Penulis: administrator

  • Ini Dia Tips Aman Menyetir untuk Pemula yang Baru Belajar

    Ini Dia Tips Aman Menyetir untuk Pemula yang Baru Belajar

    Ini Dia Tips Aman Menyetir untuk Pemula yang Baru Belajar – Menyetir mobil memang membutuhkan keahlian tersendiri. Pengendara harus bisa menyelaraskan antara gas dan rem serta bagaimana mengatur laju kendaraan. Tentu saja bagi yang sudah terbiasa, menyetir adalah hal yang mudah. Lantas, bagaimana dengan para pemula yang baru belajar? Tentu saja diperlukan mental yang kuat agar bisa tetap tangguh di jalanan.

    Meskipun tergolong pemula, Anda pun tetap bisa berkendara tanpa khawatir berlebihan. Yang terpenting adalah yakin dan tidak gugup. Jika sudah memiliki bekal demikian, laju kendaraan roda empat ini pun bisa Anda kuasai. Berikut ini tips selengkapnya agar tetap aman menyetir bagi Anda yang masih pemula.

    Ini Dia Tips Aman Menyetir untuk Pemula yang Baru Belajar

    Tidak bisa dimungkiri, menyetir bagi para pemula memang menyenangkan sekaligus menegangkan. Apalagi jika tiba-tiba ada kendaraan yang menyalip serta berpapasan dengan truk atau kendaraan besar. Apa yang harus dilakukan? Simak ulasan tips menyetir mobil pemula  secara lebih lanjut berikut ini.

    • Kenali Mobil Lebih Dalam

    Hadirkan rasa nyaman dengan mengenali mobil lebih dalam. Perlahan-lahan, pahami sejumlah fungsi serta komponen yang ada di kendaraan roda empat ini. Misalnya saja persneling. Anda harus tahu bagaimana mengatur persneling saat berada di tanjakan, turunan, dan lain sebagainya.

    • Cari Posisi Nyaman

    Cari posisi duduk yang akan membuat Anda bisa jelas melihat sekitar. Posisi duduk yang pas berada di setengah ketinggian kaca depan. Selain itu, posisikan juga lutut agar tidak terlalu merentang sehingga pedal, rem, dan gas bisa terkontrol secara mudah.

    Duduklah tegak dan jangan membungkuk. Posisi ini tergolong nyaman, terutama bagi pemula yang belajar mengendarai. Jika Anda sudah merasakan posisi yang tepat, tentu saja laju kendaraan akan lebih mudah terkontrol.

    • Abaikan Hal yang Tidak Penting

    Saat berada di depan kemudi, konsentrasi merupakan hal penting untuk dijaga. Sebaiknya, abaikan hal-hal yang mengganggu konsentrasi. Anda memerlukan perhatian ekstra selama memegang kendali. Misalnya saja ketika terjadi kemacetan, pandangan harus tetap berada di depan agar tetap fokus dan responsif.

    Selain itu, jangan sampai Anda berada di bawah kendali minuman keras ketika menyetir. Untuk pemula, suara kencang dan bercakap-cakap terlalu intens juga bisa mengacaukan konsentrasi.

    • Pegang Setir secara Tepat

    Memegang setir secara tepat sangatlah penting. Anda bisa mengontrol mobil secara optimal apabila bisa memegang setir dengan benar. Menurut riset, posisi tangan harus berada di arah jam 9 untuk tangan kiri. Sedangkan tangan kanan di arah jam 3. Posisi ini merupakan yang terbaik untuk memegang kemudi.

    • Jangan Lupa Lampu Sign

    Lampu sign merupakan penanda bagi orang lain untuk melihat ke mana Anda mengarahkan kendaraan. Jangan lupa untuk menyalakan lampu tanda tersebut jika ingin belok, menambah kecepatan, menyalip, dan manuver lain. Meskipun terlihat sepele, lampu tersebut sangat berguna untuk menjaga keselamatan selama di jalanan.

