Menilik Fitur Menarik Yang Di Sematkan Pada Hyundai Ioniq 5

Pabrikan asal Korea yakni Hyundai saat ini sedang fokus pada kendaraan bertenaga listrik, dimana hyundai telah memperkenalkan model produksi pertamanya yaitu Hyundai Ioniq 5. Mobil Hatchback bertampang futuristik ini siap menjadi andalan baru Hyundai dalam memperluas pasar kendaraan listrik mereka di tahun – tahun yang akan datang. Selain itu Hyundai juga turut merancang dengan menggunakan teknologi yang bisa dibilang menjadi jawaban atas keresahan masyarakat untuk memilih mobil listrik.

Dimana keresahan masyarakat akan memilih mobil listrik akan dijawab oleh Hyundai dengan merekayasa sistem elektrik pada hyundai ioniq 5 agar nantinya bisa memanfaatkan sumber daya alam terbesar yakni matahari yang nantinya akan dimanfaatkan untuk elektrifikasi. Hyundai Ioniq 5 sendiri memiliki panel surya yang berfungsi untuk mengisi ulang daya baterai. Jadi energi panas yang nantinya dihasilkan matahari akan diserap untuk diolah menjadi energi listrik kedalam mobil hyundai ioniq 5.

Fitur ini nantinya akan menjadi opsi tambahan untuk bisa dimiliki oleh konsumen ioniq 5, dimana nantinya panel surya akan terpasang dibagian atas ioniq 5 sehingga akan mendominasi bagian atas mobil hyundai ioniq 5. Secara teori, teknologi ini akan sangat cocok bila digunakan berkendara di negara yang memiliki iklim tropis. Negara negara tropis dianggap sebagai kawasan yang ideal untuk menggabungkan teknologi kendaraan listrik dan panel surya. Hal ini karena faktor utamanya adalah melimpahnya sinar matahari dalam sehari hari. Namun , sampai saat ini penerapan panel surya masih terhalang oleh mahalnya harga panel surya untuk penggunaan sektor pribadi atau retail.

Viral :   Turki Bersiap Produksi SUV Listrik Pertamanya di Tahun 2022

Fitur tambahan hyundai ioniq 5 ini memang bukan menjadi saluran utama pengisian ulang baterai saat pemakaiannya. Hal ini karena panel surya tidak akan bisa diandalkan sepenuhnya untuk mengaliri energi ke baterai 58 kWh atau 72,6 kWh pada hyundai ioniq 5. Namun fungsinya saat ini hanya sekedar menjadi sumber pengisian daya tambahan yang akan memberi daya tempuh ekstra. Tidak hanya itu saja, Huyundai Ioniq 5 nantinya memiliki kemampuan lebih untuk menolong sesama mobil listrik. Dimana sistem pada hyundai ioniq 5 dapat digunakan bukan hanya untuk menggerakan motor listriknya, tetapi bisa juga untuk menyalurkan energe ke mobil listrik lainnya. Dengan catatan, pengisian akan bisa dilakukan sampai batas minimal kapasitas baterai ioniq 5 menyentuh 15%, sebelum secara otomatis akan menghentikan pengisian. Hal ini agar pengemudi masih bisa menggunakan sisa energi baterainya untuk berpindah tempat ke stasiun pengisian.

Viral :   Mercedes Vision EQXX di Rencanakan Akan Mulai Debut Pada 22 Juli

Sistem pengisiannya hanya 3,6 kW dimana waktu pengisian akan lumayan sangat lama, tapi setidaknya akan membantu pengendara mobil listrik lainnya yang memang membutuhkan tambahan energi darurat untuk mencapai stasiun pengisian terdekat. Menariknya, pengisian ini tidak terbatas pada mobil saja, melainkan kendaraan lain juga bisa diisi ulang oleh hyundai ioniq 5 seperti sepeda listri, laptop dll.

Spesifikasi Hyundai Ioniq 5 memiliki opsi baterai berkapasitas 58 kWh yang nantinya bisa menjangkau jarak kurang lebih 200 kilometer, serta baterai 72,6 kWh dengan daya tempuh mencapai 500 kilometer lebih. Dengan kemampuan superfast charging juga bisa diakomodasi oleh baterai 800 volt mobil ini. Untuk pengisian ulang dari 10% ke 80% bisa dilakukan dalam 1 jam. Sementara pengisian cepat selama 5 menit bisa menyediakan jarak tempuh 100 kilometer.