Tag: mobil listrik Audi

  • Mobil Listrik Audi Ternyata Ada yang Memiliki Tiga Mesin

    Mobil Listrik Audi Ternyata Ada yang Memiliki Tiga Mesin

    Mobil listrik Audi sedang berhasil menarik perhatian masyarakat. Perhatian itu didapat karena pabrikan tersebut mengeluarkan kendaraan yang terbilang baru. Kendaraan tersebut bernama Audi e-tron S dan e-tron S Sportblack. Arsitektur kendaraan ini terbilang sangat baik. Itu karena, arsitekturnya sudah menggunakan desain modular.

    Sebenarnya, terdapat pabrikan lain yang juga mengeluarkan produk mobil listrik. Namun, terdapat satu keunggulan utama dari produk Audi ini. Keunggulan tersebut terletak pada mesinnya. Tipe e-tron S menggunakan tiga mesin sekaligus. Tentu, ini merupakan pencapaian baru yang terbilang luar biasa untuk industri otomotif.

    Biasanya, menggunakan dua mesin saja sudah menggunakan sebuah kendaraan masuk ke jajaran premium. Dengan digunakannya tiga mesin, kualitas e-tron S menjadi semakin unggul dibandingkan para pesaingnya. Jika belum mengetahui banyak mengenai mobil listrik Audi ini, mari gunakan kesempatan kali ini untuk mengulasnya lebih jauh.

    Spesifikasi Kendaraan Ini Terbilang Sangat Tinggi

    Tenaga penuh dari kendaraan ini terbilang luar biasa. Ketika dalam kondisi prima, tenaga penuhnya dapat mencapai 503 tenaga kuda. Tenaga tersebut ditunjang oleh torsi yang juga fantastis. Torsinya mencapai 973 Nm. Perpaduan keduanya tidak bisa dikatakan biasa. Itu merupakan angka yang sangat luar biasa untuk sebuah mobil listrik.

    Waktu akselerasi dari Audi e-tron S juga tidak bisa diremehkan. Hanya dalam waktu kurang dari lima detik, kecepatannya bisa berubah dari 0 ke 100 km/jam. Tentu, akselerasi tersebut membuat seseorang yang mencintai kecepatan akan sangat dimanjakan. Kecepatan maksimum dari kendaraan ini juga luar biasa.

    Kecepatan maksimum mobil listrik Audi ini dapat mencapai 210 km/jam. Ketiga mesin yang dimilikinya tidak hanya difokuskan untuk menggerakkan roda depan maupun belakang. Mesin tersebut digunakan untuk menggerakkan seluruh roda. Itu karena, Audi e-tron S sendiri menggunakan keempat rodanya sebagai penggerak.

    Baterai li-ion yang digunakannya juga tidak main-main. Tercatat, bateri dari Audi e-tron S dapat menampung tenaga hingga 95 kWh. Tentu, itu merupakan kapasitas kotor. Dari kapasitas tersebut, tidak semuanya dapat dipakai untuk mengkonversi ulang tenaga. Tercatat, hanya 86 kWh saja yang bisa dipakai untuk kepentingan tersebut.

    Jangkauan perjalanan dari Audi e-tron S juga cukup jauh. Hanya dengan sekali mengisi daya, kendaraan ini bisa menempuh jarak hingga 364 km. Jarak tempuh tersebut bahkan lebih jauh lagi untuk e-tron S sportblack. Kendaraan itu memiliki jarak tempuh lebih jauh karena dapat mencapai 370 km.

    Tiga Mesinnya Bekerja Secara Bersamaan

    Jangan menganggap ketiga mesin tersebut bekerja secara bergantian dengan sistem tertentu. Pada mobil listrik Audi ini, ketiga mesin tersebut bekerja secara bersama-sama. Namun, ketiga mesin tersebut melakukan pembagian tugas. Satu mesin berfungsi untuk menggerakkan roda depan sedangkan dua sisanya untuk menggerakkan roda belakang.

    Ketiga mesin tersebut memang diposisikan untuk keperluan tersebut. Satu mesin ditempatkan di bagian depan sedangkan dua sisanya ditempatkan di bagian belakang mobil. Sebenarnya, terdapat pilihan mode ketika berkendara menggunakan Audi e-tron S. Jika memilih mode normal, mesin di bagian depan tidak akan banyak berfungsi.

    Itu karena, mode normal membuat kendaraan hanya menggunakan roda belakang. Namun ketika menggunakan mode kecepatan tinggi, mesin di bagian depan akan ikut bergerak. Ini membuat kecepatan kendaraan tersebut menjadi lebih tinggi. Mesin bagian depan tersebut sebenarnya juga berfungsi ketika mode biasa dinyalakan.

