Pedal Kopling Keras ? Lakukan Cara ini Untuk Mengatasinya

Pedal kopling keras dan berat biasanya dialami oleh para pengguna mobil dengan transmisi manual, ini tentunya sangat menyebalkan bagi pengguna mobil dimanapun berada. Hal ini karena selain butuh tenaga untuk menggerakannya , kondisi pedal kopling yang keras dan berat bisa membahayakan keselamatan para pengemudi mobil.

Maka dari itu jika saat berkendara mobil dan dirasa pedal kopling keras dan berat segeralah untuk memperbaikinya, hal ini bertujuan agar kenyamanan saat berkemudi anda menjadi aman dari hal hal yang tidak diinginkan. Namun sebelum mengatasi pedal kopling keras , ada baiknya anda mengetahui beberapa penyebab yang bisa membuat masalah ini terjadi :

Penyebab Pedal Kopling Keras

  • Kondisi release bearing atau pilot bearing sudah mengalami kerusakan.
  • Kondisi cover clutch yang telah usang.
  • Pemakaian kampas kopling dengan kualitas buruk.
  • Penggunaan atau pengoprasian kopling yang salah.
  • Kondisi kabel kopling yang keras.
  • Kampas kopling yang sudah habis.
  • Komponen yang kering dan jarang diberikan pelumas.
  • Kebiasaan pengguna yang salah.

Cara mengatasi Pedal Kopling Keras

1. Melakukan pemeriksaan

Cara pertama untuk mengatasi pedal kopling keras dengan melakukan pemeriksaan, yakni mngecek kondisi sistem transmisi pada mobil anda. Carilah penyebab mengapa kopling mobil anda bisa menajdi berat dan keras. Untuk diketahui jika kondisi kopling yang bagus biasanya saat pergantian tuas transmisi akan terasa mudaj dan halus saat kopling ditekan penuh.

Viral :   Spesifikasi Terbaru dan Harga Mobil Alphard 2021
2. Menggunakan kopling dengan bijak

Cara selanjutnya untuk mengatasi pedal kopling yang keras dengan menghindari menginjak kopling secara setengah setengah maupun terlalu keras. Jika hal ini sering anda lakukan maka bisa membuat kinerja pada bagian kopling malah akan terbebani.

3. Pergantian part kopling

Jika ditemukan kondisi kopling yang sudah usang, maka sebaiknya segeralah melakukan pergantian part kopling tersebut. Disarankan untuk tidak memaksakan menggunakan kopling yang sudah rusak agar kenyamanan serta keamanan anda saat berkendara tetap terjamin.

4. Pergantian part kampas kopling

Cara mengatasi pedal kopling keras selanjutnya yakni dengan melakukan pergantian komponen kampas kopling satu set. Lakukanlah cek secara berkala pada komponen satu ini, jika dirasa sudah ada tanda tanda kampas kopling mulai habis maka segeralah untuk menggantinya. Kampas kopling sendiri terdiri dari cover clutch, disk clutch serta realese bearing.

5. Memberikan cairan pelumas

Jangan lupa untuk memberikan cairan pelumas pada bagian release bearing melalui penutup karet yang ada dituas penekan kopling mobil anda, cara tersebut mampu untuk mengetasi pedal kopling yang keras dan berat.

Viral :   Mesin mobil mati mendadak ? Kenali 6 penyebabnya
6. Memakai gigi satu saat start

Selalu membiasakan saat memulai start menggunakan gigi satu. Jika anda memakai gigi dua atau tiga maka akan membuat kinerjanya menjadi berat.

7. Menginjak dan melepas pedal kopling secara halus

Disarankan agar tidak terlalu sering menginjak pedal setengah kopling, cara mengatasi pedal kopling yang keras sebaiknya kopling hanya diinjak saat mobil akan berhenti atau melakukan perpindahan gigi saja.

8. Semprotkan anti karat

Jika anda mendapati pelumas yang kurang, maka sebaiknya untuk menyemprotkan anti karat pada dudukan luncur melalu karet boot pada for kopling.

9. Pergunakanlah kopling secara benar

Dengan menggunakan kopling secara benar bisa mengatasi pedal kopling keras dan berat, caranya dengan :

  • Selalu menetralkan tuas transmisi apabila berhenti.
  • Selalu menggunakan gigi satu untuk start. Hal ini untuk menghindari percepatan keausan dikarenakan jika menggunakan gigi dua or tiga maka kopling akan dibebani secara berlebihan.
  • Hindari untuk meletakkan kaki di atas pedal kopling saat anda mengemudi.
  • Jangan melakukan setengah kopling pada saat menanjak. Hal ini karena akan mempercepat kerusakan pada sistem kopling. Mesin mobil anda akan sering terasa bergetar, sehingga membuat fungsi karet penahan mesin menjadi terganggu. Disarankan untuk pakai rem tangan saat menahan kendaraan ketika sedang antri di tanjakan.