Tag: membeli mobil bekas

  • Wajib ! 6 Hal Penting Dilakukan Setelah Membeli Mobil Bekas

    Wajib ! 6 Hal Penting Dilakukan Setelah Membeli Mobil Bekas

    Setelah anda berhasil membeli mobil bekas idaman, ada baiknya agar anda jangan terlalu lama larut dalam perasaan senang. Karena masih ada beberapa hal penting yang perlu anda lakukan agar mobil anda dapat digunakan secara aman dan legal saat menemani berbagai aktivitas anda bersama keluarga.

    Maka dari itu, wartaoto akan sedikit memberikan tips tentang apa saja yang harus anda lakukan setelah membeli mobil bekas :

    1. Bersihkan Kabin Dari Kotoran Tak Terlihat

    Untuk urusan kabin sekilas memang terlihat bersih dan harus. Namun, anda harus benar benar memperhatiakan betul tidak ada sisa kotoran atau kuman yang tertinggal di kabin mobil anda. Apalagi dengan adanya masa pandemi covid-19 ini, kebersihan merupakan hal yang sangat penting yang harus anda jaga setiap saat untuk membuat nyaman anda dan keluarga saat berada di kabin mobil.

    Sekedar untuk ketahui, saat ini sudah ada dibengkel bengkle tertentu yang sudah menyediakan pembersihan dengan cara pengasapan (fogging). Asap yang mengandung benzalkonium chloride (0,1 persen) dipercaya bisa menghentikan pertumbuhan beberapa jenis bakteri, jamur serta virus.

    2. Mengganti Semua Cairan Di Dalam Kendaraan

    Untuk sektor mesin, setelah anda membeli mobil bekas ada baiknya untuk mengganti semua cairan mulai dari oli mesin, cairan radiator, minyak rem, oli gardan dan oli perseneling. Hal ini perlu dilakukan karena ada kemungkinan cairan cairan ini sudah lama tidak diganti, selain itu anda juga tidak tau bahwa cairan yang dipakai oleh pemilik sebelumnya apakah sesuai rekomendasi pabrik atau tidak.

    3. Ganti Filter-filter

    Ada berbagai jenis filter yang terpasang dimobil tergantung dari jenis mobilnya, diantaranya yakni filter udara, filter oli, filter kabin serta filter bahan bakar. Pergantian komponen ini penting dikarenkan anda tidaktahu kapat terakhir kalinya filter filter ini diganti. Langkah ini juga sekaligus memberi kesempatan anda untuk mengganti filter filter sesuai rekomendasi pabrikan.

    4. Cek Kaki-kaki Dan Ban

    Pada umumnya mobil yang sudah dipakai hingga tahunan pastinya akan memiliki masalah pada kaki kaki mobil tersebut. Maka dari itu harap pastikan jika kondisi beberapa komponen seperti shockbreaker, ball joint, tie rod, bushing, atau bearing, masih berfungsi dengan sangat baik.

    Selain pemeriksaan pada kaki kaki mobil , anda juga jangan lupa untuk mengecek kondisi ban mobil anda. Pada umumnya pabrikan sendiri mereomendasikan usia ban maksimal 5 tahun saja, cara mengetahui usia ban anda bisa membaca kode 4 digit yang tertera pada ban mobil anda.

    5. Lakukan Spooring Dan Balancing

    Disarankan agar anda melakukan spooring, hal ini untuk memastikan posisi keempat roda mobil anda sudah sesuai dengan settingan pabrik. Sementara itu balancing juga harus dilakukan pada setiap ban mobil anda untuk menjaga keseimbangan pada titik atas, bawah, kanan dan kiri.

    Seteah proses spooring dan balancing selesai, jangan lupa untuk mengets hasil spooring dan balancing dijalanan sebelum meninggalkan bengkel. Karena ada beberapa mobil tertentu yang posisi setirnya bisa jadi kurang lurus walau settingan kaki kaki sudah sesuai paduan.

