Berapa Lama Harus Ganti Roller

Berapa Lama Harus Ganti Roller?

Sebagian pengguna sepeda motor bertanya-tanya sebenarnya berapa lama harus ganti roller untuk kendaraan bermotor? Perlu diketahui bahwa umur roller sepeda motor biasanya sekitar 25.000 sampai 27.000 kilometer. Jika sudah melebihi jarak tersebut maka roller seoeda motormu wajib diganti dengan yang baru hal ini dikarena roller bisa dipastikan sudah dalam keadaaan rusak atau bahkan penyok.

Ingat, kamu tak perlu tunggu roller tersebut benar-benar rusak untuk menggantinya. Karena jika roller kendaraanmu sudah terlanjur rusak dan tidak segera diganti dengan yang baru maka kerusakan ini bisa menimbulkan kerusakan yang lainnya. Jadi selalu pastikan ya bahwa roller kendaraanmu tetap baik baik saja dan bekerja secara optimal.

Cara Merawat Roller Supaya Awet

Setah kita tahu kapan dan berapa lama harus ganti roller, sebaiknya kita juga perlu mengetahui bagaiamana perawatan roller kendaraan yang tepat supaya lebih awet, dengan begini biaya perbaikan ataupun perawatan kamu jadi lebih irit.

1. Periksa keadaan V-belt

Sperti yang kita ketahui fungsi dari roller tak bisa berdiri sendiri sehingga memiliki beberapa komponen pendukung lainnya yaitu salah satunya adalah V-belt. Dimana roller akan bekerja dengan masksimala jika komponen V-belt juga bekerja secara maksimal, jadi penggantian v-belt juga perlu kamu perhatikan ya. Nah biasanya v-belt ini perlu diganti jika sepeda motor kamu sudah menempuh jarak sekitar 10.000 kilometer.

Viral :   Cara Memperbaiki Aki gel yang Bermasalah dengan Mudah

Akan tetapi jika sepeda motormu belum mencapai angka tersebut dan ternyata v-bet sudah tipis atau bahkan keliatan sedikit retak, maka sangat disarankan untuk segera menggantinya. Perlu kita ketahui bahwa komponen V-belt ini sangat penting di CVT karena perannya untuk menggerakkan motor matic. Maka sekali lagi, perhatikan ya v-kondisi v-bletmu, jangan sampai rusak atau putus karena termakan usia.

  1. Rutin Mengganti Oli Transmisi

Agar roller motor matic bekerja dengan optimal, penting untuk secara rutin mengganti oli transmisi motor Anda. Usia komponen CVT, termasuk roller, sangat dipengaruhi oleh pelumas ini.

  1. Mengganti Kampas Kopling Sebelum Aus

Langkah selanjutnya untuk merawat roller adalah mengganti kampas kopling sebelum menjadi tipis. Jika Anda menunggu hingga kampas kopling benar-benar tipis atau aus, motor bisa mengalami ngeden atau bahkan risiko slip saat dikendarai. Hal ini dapat menyebabkan borosnya penggunaan bahan bakar dan meningkatkan risiko kecelakaan.

Viral :   Busi Mobil Menghitam? Ini Dia Penyebab dan Cara Mengatasinya

Bagian Penting Lain pada CVT Selain Roller

Setelah mengetahui tiga tips untuk menjaga roller matic agar tetap awet, Anda mungkin sudah bisa menebak komponen lain yang juga penting pada CVT, yaitu v-belt dan kampas kopling. Apa saja fungsi dari masing-masing komponen ini?

  • Fungsi v-belt: Komponen ini berfungsi menghubungkan pulley primer atau penggerak dengan pulley sekunder sebagai bagian yang digerakkan. Pada motor matic, v-belt bisa dianalogikan seperti rantai pada motor kopling.
  • Fungsi kampas kopling: Untuk sepeda motor matic, terdapat kampas kopling yang berperan aktif dalam mendistribusikan tenaga dari mesin ke roda belakang kendaraan.

Nah udah taukan kapan dan berapa lama harus ganti roller. Tak hanya itu Ternyata, supaya roller kendaraan bermotormu tetap awet, kita juga harus merawat komponen lainnya!