Tips Membeli Mobil Mewah BMW Z4

Memiliki mobil mewah dan mahal mungkin impian semua orang. Mobil mewah memiliki harga yang mahal karena dilengkapi dengan fitur-fitur canggih serta desain interior dan eksterior yang menawan. Saat ini, terdapat banyak sekali merek mobil mewah yang beredar di pasaran, termasuk mobil BMW Z4. Harganya pun mencapai miliaran rupiah.

Spesifikasi Mobil BMW Z4

Mobil BMW seri Z4 merupakan sedan sport mewah yang mulai tersedia di seluruh jaringan penjualan BMW sejak 26 April 2019. Sedan ini memiliki panjang 4.324 mm, lebar 1.864 mm, tinggi 1.304 mm dan jarak sumbu roda 2.470 mm yang berfungsi untuk mempertajam pengendalian.

Untuk desain kap mobil, mesin terintegrasi dengan fender, garis sisi samping hingga ke lampu belakang dibuat lebih tajam.

Bagian interior memiliki aura sport yang begitu menonjol, terutama bagian jok. Tombol pengaturan kontrol ergonomis, memusatkan perhatian lebih pada pengalaman berkendara. BMW Operating System 7.0 memiliki desain digital yang canggih pula.

Urusan urusan jantung pacu, BMW Z4 dibekali mesin bensin empat silinder berkubikasi 1.998 cc dengan teknologi BMW TwinPower Turbo, yang mampu menghasilkan tenaga 258 tk dan torsi maksimum 400 Nm. Dengan jantung pacu seperti itu, mobil ini diklaim mampu melesat 0 hingga 100 km/jam hanya dalam waktu 5,4 detik.

Viral :   Menunggu Hadirnya Mobil Honda Paling Gres, Apa Saja?

Sedan mewah ini mengonsumsi bahan bakar sebanyak 15,4 km/liter dan emisi CO2 149 gram/km. Dengan spesifikasi dan efisiensi yang luar biasa, BMW Z4 dibanderol dengan harga Rp1.459.000.000.

Tips Membeli Mobil Mewah

Membeli mobil mewah dan mahal tentu saja tidak bisa sembarangan, banyak hal yang harus diperhatikan. Jika salah akan membuat kita rugi mengingat biaya perawatan dan pajak yang tidak murah. Agar tidak mengalami kerugian financial dikemudian hati, simak tips membeli mobil mewah berikut ini.

  1. Jangan Beli yang Baru

Raffi Ahmad dalam vlog milik Armand Maulana mengatakan bahwa membeli mobil mewah dalam keadaan baru jelas rugi karena harganya yang luar biasa mahal.

Hal ini tidak disarankan karena harga jual mobil setiap tahun akan menurun, berbeda dengan properti yang akan terus naik setiap tahunnya. Seperti contoh, harga jual Lamborghini bekas bisa turun 45 persen dari harga beli baru.

  1. Jangan Membeli Mobil Mewah di Showroom

Jangan asal beli di showroom, lebih baik beli di perorangan dan sebisa mungkin orang tersebut termasuk anggota klub mobil mewah. Kebanyakan para pemilik mobil mewah bergabung dalam komunitas mobil mewah.

Mereka biasanya menjadikan mobil mewah sebagai barang koleksi. Dengan begitu, mereka akan rela mengeluarkan uang banyak untuk membiayai perawatan si mobil mewah.

Viral :   Daftar Harga Mobil yang Bakal Turun Setelah Berlaku Pajak 0%

Bergabung di klub bisa menjadi wadah sharing seputar cara perawatan mobil, pencarian spare part, dan lainnya. Hal ini tentu sangat memudahkan para member komunitas apabila memerlukan spare part baru.

Umumnya mobil mewah susah dalam mencari komponen yang orisinal. Jika menggunakan spare part KW akan menurunkan performa mobil dan harga jual akan sangat murah.

  1. Perhatikan Kilometer Mobil

Tips membeli mobil mewah bekas selanjutnya adalah perhatikan kilometernya. Mobil mewah merupakan mobil yang jarang dipakai dan tidak mungkin dipakai sehari-hari karena kondisi jalanan Indonesia yang tidak mulus.

Rata-rata, mobil mahal dijual dalam keadaan kilometer yang rendah. Apabila kilometernya sudah tinggi, bisa saja mobil mewah dan mahal itu tak berharga lagi.

  1. Periksa Kerapian Interior

Selain kilometer, perhatikan juga kerapian interiornya saat membeli mobil mewah bekas. Bagian dalam mobil sangat menentukan harga jual nantinya. Jangan sampai Anda harus menanggung biaya perbaikan dan mengganti beberapa komponen interior mobil yang sudah kelihatan tidak bagus.

Itulah 4 tips yang bisa diikuti ketika akan membeli mobil mewah bekas. Membeli mobil mewah seperti BMW Z4 harus memperhatikan fitur dan desain yang ditawarkan. Perhatikan dan pertimbangkan baik-baik agar tidak menyesal di kemudian hari.