Mungkinkah, Esemka Kembangkan Mobil Listrik Murah??

Mobil Esemka, Merek mobil lokal kebanggaan Jokowi ini siap untuk mengikuti trend Mobil Listrik yang saat ini sedang berkembang pesat. Hal itu disampaikan oleh Humas PT Solo Manufaktur Kreasi (SMK), Sabar Budi.

Menurut dia, saat ini tim riset dan pengembangan Esemka tengah menjajaki pengembangan prototipe mobil listrik di Boyolali. Mobil listrik Esemka itu nantinya akan dibangun dari basis yang sudah ada saat ini, Esemka Bima. “Segmennya bisa mobil listrik untuk penumpang maupun kendaraan komersial ringan,” ujar dia.

Menurut Sabar, pemilihan pikap Esemka Bima sebagai basis pengembangan dinilai wajar karena secara mendasar model itu sudah diproduksi dan dipasarkan. Kemudian, lanjut dia, dari sisi cost serta harga jual juga bisa diharapkan bisa ditekan.

Baca Juga  Mobil Listrik Murah Mulai Berkembang di Pasaran

Apalagi, dia menambahkan, Indonesia akan menjadi negara produsen baterai mobil listrik di masa depan. “Harapannya dengan baterai diproduksi lokal, bisa menekan harga jual mobil listrik Esemka,” ujar dia.

Masih Menurut Sabar, sebelumnya Esemka menggandeng PT Pindad untuk mengembangkan mobil listrik. Saat itu, pikap kabin ganda (double cabin) Esemka Digdaya diuji menggunakan tenaga listrik bersama PT Pindad. Namun, Sabar menyebut kalau Esemka meluncurkan mobil listrik dalam bentuk pikap kabin ganda, kemungkinan harganya lebih tinggi.

Lantas, berapa kira-kira harga mobil Esemka? Sabar mengatakan, diharapkan harga mobil listrik Esemka bisa di bawah Rp 200 juta. Dengan begitu, banyak masyarakat yang bisa menikmati kendaraan listrik.

Baca Juga  Fakta Menarik Mobil Listrik VW ID.3 yang Pernah Populer

Terlebih, material mobil listrik di Indonesia bisa didapatkan di dalam negeri sehingga tak perlu impor dari luar. Pemerintah juga membuka peluang baterai mobil listrik bisa diproduksi di dalam negeri.

Sayangnya, pengembangan prototipe mobil listrik Esemka terbentur kondisi pandemi COVID-19. Menurut Sabar, pembatasan orang di kawasan pabrik Esemka demi menerapkan protokol kesehatan membuat pengembangan mobil Esemka tertunda. Kita tentunya mengharapkan Esemka dapat mewujudkan mobil listrik murah