    • Perhatikan Kecepatan

    Baik bagi pemula maupun yang sudah pro, kecepatan berkendara adalah hal penting yang harus selalu diperhatikan. Jangan mengendarai dengan kecepatan tinggi, terlebih jika baru belajar menyetir. Tetap fokus dan gunakan laju standar.

    Patuhi rambu-rambu lalu lintas yang ada. Seiring berjalannya waktu, Anda akan lebih peka dalam berkendara dan mengatur lajunya. Memperhatikan bagaimana kecepatan laju mobil juga berguna untuk menjaga keamanan dan keselamatan selama di mobil.

    Bagaimana, sudah siap untuk menyetir? Jangan takut karena jika orang lain bisa dengan mudah berkendara, tentu saja Anda juga bisa melakukan hal yang serupa. Yang terpenting setelah anda tahu cara menyetir untuk pemula, tetap patuhi peraturan lalu lintas dan pastikan Anda sudah memiliki surat izin mengemudi (SIM).

  • Mobil Matic Atau Manual? Ini Dia Pertimbangan Memilihnya

    Mobil Matic Atau Manual? Ini Dia Pertimbangan Memilihnya

    Mobil Matic Atau Manual? Ini Dia Pertimbangan Memilihnya – Mobil yang ada di pasaran saat ini terbagi menjadi dua jenis transmisi, yakni transmisi manual dan matic atau otomatis. Dua jenis kendaraan ini memang kerap membuat konsumen bingung untuk memilihnya. Ada yang pro dengan transmisi matic dan ada pula yang tetap jatuh cinta dengan mobil manual.

    Sebenarnya, keduanya sama-sama bagus, tetapi setiap orang memiliki pertimbangan khusus dalam memilih kendaraan mobil matic  atau manual. Sebagai pengendara, tentu saja Anda bisa menyesuaikannya dengan kebutuhan dan kemampuan mengendarai. Berikut ini sejumlah hal yang harus diperhatikan ketika Anda hendak menentukan untuk membeli mobil matic atau manual.

    Mobil Matic Atau Manual? Ini Dia Pertimbangan Memilihnya

    Kedua jenis kendaraan ini sebenarnya memiliki kelebihan dan kekurangannya masing-masing. Jadi, keduanya bukanlah hal yang tepat untuk diperdebatkan. Agar tepat memilih sesuai kondisi, berikut sejumlah pertimbangannya.

    • Peforma Kendaraan

    Mobil matic memiliki transmisi otomatis, sedangkan mobil manual mengharuskan penggunanya untuk mengoper dan memindahkan gigi selama menyetir. Meskipun demikian, akselerasi mobil manual lebih mulus jika dibandingkan matic. Penyebabnya, mobil manual mengharuskan pengemudinya untuk mengatur kecepatannya sendiri.

    Terdapat enam gigi untuk mengatur akselerasi laju kendaraan. Hal ini tentu akan membuat pengendara dengan mudah mengatur bagaimana laju kendaraan. Untuk urusan mana jenis kendaraan yang lebih responsif terhadap laju, tentu saja mobil manual memiliki tempat khusus di hati para penggunanya.

    • Kenyamanan

    Untuk urusan kenyamanan, mobil matic memang lebih unggul karena pengendara tidak perlu repot-repot mengganti persneling serta menginjak kopling. Selain itu, menyetir mobil otomatis juga lebih hemat energi. Anda bisa berkendara secara lebih santai tanpa harus merasakan lelah atau pegal.

    • Fungsi

    Mobil matic atau manual sebenarnya punya pasar tersendiri. Hal ini disebabkan oleh peforma dan fiturnya yang berbeda. Mobil matic lebih cocok digunakan oleh yang baru belajar menyetir dan masih awam. Fiturnya yang nyaman membuat pengendara minim merasakan kelelahan. Mobil matic juga cocok untuk berkendara di jalanan kota-kota besar.

    Jika Anda membutuhkan kendaraan yang bisa melaju di medan yang cukup ekstrem, kendaraan dengan transmisi manual yang harus dipilih. Selain itu, orang yang sudah mahir berkendara juga biasanya akan cenderung memilih mobil transmisi manual. Jadi, semuanya kembali kepada kebutuhan masing-masing.

