Produksi mobil modern selama beberapa dekade terakhir tidak mengurangi minat terhadap mobil klasik. Industri restorasi dan modifikasi mobil lawas tetap bersinar dan bahkan semakin banyak penggemarnya seiring berjalannya waktu. Tidak hanya di kalangan penggemar otomotif, tetapi juga banyak orang awam yang terpikat oleh pesona mobil klasik dan memilih untuk memiliki satu atau dua dari kendaraan eksotis tersebut.

    Untuk kolektor pemula yang masih hijau dalam dunia otomotif, salah satu tantangan adalah memilih bengkel restorasi dan modifikasi yang tepat. Memilih bengkel secara asal-asalan bisa berakibat pada hasil yang tidak memuaskan.

    Oleh karena itu, di bawah ini kami akan mengungkapkan lima bengkel restorasi dan modifikasi mobil klasik terbaik di Indonesia yang telah kami kunjungi. Bengkel-bengkel ini telah terbukti memberikan hasil yang memuaskan dan layanan yang prima.

    1. Kupu-Kupu Malam Jogja

    Alamat: Jl. Kabupaten KM.3,5 No.50 A, Salakan, Trihanggo, Yogyakarta

    Instagram: @kupukupumalamjogjaindonesia

    Kami ingin memperkenalkan kamu pada Kupu-Kupu Malam, sebuah bengkel modifikasi yang berakar di Jogja. Didirikan oleh Rudi Purnomo pada tahun 2005, bengkel ini telah berkembang dari menyediakan layanan variasi menjadi salah satu bengkel modifikasi terkemuka berkat visi dan misinya yang kuat untuk meningkatkan industri otomotif di tanah air.

    Dikenal karena kreasi modifikasi mobilnya yang unik dan sering kali radikal, Kupu-Kupu Malam telah menarik perhatian dan memenangkan banyak penghargaan di berbagai kontes modifikasi, termasuk mendapatkan gelar “The King”.

    2. G-Speed

    Alamat: Jl. Pangeran Antasari No.31, RW.9, Cipete Utara, Jakarta Selatan

    Instagram: @gspeed1

    G-Speed, yang didirikan oleh Galih Laksono setelah memenangkan “Meguiar’s Car Crazy Award” di SEMA Show 2013 dengan Holden Monaro 1969, telah berkembang menjadi bengkel restorasi dan modifikasi yang terkenal. Bengkel ini tidak hanya merestorasi tetapi juga membangun muscle car dari nol, yang telah memukau banyak penggemar otomotif internasional.

    3. Volkswise

    Alamat: Sidoarjo, Jawa Timur

    Instagram: @volkswise

    Volkswise, terletak di Sidoarjo, Jawa Timur, adalah spesialis dalam restorasi mobil VW dan Porsche, tetapi juga terbuka untuk bekerja pada mobil klasik dari merek lain. Didirikan oleh Sthefanus Giovanni Witjaksana (Koh Stevi) pada tahun 2021, bengkel ini telah merestorasi banyak mobil berkualitas tinggi.

    4. GM Power

    Alamat: Jl. Tukad Ayung No.20, Renon, Denpasar

    Instagram: @gmpowerbali

    Bagi kamu yang sedang berada di Bali, GM Power Bali, yang dimiliki oleh Om Nyoman, adalah tempat yang patut dikunjungi. Bengkel ini spesialis dalam merestorasi Toyota FJ Series dan terkenal dengan kemampuannya merestorasi Toyota Land Cruiser Hardtop dengan cepat dan mempertahankan originalitas mesin Toyota.

    5. Tuksedo Studio

    Alamat: Jl. Tukad Tampungan No.356, Kab. Gianyar, Bali

    Website: https://tuksedostudio.com

    Instagram: @tuksedo.studio

    Terakhir, Tuksedo Studio milik Pudji Handoko, yang berfokus pada rekreasi mobil klasik langka. Dengan teknik yang sesuai standar pabrikan mobil terkemuka, Tuksedo Studio menawarkan rekreasi yang sangat mirip dengan mobil asli, baik dari segi tampilan luar, interior, maupun performa.

    Kesimpulan

    Itulah lima bengkel terbaik di Indonesia yang telah kami kunjungi. Bengkel-bengkel ini telah terbukti memberikan hasil restorasi dan modifikasi yang mengesankan dan dapat menjadi pilihan bagi kamu yang ingin merestorasi mobil klasik.