    6. Urus dokumen kepemilikan

    Dokumen dan legalitas merupakan hal yang paling penting dan harus segera anda urus setelah membeli mobil bekas. Hal pertama yang harus anda lakukan adalah melakukan balik nama untuk mengganti kepemilikan mobil dari pemilik sebelumnya. Jangan lupa untuk mempersiapkan dokumen seperti KTP asli, STNK & BPKB asli, faktur atau kwitansi pembelian serta fotokopi KTP pemilik sebelumnya.

  • Tips Membeli Mobil Bekas yang Wajib Kamu Perhatikan

    Tips Membeli Mobil Bekas yang Wajib Kamu Perhatikan

    Banyak tips membeli mobil bekas yang harus Kamu perhatikan agar tidak salah dalam memilih mobil. Sebagian besar orang mungkin lebih suka membeli mobil second karena harganya yang jauh lebih murah. Apalagi, kita semakin dimudahkan dalam mencari mobil second karena banyak penjual yang menawarkannya.

    Anda bisa menemukan penjual mobil secara offline maupun online jadi tidak sulit lagi menemukan mobil second berkualitas. Namun, setiap mobil second tentu memiliki spesifikasi yang tidak sama saat membeli baru jadi Kamu harus mengerti benar kondisi mobil second yang akan dibeli agar salah pilih mobil.

    Peminat mobil second yang terus meningkat membuat beberapa oknum tidak bertanggung jawab memanfaatkan momen ini untuk mendapatkan keuntungan pribadi. Mereka menjual mobil rusak atau mengalami masalah pada orang yang tidak mengerti tentang otomotif. Oleh karena itu, Kamu harus lebih berhati-hati saat membeli mobil second.

    Catatan Servis Sudah Lengkap Semua

    Seiring bertambahnya usia, sudah menjadi hal wajar jika kondisi mobil tidak se-prima waktu pembelian atau baru. Namun, kondisi mobil masih berkualitas jika pemiliknya mampu merawat setiap bagian mobil dengan baik, misalnya melakukan service secara rutin. Untuk itu, Kamu harus melihat catatan servis yang telah dilakukan.

    Tips membeli mobil bekas ini wajib Kamu lakukan untuk melihat seberapa sering mobil diservice dan dirawat oleh pemilik sebelumnya. Kamu bisa melihat bagian mana saja yang telah mengalami masalah atau kerusakan karena pastinya akan tercantum pada buku servis bahwa bagian tersebut pernah diperbaiki.

    Waspada Jumlah Harga yang Miring

    Siapa yang tidak ingin mendapatkan harga murah saat membeli mobil second? Salah satu alasan terbesar mengapa orang membeli mobil second karena ingin mendapatkan harga murah. Tapi, jika Kamu menjumpai harga yang terlalu murah maka harus lebih waspada karena bisa jadi ada faktor lain di baliknya.

    Tips membeli mobil bekas ini mengharuskan Kamu mencari informasi lebih lanjut mengenai harga pasaran mobil second yang diinginkan. Harga yang ditetapkan pada mobil second pasti berkaitan dengan kondisi mobil tersebut. Jika harga terlalu murah, biasanya ada kerusakan, masalah atau dokumen yang mungkin tidak ada.

    Pastikan Semua Dokumen Sudah Lengkap

    Setiap kendaraan harus memiliki dokumen resmi yang nantinya akan diserahkan saat terjadi jual beli mobil second, mulai dari STNK hingga BPKB. Sebelum Kamu melakukan pembelian, pastikan untuk mengecek setiap dokumen tersebut dengan baik. Pastikan jika semua dokumen lengkap dan asli sehingga terjamin keamanan saat membelinya.

    Tips membeli mobil bekas tidak hanya memastikan kelengkapan dokumen, tapi Kamu juga harus memeriksa keaslian dokumen. Sekarang ini, mudah bagi seseorang untuk memalsukan suatu dokumen, seperti STNK sehingga Kamu harus berhati-hati agar tidak menjadi korban penipuan dalam transaksi jual beli mobil second atau second.

