Sepeda Motor Listrik Yamaha

Berikut Sepeda Motor Listrik Yamaha Pertama di Dunia

Sepeda motor listrik Yamaha mulai menarik perhatian masyarakat. Itu terjadi karena Yamaha sendiri adalah salah satu pabrikan sepeda motor terbesar di dunia. Dengan itu, popularitas setiap produk terbarunya pasti ditunggu-tunggu. Sebenarnya, pengembangan kendaraan listrik dari merek tersebut masih terbilang baru.

Itu karena, baru ada satu sepeda motor yang diproduksi secara resmi. Sepeda motor tersebut bernama Yamaha E-Vino. Sebenarnya, kendaraan ini sudah mulai diperkenalkan sejak tahun 2015. Bahkan pada 2018 lalu, kendaraan ini sudah mulai diuji coba di Indonesia. Walaupun begitu, beberapa orang belum begitu mengetahui spesifikasi lengkap dari kendaraan ini.

Banyak sumber mengatakan, kendaraan listrik akan sukses menguasai pasar internasional dalam beberapa tahun ke depan. Hal ini wajar mengingat perusahaan besar di dunia otomotif sangat serius mengembangkannya. Untuk mengenal lebih jauh, mari membahas secara lengkap mengenai sepeda motor listrik Yamaha e-vino.

Harga dan Fiturnya Terbilang Cukup Unggul

Harga dari kendaraan ini terbilang cukup standar. Di Jepang, kendaraan ini telah dikeluarkan dengan harga 36 juta rupiah. Sebenarnya di Jepang sendiri, beberapa orang bisa mendapatkannya dengan harga sekitar 32,5 juta. Itu karena, terdapat potongan sekitar 3,5 juta rupiah yang merupakan subsidi pemerintah.

Hanya saja, potongan tersebut diberikan kepada mereka yang melakukan pembelian dengan tujuan untuk kepentingan pribadi. Selain itu, kepemilikannya tidak boleh dipindah tangankan selama tiga tahun. Sebenarnya, harga tersebut sudah sesuai dengan fitur yang dimilikinya. Fitur pertama dari kendaraan ini dapat dilihat pada fungsi signal.

Viral :   Daftar Tekanan Angin Ban Motor Sesuai Jenis Sepeda Motornya

Signal ini akan berfungsi ketika sepeda motor listrik Yamaha mengalami masalah. Teknologi ini sendiri disebut indikator engine warning light. Selain itu, terdapat fitur tambahan pada baterainya. Baterai e-vino sudah menambahkan self gathered stick. Fitur tersebut berfungsi sebagai pemberi informasi terkait kerusakan pada baterai.

Selain itu, informasi berupa waktu pemakaian baterai juga akan diberikan. Fitur tambahan lain bernama Yamaha Integrated Power Unit juga dimiliki kendaraan ini. Fitur tambahan tersebut sebenarnya memiliki kemiripan dengan ECU. ECU sendiri biasa ditemukan pada sepeda motor konvensional. Sebenarnya, fungsi utama fitur ini adalah pengatur tenaga.

Keberadaannya membuat sepeda motor memiliki kontrol penuh terhadap besarnya putaran gas yang dibebankan ke ban belakang. Selain putaran gas, torsi kendaraan juga akan diatur oleh keberadaan fitur tersebut. Dengan ini, tidak akan ada masalah berupa tenaga kendaraan yang tidak terkontrol ketika sedang dipakai.

Terdapat Berbagai Kelebihan Jika Memilikinya

Kelebihan sepeda motor listrik Yamaha ini sangat banyak. Kelebihan pertamanya terletak pada berat kendaraan. Salah satu permasalahan utama dari kebanyakan kendaraan terletak pada beratnya yang sangat tinggi. Berat tersebut membuat proses menggeser dan memindahkan kendaraan menjadi lebih sulit. Namun, permasalahan tersebut tidak akan terasa ketika menggunakan e-vino.

Beratnya hanya berada pada kisaran 70 kg. Dengan berat yang hanya sebesar itu, kemudahan dalam memindahkan dan menggunakan akan semakin terasa. Selain itu, kapasitas baterainya mencapai 10 Ah. Dengan kapasitas baterai tersebut, e-vino bisa berjalan hingga 29 km. Namun, terdapat satu slot baterai cadangan yang disediakan.

Viral :   Mau Touring? Coba Tas Motor Berikut Ini

Dengan keberadaan slot baterai cadangan tersebut, jarak tempuhnya menjadi dua kali lipat yaitu 58 km. Walaupun jarang digunakan, penggunaannya untuk keperluan antar kota tetap bisa dilakukan. Selain itu, kecepatannya juga cukup lumayan. Dalam kecepatan maksimal, sepeda motor listrik Yamaha tersebut dapat melaju hingga 45 km/jam.

Kelebihan lain dari kendaraan ini terletak pada waktu pengisian baterai. Biasanya, pengisian baterai sering menjadi kendala bagi kebanyakan kendaraan listrik. Itu karena, dibutuhkan waktu lama dalam pengisian baterai hingga mencapai 100 persen. Masalah tersebut tidak akan terasa apabila memakai Yamaha e-vino. Baterai kendaraan ini sudah penuh hanya dengan diisi daya selama 3 jam.

Mungkin, beberapa orang menganggap pengisian daya tersebut membutuhkan daya listrik khusus. Pernyataan tersebut sepenuhnya tidak benar. Untuk mengisi daya, listrik rumahan bisa digunakan. Ini jelas mempermudah pemilik dalam melakukan pengisian daya. Jika ditotalkan dengan keberadaan satu slot baterai cadangan, dibutuhkan waktu 6 jam untuk menyelesaikan isi daya kedua baterai tersebut.

Hingga sekarang, kendaraan ini belum dipasarkan di Indonesia. Walaupun dipasarkan, sulit untuk mencari konsumen yang meminati kendaraan semacam ini. Itu karena, infrastruktur dan kondisi jalan di Indonesia belum mumpuni untuk perkembangan teknologi ini. Namun beberapa tahun mendatang, popularitas sepeda motor listrik Yamaha mungkin saja meningkat.