  • Busi Iridium Terbaik Beserta Harganya

    Busi Iridium Terbaik Beserta Harganya

    Busi iridium terbaik – Memutuskan merk busi yang berkualitas dan berumur panjang adalah keputusan krusial. Pasalnya, busi memegang peranan vital dalam sistem pengapian kendaraan, baik mobil maupun motor. Secara garis besar, busi berperan mengubah energi listrik berkekuatan tinggi dari ignition coil menjadi loncatan percikan api.

    Artinya, busi tidak langsung menciptakan api. Namun, percikan api yang muncul di busi ini berasal dari tegangan tinggi yang disuplai oleh ignition coil. Singkatnya, tugas busi dalam kendaraan bermotor adalah sebagai penghantar arus listrik dari output kumparan sekunder koil.

    Berbagai Tipe Busi Mobil

    Untuk memahami lebih dalam tentang busi mobil, kamu perlu mengenal ragam jenisnya serta merk busi yang unggul dan awet. Sebelum kita ulas merk busi yang unggul dan awet, mari kita bahas terlebih dahulu tentang jenis-jenis busi mobil secara umum, termasuk berdasarkan ketahanan panasnya. Pada umumnya, busi mobil dibedakan menjadi tiga tipe, yaitu:

    • Busi Standar

    Tipe busi pertama adalah busi standar. Tipe ini adalah yang paling sering digunakan oleh mobil untuk kegiatan sehari-hari. Busi tipe ini biasanya bertahan lebih lama dibandingkan tipe lainnya. Selain itu, busi standar juga lebih tahan lama dan dapat menjaga mesin agar lebih stabil. Akan tetapi, busi tipe ini idealnya hanya digunakan untuk putaran mesin yang rendah sampai sedang.

    • Busi Platinum

    Di samping busi standar, ada juga busi platinum. Busi yang sering disebut sebagai busi balap ini, didesain lebih runcing daripada busi standar. Lebih lagi, busi ini sangat responsif terutama pada rpm rendah. Namun, masa pakainya tidak sepanjang busi standar.

    Busi platinum hanya bisa bertahan sekitar tiga sampai empat tahun jika dipakai pada kendaraan harian.

    • Busi Iridium

    Tipe busi terakhir adalah busi iridium. Busi ini lebih ditujukan untuk mobil yang beroperasi pada rpm tinggi. Oleh karena itu, busi ini sangat sesuai untuk mobil sport yang membutuhkan performa tinggi dalam kecepatan.

    Itulah sebabnya busi iridium dianggap sebagai busi balap dan tipe dingin. Karena busi ini mampu menghasilkan mesin yang sangat responsif, sehingga akselerasi kendaraan menjadi lebih kencang. Meskipun lebih sesuai untuk mobil dengan rpm tinggi, busi iridium juga bisa digunakan pada mobil harian.

    Namun perlu diingat, jika busi iridium digunakan untuk kegiatan sehari-hari, maka mesin akan kurang stabil dan umur busi akan lebih pendek.

    Tipe Busi Berdasarkan Ketahanan Panas

    Setelah mengenal tiga tipe busi mobil secara umum, sekarang waktunya untuk kamu mengerti tentang tipe busi berdasarkan ketahanan panasnya. Tipe-tipe busi tersebut antara lain:

    • Busi Panas

    Busi panas memiliki konduktivitas panas yang lebih rendah dibanding busi dingin, sehingga suhunya lebih tinggi saat beroperasi.

    Tujuannya adalah untuk memastikan proses pembakaran mesin tetap optimal. Busi ini juga dilengkapi dengan banyak isolator keramik. Fungsi isolator ini adalah untuk mencegah panas dari elektroda langsung disalurkan ke blok mesin.

    Penggunaan busi panas dapat meningkatkan efisiensi pembakaran mesin. Karena busi panas akan menjaga suhu operasional mesin agar tetap ideal. Busi panas lebih cocok digunakan pada mesin kendaraan harian, baik itu motor atau mobil.

    • Busi Dingin

    Tipe busi berdasarkan ketahanan panas yang terakhir adalah busi dingin. Busi ini dinamakan demikian karena kemampuannya melepaskan panas dengan cepat. Ini terlihat dari jumlah isolator keramik pada busi dingin yang lebih sedikit dibanding busi panas, memungkinkan panas di dalam busi cepat disalurkan ke blok mesin.

    Busi ini sering disebut sebagai busi balap karena bisa bertahan dalam kondisi kerja yang ekstrem. Ketika mesin bekerja keras, busi ini akan membantu mengeluarkan panas mesin melalui elektroda. Dengan demikian, risiko overheating dapat diminimalisir.

    Ketika membahas peranan busi dalam mobil, mungkin kamu sudah memiliki gambaran umum. Sebelumnya, telah disebutkan bahwa busi memiliki fungsi utama mengubah energi listrik tegangan tinggi menjadi percikan api.