    • Konsumsi Bahan Bakar

    Memilih sebuah kendaraan memang tidak terlepas dari bagaimana konsumsi bahan bakarnya. Mobil matic dan manual membutuhkan konsumsi bahan bakar yang berbeda. Mobil manual secara fakta lebih hemat. Salah satu alasannya adalah karena bisa diisi dengan solar.

    Selain itu, transmisi manual tidak seberat otomatis sehingga mesin yang bekerja tidak memerlukan bahan bakar lebih. Jumlah gigi yang banyak pada kendaraan manual juga membuat bensin maupun solar yang dibutuhkan tidak sebanyak matic.

    • Perawatan dan Biaya

    Mobil dengan transmisi otomatis/matic tentu lebih mudah dikendarai bagi para pemula. Selain itu, jenis kendaraan ini juga tergolong baru sehingga ada harga khusus yang harus Anda bayar. Harga khusus yang dimaksud adalah perawatan beserta biayanya yang tentunya harus lebih ekstra karena mobil matic memiliki sistem mekanikal yang lebih rumit.

    Selain itu, agar perpindahan gigi otomatisnya lebih lancar, harus ada pompa serta mekanisme pendingin. Harga aneka onderdilnya juga lebih tinggi dari manual. Frekuensi penggantian oli pun harus Anda perhatikan. Mobil manual tidak sesering matic untuk urusan ganti oli. Namun, pilihan ada di tangan Anda. Jika memang sanggup akan perawatannya, Anda bisa memilih mobil dengan transmisi otomatis.

    Jadi, bagaimana, sudah menentukan jenis mobil apa yang akan Anda pilih? Sesuaikan pilihan dengan kebutuhan dan kenyamanan karena kendaraan tidak hanya dibutuhkan untuk jangka pendek, tetapi dalam jangka waktu lama.

  • Tips Perawatan Mobil Matic Agar Selalu Prima

    Tips Perawatan Mobil Matic Agar Selalu Prima

    Tips Perawatan Mobil Matic Agar Selalu Prima – Selain motor, mobil pun tersedia dalam varian matic. Kendaraan dengan sistem matic memang lebih mudah digunakan, tetapi perawatannya memerlukan perhatian tersendiri. Mobil dengan transmisi matic harus benar-benar diperhatikan karena rentan akan kerusakan, terutama pada bagian transmisinya. Jika tidak telaten dalam merawatnya, dikhawatirkan kendaraan roda empat ini tak akan berumur panjang.

    Mobil matic saat ini menjadi kendaraan yang paling digandrungi oleh banyak orang, terutama bagi yang tinggal di perkotaan karena dinilai lebih mudah dikendarai. Meskipun demikian, mobil matic memiliki kerentanan di beberapa teknisnya, mulai dari transmisi terasa kasar hingga efek getar yang tidak wajar. Nah, berikut ini beberapa tips perawatan mobil matic agar selalu awet.

    Tips Perawatan Mobil Matic Agar Selalu Prima

    Ada sejumlah masalah yang biasanya terjadi pada mobil matic yang biasanya merujuk ke sistem transmisinya. Namun, Anda tidak perlu khawatir, ini dia sejumlah tips merawat mobil matic agar selalu awet dan tetap dalam kondisi prima.

    • Panaskan Mobil pada Pagi Hari

    Memanaskan mobil pada pagi hari atau saat akan digunakan merupakan hal yang tampak sepele. Padahal, sebenarnya hal ini memiliki andil penting dalam menjaga mobil agar tetap awet. Mesin yang dipanaskan sebelum digunakan akan membuat kondisinya tetap prima.

    Seluruh komponen mobil akan berada dalam kondisi siap jalan apabila sudah dipanaskan terlebih dahulu. Ketika hendak memanaskan kendaraan, pastikan transmisi mobil ada di posisi netral. Biarkan transmisi dalam keadaan netral dengan tidak menghidupkan pendingin. Lakukan secara rutin paling tidak tiga menit setiap hari.

