Cara Kerja Mobil Listrik Jauh Berbeda dengan Mobil Bensin

Keunggulan dari sebuah cara kerja mobil listrik menjadi sebuah hal baru yang menakjubkan di industri otomotif. Hal tersebut dijadikan alasan kuat para pengguna mobil bensin untuk beralih ke jenis mobil listrik. Walau masih membutuhkan waktu untuk bisa siap dengan kemajuan teknologi tersebut, namun warga Indonesia sudah harus mempersiapkan diri.

Per 5 Agustus 2019, Presiden Republik Indonesia yaitu Joko Widodo sudah mengesahkan Perpres mobil listrik dengan menandatangani peraturan tersebut. Hal tersebut yang menjadi harapan bahwa suatu saat Indonesia akan mendapatkan kesempatan menikmati kehebatan dari mobil jenis listrik.

Tidak hanya dari segi cara kerja mobil listrik yang lebih simple dibandingkan dengan mobil biasa, tetapi banyak kelebihan yang dimiliki mobil listrik. Kehadiran mobil bersumber daya listrik ini dapat meningkatkan keamanan pada lingkungan karena diklaim tidak meningkatkan gas emisi CO2 pada polusi yang disampaikan.

Inovasi terbaru yang dikeluarkan tersebut menarik perhatian banyak negara termasuk Indonesia. Kesadaran akan menjaga lingkungan menjadi lebih baik lagi dijadikan alasan yang kuat untuk berubah dari penggunaan mobil bensin menjadi mobil listrik. Selain itu juga terdapat perbedaan cara kerja pada mobil bensin dan juga mobil listrik.

Perbedaan Cara Kerja Mobil Bensin dan Mobil Listrik

Dari segi namanya pasti kamu sudah bisa mengetahui bahwa cara kerja pada kedua jenis mobil ini sudah berbeda. Pada mobil konvensional yang biasa kamu gunakan membutuhkan bahan bakar bensin untuk bisa menjalankan mesin mobil agar bisa berjalan di jalanan, namun untuk mobil jenis listrik menggunakan kemampuan baterai.

Viral :   Berapa Tesla Model 3 Harga Baru dan Second?

Jika cara kerja mobil listrik adalah dengan menggunakan daya listrik yang disimpan dalam bentuk baterai, maka baterai yang digunakan tentu bukan seperti baterai jam atau peralatan elektronik biasanya. Baterai yang digunakan terdapat beberapa jenis yaitu Lithium Ion, Nickel-Metal, Lead-Acid, dan juga Ultracapacitors.

Perbedaan yang kedua adalah pada mobil konvensional cara mengisi bahan bakarnya adalah dengan mengalirkan melalui rangkaian pipa sedangkan pada mobil listrik dengan cara menyalurkan listrik pada baterai seperti mengisi baterai gadget. Pengisian pada mobil konvensional tentu tidak membutuhkan waktu lama dibandingkan mobil listrik.

Cara kerja mobil listrik adalah ketika menekan pedal maka selanjutnya kontroler akan menyerap daya listrik dari inverter dan juga traksi. Daya yang terserap tersebut selanjutnya akan diubah menjadi energi mekanik berupa putaran dan akan menggerakkan mobil. Cara tersebut sangat sederhana ketika daya listrik pada baterai masih ada.

Jika pada mobil biasa yaitu bahan bakar akan dialirkan ke dalam tempat bakar dan kemudian dimampatkan. Pemampatan bahan bakar akan menyebabkan ledakan akibat loncatan bunga api pada ujung busi. Pada akhirnya ledakan tersebut akan membuat dorongan dan menyebabkan mobil bergerak melalui roda yang berputar.

Bagian Penting dari Mobil Listrik

Cara kerja mobil listrik tersebut didukung oleh lima bagian penting yang terdapat di dalamnya. Bagian penting pertama adalah Baterai traksi. Bagian ini berfungsi sebagai sebuah tempat penyimpanan energi dalam bentuk listrik DC atau arus searah. Kemudian bagian selanjutnya adalah inverter daya.

Viral :   Mobil Listrik Mulai Menarik Perhatian Para Pecinta Lingkungan

Bagian kedua berfungsi sebagai pengubah arus searah pada baterai traksi menjadi arus bolak balik atau AC. Kemudian bagian ketiga adalah kontroler. Pada bagian ini berfungsi sebagai pengatur sumber energi pada baterai traksi dan interver untuk siap ditransfer ke bagian selanjutnya yaitu motor traksi.

Terakhir ada bagian yaitu motor traksi. Pada bagian ini berfungsi memutar transmisi dan roda. Bagian ini akan menghasilkan tenaga pada roda untuk berputar dan akhirnya mampu bergerak di jalanan. Kelima bagian tersebut saling bekerja sama satu dengan yang lainnya, sehingga jika satu bagian tidak ada maka bagian lainnya tidak akan bisa bekerja.

Namun masih ada bagian pada mobil listrik yang menjadi bagian pendukung agar kinerja mesin berkerja dengan semakin baik. Namun bagian tersebut bukan menjadi bagian penting yang kehadirannya mutlak harus ada di dalam mobil listrik tetapi tetap dibutuhkan seperti charger yang berfungsi mengisi Kembali daya listrik pada baterai.

Mobil listrik dari tahun ke tahun semakin menunjukkan perkembangannya. Walau harganya masih terbilang cukup mahal dibandingkan dengan mobil bensin biasa tetapi sebenarnya harga tersebut sudah sesuai dengan kualitas yang dimilikinya. Cara kerja mobil listrik yang menakjubkan akan membuat kemudahan di kemudian hari.