Fungsi Minyak Rem Motor
MInyak Rem Motor

Fungsi Minyak Rem Motor. Jangan Disepelekan!

Fungsi Minyak Rem Motor ialah mendorong piston pada kiper rem yang bertujuan supaya kampas dapat menjepit cakram sesuai dengan tekanan ketika tuas master rem ditarik. Fungsi Minyak Rem Motor ini tak boleh dianggap sepele karena jika diabaikan resikonya bisa fatal. Dari seluruh komponen-komponen sepeda motor, minyak rem sering kali kurang mendapat perhatian. Dan kebanyakan pengguna motor lebih perhatian pada bagian rem & cakram, padahal posisi minyak rem sangat penting karena demi keselamatan & kenyamanan ketika berkendara.

Fungsi Minyak Rem Motor

Minyak rem ternyata tak hanya berfungsi untuk mendorong piston di kiper rem, namun juga berfungsi untuk mengurangi panas dari gesekan logam pada komponen sistem pengereman yakni, kampas & cakram. Di sistem pengereman rem cakram (hidrolik), tanpa adanya minyak rem, maka sistem rem hidrolik tak akan bekerja walaupun tuas rem ditarik berkali-kali dengan kuat. Hal ini juga terjadi jika volume minyak rem berkurang, kinerja rem cakram tak akan maksimal.

Viral :   Resmi Diluncurkan, Inilah Spesifikasi Motor BMW CE 04 Yang memiliki kecepatan Hingga 120 kpj

Pada minyak rem sendiri mengandung poly glycol, glycol ether, serta additive. Polu glycol berfungsi sebagai pelumas karena memiliki tingkat kekentalan yang tinggi. Poly ether berguna untuk mengatur kekentalan, titik didih dan juga kestabilan karet. Dan cairan Additive berfungsi mencegah oksidasi & korosi.

Masa Pakai

Setelah anda mengetahui betapa pentingnya Fungsi Minyak Rem pada Motor, selanjutnya anda perlu tau kapan masa pakai minyak rem berakhir. Minyak rem punya masa pakai yang cukup panjang, sehingga anda tak perlu mengganti minyak rem setiap kali service. Tetapi jika pemakaian anda telah mencapai 24.000 km atau 2 tahun, maka minyak rem wajib diganti dengan yang baru agar Fungsi Minyak Rem Motor tetap optimal. Untuk informasi penggantian minyak rem dapat anda lihat pada tabel perawatan berkala.

Tak hanya itu, penggantian minyak rem jika wajib dilakukan jika keadaan minyak rem sudak tak layak pakai lagi, misalnya warna minyak sudah kotor / keruh & volumenya berkurang. Kondisi minyak yang tak layak pakai akan mempengaruhi sistem pengereman. Salah satunuya merusak bagian seal karet pada master rem atau saluran minyak rem jadi berkarat, alhasil dapat menyebabkan rem blong dan membahayakan pengendara.

Viral :   Mudah !!! Cara Membuat Alarm Motor Sendiri

Pastikan spesifikasinya yang tepat

Minyak rem memiliki titik didih berasal dari panasnya gesekan kampas rem & cakram. Ketika kualitas minyak rem menurun atau mulai jek, maka titik didihnya pun akan menurun. Selanjutnya titik didih rendah ini yang akan menimbulkan gelembung-gelembung udara serta dapat membuat angin palsu masuk dalam sistem pengereman. Angin palsu inilah yang sangat berbahaya karena memicu rem blong secara tiba-tiba. Untuk menghindari ini, maka pastikan minyak rem yang anda gunakan sesuai spesifikasi dari pabrikan.