Perbedaan Sepeda Listrik Dan Motor Listrik
Perbedaan Sepeda Listrik Dan Motor Listrik

Perbedaan Sepeda Listrik Dan Motor Listrik

Perbedaan sepeda listrik dan motor listrik – Satuan Lalu Lintas (Satlantas) Polrestabes Makassar, telah mengeluarkan larangan untuk penggunaan sepeda listrik yang bertenaga baterai di jalan raya, hal ini di karenakan dianggap berbahaya. Yang mana larangan ini dikeluarkan setelah menilai masyarakat ambigu pada perbedaan antara sepeda listrik dan juga sepeda motor listrik. Bukan hanya dilarang saja, akan tetapi polisi juga telah mengimbau bahwa sepeda listrik tidak dijual lagi ke masyarakat. Berikut penjelasan selengkapnya tentang perbedaan sepeda listrik dan motor listrik.

Perbedaan Sepeda Listrik Dan Motor Listrik

Hendro Sutono, pegiat serta juru bicara dari Komunitas Sepeda Motor Listrik (Kosmik), telah mengatakan bahwa definisi antara sepeda listrik dan motor listrik dapat dilihat dari 2 peraturan yang berbeda. Akan tetapi selain perbedaan definisi tersebut, juga ada beberapa perbedaan mencolok antara sepeda listrik dan juga motor listrik, yaitu:

  • Kecepatan

Kecepatan sepeda listrik cuma dibatasi maksimum 25 km per jam.

  • Kelengkapan Kendaraan

Sepeda listrik cuma perlu dilengkapi dengan lampu utama, lampu belakang dan juga reflektor. Sedangkan untuk sepeda motor listrik, ia lebih banyak kelengkapannya. Seperti lampu utama, lampu belakang, lampu rem, lampu sinyal berbelok, penunjukkan kecepatan, dan masih banyak lagi yang lainnya.

  • Kapasitas Motor Penggerak Dan Baterai

Karena sepeda listrik telah dirancang untuk kecepatan rendah, maka motor penggerak listrik yang dipakainya pun juga memiliki daya yang rendah. Yang mana biasanya maksimum 500 watt, dan dengan daya motor penggerak listrik yang berdaya rendah itu maka baterainya pun juga memiliki kapasitas yang rendah, yang mana biasanya di bawah 1 kWh. Sedangkan kalau motor listrik karena kecepatannya lebih tinggi, maka dari itu untuk menggunakannya pun, motor menggunakan penggerak berdaya lebih besar dan baterai dengan kapasitas yang lebih besar juga.

  • Jarak Tempuh

Sepeda listrik telah dirancang untuk penggunaan jarak dekat, oleh karena itu jarak tempuh untuk penggunaan baterai dari full hingga habis ialha hanya berkisar antara 20 km-30 km. Sedangkan kalau sepeda motor memiliki jarak tempuh di atasnya.

  • Daya Angkut Beban

Sepeda listrik dengan motor penggerak listrik berdaya rendah ini, tentunya cuma mampu mengangkut beban yang tidak terlalu berat. Yang mana biasanya terbatas hingga maksimal 120 kg saja. Sedangkan kalau sepeda motor listrik minimal bisa mengangkut 120 kg.

  • Kelengkapan Berkendara

Sepeda listrik mewajibkan penggunaan yang berumur di atas 12 tahun dan juga harus menggunakan helm. Sedangkan untuk menggunakan motor listrik memerlukan SIM, helm, jaket, celana panjang, dan juga sepatu sebagai bagian dari safety riding.

Viral :   Keuntungan Surat Jual Beli Mobil dalam Menjamin Garansi