    Lakukan Pengecekan Mobil dengan Benar

    Setelah pemakaian, kondisi mobil tentu mengalami perubahan sehingga Kamu harus melakukan pengecekan pada setiap bagian mobil. Mulai dari eksterior, interior, fitur keselamatan, fitur hiburan, mesin dan lain sebagainya. Pastikan semua bagian dalam kondisi yang masih bagus, meskipun nantinya ditemukan beberapa minus atau kerusakan.

    Apabila kerusakan tersebut masih bisa ditoleransi, maka tidak menjadi masalah, seperti misalnya bagian bodi mobil yang tergores di bagian depan. Namun, jika kerusakan terjadi pada mesin maka Kamu harus lebih berhati-hati. Tips membeli mobil bekas ini memungkinkan Kamu mendapatkan mobil dengan kondisi yang masih prima.

    Bawa Tukang Mekanik atau Teman yang Ahli

    Jika Kamu tidak mengerti tentang otomotif, pastikan Kamu tidak membeli mobil second sendirian. Penting untuk membawa orang yang lebih paham terhadap otomotif, baik itu keluarga, teman atau tukang mekanik agar bisa membantu Kamu dalam mengecek setiap kondisi mobil untuk menghindari terjadinya penipuan.

    Tanpa membawa orang yang ahli, mudah bagi orang lain untuk menipu Kamu terkait kondisi mobil. Untuk menghindari hal tersebut, maka Kamu harus membawa orang yang ahli di bidang otomotif, khususnya mobil. Jangan lupa untuk memberikan uang tip pada mereka sebagai tanda terima kasih telah membantu.

    Bagi Kamu yang tertarik ingin membeli mobil second karena harganya lebih murah, tentu harus lebih berhati-hati saat melakukan pemeriksaan dan pengecekan. Pastikan semua kondisi mobil dalam kondisi yang masih bagus dan layak. Tips membeli mobil bekas di atas bisa menjadi panduan bagi Kamu saat membeli.

  • Agar Tidak Tertipu Ikuti Tips Membeli Mobil Bekas Ini

    Agar Tidak Tertipu Ikuti Tips Membeli Mobil Bekas Ini

    Agar Tidak Tertipu Ikuti Tips Membeli Mobil Bekas Ini – Membeli mobil bekas memang memerlukan effort tersendiri dalam hal pengecekan sebab kondisi kendaraan statusnya second sehingga secara fisik pasti mengalami perubahan tersendiri. Tidak ada salahnya membeli kendaraan second. Yang terpenting, Anda sudah tahu bagaimana tips dan triknya agar nantinya tidak merugi.

    Pernah ada kasus di mana seseorang membeli kendaraan bekas tanpa melakukan pengecekan yang teliti dan ternyata hasil rakitan. Secara fisik memang kendaraan tampak bagus, tetapi ternyata pernah turun mesin dan penjualnya tidak menginformasikannya. Tentu saja hal tersebut tidak ingin dialami oleh siapa pun. Jadi, simak beberapa tips berikut ini ketika hendak membeli mobil bekas.

    Agar Tidak Tertipu Ikuti Tips Membeli Mobil Bekas Ini

    Anda dapat membeli mobil second di beberapa tempat, mulai dari dealer khusus kendaraan bekas atau langsung dari perorangan. Berikut ini tips selengkapnya jika ingin membeli mobil bekas.

    • Kantongi Catatan Servis

    Tanyakan catatan servis mobil yang hendak Anda beli. Anda harus tahu bagaimana pemilik sebelumnya memperlakukan kendaraan tersebut, apakah diservis secara rutin atau sebaliknya. Catatan perbaikan sangat penting agar Anda bisa memperoleh data kualitas kendaraan secara real time.

    Mobil yang diservis secara berkala juga mencerminkan bahwa pemilik sebelumnya memang betul-betul merawat kendaraannya. Harga yang ditawarkannya pun tergolong layak karena perawatannya juga maksimal. Selain itu, keaslian onderdil mobil juga dapat dipastikan apabila catatan servisnya dilakukan di bengkel resmi atau terpercaya.

