Tag: tips

  • Tips Aman Mengendarai Sepeda Motor di Musim Hujan

    Tips Aman Mengendarai Sepeda Motor di Musim Hujan

    Bulan-bulan ini, negara kita memasuki musim hujan. Cuaca yang tak menentu dan jalanan yang licin tentu harus diwaspadai oleh para pengendara sepeda motor. Bukan hanya motor tiba-tiba mogok, tetapi yang lebih berbahaya adalah risiko terjadinya kecelakaan karena berbagai sebab. Jika Anda sering beraktivitas menggunakan sepeda motor, tips berikut ini wajib diperhatikan agar bisa berkendara dengan aman.

    Tips Aman Bersepeda Motor di Musim Hujan

    Sebagai negara tropis, Indonesia memiliki curah hujan yang cukup tinggi. Bahkan, terkadang hujan pun disertai angin kencang. Meski cukup berisiko, bagi sebagian orang, berkendara saat hujan terpaksa harus tetap dilakukan, misalnya karena harus pergi bekerja. Yang bisa Anda lakukan adalah mengantisipasinya dengan melakukan persiapan serta mengetahui hal-hal yang sebaiknya dilakukan dan yang harus dihindari.

    • Mengenakan Jas Hujan yang Tepat

    Selalu membawa jas hujan adalah hal wajib bagi para pengendara motor di musim hujan. Namun, seperti diketahui, jas hujan banyak macamnya, misalnya model ponco, overcoat, tandem, dan training. Di antara berbagai model tersebut, manakah yang paling tepat dan aman untuk dipakai oleh para pengendara motor?

    Selain tidak terlalu efektif menangkal air, apalagi jika hujannya deras, Anda tidak disarankan memakai jas hujan jenis ponco atau tandem karena akan menyulitkan Anda dalam mengendarai motor. Sebaiknya Anda memilih jas hujan model training (single). Jas hujan ini terdiri dari atasan dan celana sehingga Anda bisa membawa kendaraan seperti biasa. Jika hendak berboncengan, bawalah dua buah jas hujan training ini.

    • Menyalakan Lampu Motor

    Memang saat ini, setiap pengendara motor diwajibkan untuk menyalakan lampu pada siang hari. Apalagi pada saat turun hujan lebat karena cuaca pasti akan lebih gelap dibandingkan biasa. Menyalakan lampu kendaraan sangat penting untuk keselamatan karena dengan begitu, pengendara lain akan bisa mengetahui keberadaan Anda. Hal ini penting untuk menghindari risiko terjadinya kecelakaan.

    • Melakukan Pengereman dengan Aman

    Jalan yang basah tentu akan menjadi licin dan ini sangat membahayakan pengendara motor. Karena itu, Anda sangat tidak disarankan untuk melakukan pengereman mendadak karena ban motor bisa selip.

    Lakukan pengereman dengan cara melepas tuas gas pada jarak aman, lalu tekan rem sedikit demi sedikit sampai sepeda motor melambat perlahan. Untuk menghindari pengereman mendadak, Anda hendaknya menjaga jarak aman dengan kendaraan lain. Selain itu, anda juga bisa menggunakan bantuan engine brake.

    • Berhentilah ketika Cuaca Memburuk

    Anda harus bisa memperkirakan kapan hujan cukup aman untuk berkendara dan kapan cuaca sudah tidak memungkinkan lagi untuk melaju di jalanan. Jika di tengah jalan hujan bertambah lebat dan menyebabkan jarak pandang berkurang, segeralah menepi ke tempat yang aman. Jarak pandang yang terbatas sangat berbahaya karena bisa meningkatkan risiko kecelakaan.

    • Waspadai Genangan Air

    Jika Anda melewati rute yang sama setiap hari, mungkin Anda sudah hafal kondisi jalanan yang dilewati. Meski demikian, Anda tetap harus waspada ketika hujan turun dengan lebat dan terjadi genangan yang membuat lubang-lubang di jalan menjadi tidak terlihat.

    Apalagi jika kebetulan Anda belum pernah melewati jalan tersebut. Kewaspadaan sangat penting untuk menghindari motor terperosok lubang dan terguling karena hal ini sangat berbahaya.

    Tips aman di atas bukan hal yang sulit untuk dilakukan, namun sangat penting bagi keselamatan Anda. Jadi, jangan sepelekan kelima hal tersebut pada saat Anda menembus hujan menggunakan sepeda motor. Mencegah selalu lebih baik daripada menyesal karena mengabaikan faktor keselamatan berkendara.

  • Cara Merawat Motor Matic supaya Berumur Panjang

    Cara Merawat Motor Matic supaya Berumur Panjang

    Ketika baru diluncurkan, motor matic lebih banyak digunakan oleh kaum perempuan. Hal ini tak lepas dari kemudahan dalam mengendarainya. Cukup dengan memutar gas, sepeda motor sudah bisa melaju, tanpa harus repot menginjak atau menekan kopling untuk memindahkan transmisi. Sekarang, makin banyak orang yang memilih motor matic, termasuk kaum pria.

