tekanan ban mobil

Pentingnya Menjaga Tekanan Ban Mobil

Menjaga tekanan ban mobil mungkin masih banyak tidak dilakukan orang karena selalu berfokus pada mesin dan komponen lainnya. Hal ini memang cukup wajar karena namanya mesin berpengaruh besar terhadap gerakan dan performa kendaraan. Maka dari itu selalu menjadi komponen daftar nomor satu yang paling dijaga.

Tapi bukan berarti bagian ban tidak perlu dipikirkan, melainkan juga harus dijaga. Bukan hanya agar tidak kempes atau kekurangan angin tapi lebih lagi mengetahui kondisi tekanan didalamnya. Hal tersebut terbilang cukup riskan bila tidak dirawat dengan baik. Nantinya suatu saat mengalami kelebihan atau kekurangan tekanan.

Cara Mengetahui Tekanan Ban Mobil

Untuk mengetahui tentang tekanan, sebenarnya bakal tergantung pada jenis kendaraan yang mau diuji. Maka dari itu besar atau kecil dari mobil tersebut bakal berbeda pressure didalamnya. Apalagi ukuran dan bobotnya semua kendaraan disesuaikan sendiri-sendiri berdasarkan golongannya. Sebabnya kegunaan masing-masing berbeda, baik untuk pribadi dan angkutan.

Kita bisa melihat contohnya pada tekanan ban mobil buat tipe SUV dan MPV di mana paling tidak membutuhkan antara 30-35 Psi. Lalu tipe lebih tinggi dan berat seperti R17, harus diberikan pressure 30-40 Psi. Tentu saja penyesuaian tersebut bertujuan meningkatkan kenyamanan dan keamanan berkendara pengemudinya.

Sebenarnya sampai saat ini sudah ada alat tersendiri untuk mengecek besarnya pressure suatu ban pada kendaraan. Alat pengecek tersebut juga mampu mengidentifikasi setiap tekanan setelah atau sebelum dipakai sehingga wajib ada di bengkel. Sekarang banyak merk dan jenisnya, usahakan kalau mau beli dari brand besar.

Viral :   Cara Merawat Kaca Mobil Agar Terhindar dari Jamur dan Baret

Jika membeli dari brand besar pasti lebih terpercaya dan fungsinya maksimal. Fitur seperti terdapat informasi penting mengenai tekanan dapat dilihat dengan baik. Bukan hanya itu saja, tapi penting memeriksa suhu pada ban supaya maksimal jalannya. Kelebihan lain dari alat ini yaitu tipenya sudah tergolong wireless.

Untuk mengecek tekanan ban mobil juga ada tipe lain yaitu memakai sensor yang menghitung kecepatan ban saat berjalan. Kalau ternyata tidak maksimal pasti kurang tepat pressure yang dipakai dan harus diperbaiki. Untuk tipe cara kedua ini sebenarnya termasuk paling tepat menentukan sehingga wajib kalau dibeli.

Alat semacam ini memang bisa menunjukan langsung pada dashboard kendaraan jadi tidak perlu mengecek secara manual. Nantinya kamu dapat dicek terus menerus supaya mampu mengidentifikasi masalah lebih dini. Bila suatu saat memang terjadi masalah harus segera diperbaiki ke tukang servis atau bengkel terdekat disekitar rumah.

Bahaya Disebabkan Kekurangan dan Kelebihan Tekanan

Kita pertama akan membahas mengenai berbagai macam bahaya kekurangan pressure pada ban terlebih dulu. Kalau kekurangan, maka saat berkendara pasti langsung terasa tidak nyaman saat dipakai. Hal ini bakal lebih disarakan lagi saat melalui medan tidak rata, di mana rasanya seperti terombang ambing tidak jelas.

Viral :   Cara Memilih Jaket Touring yang Akan Sangat Bermanfaat

Selain itu penggunaan bahan bakar yang semakin boros ternyata bisa terjadi. Hal ini disebabkan karena kemampuan kita mengendarai sampai tujuan memakai tenaga biasa tidak bisa terjadi. Kita bakal menemukan tenaga terhambat karena bahan bakar bisa lebih boros sampai 50%, tentu sangat besar sehingga merugikan.

Bila kekurangan tekanan ban mobil, maka pelek suatu saat bakal rusak dengan mudah. Padahal seperti kita ketahui bahan pembuatan pelek terbilang sangat kuah dan kokoh tapi bisa hancur dengan mudahnya. Hal ini bukan omongan belaka dan harus benar-benar dihindari karena bahkan ban dalam bisa pecah.

Sementara itu bila kelebihan, pastinya hal yang terjadi adalah ban menjadi aus lebih cepat. Hal ini bisa membuat kamu mudah tergelincir saat dipakai kecepatan tinggi. Pasti sangat berbahaya apalagi jika kendaraan sehari-harinya dipakai pada medan perbukitan atau pegunungan.

Apalagi kemungkinan seperti berkurangnya usia pelek dan ban semakin singkat. Hasilnya kemudian harus diganti baru sehingga harus mengeluarkan biaya tambahan perawatan mobil. Cukup membingungkan memang karena kalau diganti cukup mahal tapi tidak diganti bakal berbahaya.

Melihat bagaimana pentingnya memperhatikan komponen kendaraan satu ini, membuat kita wajar selalu memperhatikan, Apalagi tidak perlu dilakukan sendiri bila memang tidak punya waktu, melainkan bisa menuju tempat servis terdekat. Disana kamu dapat sekalian memeriksa keseluruhan keadaan kendaraan tidak hanya tekanan ban mobil saja sehingga hemat.