Pemprov DKI Berencana Akan Menambah Lokasi Uji Emisi Jakarta Sampai 500 Bengkel

Asep Kuswanto selaku kepala dinas lingkungan hidup (LH) DKI Jakarta menyatakan, jika pihaknya berencana akan menambah jumlah bengkel uji emisi kendaraan bermotor di Jakarta. Dimana target lokasi uji emisi Jakarta akan ditambah dua kali lipat dari sudah ada saat ini.

“Untuk diketahui jika saat ini lokasi uji emisi Jakarta sudah ada 254 bengkel, dan rencananya akan ada penambahan sampai dengan 500 bengkel lokasi uji emisi Jakarta”. Ucap Asep Kuswanto saat berada di Gedung DPRD DKI Jakarta, Senin (8/11).

Asep juga menyatakan jika jumlah tersebut nantinya akan melayani kendaraan bermotor baik itu motor ataupun mobil. Adapun nantinya penambahan tersebut akan dilakukan dengan sistem kerja sama antara Pemprov DKI Jakarta dan bengkel yang ada di setiap wilayah DKI Jakarta.

Viral :   Kartu Prakerja Gelombang 13 Dibuka Hari Ini, Daftar Disini !! prakerja.go.id

Penambahan lokasi uji emisi Jakarta bukan tanpa sebab, hal ini dilakukan karena tingginya antusiasme masyarakat DKI Jakarta yang melakukan uji emisi kendaraan bermotor. Dimana jumlah bengkel uji emisi kendaraan bermotor saat ini tidak sebanding dengan kendaraan bermotor yang akan melakukan uji emisi di DKI Jakarta.

” Kita akan selalu mengupayakan dan terus bekerja sama dengan bengkel bengkel yang ada di daerah DKI Jakarta, untuk meminta kesiapan bengkel bengkel tersebut untuk menyiapkan alat dan teknisinya,” ucapnya.

Sebagaimana yang tertuang dalam Pergub Jakarta Nomor 66 tahun 2020 Tentang Uji Emisi Gas Buang Kendaraan Bermotor, Direktorat Lalu Lintas Polda Metro Jaya akan siap menindaklanjuti kebijakan Pemerintah Provinsi DKI Jakarta terkait uji emisi kendaraan.

Viral :   Honda BR-V buatan Indonesia resmi diekspor

Pihak kepolisian melalui Kasubdit Gakkum Polda Metro Jaya, AKBP Argo Wiyono menerangkan jika pihak kepolisian telah diberikan wewenang untuk menindak para pelanggar uji emisi tersebut, dimana sanksi yang nantinya akan diberikan terhadap para pelanggar uji emisi kendaraan bermotor yakni berupa tilang dan sebatas teguran.

Argo menjelaskan jika setiap lokasi uji emisi Jakarta nantinya akan ada keterlibatan petugas kepolisian yang intinya untuk menumbuhkan kesadaran masyarakat. Dia tak menampik aturan uji emisi tujuannya demi menjaga lingkungan di DKI Jakarta.