pexels.com

Mobil Matic Atau Manual? Ini Dia Pertimbangan Memilihnya

Mobil yang ada di pasaran saat ini terbagi menjadi dua jenis transmisi, yakni transmisi manual dan matic atau otomatis. Dua jenis kendaraan ini memang kerap membuat konsumen bingung untuk memilihnya. Ada yang pro dengan transmisi matic dan ada pula yang tetap jatuh cinta dengan mobil manual.

Sebenarnya, keduanya sama-sama bagus, tetapi setiap orang memiliki pertimbangan khusus dalam memilih kendaraan mobil matic  atau manual. Sebagai pengendara, tentu saja Anda bisa menyesuaikannya dengan kebutuhan dan kemampuan mengendarai. Berikut ini sejumlah hal yang harus diperhatikan ketika Anda hendak menentukan untuk membeli mobil matic atau manual.

5 Tips Pilih Mobil Matic atau Manual untuk pemula

Kedua jenis kendaraan ini sebenarnya memiliki kelebihan dan kekurangannya masing-masing. Jadi, keduanya bukanlah hal yang tepat untuk diperdebatkan. Agar tepat memilih sesuai kondisi, berikut sejumlah pertimbangannya.

Peforma Kendaraan

Mobil matic memiliki transmisi otomatis, sedangkan mobil manual mengharuskan penggunanya untuk mengoper dan memindahkan gigi selama menyetir. Meskipun demikian, akselerasi mobil manual lebih mulus jika dibandingkan matic. Penyebabnya, mobil manual mengharuskan pengemudinya untuk mengatur kecepatannya sendiri.

Terdapat enam gigi untuk mengatur akselerasi laju kendaraan. Hal ini tentu akan membuat pengendara dengan mudah mengatur bagaimana laju kendaraan. Untuk urusan mana jenis kendaraan yang lebih responsif terhadap laju, tentu saja mobil manual memiliki tempat khusus di hati para penggunanya.

Viral :   Inilah Bukti Sewa Bus Bali Sudah Dipercaya dan Aman

Kenyamanan

Untuk urusan kenyamanan, mobil matic memang lebih unggul karena pengendara tidak perlu repot-repot mengganti persneling serta menginjak kopling. Selain itu, menyetir mobil otomatis juga lebih hemat energi. Anda bisa berkendara secara lebih santai tanpa harus merasakan lelah atau pegal.

Fungsi

Mobil matic atau manual sebenarnya punya pasar tersendiri. Hal ini disebabkan oleh peforma dan fiturnya yang berbeda. Mobil matic lebih cocok digunakan oleh yang baru belajar menyetir dan masih awam. Fiturnya yang nyaman membuat pengendara minim merasakan kelelahan. Mobil matic juga cocok untuk berkendara di jalanan kota-kota besar.

Jika Anda membutuhkan kendaraan yang bisa melaju di medan yang cukup ekstrem, kendaraan dengan transmisi manual yang harus dipilih. Selain itu, orang yang sudah mahir berkendara juga biasanya akan cenderung memilih mobil transmisi manual. Jadi, semuanya kembali kepada kebutuhan masing-masing.

Konsumsi Bahan Bakar

Memilih sebuah kendaraan memang tidak terlepas dari bagaimana konsumsi bahan bakarnya. Mobil matic dan manual membutuhkan konsumsi bahan bakar yang berbeda. Mobil manual secara fakta lebih hemat. Salah satu alasannya adalah karena bisa diisi dengan solar.

Viral :   5 Tips Merawat Aki Mobil Yang Mudah Dilakukan

Selain itu, transmisi manual tidak seberat otomatis sehingga mesin yang bekerja tidak memerlukan bahan bakar lebih. Jumlah gigi yang banyak pada kendaraan manual juga membuat bensin maupun solar yang dibutuhkan tidak sebanyak matic.

Perawatan dan Biaya

Mobil dengan transmisi otomatis/matic tentu lebih mudah dikendarai bagi para pemula. Selain itu, jenis kendaraan ini juga tergolong baru sehingga ada harga khusus yang harus Anda bayar. Harga khusus yang dimaksud adalah perawatan beserta biayanya yang tentunya harus lebih ekstra karena mobil matic memiliki sistem mekanikal yang lebih rumit.

Selain itu, agar perpindahan gigi otomatisnya lebih lancar, harus ada pompa serta mekanisme pendingin. Harga aneka onderdilnya juga lebih tinggi dari manual. Frekuensi penggantian oli pun harus Anda perhatikan. Mobil manual tidak sesering matic untuk urusan ganti oli. Namun, pilihan ada di tangan Anda. Jika memang sanggup akan perawatannya, Anda bisa memilih mobil dengan transmisi otomatis.

Jadi, bagaimana, sudah menentukan jenis mobil apa yang akan Anda pilih? Sesuaikan pilihan dengan kebutuhan dan kenyamanan karena kendaraan tidak hanya dibutuhkan untuk jangka pendek, tetapi dalam jangka waktu lama.