    Meski mudah dikendarai dan relatif mudah juga dalam perawatannya, Anda juga perlu memperhatikan perawatan motor matic agar tidak cepat rusak. Nah, berikut beberapa hal yang perlu Anda lakukan agar kendaraan bisa digunakan dalam jangka waktu lama.

    Tips Merawat Motor Matic agar Awet

    Motor matic memiliki banyak keunggulan dibandingkan motor manual. Selain mudah dan nyaman dikendarai, motor matic juga gesit dan lincah, desainnya menarik, memiliki bagasi berkapasitas besar, kapasitas mesin bervariasi, dan suku cadangnya pun mudah dicari. Semua kelebihan itulah yang membuat motor ini laris di pasaran.

    Anda tentu tidak ingin motor matic cepat rusak. Oleh karena itu, motor ini juga harus dirawat dengan cara yang benar. Bagaimana caranya? Lakukan tips-tips mudah berikut ini, niscaya motor matic Anda akan tahan lama.

    • Memanaskan Mesin dengan Rutin

    Tips pertama yang sangat mudah dilakukan, tetapi sering dilupakan adalah memanas mesin motor secara rutin. Panaskan motor selama waktu 5–10 menit setiap pagi. Dengan begitu, oli siap melumasi mesin sehingga performa mesin motor akan terjaga. Agar baterai tidak boros, gunakan kick starter (bukan starter elektrik) ketika memanaskan motor.

    • Mengganti Oli secara Teratur

    Penggantian oli dilakukan setiap 1.000 km, sedangkan oli gardan sebaiknya diganti jika jarak tempuh motor sudah mencapai 5.000 km. Selain berpatokan pada angka kilometer, penggantian oli juga bisa dijadwalkan rutin, misalnya 2 atau 3 bulan sekali. Ini penting untuk mengantisipasi jika Anda lupa untuk melakukannya.

    Oli yang harus diganti bukan oli mesin saja, tetapi juga oli shockbreaker. Gantilah oli shockbreaker setiap motor sudah mencapai 10.000 km. Dengan mengganti oli secara rutin, shockbreaker akan berfungsi dengan baik.

    • Menjaga Bahan Bakar Tetap Terisi

    Kehabisan bahan bakar adalah hal yang sering dialmi pengendara motor, termasuk motor matic. Meskipun kelihatan sepele, hal ini bisa menyebabkan mesin motor cepat rusak. Jadi, rajinlah memeriksa indikator speedometer dan biasakan untuk mengisi tangki  bahan bakar secara penuh.

    Jangan lupa untuk menggunakan bahan bakar berkualitas. Jangan membeli bensin di sembarang tempat karena bisa saja bensin yang dijual merupakan bensin campuran. Bensin yang tidak berkualitas hanya akan membuat mesin motor cepat rusak.

    • Memeriksa Kondisi Vanbelt dan Roller

    Vanbelt yang putus menyebabkan motor berhenti dan tidak bisa dijalankan lagi. Untuk mencegah hal ini terjadi, sesekali periksalah kondisi vanbelt yang berbahan karet ini. Jika tampak sudah tidak bagus lagi, segera ganti dengan yang baru.

    • Merawat Aki

    Aki yang mati akan memaksa Anda menggunakan kick starter yang menguras tenaga. Sayangnya, kondisi ini cukup sering terjadi pada motor matic karena memang cukup sulit untuk mengetahui kondisi aki pada kendaraan jenis ini. Akibatnya, motor kehilangan power dan lampu pun meredup. Untuk itu, lakukan perawatan dengan mengganti aki setiap 7 atau 8 bulan sekali.

    • Melakukan Servis Rutin

    Membawa motor matic ke bengkel untuk melakukan servis berkala, misalnya 3 bulan sekali, sangat penting. Dengan cara ini, performa motor tetap dapat diandalkan. Ketika diservis, lakukan penggantian oli, pembersihan karburator, dan setting motor. Sebaiknya, lakukan servis di bengkel resmi. Jadi, jika diperlukan penggantian, spare part yang digunakan dijamin asli.

    • Menjaga Kestabilan Gas

    Apakah Anda termasuk orang yang suka mengubah kecepatan motor secara tiba-tiba? Jika iya, segera hilangkan kebiasaan tersebut karena bisa memperpendek usia mesin motor. Mesin akan rusak, begitu juga dengan vanbelt.

    Itulah 7 tips merawat, tetapi penting untuk merawat motor matic Anda. Dengan memperhatikan hal-hal di atas niscaya motor Anda tetap aman dan nyaman dikendarai, meskipun sudah berumur cukup lama.