Fungsi ECO Pada Motor BeAT
ECO Indikator

Fungsi ECO Pada Motor BeAT dan Gejala Kerusakannya

Fungsi ECO Pada Motor BeAT Adalah sebagai indikator keiritan bahan bakar ketika berkendara, maka saat lampu indikator menyala berarti cara berkendara anda berada dalam posisi yang cukup irit bahan bakar. Sepeda motor keluaran terbaru kini sudah dilengkapi berbagai fitur yang modern, termasuk ECO pada motor Beat. ECO indikator salah satu fitur modern yang banyak tersedia di motor Honda, seperti BeAT atau Scoopy. Nah, apa sebenarnya fungsi ECO indikator ini & bagaimana cara kerjanya? Lalu bagaimana jika ECO indikator ini rusak? Yuk Simak terus ulasan wartaoto.com berikut ini.

ECO Indikator sendiri biasanya berwarna hijau dan terletak disebelah angka 0 spidometer. Dan Fungsi ECO pada motor BeAT sebenarnya diterapkan Honda pada All New BeAT eSP. Menurut President of Honda R&D Southeast Asia Co., Ltd., Hikaru Tsukamoto, Fungsi ECO adalah untuk memandu saat berkendara agar lebih efisien.

Adapun cara kerjanya, ECO indikator akan membaca speed sensor yang dikombinasi penggunaan bensin pada injektor yang telah diatur oleh ECM” kata Endro Sutarno, sebagai Technical Service Division PT Astra Honda Motor. Menurutnya Fungsi ECO Pada Motor BeAT memiliki tiga kondisi:

  1. Pertama kondisi ECO indikator Mati yaitu pada saat mesin stasioner dan kecepatan kurang dari 3 kjp (kilo meter perjam) atau lebih 67 kjp. Ini juga berlaku ketika speed sensor motor anda rusak & saat quick open throttle / gas dibuka secara kasar/brutal. Pada kondisi ini konsumsi bahan bakar rata-rata diklaim hanya sekitar 34-63 km/lt.
  2. Kondisi kedua yaitu ECO indikator menyala namun redup, artinya kecepatan berada antara 3 kjp hingga 67 kjp dengan tarikan gas sedang dan konsumsi bahan bakar kira-kira 34-63 km/lt.
  3. Kondisi ECO indikator menyala terang artinya kecepatan sama antara 3 kilo meter perjam hingga 67 kilo meter per jam. Akan tetapi dengan bukaan gas / tarikan gas lebih perlahan & tidak terlalu besar maka konsumsi bahan bakar bisa lebih darai 63 km/lt.

Gejala Kerusakan pada ECO indikator

Ribut Wahyudi, kepala bengkel Honda Motor mengatakan gejala rusaknya ECO indikator pada motor BeAT ditandai dengan lampu yang menyala terus atau yang matii total ketika berkendara, atau lampu indikator berkedip-kedip sehingga keiritan berkendara menjadi tak akurat lagi. Hal ini terjadi karena lampu sensor & komponen kelistrikan bermasalah. “Bila lampu ECO indikator rusak, kemungkinan ada 2 penyebabnya yaitu ada kerusakan di bagian sensor speed atau di bagian ECM (Engine Control Module)” jelas Ribut. Untuk perawatan fitur ECO indikator ini, perhatikan cara mengatur bukaan gas dan cara verkendara yang benar lainnya.

Viral :   Daftar Motor Listrik Subsidi Bisa Beli Pakai NIK. Simak Disini!

, Perawatan Ampuh untuk Motor beAT

  •  Rutin panaskan mesin sepeda motor di pagi hari atau ketika ingin digunakan

Memanaskan mesin sepeda motor merupakan cara yang paling mudah dilakukan yang bertujuan supaya oli dalam mesin siap melumasi mesin sehingga performa kendaraan akan menjadi lebih maksimal. Adapun cara memanaskan motor beAT ini cukup dengan 5 hingga 10 menit saja dan sebaiknya menggunakan kick stater saja.

  •  Rutin mengganti oli

Penggantian oli motor beAT secara rutin ini adalah perapwatan yang paling penting. Dimana penggantian oli biasanya wajib dilakukan setiap 1000 km serta untuk oli transmisi atau oli gardan diganti maksimal pada saat sepeda motor sudah mencapai 5000 km. Jika anda lupa acuan kilometer untuk penggantian oli, maka sebaiknya lakukan perawatan ganti oli ini setiap 2 hingga 3 bulan sekali dan jangan lupa untuk memakai oli yang sesuai dengan spesifikasi sepeda motor matic anda.

