Mengenal Lebih Jauh Vespa Lambretta

Vespa Lambretta merupakan salah satu skuter keluaran Italia yang lumayan terkenal di kalangan pecinta skuter. Bahkan skuter ini termasuk salah satu skuter dengan harga yang bisa dibilang tinggi.

Terbukti dari adanya salah satu skuter klasik Lambretta yang dibanderol dengan harga Rp. 250 juta pada perhelatan Indonesia Scooter Festival 2018.

Bukan hanya skuter klasiknya saja. Keluaran terbaru dari skuter ini juga masih memiliki banyak peminat di Indonesia. Apalagi mereka memproduksi skuter-skuter tersebut dengan kemasan yang kekinian tapi tetap mempertahankan gaya lamanya.

Lambretta ini menjadi salah satu skuter yang banyak diminati. Itu semua karena Lambretta memiliki cerita dan sejarahnya yang panjang.

Sejarah Vespa Lambretta

Lambretta merupakan skuter keluaran Milan Italia. Pertama kali pada tahun 1947 oleh Ferdinando Innocenti dan Corradio D’ascanio. Nama Lambretta sendiri diambil dari nama sungai yang melewati distrik Lambrate yang digunakan sebagai lokasi pabrik skuter ini berdiri.

Pada awalnya Ferdinando Innocenti dan Corradio D’ascanio tidak langsung memproduksi skuter. Ferdinando sendiri dulunya membangun pabrik baja dan pabrik tabung baja. Tapi hal tersebut terhenti karena kedua pabrik tersebut hancur setelah terjadinya perang dunia kedua. Sedangkan Corradio dulunya adalah seorang insinyur penerbangan yang pernah merancang helikopter.

Pertemuan mereka yang pertama terjadi setelah pabrik baja dan tabung baja milik Ferdinando hancur. Pada waktu itu Ferdinando lebih meminta kepada Corradio untuk dibuatkan sebuah alat transportasi. Namun alat transportasi itu bukanlah alat transportasi biasa. Alat transportasi tersebut haruslah kuat, terjangkau dan tidak membuat kotor pakaian pengendaranya.

Viral :   Wajib Tahu, Fakta Motor Drag yang Jarang Diketahui

Corradio yang tertarik dengan ide Ferdinando kemudian mewujudkannya. Dengan desain skuter yang memiliki spar frame juga sistem perpindahan gigi yang ada pada setang kemudi. Lalu bagian mesinnya langsung menempel pada bodi yang langsung terhubung ke roda belakang. Pada bagian depan skuter juga dipasangkan perisai supaya pengendara tidak terkena cipratan dari depan.

Tapi karena perbedaan pendapat antara kedua orang tersebut, kerja sama mereka pun berakhir. Hal tersebut karena Ferdinando memberikan nama Lambretta kepada skuter tersebut dan Corradio tidak menyetujuinya. Setelah kepergian Corradio, Ferdinando kemudian mengajak Pallavicino dan Pier Luigi Torre untuk melanjutkan produksi skuter itu.

Model-Model Vespa Lambretta

Produksi pertama skuter ini diberi nama Lambretta M (A) pada tahun 1948. Skuter ini memiliki mesin 125 cc dengan tiga percepatan gear box yang perpindahannya dikendalikan oleh kaki. Lalu pada 1950 mereka memproduksi Lambretta LC 125 yang pertama kali di desain menggunakan pelindung kaki dan juga panel samping. Tapi kedua model tersebut belum diproduksi di luar Itali.

Baru pada tahun 1951, mereka mulai memproduksi skuter di luar Itali. Model pertama tersebut adalah M MK D. Setelah itu, banyak sekali model dari skuter ini yang diproduksi di dalam dan di luar Itali. Hingga terakhir kali mereka merilis keluaran terbarunya yaitu V200 dan V125 special.

Viral :   Hobi Touring ? Inilah Aksesoris Motor Matic Yang Wajib Anda Miliki

Vespa Lambretta V200 dan V125 Special

V200 memiliki spesifikasi yang cukup spesial. Hal itu dapat dilihat dari mesin berkapasitas 169 cc dengan 1 silinder 4 tak. Tenaga yang mampu dihasilkan skuter ini adalah 8,8 kW pada putaran 8.000 rpm. Torsi terbesarnya adalah 12,2 Nm pada putaran 5.500 rpm. Dengan kecepatan yang bisa mencapai 100km/jam, skuter ini hanya mengonsumsi bahan bakar 2,9 liter/100 km.

Sedangkan V125 spesial memiliki kapasitas mesin yang lebih kecil dengan 124.7cc. Tenaga yang dihasilkan skuter ini adalah 7.k kW pada putaran 8.500 rpm. Torsi terbesarnya adalah 9.2 Nm pada putaran 7000 rpm. Yang menarik dari mesin V125 spesial ini adalah posisi mesinnya yang selaras dengan sasi dan diletakkan di tengah. Hal tersebut membuat kestabilan motor terjaga ketika berkaselerasi.

Kedua jenis ini juga memiliki persamaan dengan desainnya yang tetap mempertahankan gaya lamanya dengan fitur yang kekinian. Hal tersebut membuat skuter ini memiliki banyak peminat meskipun harganya lumayan tinggi. Bahkan di beberapa daerah, store yang menjual Vespa Lambretta ini sudah dengan mudah ditemui.