    Namun, fungsi busi tidak terbatas pada itu saja. Ada berbagai fungsi lain dari busi dalam mobil yang penting untuk kamu pahami, seperti:

    • Menjaga kestabilan mesin mobil
    • Berfungsi sebagai sumber listrik alternatif pengganti baterai
    • Bertindak sebagai pembakar bahan bakar
    • Menghasilkan listrik untuk mobil
    • Mengaktifkan mobil agar dapat beroperasi
    • 5 Merek Busi Motor Bersaing, Bagaimana Performanya?

    5 Merk Busi Iridium Terbaik

    Seringkali dibahas mengenai kontribusi busi dalam meningkatkan kinerja mesin. Untuk mendapatkan hasil pembakaran yang lebih maksimal, disarankan menggunakan busi dengan bahan yang lebih efisien dalam menghantar listrik, seperti iridium atau perak.

    Di pasaran, busi jenis ini cukup populer untuk motor. Untuk membuktikan klaim tersebut, kami melakukan tes pada lima produk yang paling umum di pasaran menggunakan Suzuki Satria FU baru dengan jarak tempuh hanya 500 km.

    Metode pengujian yang digunakan adalah mengukur peningkatan performa melalui akselerasi dengan menggunakan Racelogic buatan Inggris. Asumsinya adalah, semakin efisien pembakaran di ruang bakar, maka tenaga akan semakin meningkat, yang berdampak pada akselerasi yang lebih baik.

    Berdasarkan pengukuran akselerasi dengan busi standar yang dilakukan 5-6 kali, waktu terbaik yang dicapai adalah 4,8 detik untuk kecepatan 0–60 km/jam, 7,9 detik untuk 0–80 km/jam, dan 14,5 detik untuk 0–100 km/jam. Bagaimana dengan busi lainnya? Mari kita lihat tabel hasil pengukuran.

    1. SDG

    Busi ini merupakan pendatang baru di pasar Indonesia, namun sudah cukup dikenal. Menurut Hengky dari Ven Star, pusat onderdil dan variasi sepeda motor di Cibubur, Jakarta Timur, produk ini diduga berasal dari Cina.

    Beberapa penggemar motor berpendapat bahwa SDG adalah kependekan dari Shindengen, produsen komponen pengapian asal Thailand.

    Harganya terjangkau, berkisar antara Rp 35–40 ribu. Kemasannya unik, menyerupai kemasan lipstik. Material elektroda tengah (CE) terbuat dari iridium dengan diameter 0,6 mm. Hengky menyatakan, jika ada masalah dengan busi yang dibeli di tokonya dalam waktu dua hari, ia akan menggantinya dengan yang baru. Pola pembakaran pada elektroda terlihat serupa dengan busi Shark.

    2. SHARK IRIDIUM

    Merek ini mengklaim menggunakan teknologi asal Jerman. Namun, kemasannya dirancang mirip dengan Denso Iridium Power, hanya berbeda warna dan ukuran. Jika kemasan produk Denso berwarna hijau kekuningan, maka Shark berwarna oranye dipadu pink.

    Material CE-nya juga terbuat dari iridium dengan diameter yang sama dengan Denso Iridium Power, yaitu 0,4 mm. Harganya hanya Rp 40 ribu. Hasil pengujian menunjukkan warna pembakaran pada elektroda yang agak keabu-abuan, menandakan pembakaran yang cenderung kering.

    3. TDR TWIN IRIDIUM

    Produk ini dikeluarkan oleh PT Mitra2000 yang berlokasi di Lodan, Ancol, Jakarta Utara. Benny Rahmawan dari divisi R&D Mitra2000 menyatakan bahwa busi TDR diproduksi oleh pabrikan busi Volker dari Jerman. Untuk Satria FU, digunakan tipe 085T R1 0.7.

    Sesuai dengan namanya (twin iridium), busi ini memiliki dua bagian material iridium, yaitu pada CE dan GE, dengan tujuan untuk memperbaiki dan memperkuat transmisi arus listrik dari CE ke GE, sehingga pembakaran menjadi lebih sempurna. Diameter CE-nya adalah 0,7 mm.

    Karena memiliki lebih banyak material iridium dibandingkan dengan pesaingnya, tidak mengherankan jika harga busi ini lebih tinggi, yaitu Rp 125 ribu. Hasil pembakaran pada busi setelah pengujian menunjukkan warna merah bata, yang menandakan pembakaran berlangsung dengan baik.

    4. SPLITFIRE

    Anto, yang berada di Polaris di area Jl. Kebon Jeruk III, Jakarta Barat, menyatakan bahwa busi ini adalah produk impor dari Amerika, sesuai dengan informasi pada kemasannya.