    • Ganti Oli Transmisi secara Rutin

    Mobil matic yang nyaman dikendarai biasanya memiliki transmisi yang nyaman. Sistem transmisi mobil yang satu ini memang rentan mengalami kerusakan. Namun, jangan khawatir, Anda hanya perlu rutin mengganti oli transmisi.

    Oli transmisi berguna agar pergerakan komponen satu ini tetap lancar. Pergantian pelumas ini idealnya dilakukan berdasarkan pada perhitungan jarak tempuh. Biasanya, untuk jarak 25-50 ribu kilometer, Anda sudah bisa mengganti oli transmisi mobil.

    Selain itu, Anda dapat melihatnya melalui indikator yang tertera. Jika volume oli ada di garis normal, itu artinya kondisi pelumas dalam keadaan baik-baik saja. Hal ini akan berbeda apabila volume oli menunjuk ke garis terendah. Anda harus segera ke bengkel untuk mengganti oli transmisi.

    • Perhatikan Oli Mesin

    Mobil matic tidak hanya soal transmisi. Oli mesin juga menjadi komponen yang tidak boleh terlambat diganti. Oli berperan penting sebagai pelumas mesin. Biasanya, pelumas harus diperbarui setiap menempuh jarak 80-100 ribu kilometer.

    Jangan mengabaikan penggantian oli mesin. Apabila terlambat, dikhawatirkan komponen-komponen lainnya akan rusak. Selain itu, mobil matic juga akan terasa lebih nyaman dikendarai dengan penggantian oli mesin secara teratur.

    • Servis Mobil Tepat Waktu

    Seperti halnya motor matic, mobil pun membutuhkan perawatan yang tepat waktu. Biasanya, bengkel mobil akan memberikan jadwal rutin agar kembali melakukan tune up. Anda juga bisa mengikuti buku panduan dalam merawat kendaraan roda empat ini. Dengan demikian, diharapkan mobil kesayangan Anda selalu berada dalam kondisi prima.

    Biasanya, tiap dealer memiliki tempat servisnya sendiri. Anda bisa melakukan servis di tempat yang resmi demi mendapatkan pelayanan yang optimal. Lakukan secara rutin dan telaten agar mobil tetap awet dan berumur panjang. Nilai purna jual pun akan stabil apabila servisnya dilakukan secara rutin.

    Selain cara-cara di atas, sebagai pemilik mobil, Anda juga harus peka terhadap kondisi kendaraan. Biasanya, terdapat ikatan antara pemilik dengan kendaraannya. Apabila mobil terasa tidak senayan biasanya ketika dikendarai, sebaiknya Anda segera membawanya ke bengkel servis.

  • Berbagai Tips Mudik Aman dengan Mobil Pribadi

    Berbagai Tips Mudik Aman dengan Mobil Pribadi

    Berbagai Tips Mudik Aman dengan Mobil Pribadi – Selain menggunakan kendaraan umum, mudik kerap dilakukan dengan kendaraan pribadi. Salah satu kendaraan pribadi yang menjadi favorit pemudik adalah mobil. Mobil dinilai ideal sebagai tunggangan saat pulang kampung karena dapat membawa seluruh anggota keluarga beserta barang bawaannya. Pengendara pun lebih leluasa menentukan tempat tujuan dan istirahat.

    Meskipun demikian, Anda tetap harus memperhatikan keamanan dalam berkendara. Terlebih jika jarak kampung halaman Anda relatif jauh. Beberapa persiapan harus dilakukan agar selama di perjalanan tetap nyaman dan aman sampai tempat tujuan. Berikut ini sejumlah tips mudik aman dengan mobil pribadi yang bisa Anda terapkan.

    Berbagai Tips Mudik Aman dengan Mobil Pribadi

    Mudik menggunakan mobil pribadi memiliki risiko yang lebih tinggi. Salah satunya adalah kemacetan yang bisa tiba-tiba terjadi, salah rute, hingga kelelahan yang berakibat buruk. Agar hal tersebut dapat diminimalkan, ini dia beberapa tips mudik yang bisa Anda praktikkan.

