pexels.com

Tips Perawatan Mobil Matic Agar Selalu Prima

Selain motor, mobil pun tersedia dalam varian matic. Kendaraan dengan sistem matic memang lebih mudah digunakan, tetapi perawatannya memerlukan perhatian tersendiri. Mobil dengan transmisi matic harus benar-benar diperhatikan karena rentan akan kerusakan, terutama pada bagian transmisinya. Jika tidak telaten dalam merawatnya, dikhawatirkan kendaraan roda empat ini tak akan berumur panjang.

Mobil matic saat ini menjadi kendaraan yang paling digandrungi oleh banyak orang, terutama bagi yang tinggal di perkotaan karena dinilai lebih mudah dikendarai. Meskipun demikian, mobil matic memiliki kerentanan di beberapa teknisnya, mulai dari transmisi terasa kasar hingga efek getar yang tidak wajar. Nah, berikut ini beberapa tips perawatan mobil matic agar selalu awet.

Tips Merawat Mobil Matic

Ada sejumlah masalah yang biasanya terjadi pada mobil matic yang biasanya merujuk ke sistem transmisinya. Namun, Anda tidak perlu khawatir, ini dia sejumlah tips merawat mobil matic agar selalu awet dan tetap dalam kondisi prima.

  1. Panaskan Mobil pada Pagi Hari

Memanaskan mobil pada pagi hari atau saat akan digunakan merupakan hal yang tampak sepele. Padahal, sebenarnya hal ini memiliki andil penting dalam menjaga mobil agar tetap awet. Mesin yang dipanaskan sebelum digunakan akan membuat kondisinya tetap prima.

Viral :   Berbagai Tips Mudik Aman dengan Mobil Pribadi

Seluruh komponen mobil akan berada dalam kondisi siap jalan apabila sudah dipanaskan terlebih dahulu. Ketika hendak memanaskan kendaraan, pastikan transmisi mobil ada di posisi netral. Biarkan transmisi dalam keadaan netral dengan tidak menghidupkan pendingin. Lakukan secara rutin paling tidak tiga menit setiap hari.

  1. Ganti Oli Transmisi secara Rutin

Mobil matic yang nyaman dikendarai biasanya memiliki transmisi yang nyaman. Sistem transmisi mobil yang satu ini memang rentan mengalami kerusakan. Namun, jangan khawatir, Anda hanya perlu rutin mengganti oli transmisi.

Oli transmisi berguna agar pergerakan komponen satu ini tetap lancar. Pergantian pelumas ini idealnya dilakukan berdasarkan pada perhitungan jarak tempuh. Biasanya, untuk jarak 25-50 ribu kilometer, Anda sudah bisa mengganti oli transmisi mobil.

Selain itu, Anda dapat melihatnya melalui indikator yang tertera. Jika volume oli ada di garis normal, itu artinya kondisi pelumas dalam keadaan baik-baik saja. Hal ini akan berbeda apabila volume oli menunjuk ke garis terendah. Anda harus segera ke bengkel untuk mengganti oli transmisi.

  1. Perhatikan Oli Mesin

Mobil matic tidak hanya soal transmisi. Oli mesin juga menjadi komponen yang tidak boleh terlambat diganti. Oli berperan penting sebagai pelumas mesin. Biasanya, pelumas harus diperbarui setiap menempuh jarak 80-100 ribu kilometer.

Viral :   Cara Melegalkan Mobil Bodong

Jangan mengabaikan penggantian oli mesin. Apabila terlambat, dikhawatirkan komponen-komponen lainnya akan rusak. Selain itu, mobil matic juga akan terasa lebih nyaman dikendarai dengan penggantian oli mesin secara teratur.

  1. Servis Mobil Tepat Waktu

Seperti halnya motor matic, mobil pun membutuhkan perawatan yang tepat waktu. Biasanya, bengkel mobil akan memberikan jadwal rutin agar kembali melakukan tune up. Anda juga bisa mengikuti buku panduan dalam merawat kendaraan roda empat ini. Dengan demikian, diharapkan mobil kesayangan Anda selalu berada dalam kondisi prima.

Biasanya, tiap dealer memiliki tempat servisnya sendiri. Anda bisa melakukan servis di tempat yang resmi demi mendapatkan pelayanan yang optimal. Lakukan secara rutin dan telaten agar mobil tetap awet dan berumur panjang. Nilai purna jual pun akan stabil apabila servisnya dilakukan secara rutin.

Selain cara-cara di atas, sebagai pemilik mobil, Anda juga harus peka terhadap kondisi kendaraan. Biasanya, terdapat ikatan antara pemilik dengan kendaraannya. Apabila mobil terasa tidak senayan biasanya ketika dikendarai, sebaiknya Anda segera membawanya ke bengkel servis.