    Bahan yang digunakan serupa dengan busi standar, yaitu nikel, namun elektroda tanah (GE) didesain bercabang dua, mirip dengan lidah ular. Tujuannya adalah untuk mengurangi kemungkinan miss-fire, sehingga proses pembakaran menjadi lebih konsisten.

    Diameter elektroda tengah (CE) busi ini juga setara dengan busi standar, yaitu sekitar 2,0 mm. Untuk Satria FU, tipe yang direkomendasikan adalah SF430C dengan harga Rp 37.500. Setelah dilakukan pengujian, pola pembakaran pada elektroda tampak serupa dengan busi Denso, namun sedikit lebih gelap, menunjukkan pembakaran yang cenderung lebih basah.

    5. DENSO IRIDIUM POWER

    Busi ini diimpor langsung dari Jepang dan sangat direkomendasikan untuk motor-motor produksi Jepang karena sering digunakan oleh ATPM sepeda motor dari negara tersebut. Harga di pasaran berkisar antara Rp 90-100 ribu.

    Untuk Satria FU standar, tipe yang disarankan adalah IU24, yang juga berlaku untuk Thunder 125, Kawasaki Ninja 250 R, Yamaha Jupiter MX, Honda CS-1, BeAT, dan lainnya. Angka 24 menunjukkan tingkat ‘kedinginan’ busi, dengan angka yang lebih besar menandakan spesifikasi yang lebih dingin.

    Busi ini memiliki elektroda tengah (CE) dari material iridium dengan diameter paling kecil di antara pesaingnya, yaitu 0,4 mm. Doddy Hardianto, asisten manajer pemasaran PT Denso Sales Indonesia, menjelaskan, “Berdasarkan riset kami, diameter tersebut adalah yang terbaik untuk menciptakan percikan api yang kuat tanpa memerlukan voltase tinggi dari koil.”

    Setelah pengujian, warna pembakaran pada elektroda busi ini tampak cokelat kemerahan, menandakan pembakaran yang sempurna.

     

  • Perbedaan Yamaha R1 dan R1M

    Perbedaan Yamaha R1 dan R1M

    Mirip tetapi berbeda, itulah yang bisa kami katakan tentang dua motor besar dari Yamaha, R1 dan R1M. Penting untuk memahami perbedaan antara Yamaha R1 dan R1M agar tidak terjadi kebingungan.

    Yamaha, sebagai produsen motor besar yang terkenal, selalu berusaha untuk berinovasi dalam setiap model yang mereka rilis. Tidak hanya itu, mereka juga menawarkan versi upgrade untuk menarik berbagai segmen pasar.

    Ambil contoh model YZF-R1 atau yang biasa disebut Yamaha R1, yang juga memiliki versi upgrade kedua, YZF-R1M. Jadi, apa yang membedakan kedua model ini? Berikut adalah penjelasannya.

    Perbedaan Yamaha R1 dan R1M

    1. Penampilan dan Desain

    Yang paling mencolok dari perbedaan antara Yamaha R1 dan R1M adalah pada penampilan eksteriornya, khususnya pilihan warnanya. YZF-R1 menawarkan dua pilihan warna: Team Yamaha Blue yang legendaris dan Performance Black yang elegan.

    Di sisi lain, YZF-R1M, motor super sport ini hanya tersedia dalam satu pilihan warna, yaitu Carbon Fibre. Tidak hanya itu, tangki R1M juga memiliki aksen silver aluminium yang menawan.

    Untuk model YZF-R1M, ketinggian joknya sedikit lebih tinggi dibandingkan dengan R1, yaitu 861mm, sementara YZF-R1 memiliki ketinggian jok 855mm, yang mungkin tidak terlalu terlihat perbedaannya dari kejauhan.

    Windshield pada YZF-R1M dirancang untuk lebih aerodinamis, memberikan stabilitas tambahan saat berkendara dengan kecepatan tinggi.

    Fairing pada YZF-R1M dirancang dengan detail yang lebih tajam dan bertahap, berbeda dengan R1. Sentuhan karbon pada model ini sangat detail dan mewah.

    2. Spesifikasi Mesin Tambahan

    Meskipun YZF-R1 dan YZF-R1M memiliki mesin dengan kapasitas dan sistem dasar yang serupa, R1M terbukti memiliki daya maksimum yang lebih tinggi (200 HP) dibandingkan dengan R1 (197.2 HP) pada RPM yang sama.

    Kecepatan maksimal YZF-R1M juga sedikit lebih tinggi, mencapai 299 km/jam. Sementara itu, kecepatan maksimal YZF-R1 adalah 285 km/jam, yang menunjukkan perbedaan yang signifikan.

