fungsi ecm
ECM (Engine Control Module)

Fungsi ECM pada Motor Injeksi dan Cara Kerjanya

Fungsi ECM pada Motor Injeksi sebagai sensor yang dapat mengirim sinyal data akurat terkait tekanan bahan bakar. Pada sistem operasi kendaraan terdapat banyak hal rumit baik kendaraan roda (sepeda motor) maupun kendaraan roda empat (mobil). Beberapa komponennya mudah dipahami dalam waktu singkat, tetapi ada juga yang memerlukan waktu lama dengan mengikuti sekolah – sekolah teknik. Salah satu komponen penting untuk diketahui ialah fungsi ecm pada motor injeksi yang akan wartaoto.com bahas hari ini.

ECM (Engine Control Module)

ECM atau Engine Control Module adalah serangkaian unit control pada mesin yang berperan untuk membatasi penggunaan bahan bakar tanpa mengurangi kinerja mesin. ECM kerap disebut – sebut sebagai otak kendaraan yang telah dikomputerisasi. Fungsi Engine Contol Module pada Motor Injeksi juga berperan sebagai alat proteksi ketika ada gangguan di sistem kendaraan. Jika terjadi suatu hal yang tak wajah, maka sensor akan mengirim sinyal ke ECM aga mematikan semua sistem pada kendaraan tersebut.

Viral :   Megapro Primus, Motor Langka Spek Menarik

Fungsi ECM pada Motor Injeksi

  • Untuk menentukan lamanya penyemprotan bahan bakar di mesin kendaraan
  • Untuk mengontrol waktu pengapian dengan tepat
  • Sebagai pengontrol ketika mesin dingin dengan cold starter
  • Sebagai alat yang mempertahankan tenaga supaya tetap besar di rpm rendah yang tujuannya supaya tidak terjadai detonsi pada mesin sepeda motor.

Cara Kerja ECM (Engine Control Module)

  • Sensor

Sensor sendiri adalah bagian dari sistem ECM (Engine Control Module) yang fungsinya sebagai pengahantar sinyal, dimana sinyal ini ada dua jenis yaitu; sinyal analog dan sinyal discrete. Sinyal analog ini berupa tegangan yang diproporsionalkan oleh nilai integer mikrokontroler ECM, sementara sinyal discrete umumnya beruoa skala biner OFF atau ON, benar atau salah, dan 1 atau 0.

  • ECM (Engine Control Module)

komponen ECM punya tiga bagian yaitu; Power Supply, Memory System, serta Microcontroller, dimana semua bagian ini sangat membantu Fungsi ECM pada kendaraan bermotor. Cara kerjanya begini, Microcontroller akan menerima seluruh aktivitas & memproses data yang diterima dari sensor dengan aritmatik & logic untuk mengendalikan kerja sistem secara keseluruhan. Bagian Microcontroller inilah yang akan menghitung sinyal masuk dari sensor secara counter & timer yang bertujuan untuk penetapan waktu pengapian dan juga jumlah bahan bakar yang perlu diinjeksi pada mesin.

  • Actuator

Selanjutnya data yang telah berhasil diproses ECM (Engine Control Module) akan dikeluarkan dalam bentuk sinyal digital untuk menjalankan actuator. Injektor memerlukan waktu yang sesuai dengan perhitungan yang ada dalam microcontroller untuk menentukan lamanya injeksi dan hal ini juga sama dengan waktu yang diperlukan ketika pengapian.

  • COM

Selanjutnya COM berperan sebagai edia komunikasi oleh ECM melalui alat interface lain seperti laptop, komputer ataupun hp. Lewat COM inilah dapat dilakukan perubahan nilai dari parameter – parameter waktupengapian & injeksi.

Viral :   Fungsi Infus Injeksi Motor Beserta Jenisnya

Demikianlah Fungsi ECM pada Motor Injeksi dan Cara Kerjanya. Semoga ulasan ini bermafaat bagi anda 🙂

Kata Pencarianapa itu ecm motor