  •  Jangan sampai kehabisan bensin

Kebiasaan buruk yang sering terjadi dan sering disepelekan adalah menggunakan sepeda motor matic hingga kehabisan bensin sampai sampai berhenti ditengah jalan karena bensin habis. Pasalnya hal ini dapat merusak mesin kendaraan tersebut. Apalagi pada motor matiiic injeksi. Maka dri itu, pastikan selalu bahwa sepeda motor matic anda jangan sampai menunjukan indikator E serta biasakan untuk mengisi bahan bakar full teng demi mengantisipasi hal ini.

  •  Periksa kondisi vanbelt dan juga roler

Memeriksa kondisi vanbelt pda motor matic tak kalah pentingnya dan tidak boleh ditinggalkan.  Kondisi vanbelt yang berbahan karet dikhawatirkan akan putus di tengah jalan sehingga sepeda motor berhenti mendadak dan tidak bisa melaju lagi. Jika hal ini sudah terlanjur terjadi maka solusi utamanya adakag mengganti vanbelt tersebut dengan suku cadang yang original sehingga motor matic lebih awet.

  •  Perawatan Aki

Tidak mudah mengetahui kondisi aki yang ada pada motor matic sehingga tak jarang sebagian besar pemilik motor matic pasti pernah mengalami mati aki. Jika hal ini terjadi, tentu anda akan kehilangan power dari sepeda motor tersebut. Tak hanya itu, cahaya lampu motor juga akan berkurang. Dan ketika aki motor matic mati maka anda harus menyalakan motor dengan kick starter sehingga membuat kita lebih capek. Untuk menghindari hal ini, sebaiknya lakukan penggantian aki dalam 7 hingga 8 bulan setelah penggantian terakhir.

  •  Stabilkan kecepatan gas

Hal sepele selanjutnya adalah ketika kecepatan motor dalam kondisi cepat secara tiba-tiba menurunkan gas atau sebaliknya. Hal ini ternyata tanpa disadari dapat meruskan masa umur mesin motor matic. Pasalnya dengan kecepatan yang tidak stabil ini tidak hanya merusak mesin namun juga dapt berpengaruh pada vanbelt motor itu sendiri.

  •  Gunakan bensin yang kualitas

Cara perawatan ampuh yang cukup penting adalah menggunakan bahan bakar yang berkualitas. Namun cara yang satu ini bisa dikatakan susah susah gampang. Pasalnya sering kali dijumpai orang yang menjual bensin campuran. Oleh karenanya anda perlu lebih berhati-hati. Mengingat kualitas bahan bakar sangat berpengaruh pada kualitas keinerja mesin motor anda, maka sebaiknnya anda mengisi bahan bakar di tempat yang dikelola oleh pemerintah seperti POM bensin Pertamina atau tempat penjualan bahan bakar yang memang sudah terpercaya.

Viral :   Harga Motor Listrik Viar New Q1

Namun tak menutup kemungkinan, biasanya pada setiap kendaraan bermotor pasca penggunaan selama lima tahun, maka performa mesin serta komponen lainnya akan menurun. Sehingga akan lebih tepat jika anda mengganti kendaraan dengan yang baru tentunya. Sebab jika tidak maka motor tersebut akan sangat sering memerlukan servis sebab performanya yang terus menerus menurun.

  •  Lakukan pengantian oli Shockbreaker

Oli memang tidak hanya dibutuhkan pada bagian komponen mesin saja, namun juga dibutuhkan pada shockbreaker. Maka dari itu perlu adanya penggantian oli dengan tujuan supaya kondisi shock motor tetap berfungsi dengan normal. Adapun untuk acuan penggantian oli shockbreaker dapat anda lakukan setiap motor mencapai 10.000 km.

  •  Lakukan servis secara berkala di bengkel terpercaya

Perawatan sepeda motor berupa servis secara berkala biasanya meliputi penggantian oli, memberishkan komponen karburator serta seting motor. Maka dari itu kami sarankan untuk melakukan servis di bengkel-bengkel resmi terpecaya untuk menanyakan apakah kondisi aki masih layak digunakan, apakah vanbelt dan juga roler perlu diganti, dan masih banyak lainnya. Dengan memilih bengekl terpercaya anda akan mendapatkan cuku cadang yang original. Adapun servis sepeda motor ini sebaiknya dilakukan kurang lebih 3 bulan sekali demi menjaga performace motor matic anda tetap prima.