    Dalam hal traksi, sistem yang digunakan pada YZF-R1M memungkinkan perpindahan gigi yang lebih lancar dan cepat. Namun, kedua model tetap menawarkan performa yang mengesankan dengan handling yang serupa.

    YZF-R1M juga dilengkapi dengan sistem injeksi ganda yang lebih efisien dalam penggunaan bahan bakar. Untuk knalpot, kedua model telah dilengkapi dengan fitur EXUP (Exhaust Ultimate Powerhouse).

    3. Fitur Tambahan

    Perbedaan harga antara kedua model tidak hanya berasal dari desain dan mesin. Fitur tambahan juga menjadi salah satu faktor yang membedakan Yamaha R1 dan R1M.

    Salah satu fitur tersebut adalah suspensi ERS (Electronic Racing Suspension) dari Öhlins, yang eksklusif untuk YZF-R1M. Suspensi ini meningkatkan kenyamanan pengereman dan menjaga stabilitas performa.

    Untuk spesifikasi lebih lengkap, suspensi depan YZF-R1M menggunakan 43mm Öhlins ERS NPX fork, sementara suspensi belakang menggunakan Öhlins ERS suspension shock. Kedua suspensi ini dapat diatur sepenuhnya.

    Selain itu, YZF-R1M dilengkapi dengan sistem Y-TRAC yang memberikan informasi tentang pengaturan fitur keselamatan berkendara. Sedangkan R1 hanya dilengkapi dengan CCU.

    4. Komponen Roda

    Kita akan melihat lebih lanjut perbedaan antara Yamaha R1 dan R1M pada komponen roda dari kedua motor super sport ini. Selain perbedaan suspensi yang telah kita bahas, ukuran ban yang mereka gunakan pun berbeda.

    Perbedaan pada ban terletak di bagian belakang. YZF-R1 dilengkapi dengan ban berukuran 190/55 R17, sementara YZF-R1M memilih ban yang sedikit lebih lebar, yaitu 200/55 R17. Kedua model ini menggunakan ban RS10 dari Bridgestone.

    Selanjutnya, knalpot pada YZF-R1M terbuat dari titanium yang berkualitas, dan velgnya dibuat dari magnesium. Kombinasi ini membuat berat YZF-R1M sedikit lebih berat, yaitu 204 kg, dibandingkan dengan R1 yang beratnya 201 kg.

    Ban yang lebih lebar pada dasarnya memberikan kemudahan dalam mengontrol traksi motor. Ini juga berkontribusi pada kontrol handling dan pengereman yang lebih unggul pada YZF-R1M dibandingkan dengan Yamaha R1.

    5. Struktur Harga

    Perbedaan harga antara Yamaha R1 dan R1M juga patut diperhatikan. Harga yang ditawarkan untuk YZF-R1 adalah Rp 605 juta, sementara YZF-R1M dibanderol dengan harga Rp 812 juta.

    Pada suatu waktu, harga untuk YZF-R1M bahkan mencapai lebih dari satu miliar, yang disebabkan oleh kelangkaan yang terjadi pada model tersebut, sehingga meningkatkan harganya.

    Namun, perbedaan harga yang signifikan ini bukan tanpa alasan. Hal ini disebabkan oleh perbedaan fitur, tampilan bodywork, dan berbagai aspek lainnya yang telah dijelaskan sebelumnya.

    Tidak hanya harga pembelian yang lebih tinggi pada YZF-R1M, tetapi juga biaya pemeliharaannya. Karena tidak diproduksi lagi di Indonesia, harga spare part untuk perbaikan cenderung lebih mahal dibandingkan dengan R1.

    Dari perbedaan-perbedaan yang telah dijelaskan, kita bisa menyimpulkan bahwa YZF-R1M menawarkan keunggulan lebih. Harga yang ditetapkan untuk model ini memang mencerminkan nilai tambah yang diberikan.

    Namun, bagi kamu yang memiliki anggaran terbatas namun masih ingin merasakan sensasi mengendarai motor super sport berkapasitas 1000cc, Yamaha R1 adalah pilihan yang tepat. Model standar R1 juga sudah menawarkan kualitas yang sangat baik.

  • Perbedaan Xpander Sport dan Ultimate

    Perbedaan Xpander Sport dan Ultimate

    Perbedaan Xpander Sport dan Ultimate – Sejak kehadirannya yang pertama kali pada 10 Agustus 2017, Xpander telah menjadi bintang di antara jajaran mobil Mitsubishi. Kita patut berbangga karena MPV ini tidak hanya dirancang tetapi juga diproduksi langsung di tanah air. Diluncurkan ke pasar pada 3 Oktober 2017, Xpander menonjol dengan desainnya yang tangguh, berwibawa, dan juga memiliki sentuhan keanggunan.