    • Waspadai Jika Harganya Terlalu Miring

    Membeli mobil bekas bukan berarti Anda abai terhadap kualitas. Jangan tergiur dengan harga yang terlalu murah karena sebutuh apa pun pemilik mobil sebelumnya terhadap uang, mereka tidak akan menjual kendaraannya dengan harga yang sangat jatuh.

    Jika harganya terlalu murah dari pasaran, sebaiknya Anda waspada. Mungkin saja terdapat masalah pada dokumen maupun pada mesinnya. Bisa jadi juga, mobil yang terlalu murah padahal luarnya masih bagus pernah mengalami turun mesin.

    • Periksa Keseluruhan Fisik

    Dalam proses pengecekan fisik, hal pertama yang harus dilakukan adalah periksa mesinnya. Buka kap mesin dan cek kondisinya. Pastikan kendaraan mudah di-starter. Dengarkan bagaimana suaranya mesinnya dan periksa jangan sampai ada kebocoran pada komponen mesin.

    Anda juga bisa melakukan test drive untuk menguji peforma dan kenyamanan kendaraan secara langsung. Pastikan pula eksterior mobil tidak belang catnya. Meskipun ada baret, jika tidak terlalu berlebih, tentu bisa Anda tolerir. Cek juga semua fitur interiornya dan pastikan semua berfungsi dengan baik.

    • Pastikan Kelengkapan Dokumen

    Setelah melakukan pemeriksaan fisik dan Anda memang tertarik, periksa juga kelengkapan dokumennya. Jangan sampai Anda membeli mobil yang tidak memiliki surat-surat lengkap, misalnya saja mobil hanya dilengkapi STNK. Tentu saja, tanpa BPKB, kendaraan tersebut tidak layak jual. Tanpa surat-surat yang lengkap, kendaraan bisa mendatangkan masalah hukum.

    Selain itu, cek juga bagaimana pembayaran pajaknya, apakah pemilik sebelumnya menunggak pajak atau sudah membayarnya lunas. Jika kendaraan menunggak pajak, tentu saja Anda berhak mendapatkan potongan harga sesuai dengan pajak yang tertunggak. Jika tawar-menawar tersebut berjalan alot, sebaiknya cari mobil lain yang tanpa masalah pajak.

    • Jika Perlu, Bawa Teman atau Mekanik Ahli

    Bawa teman yang mengerti serta berpengalaman dalam urusan mesin mobil. Hal ini dapat Anda lakukan jika tidak begitu paham dengan kendaraan roda empat. Minta bantuannya untuk melakukan pengecekan. Cara ini juga berguna agar dapat mengurangi kemungkinan membeli kendaraan yang mesinnya tidak layak.

    Karena kendaraan yang Anda beli adalah dari tangan kedua, pastikan untuk tidak terburu-buru mengambil keputusan. Daripada menyesal di kemudian hari, lebih baik Anda sedikit repot dengan melakukan berbagai pengecekan sebelum membelinya

  • Ini Strategi Beli Mobil Lelang Agar Tidak Rugi

    Ini Strategi Beli Mobil Lelang Agar Tidak Rugi

    Ini Strategi Beli Mobil Lelang Agar Tidak Rugi – Mobil bekas memang menjadi alternatif tersendiri apabila Anda menginginkan kendaraan roda empat dengan harga lebih miring. Selain membelinya melalui dealer khusus kendaraan bekas atau perorangan, Anda bisa melirik tempat pelelangan sebagai arena berburu kendaraan.

    Pelelangan mobil memang belum banyak diketahui. Masih banyak orang yang beranggapan bahwa yang ada di tempat lelang adalah para pemilik dealer mobil bekas. Hal tersebut sebenarnya hanyalah stigma karena Anda tetap bisa menjadi peserta lelang sebagai perorangan. Hanya saja, perlu strategi tersendiri agar Anda tidak rugi membeli mobil bekas di tempat tersebut.

