oli motor matic

Kapan Waktu Ganti Oli Motor Matic yang Tepat?

Setiap pembelian sebuah kendaraan bermotor pasti ada sebuah buku manual untuk informasi umum, misalnya tentang oli motor matic. Dalam buku ini diberikan keterangan secara jelas kapan waktu yang tepat untuk mengganti oli. Selain itu, juga ada rekomendasi tentang jenis oli seperti apa yang direkomendasikan.

Oli memang menjadi komponen penting bagi setiap kendaraan bermotor. Fungsinya sebagai pelumas mesin ketika pembakaran cukup penting. Apalagi juga berguna untuk meringankan risiko aus akibat gesekan. Jika gesekan terlalu sering terjadi, komponen mesin bisa cepat rusak. Akibatnya kamu akan mengeluarkan biaya besar menggantinya.

Lalu kapan waktu yang tepat untuk mengganti oli baru? Apakah ada indikasi khusus yang bisa dijadikan patokan? Pada dasarnya, penggantian oli baru bisa dilakukan melalui jarak tempuh. Namun hal ini bukan menjadi patokan utama karena sebenarnya ada beberapa penanda kapan waktunya ganti oli.

Berapa Jauh jarak Tempuh untuk Ganti Oli

Pada umumnya setiap motor matic memiliki panduan berbeda berapa jauh batas maksimum jarak tempuhnya. Ada yang memberikan batas maksimum 2 ribu km, namun ada juga dengan batas maksimum 3 ribu km. Semua tergantung kualitas mesin dan pabrikan otomotif yang memproduksinya.

Sebagai contoh, ambil saja batas maksimum jarak tempuh sebesar 2 ribu km. Biasanya jika dipakai secara terus menerus maka akan menghabiskan waktu 2 bulan. Maka dalam waktu setiap 2 bulan kamu harus ganti oli motor matic tersebut. Jangan menundanya hingga terlalu lama.

Viral :   Yamaha Trail WR 155 R Petualangan Tanpa Batas

Namun, apakah perlu menunggu hingga batas maksimum tersebut? Tentu tidak, bukan? Kamu tidak harus berpatokan terhadap total jarak tempuh kendaraan metic tersebut. Jika perlu, lakukan ganti oli setiap bulan supaya performanya tetap prima. Kekurangan pelumas tentu akan berpengaruh terhadap keseluruhan mesin.

Berdasarkan Tingkat Penggunaan Motor Matic

Tidak perlu menunggu waktu hingga batas maksimum jarak tempuh yang direkomendasikan. Ketika kamu sering menggunakan motor matic tersebut, sudah sepantasnya rutin ganti oli motor matic bukan? Apalagi jika cara kamu berkendara sedikit kasar. Memaksakan atau terlalu menggeber pada kecepatan tinggi misalnya.

Ketika motor terlalu digeber dengan kasar pada kecepatan tinggi, pelumas mesin bisa lebih cepat mengental. Jika sudah begini, maka fungsinya sebagai pelumas juga akan menurun. Warna hitam pada pelumas menjadi penanda bahwa kualitasnya sudah tidak layak lagi dipakai sebagai pelumas mesin.

Selain itu, sering berada di jalanan macet juga mempercepat oli menjadi panas. Jika sudah panas, maka pada akhirnya akan berubah warna menjadi hitam dan mengental. Pelumas yang sudah mengental tidak bisa lagu menahan gesekan pada mesin. Pada akhirnya mesin bisa cepat rusak akibat gesekan tersebut.

Ketika Tarikan Sudah Terasa Berat

Ada banyak faktor mengapa tarikan mesin menjadi lebih berat dari biasanya. Bisa terjadi karena mesin sudah waktunya diservis, atau bahkan karena pelumas sudah seharusnya diganti. Jika masalahnya pada pelumas, maka kamu perlu segera ganti oli motor matic tersebut dan jangan sampai menjadi lebih parah.

Viral :   Fungsi ECO Pada Motor BeAT dan Gejala Kerusakannya

Pelumas bisa lebih cepat mengental dan membuat tarikan mesin lebih berat karena beberapa faktor. Salah satunya ketika kamu sedang melakukan perjalanan jauh dalam waktu yang lama. Berkendara secara terus menerus membuat kerja mesin juga lebih ekstra. Artinya penggunaan pelumas juga semakin besar.

Contoh lain adalah ketika kamu membawa motor tersebut untuk melewati medan jalan pegunungan. Turunan dan tanjakan membuat kinerja mesin harus lebih berat. Ada waktunya mendorong performa mesin ketika tanjakan, namun ada juga waktunya untuk menurunkan kinerja mesin ketika sedang turunan.

Lalu Oli Seperti Apa yang Cocok?

Setelah tanda kapan waktunya ganti oli, pertanyaan selanjutnya muncul. Jenis pelumas seperti apa yang sesuai dengan motor matic? Padahal motor matic saat ini ada yang injeksi dan bukan. Jawaban dari pertanyaan tersebut ada dalam buku manual yang ada ketika kamu membeli motor.

Disana ada rekomendasi tentang oli yang cocok dengan kendaraan tersebut. Ada rekomendasi kekentalan pelumas yang sudah diberikan, misalnya kekentalan 10w-30. Selain itu, kamu juga bisa memilih pelumas yang memiliki hubungan erat dengan pabrikan motor tersebut.

Sebagai salah satu komponen penting, pelumas memang kunci keselatan dan berapa awet kendaraan tersebut. Setiap tanda perlu diperhatikan supaya kamu bisa menentukan kapan harus ganti pelumas. Dengan begitu, oli motor matic bisa membuat mesin bisa bekerja optimal kembali.