    Pada awal tahun 2020, Xpander mengalami pembaruan desain atau facelift untuk pertama kalinya. Kemudian, pada November 2021, versi facelift yang kedua pun diperkenalkan. Dari berbagai model Xpander, dua yang menonjol adalah Xpander Sport dan Ultimate. Kamu mungkin bertanya-tanya, apa bedanya kedua model tersebut dan manakah yang lebih unggul? Yuk, kita ulas lebih lanjut.

    Apa Saja Perbedaannya?

    Sesuai dengan namanya, Xpander Sport hadir dengan desain yang lebih sportif. Di sisi lain, Xpander Ultimate merupakan varian yang lebih premium dengan desain yang cenderung lebih mewah. Meskipun dari segi harga keduanya tidak terlalu berbeda jauh, mari kita lihat beberapa perbedaan kedua Xpander ini:

    1. Perbedaan pada Bagian Eksterior

    Pada pandangan pertama, semua model Mitsubishi Xpander tampak serupa. Namun, ada beberapa perincian yang membedakan. Xpander Sport dilengkapi dengan velg berukuran 16 inci berwarna single tone, sementara Xpander Ultimate memakai velg 17 inci yang memberikan kesan lebih elegan. Velg pada varian Sport sama dengan yang ada pada Exceed dan GLS.

    Untuk eksterior lainnya, perhatikan kaca spion. Pada Xpander Sport, warna kaca spion serasi dengan warna bodi, sedangkan pada Xpander Ultimate, kaca spion berwarna chrome yang menambah kesan kemewahan. Emblem pada kedua varian juga berbeda; Xpander Sport bertanda ‘Sport’, sementara Xpander Ultimate memiliki emblem ‘Ultimate’.

    Handle pintu pada kedua varian ini juga tidak sama. Xpander Sport memiliki handle pintu yang warnanya menyatu dengan bodi, berbeda dengan Xpander Ultimate yang handle pintunya berwarna chrome. Ini membuat Xpander Ultimate mudah dibedakan dengan varian lainnya. Baik grille depan, spion, maupun handle pintu pada Ultimate semuanya berwarna chrome.

    2. Perbedaan pada Bagian Interior

    Ketika kamu memasuki kabin, barulah perbedaan antara kedua varian Xpander ini menjadi sangat nyata. Xpander Sport memiliki kabin dan dashboard dengan warna gelap, kombinasi dari hitam dan coklat tua. Sebaliknya, Xpander Ultimate memilih warna yang lebih terang, yaitu beige. Ini membuat Xpander Sport lebih praktis dalam hal perawatan karena tidak mudah terlihat kotor, sedangkan Ultimate memerlukan perawatan lebih.

    Meskipun begitu, desain interior keduanya tidak terlalu berbeda. Baik Xpander Sport maupun Ultimate mengadopsi desain Horizontal Axis dengan kombinasi material soft touch yang nyaman dan detail jahitan yang elegan. Selain itu, AC pada dashboard kini sudah berteknologi digital, memberikan kesan lebih modern.

    Kedua model ini juga telah dilengkapi dengan layar sentuh berukuran 8 inci pada dashboard. Baik Sport maupun Ultimate sudah mendukung konektivitas dengan Apple Car Play atau Android Auto. Desain setir yang lebih modern tidak hanya eksklusif untuk varian Ultimate, karena pada varian Sport pun sudah tersedia.

    3. Perbedaan Fitur

    Pada setir Xpander Ultimate, terdapat tombol tambahan untuk fitur Cruise Control, yang memungkinkan pengemudi mengatur kecepatan secara otomatis, menjaga mobil berjalan stabil tanpa perlu menekan pedal gas. Fitur ini eksklusif hanya untuk Xpander Ultimate, tidak terdapat pada Xpander Sport.

    4. Perbedaan Harga

    Seperti yang telah disebutkan sebelumnya, perbedaan harga antara kedua varian Mitsubishi Xpander ini tidak signifikan, hanya sekitar Rp 2 juta. Xpander Sport dijual dengan harga sekitar Rp 270 jutaan, sementara Xpander Ultimate berkisar Rp 272 jutaan.

    Kelebihan dan Kekurangan Xpander Sport dan Ultimate

    Sebelum kamu memutuskan untuk membeli mobil, penting untuk mengetahui apa saja keunggulan dan keterbatasan yang dimiliki. Ini akan menjadi pertimbangan yang berharga, sehingga kamu akan tahu apa yang akan didapatkan saat membeli. Berikut adalah keunggulan dan keterbatasan dari Xpander Sport dan Ultimate.

