Seri Terbaru BMW R18 Classic Retro Bermesin 1800 CC

Penggemar motor gede (moge) mewah pasti tidak asing dengan hadirnya BMW motor. Seperti halnya moge lainnya, merek ini juga mengangkat kemewahan dan gaya khas klasik retronya. Sepeda motor yang mengangkat gaya cruise ini diciptakan karena terinspirasi dari pendahulunya yang telah ada sejak tahun 1930-an. Jadi, tentu saja kekhasan motor jadul akan terasa sekali pada versi terbarunya ini.

Perusahaan otomotif asal Jerman ini menciptakan R18 Classic untuk menjawab penggemar mereka yang menyukai kegiatan touring. Kabarnya, BMW R18 Classic retro ini akan dapat dijajal para pencintanya. Perusahaan impor kendaraan mewah, PT Maxindo Moto Nusantara, yang ditunjuk sebagai perwakilan BMW Indonesia, adalah pihak yang bertanggung jawab untuk memperkenalkan produk ini.

Keunggulan BMW R13 Classic Retro

Berbicara tentang kemewahan produk-produk keluaran BMW tentu tidak ada habisnya. Merek Jerman yang satu ini memang selalu mengeluarkan produk yang eksklusif dengan harga yang hanya dapat dijangkau oleh kalangan tertentu. Namun begitu, kendaraan keluarannya selalu saja banyak peminatnya. Berikut keunggulan BMW R18 Classic retro yang mengaspal di Indonesia.

  1. Kemewahan Desain

Sebagai moge yang disiapkan untuk touring, tentu saja kendaraan ini diracik dengan teliti karena pengendara akan memakainya jarak jauh dengan waktu yang lama. Pada bagian buritan motor telah tersedia sepasang tas kulit yang dapat dimanfaatkan untuk menyimpan barang pengendara saat akan touring. Tidak hanya itu, armada ini juga dilengkapi dengan lampu kabut yang berjumlah sepasang.

Viral :   Rekomendasi Oli yang Tidak Cepat Panas

Lampu kabut didesain dengan meletakkannya di kanan dan kiri lampu utama. Ketiganya berbentuk bulat khas retro klasik dan telah memakai LED. Tangki bahan bakarnya berbentuk khas, yaitu seperti tetesan air. Pada bagian roda belakang terdapat penggerak yang memakai gardan dengan warna hitam polos bergaris putih sehingga terlihat kesan klasik yang khas.

Tampilan keseluruhan motor akan terlihat berwarna krom dengan paduan aluminium yang klasik dan menarik. Selain itu, kekhasan gaya lama pada seri ini juga masih dipertahankan, yaitu model knalpotnya yang memanjang. Sadelnya model tunggal, tetapi masih tetap dapat digunakan untuk berboncengan.

Dengan segala kemewahan yang menempel pada moge R18 Classic ini, tentu saja segmen yang akan disasar adalah kelas menengah ke atas. Di pasaran Eropa, BMW series ini dibanderol dengan harga sebesar Rp386 jutaan. Saat masuk ke Indonesia, harga ini tentu akan naik berlipat-lipat karena terkena pajak barang mewah. Kemungkinan angkanya akan menyentuh Rp 1 miliaran.

  1. Mesin

Motor BMW R18 Classic dibekali dengan mesin berkapasitas 1.800 cc yang telah dilengkapi dengan pendingin udara. Untuk menggerakkan katupnya ke arah luar dan dalam, digunakan push rod. Kapasitas mesin yang besar mampu menghasilkan tenaga sebesar 91 dk dan torsinya hingga 158 Nm.

Viral :   Ninja 250 4 Silinder, Mengulik Spesifikasi dan Harganya

Drive shaft yang dibiarkan terbuka mampu menyalurkan tenaga sebesar itu ke roda belakangnya. Desain drive shaft dengan lapis krom yang seperti ini menguatkan tema yang diambil untuk motor ini. Fitur yang modern juga disematkan pada motor ini, misalnya Automatic Stability Control (ASC) dan cruise control. Seri R18 Classic dilengkapi dengan tiga pilihan mode berkendara, yaitu Rock, Roll, dan Rain.

  1. Keamanan

Seri R18 Classic dilengkapi dengan windshield dengan ukuran yang tinggi untuk menghalau angin sehingga pengendara tetap terjaga kondisinya meskipun melakukan perjalanan jauh. Pengeremannya telah mengadopsi teknologi ABS. Selain itu, roda belakang telah dilengkapi dengan MSR (engine drag torque control). Fungsinya adalah untuk mencegah agar roda belakang tidak selip, gigi mundur, dan grip heater.

BMW Motorrad global yang juga ada di Indonesia akan memberikan perpanjangan garansi yang diperuntukkan bagi armada yang diproduksi setelah bulan Agustus 2019, termasuk BMW R18 Classic ini. Masa penpanjangannya sekarang menjadi 3 (tiga) tahun.

Garansinya ini hanya berlaku untuk kerusakan yang berhubungan dengan desain atau produksi. Intinya, kesalahan yang dilakukan oleh perusahaan saja. Di luar itu, perusahaan tidak menanggungnya.