    • Periksa Kendaraan

    Tips pertama ini jangan sampai terlewat. Sebelum memulai perjalanan jauh, pastikan kendaraan berada dalam kondisi prima. Anda harus melakukan servis secara maksimal. Oli dan ban juga harus dipastikan tidak ada masalah. Jangan memaksakan kendaraan apabila tidak bisa digunakan untuk perjalanan jauh. Hal ini demi kelancaran selama di perjalanan.

    • Bijaklah Memuat Penumpang dan Barang Bawaan

    Jangan berlebihan dalam memuat penumpang dan barang bawaan, sesuaikan dengan kondisi kendaraan. Ingat, Anda hanya akan pulang ke kampung halaman untuk beberapa hari. Tentu saja, barang bawaannya tidak perlu seperti ketika akan pindah rumah, bukan?

    Apabila ada barang yang cukup berat, sebaiknya kirim terlebih dahulu melalui ekspedisi. Ada sejumlah ekspedisi yang menyediakan pengiriman dengan sistem cargo sehingga ongkos kirim barang yang berat pun tetap terjangkau. Bijaklah dalam memuat penumpang juga agar perjalanan tetap nyaman.

    • Bawa Uang Tunai

    Saat ini, pembayaran segala hal memang bisa dilakukan secara nontunai. Meskipun demikian, sebaiknya tetap bawa uang tunai secukupnya. Uang tunai dapat digunakan sebagai alat transaksi di warung-warung kecil maupun ketika sudah sampai di pedesaan.

    • Aktifkan Aplikasi Peta

    Meskipun Anda sudah hafal jalanan menuju kampung halaman, mengaktifkan aplikasi peta tidak ada salahnya. Aplikasi tersebut tidak hanya berguna sebagai penunjuk jalan, tetapi bisa juga dijadikan patokan untuk melihat kondisi jalanan. Apabila macet, Anda akan diberikan saran jalur alternatif yang lebih lancar.

    • Beristirahat Jika Lelah

    Jangan memaksakan diri menyetir apabila mengantuk. Terlambat sampai di kampung halaman lebih baik daripada harus mengalami hal-hal buruk karena kelelahan. Biasanya, di perjalanan akan ada rest area. Anda dapat menggunakan fasilitas tersebut sebagai tempat istirahat sementara, baru kemudian lanjutkan perjalanan jika sudah benar-benar bugar.

    • Bawa Makanan dan Minuman

    Perjalanan jauh tentu memerlukan asupan tenaga yang ekstra. Agar tidak terlalu kelelahan, Anda dapat membawa makanan dan minuman sebagai bekal selama di perjalanan.

    Memang, di sepanjang jalan, biasanya akan ada penjaja makanan, tetapi mengonsumsi makanan dan minuman bawaan sendiri tentu lebih aman karena kebersihannya lebih terjamin. Membawa bekal juga berguna agar jika tidak ada penjaja makanan di perjalanan, Anda dan seluruh penumpang tetap bisa mengisi perut dan energi.

    • Pastikan Anda dan Keluarga Sehat

    Nah, yang satu ini juga jangan sampai Anda abaikan. Kesehatan keluarga harus benar-benar Anda pastikan. Apabila ada salah satu anggota keluarga yang terlihat sakit, sebaiknya diobati terlebih dahulu sampai sembuh. Jangan memaksakan diri untuk pulang kampung.

    Kondisi tubuh yang tidak begitu fit justru akan menyulitkan selama di perjalanan. Dikhawatirkan dalam perjalanan, Anda akan mengalami hal-hal yang tidak diinginkan. Pastikan seluruh penumpang sehat, baru kemudian rencanakan pulang kampung.

    Memang, mudik dengan kendaraan pribadi sangat menyenangkan. Tetap perhatikan keselamatan dan keamanan selama berkendara sehingga Anda bisa sampai ke kampung halaman dengan selamat.