Apa Itu Supercharger Mobil? Bagaimana Cara Kerjanya?

Dalam dunia otomotif, sepertinya sudah tidak asing lagi dengan tenaga mesin supercharging. Apa itu supercharger mobil? Supercharger ini merupakan sistem mesin yang bertujuan meningkatkan udara yang masuk ke dalam ruang mesin.

Supercharging ini digerakkan langsung oleh crankshaft pada mesin kruk as yang mana pegangan piston berputar bersamaan dengan naik turunnya piston. Karena memiliki tujuan untuk memasukkan udara pastinya oksigen yang masuk juga lebih banyak.

Dengan masuknya oksigen yang banyak serta penggunaan bahan bakar yang meningkat tentu saja akan menghasilkan tenaga yang lebih besar.

Kelebihan Dan Kelemahan Supercharger Mobil

Apabila diperhatikan, cukup sedikit mobil yang menerapkan supercharger pada mobilnya. Namun, umumnya sedan besar dengan transmisi otomatif menyematkan supercharger pada mobil tersebut.

Apakah ada keuntungan dan kerugian apabila menerapkan supercharger mobil tersebut? Untuk lebih detail, berikut ulasannya!

  • Kelebihan Supercharger

Dengan tenaga yang mudah didapatkan membuat putaran mesin lebih rendah. Sehingga dengan adanya penurunan perputaran mesin tersebut maka membuat pedal diinjak tanpa menekan lebih dalam dan perpindahan gigi juga lebih panjang.

Selain itu, dengan putaran mesin yang rendah akan membuat mesin lebih responsif sehingga membuat akselerasi kecepatan semakin meningkat. Sehingga, supercharger ini sangat cocok disematkan pada mobil dengan transmisi otomatif.

Viral :   Marcedes Benz E-Class E400 AMG yang Didesain Sporty

Pembakaran dari penggunaan supercharger pada silinder dapat meningkatkan tenaga output tanpa harus menambah jumlah silinder mesin. Dan jumlah silinder yang tidak begitu besar karena penggunaan supercharger membuat mesin ini jauh lebih ringan dibandingkan turbocharger.

Dengan demikian juga berpengaruh pada bahan bakar yang akan digunakan. Penggunaan supercharger juga akan membuat sistem kompresi bisa lebih cepat sehingga akan menghasilkan torsi yang lebih instan.

Karena tidak berasal dari gas buangan (exhaust) membuat mesin ini tidak mengalami panas sehingga tidak membutuhkan intercooler.

  • Kelemahan Supercharger

Penggunaan supercharger akan lebih boros dibandingkan jika menggunakan turbocharger. Hal ini dikarenakan asupan udara yang mengandung oksigen pada mesin tersebut lebih banyak dan terjadi peningkatan mesin sehingga akan berpengaruh pada bahan bakar yang digunakan.

Karena menggunakan kruk as maka perangkat tersebut cukup memakan tenaga dari mesin yang dihasilkan. Sehingga bisa membuat mesin bekerja lebih cepat maka dari itu mesin tersebut tidak terpasang intercooler.

Dengan demikian, penggunaan supercharger ini cukup tidak efisien karena hanya memberikan manfaat di awalnya saja. Selain itu, penggunaan supercharger juga memungkinkan adanya suara bising, gesekan dan getaran yang terasa sehingga wajar apabila super car umumnya tidak menerapkan mesin ini.

Perawatan Supercharger Mobil Yang Benar

Seperti halnya dengan mesin-mesin pada umumnya, supercharger juga dapat mengalami masalah yang membuat performa mesin berkurang. Dibutuhkan perawatan secara berkala untuk menjaga performa mesin terjaga dengan baik.

Viral :   Interior Menawan, Salah Satu dari 3 Keunggulan KIA Sonet

Masalah yang terjadi pada supercharger apabila adanya rasa kurang nyaman saat tarikan mesin atau laju kendaraan. Dan jika sudah mengalami masalah tersebut maka mau tidak mau, supercharger harus diganti.

Dan untuk mengganti supercharger apabila tidak mengalami masalah mesin adalah setiap 150ribu km. Tidak bisa mematok waktu kapan harus diganti namun dalam jarak tersebut, setidaknya Anda harus mengganti mesin supercharger tersebut.

Sayangnya, untuk supercharger ini tidak bisa diperbaiki sehingga apabila mengalami masalah seperti yang sudah disebutkan diatas maka harus diganti dengan supercharger yang baru.

Lalu bagaimana dengan bunyi yang dihasilkan oleh mesin tersebut, apakah bermasalah? Bunyi yang dihasilkan supercharger adalah risiko tersendiri. Hal ini selalu dialami oleh setiap mobil yang menggunakan supercharger pada mesinnya.

Sedangkan untuk perawatannya maka lakukan perawatan secara berkala. Caranya adalah dengan mengoleskan oli. Dan oli yang digunakan berbeda dengan oli mobil umumnya melainkan menggunakan oli khusus kompresor.

Sebelum mengalami masalah pada supercharger mobil Anda, sebaiknya rawat secara rutin sehingga tidak hanya menjaga kualitas dari supercharger melainkan juga performa dari mobil itu sendiri.