    Kelebihan

    • Kapasitas untuk 7 penumpang dengan kabin yang luas, berdimensi 4595 mm (panjang) x 1750 mm (lebar) x 1730 – 12750 mm (tinggi).
    • Ruang bagasi yang besar, memungkinkan kamu membawa banyak barang. Jika perlu ruang lebih, jok belakang dapat dilipat menjadi MPV 5 penumpang.
    • Mesin berkapasitas 1499 cc yang efisien dalam konsumsi bahan bakar, lebih hemat dibandingkan mobil dengan kapasitas mesin yang lebih besar.
    • Performa yang kuat di jalan menanjak, bahkan ketika mobil penuh penumpang. Keunggulan ini telah terbukti sejak Mitsubishi Xpander pertama kali diluncurkan pada tahun 2017. Dirancang untuk kondisi jalan di Indonesia yang berbukit, mobil ini dilengkapi dengan fitur Hill Start Assist untuk membantu di jalan menanjak.
    • Suspensi pada Xpander Sport dan Ultimate yang nyaman, mengurangi getaran di jalan, bahkan saat berkendara dengan kecepatan tinggi. Kendaraan tetap stabil dan nyaman melewati jalan yang bergelombang.
    • AC yang sejuk, cocok untuk berkendara di berbagai kota di Indonesia yang cenderung panas di siang hari.
    • Tingkat kedap suara di dalam kabin yang semakin baik, terutama pada versi facelift terbaru di tahun 2021. Suara bising dari luar kendaraan dapat diminimalisir, membuat pengalaman berkendara lebih nyaman.
    • Kualitas pembuatan yang semakin baik dengan finishing yang rapi.
    • Suku cadang yang dijual dengan harga terjangkau dan mudah ditemukan di seluruh Indonesia.
    • Jaringan Mitsubishi yang sudah tersebar luas di Indonesia, dengan lebih dari 300 bengkel resmi Mitsubishi Motors di seluruh negeri. Ini memudahkan pencarian bengkel resmi, bahkan saat mobil dibawa berkendara ke luar kota.
    • Harga Xpander Sport dan Xpander Ultimate yang terjangkau, yaitu di bawah Rp 300 juta.
    • Harga jual kembali Xpander Sport dan Xpander Ultimate yang masih tinggi, karena mobil ini sangat diminati. Mitsubishi bahkan telah dua kali menerima Gridoto Award untuk kategori mobil dengan harga jual kembali terbaik.

    Kekurangan

    Tampilan interior mungkin terkesan terlalu sederhana, termasuk pada varian Xpander Ultimate yang merupakan yang termahal.
    Pada dasbor, tidak semua bagian terbuat dari bahan yang lembut, hanya beberapa saja. Ini membuat sentuhan pada dasbor kurang memberikan kesan mewah.
    Untuk model yang belum mendapatkan pembaruan facelift terkini, masih terdapat port USB tipe B yang terasa usang. Port USB tipe C baru tersedia pada model dengan facelift terbaru.

  • Pajak Mobil Termahal di Indonesia

    Pajak Mobil Termahal di Indonesia

    Pajak Mobil Termahal di Indonesia – Ketika kamu membeli mobil baru dengan harga yang tinggi, kamu akan dihadapkan pada pajak yang tidak sedikit. Namun, pernahkah kamu bertanya-tanya, berapa pajak untuk mobil dengan harga tertinggi di Indonesia? Mari kita bahas lebih lanjut.

    Pajak Mobil Termahal di Indonesia

    Pajak untuk mobil mewah memang terkenal tinggi, sementara untuk mobil standar, pajaknya cenderung lebih terjangkau. Pajak untuk mobil mewah di Indonesia ini bervariasi tergantung pada harga mobil, dan perhitungannya sudah ditentukan.

    Kamu harus membayar dua macam pajak ketika memiliki kendaraan mewah. Menurut Lifepal, pajak pertama adalah Bea Balik Nama Kendaraan Bermotor (BBN KB), yang besarnya 10 persen dari nilai mobil. Pajak kedua adalah Pajak Kendaraan Bermotor (PKB), yang dikenakan sebesar 1,5 persen dari harga mobil.

    Tidak hanya itu, saat kamu membayar pajak, kamu juga harus mengeluarkan biaya untuk Sumbangan Wajib Dana Kecelakaan Lalu Lintas (SWDKLLJ) sejumlah Rp140.000.

    Cara menghitung pajak untuk mobil mewah?