    Itu karena, mesin bagian depan akan merespon ketika terjadi kehilangan traksi. Jika kamu sangat mengenal dunia otomotif, mungkin sistem quattro terdengar tidak asing. Ini adalah sistem yang digunakan untuk Audi R8. Sistem quattro tersebut memiliki kemiripan dengan sistem mobil listrik Audi ini.

    Kendaraan Ini Belum Dipasarkan di Indonesia

    Hingga artikel ini ditulis, Audi e-tron S belum rilis di Indonesia. Kendaraan ini baru diperjualbelikan secara resmi di eropa. Jika dilihat, harga kendaraan ini disana terbilang sangat tinggi. Untuk mendapatkannya, seseorang perlu mengeluarkan uang sekitar 91 ribu euro.

    Jika dirupiahkan, uang tersebut sama dengan 1,6 miliar rupiah. harga tersebut jelas lebih tinggi lagi jika yang dipilih adalah Audi e-tron S Sportblack. Harganya sedikit lebih mahal. Di eropa, harganya berada di kisaran 93 ribu euro atau sekitar 1,7 miliar rupiah.

    Jika ingin menggunakannya, kamu harus sedikit bersabar. Namun jika ingin cepat-cepat memiliki mobil listrik, sekarang sudah banyak tipe yang tersebar di Indonesia. Namun jika ingin mendapatkan mobil listrik Audi ini, kamu memang harus menunggu.

  • Tahun 2026 Audi Berencana Hanya Menjual EV, Bertujuan Untuk Menghilangkan Mesin Pembakaran Internal Pada 2033

    Tahun 2026 Audi Berencana Hanya Menjual EV, Bertujuan Untuk Menghilangkan Mesin Pembakaran Internal Pada 2033

    Audi secara resmi mengumumkan rencana untuk menghentikan mesin pembakaran internal. Dalam siaran pers yang berlangsung, pihak audi mengatakan “produksi model mesin pembakaran yang benar-benar baru dikembangkan Audi akan dimulai hanya dalam empat tahun.” Ini akan menandai berakhirnya sebuah era, karena mulai tahun 2026, Audi hanya akan meluncurkan kendaraan mobil listrik audi saja.

    foto : carscoops.com

     

    Perusahaan Audi akan mempercepat transisi mereka ke e-mobilitas. Sebagai bagian dari upaya ini, audi akan secara signifikan memperluas jangkauannya dari EV dan bertujuan untuk memiliki lebih dari 20 model full-electric di lineup mereka pada tahun 2025. Dengan mobil listrik model e-tron GT baru, RS e- tron GT, Q4 e-tron, dan Q4 Sportback e-tron baru, Audi sudah meluncurkan lebih banyak mobil listrik audi daripada model dengan mesin pembakaran tahun ini.

    Namun, pabrikan Audi tidak memberikan rincian lebih lanjut mengenai bagaimana rangkaian produknya itu akan berkembang. Laporan pers Jerman mengatakan model mesin pembakaran internal terakhir yang nantinya akan dibangun oleh Audi kemungkinan adalah Audi Q8, yang rencananya akan diluncurkan pada 2026 bersama varian listrik, mobil listrik Audi Q8 e-tron. Audi A3 dan A4 nantinya akan digantikan oleh mobil listrik Audi A3 e-tron dan A4 e-tron bertenaga listrik dan model Audi A5 e-tron dan Audi A6 e-tron akan mengikuti langkah yang sama, kata laporan tersebut. Sementara Audi hanya menggunakan EV, audi tidak mendorong mesin pembakaran internal ke pembakar belakang. Sebagai gantinya, pembuat mobil mengatakan pengembangan akan berlanjut “sampai penghentian terakhirnya.” Mengingat hal ini, CEO Markus Duesmann mengklaim “Mesin pembakaran internal terakhir Audi akan menjadi yang terbaik yang pernah kami buat.”

    foto : carscoops.com

     

    Audi berencana untuk sepenuhnya menghapus mesin pembakaran internal pada tahun 2033 dan hanya menjual mobil listrik audi saja, tetapi tanggal tersebut masih berubah. Seperti yang dijelaskan Duesmann, “Waktu yang tepat dari penghentian mesin pembakaran di Audi pada akhirnya akan diputuskan oleh pelanggan dan undang-undang. Perusahaan audi mengharapkan untuk melihat permintaan yang berkelanjutan di China setelah tahun 2033, itulah sebabnya mengapa mungkin ada pasokan kendaraan di sana dengan mesin pembakaran yang diproduksi secara lokal.”