Mobil Listrik BMW i3 Laris Manis di Pasar Global

Produsen asal Jerman telah masuk ke industri kendaraan ramah lingkungan dengan hadirnya mobil listrik BMW i3. Banyak produsen otomotif Eropa memang sedang gencar memproduksi mobil listrik. Hal ini untuk mendukung kebijakan negara-negara Eropa tentang komitmen kendaraan ramah lingkungan. Sedangkan mobil listrik menjadi salah satu prioritasnya.

Seperti yang sudah diketahui, BMW i3 sebenarnya sudah lama diproduksi. Bahkan seri pertama sudah meluncur di pasar global sejak tahun 2013 lalu. Menariknya, hingga saat ini BMW i3 masih menjadi primadona pecinta otomotif. Ini terlihat dari pameran GIIAS pada tahun 2019 lalu.

Dalam pameran tersebut, banyak orang masih memberikan ketertarikan terhadap mobil tersebut. Apalagi hingga sampai sekarang sudah ada beberapa varian untuk mendukung keinginan para konsumen. Tidak disangka bahwa penjualan mobil ini sangat laris di pasar global. Eropa menjadi pasar utama BMW i3 dari berbagai varian.

Laris di Beberapa Pasar Global

Mobil listrik BMW i3 sudah diproduksi sejak 2013 lalu dan hingga kini penjualan telah melebihi 200 ribu unit. Pasar Eropa menjadi pasar utama penjualan BMW i3 berbagai varian. BMW Group telah mengembangkan mobil ini di Leipzig. Terutama dijadikan sebagai pusat produksi kendaraan tersebut.

Menariknya adalah bahwa di Indonesia permintaan dari kendaraan ini cukup banyak. Bahkan orang harus mengantre untuk bisa mendapatkan kendaraan bertipe sportcar tersebut. Tidak heran juga mengapa ketika pengenalan di pameran GIIAS pada 2019 menarik banyak perhatian. Semua orang ingin melihat dan memiliki kendaraan mewah tersebut.

Viral :   Cadillac Lyriq 2023 Terlihat Di Jalan Berpenampilan Cukup Mencolok

Bahkan, secara keseluruhan maka bisa dihitung bahwa BMW telah mampu menguasai 7% dari pasar global untuk sektor mobil listrik. Dengan hadirnya berbagai varian i3, tentu pengguna bisa memiliki beberapa alternatif. Hal ini juga yang membuat BMW i3 menjadi banyak incaran para pecinta otomotif.

Menjadi Lead Car Maybank Marathon 2019

Kepopuleran mobil listrik BMW i3 kemudian membuatnya banyak dipandang oleh berbagai pihak. Salah satu varian yang dikembangkan, BMW i3s faktanya dipercaya menjadi Lead Car pada ajang Maybank Marathon tahun 2019. Hal ini membuat varian BMW i3 menjadi lebih populer di Indonesia sebagai kendaraan ramah lingkungan.

Varian BMW i3s dipercaya untuk memimpin para pembalap dari lebih 50 negara yang berkompetisi. Penyelenggara menilai bahwa varian dari i3 ini dianggap memiliki tingkat keamanan dan kenyaman bagi pengguna. Selain karena tidak memberikan polusi udara, i3s juga dianggap mampu meningkatkan keamanan ketika acara.

Menariknya, pada ajang lari tersebut penyelenggara memilih BMW sebagai aktor utama. Sebut saja BMW X1 serta BMS seri 7 yang dipilih sebagai VIP Shuttle Car selama acara berlangsung. Ini membuat penjualan di pasar Asia terus meningkat, apalagi dengan kepercayaan yang sudah diberikan oleh banyak pihak.

Daya Jelajah yang Sudah Tinggi

Salah satu yang menarik dari kendaraan produksi asal Jerman ini adalah memiliki daya jelajah cukup jauh. meskipun hanya dibekali dengan baterai berkapasitas 33 kwh, namun mampu menempuh jarak hingga 246 km. Selain itu, kendaraan ini dipadukan dengan motor listrik yang mampu menghasilkan tenaga 170 hp.

Viral :   Mobil Elektrik Jaguar XJ Tampil Lebih Futuristik dan Elegan

Namun, produksi terbarunya telah ditingkatkan dari segi kapasitas baterai serta tenaganya. Kapasitas terbaru yang bisa dipakai adalah 42,2 km dengan berbekal tenaga mencapai 184 hp. Ini membuatnya sangat nyaman ketika dipakai untuk akselerasi. Ditambah dengan konsumsi baterai yang lebih hemat.

Spesifikasi dan Interior Kabin yang Perlu Diketahui

Jika dilihat dari segi desain, maka mobil listrik BMW i3 cukup elegan dan futuristik. Spesifikasi yang dibawanya sudah cukup canggih. Apalagi dibagian dalam kabin dilengkapi dengan berbagai teknologi modern. Oleh sebab itu pengalaman berkendara yang dirasakan juga pastinya akan berbeda dengan mobil lain.

Pada bagian desain interior kabin, kendaraan ini menggunakan head unit touch scree dengan ukuran 10,2 inchi. Bagian ini menjadi inti dan pusat kontrol terhadap semua aktifitas mobil. Jadi pengendara bisa melihat semua indikasi seperti sisa baterai hingga menu radio, multimedia serta navigasi kendaraan.

Meskipun sudah diproduksi sejak 2013 lalu, namun i3 masih menjadi salah satu kendaraan paling dimintai. Munculnya berbagai varian baru membuat pecinta otomotif memiliki alternatif lain untuk merasakan sensasi berkendara di mobil mewah. Mobil listrik BMW i3 jelas bisa menjadi sebuah pesaing di pasar otomotif global.