    Beberapa merek mobil yang masuk kategori mewah di Indonesia antara lain Lamborghini, Porsche, Ferrari, Bugatti, Mercedes Benz, Rolls Royce, dan lainnya.

    Berikut adalah cara menghitung pajak untuk mobil mewah berdasarkan jenis atau mereknya.

    Mobil Rolls Royce Phantom

    Rolls Royce, merek mobil dari Inggris yang terkenal di seluruh dunia termasuk di Indonesia, memiliki produk unggulan seperti Rolls Royce Phantom. Jika kita asumsikan harganya Rp7 miliar, maka pajak yang harus kamu bayar adalah:

    BBN KB = harga mobil x 10% = Rp7.000.000.000 x 10% = Rp700.000.000

    Untuk PKB = harga mobil x 1,5% = Rp7.000.000.000 x 1,5% = Rp105.000.000

    Total pajak yang harus kamu bayar dalam setahun adalah: Rp700.000.000 + Rp105.000.000 = Rp805.000.000.

    Mobil Lamborghini Aventador

    Lamborghini, merek mobil asal Italia, dikenal memiliki pemilik seperti Raffi Ahmad di Indonesia.

    Mobil ini tidak hanya termasuk dalam kategori atas, tetapi Lamborghini juga sering merilis edisi terbatas. Harga Lamborghini Aventador dimulai dari Rp6,4 miliar.

    Jadi, berapa pajak yang harus kamu bayar jika kamu memiliki Lamborghini Aventador?

    Misalkan harga mobilnya Rp10 miliar untuk memudahkan perhitungan. Berikut perhitungan pajak untuk Lamborghini Aventador.

    BBN KB = harga mobil x 10% = Rp10.000.000.000 x 10% = Rp1.000.000.000

    Untuk PKB = harga mobil x 1,5% = Rp10.000.000.000 x 1,5% = Rp150.000.000

    Total pajak yang harus kamu bayar dalam setahun adalah: Rp1.000.000.000 + Rp150.000.000 = Rp1.150.000.000.

    Mobil Porsche

    Ketika kita berbicara tentang Porsche, kita berbicara tentang salah satu merek mobil Jerman yang paling dihormati dan dicintai oleh para penggemar otomotif di seluruh dunia. Ambil contoh Porsche 911, yang dibanderol sekitar Rp3 miliar.

    Nah, berapa sih pajak yang harus kita keluarkan untuk mobil Porsche ini? Ini dia rinciannya.

    BBN KB = harga mobil x 10% = Rp3,000,000,000 x 10% = Rp300,000,000

    Sedangkan untuk PKB = Rp3,000,000,000 x 1,5% = Rp45,000,000

    Jadi, total pajak yang perlu kita bayar adalah: Rp300,000,000 + Rp45,000,000 = Rp345,000,000

    Mobil Ferrari

    Ferrari, merek yang namanya saja sudah menggambarkan kemewahan dan kecepatan. Misalnya, kita lihat Ferrari California T yang harganya berkisar 9 miliar.

    Bagaimana cara menghitung pajaknya?

    BBN KB = harga mobil x 10% = Rp9,000,000,000 x 10% = Rp900,000,000

    Dan untuk PKB = Rp9,000,000,000 x 1,5%. Total pajak yang harus kita bayar adalah: Rp1,035,000,000

    Mobil Lamborghini Bekas

    Jika kamu berencana untuk membeli Lamborghini bekas, biaya pajak BBN KB yang harus kamu tanggung tentu lebih rendah, hanya 1%.

    Misalnya, jika kamu membeli Lamborghini bekas dengan harga Rp5.000.000.000, maka biaya BBN KB yang harus kamu bayar adalah Rp50.000.000.

    Belum lagi biaya perpanjangan STNK tahunan untuk Lamborghini yang mencapai Rp100.000.000.

    Mengapa pajak mobil mewah begitu tinggi?

    Di Indonesia, aturan pajak kendaraan disesuaikan dengan harga mobil. Tarif pajak dihitung dalam persentase dari harga mobil.

    Karena itu, semakin mahal harga mobil, semakin besar juga pajak yang dihasilkan dari persentase tersebut.

    Ditambah lagi, mobil mewah seringkali memiliki sedikit komponen lokal, yang berarti tidak banyak komponen mobil mewah yang tersedia di Indonesia.

    Kebanyakan mobil mewah adalah impor, bukan produksi lokal, yang juga berpengaruh pada tarif pajak karena dianggap sebagai barang impor.

    Jadi, mobil dengan harga paling mahal juga akan memiliki pajak yang paling mahal, karena perhitungan pajaknya didasarkan pada persentase dari harga mobil.