    Ini Strategi Beli Mobil Lelang Agar Tidak Rugi

    Mayoritas peserta dan pembeli mobil bekas yang ada di pelelangan memang penjual maupun dari dealer. Hal ini disebabkan kendaraan-kendaraan tersebut dibanderol dengan harga yang relatif miring. Unit yang ditawarkan pun bervariasi dan harga jualnya yang lebih rendah memang sangat menggiurkan. Agar tidak sampai tertipu atau rugi, cobalah beberapa strategi membeli mobil di tempat lelang berikut ini.

    • Pahami Prosedur Lelang

    Pahami tata cara lelang agar ketika sudah berada di lokasi, Anda tidak merasa canggung. Sebagaimana yang telah disinggung sebelumnya, pelelangan mobil bekas memang masih awam untuk mayoritas orang Indonesia. Namun, jangan khawatir. Belakangan ini, Anda sudah bisa mengakses informasi cara pelelangan di internet.

    Selain memahami prosedur lelang, kantongi juga informasi mengenai jadwal lelangnya. Jangan takut juga untuk menghubungi pihak pelelangan agar nantinya Anda bisa memperoleh informasi secara lebih lengkap.

    • Bandingkan Harga

    Meskipun barang lelang, terkadang terjadi over priced. Jangan sampai Anda terjebak harga yang terlalu tinggi untuk membeli barang yang sebenarnya tidak sebesar itu nilainya. Memang. dalam hal pelelangan, situasi tersebut biasa terjadi.

    Jadi, Anda tetap harus realistis dalam mengikuti lelang. Carilah informasi terlebih dahulu mengenai kendaraan yang Anda inginkan. Alangkah lebih bagus lagi jika Anda sudah memiliki rencana yang pasti untuk mengincar jenis mobil tertentu sehingga persiapan mengikuti lelang menjadi lebih maksimal.

    • Jeli Memilih

    Maksud dari jeli memilih pada poin ini adalah tepat dalam memilih penyelenggara lelang. Selain itu, pilih juga mobil yang memiliki kondisi terbaik. Pelajari betul bagaimana tata cara mengikuti lelang.

    Selain itu, Anda juga harus ekstra teliti jika hendak melakukan bidding. Unit yang ada pada pelalangan biasanya variatif. Mengecek kondisi fisik, dokumen, hingga hal-hal kecil pada mobil memang sedikit merepotkan. Namun, demi keuntungan jangka panjang, hal tersebut tentu sangat penting untuk dilakukan.

    • Periksa Riwayat Perbaikan

    Anda dapat meminta riwayat perbaikan kepada petugas. Informasi mengenai bagian-bagian kendaraan yang sudah mengalami pergantian maupun perbaikan nantinya sangat penting agar Anda bisa tahu secara mendetail bagaimana kualitas mobil lelang yang Anda pilih. Anda juga dapat menghitung untung rugi jika hendak membelinya.

    Mengetahui riwayat perbaikan mobil juga bermanfaat agar nantinya Anda tahu risiko jika sudah membeli kendaraan tersebut. Apabila sudah paham apa saja risikonya, tentu saja Anda bisa merencanakan langkah antisipasinya.

    • Cek Bengkel

    Bawa mobil ke bengkel apabila Anda sudah memenangkan lelang dan mendapatkan kendaraan tersebut. Meskipun sudah mengikuti lelang di tempat tepercaya, Anda harus melakukan pengecekan ulang. Siapa tahu kondisi luar kendaraan terlihat baik, tetapi ternyata sudah pernah turun mesin.

    Lakukan pengecekan secara mendetail agar kerusakan kendaraan dapat diidentifikasi sedini mungkin. Cara ini juga penting dilakukan agar Anda tidak mengeluarkan biaya ekstra yang lebih besar lagi nantinya.

    Jadi kesimpulannya, tetap lakukan persiapan secara maksimal agar Anda bisa memperoleh kendaraan idaman dengan harga terbaik. Tetap lakukan perhitungan untung rugi secara detail sehingga nantinya tidak menyesal setelah membeli mobil bekas tersebut.