Bearing Motor Bermasalah? Ini dia Ciri-cirinya

Permasalahan pada sepeda motor memang cukup kompleks. Salah satunya ada pada bearing motor. Bearing atau laher motor ini merupakan komponen penting dalam kuda besi. Fungsinya untuk menopang laju kendaraan sehingga lebih terasa halus dan nyaman untuk digunakan.

Laher motor yang bermasalah biasanya disebabkan karena seringnya digunakan di jalanan rusak. Komponen yang ada pada poros roda ini akan terus tergesek sehingga umurnya lebih pendek. Abainya dalam proses perawatan juga bisa menyebabkan kerusakan laher. Berikut ciri-ciri bearing bermasalah selengkapnya.

Ciri-ciri Bearing Motor Bermasalah

Motor dengan bearing yang optimal kualitasnya tentu akan membuat lajunya semakin maksimal. Sebenarnya asalkan diidentifikasi secara dini, tentunya Anda tidak perlu khawatir akan terjadi kerusakan secara lebih mendalam. Ini dia ciri-ciri kerusakannya yang dapat Anda identifikasi.

  1. Suara Motor Kasar

Salah satu ciri utama terjadinya masalah pada laher adalah dari suara motor. Pada umumnya, motor memiliki suara yang halus walaupun memiliki knalpot blong sekalipun. Suara motor yang terasa serak ini juga tidak hanya mengidentifikasikan pengguna harus ganti oli.

Kasarnya suara akan terdengar cukup mengganggu. Suaranya terdengar gemericik serak layaknya sedang melewati jalanan bergelombang. Selain itu, ketika laju motor ditingkatkan, suara gemuruh juga semakin terdengar.

Viral :   5 Mainan Mobil Anak yang Dapat Dinaiki Dan Cara Merawatnya

Hal ini akan terasa lebih jelas apabila Anda memacu kecepatan di atas 40 km/jam. Lakukan pemeriksaan awal terlebih dahulu sebelum memutuskan komponen mana yang rusak. Pilih laher yang berkualitas dan sesuai dengan tipe kendaraan Anda agar peforma motor makin optimal.

  1. Kemudi Bergetar

Sering merasakan kemudi bergetar ketika mengendarai, padahal jalanan halus? Siapa tahu hal ini mengidentifikasikan bahwa bearing motor mengalami kerusakan. Komponen yang rusak ini akan menyebabkan ketidakstabilan pada roda.

Hal ini berefek sangat serius pada peforma setang. Kemudi akan terasa lebih bergetar dengan adanya masalah ini. Kondisi satu ini harus segera diperbaiki sebelum merambat ke kerusakan lainnya yang lebih serius. Pastikan perbaikannya di bengkel servis yang terpercaya untuk mendapatkan hasil maksimal.

  1. Kemudi Berat

Kerusakan pada komponen satu ini memang begitu erat kaitannya dengan roda dan kemudi. Selain terasa bergetar, kemudi akan menjadi lebih berat, terutama ketika pada area setang. Kondisi stang yang berat ini akan berpengaruh pada navigasi kendaraan.

Motor menjadi sulit untuk berbelok. Selain itu, ketika bermanuver akan mengalami kondisi yang kurang stabil. Jika memang terasa kurang nyaman selama mengemudi, cek bearing pada motor untuk memastikannya lebih lanjut.

  1. Stir Oblak
Viral :   Apa Itu Sproket Motor? Cari Tahu Penjelasannya Yuk

Kerusakan pada laher akan membuat stir terasa oblak atau tidak stabil dudukannya. Rusaknya komponen satu ini akan membuat bagian pelor pada laher aus. Stang yang tidak stabil ini akan begitu terasa jika kerusakannya semakin parah.

Kondisi demikian juga akan menyebabkan kemudi menjadi tidak optimal. Pastikan segera lakukan pemeriksaan ke bengkel terdekat. Ganti bearing dengan merk yang lebih bagus agar tahan lama.

  1. Roda Depan Goyang

Bearing motor yang rusak juga bisa diidentifikasi dari roda depan yang terasa goyang. Roda depan normalnya harus stabil posisinya. Laher motor yang bermasalah ini akan membuat penahan porosnya tidak seimbang.

Pada akhirnya, roda depan yang harusnya stabil menjadi terasa lemah. Hal ini sebenarnya cukup berbahaya, terlebih jika tidak segera ditangani. Selain itu, jarak bersih antar bola baja dan roda depan menjadi cukup besar. Hal ini juga bisa mengidentifikasikan bahwa bearing mengalami masalah.

Merasakan beberapa ciri-ciri di atas pada kendaraan bermotor Anda? Sebaiknya segera bawa ke bengkel agar bearing motor bisa diganti dengan yang baru. Jangan lupa rutin servis ke bengkel resmi agar kerusakan sekecil apapun bisa diidentifikasi.