Kekurangan Nissan Juke
Foto: carmudi.co.id

Ternyata ini Kekurangan Nissan Juke yang Jarang Diketahui

Nissan Juke memang punya sejumlah kelebihan yang bikin kita tertarik, tapi jangan lupa perhatikan juga kekurangan Nissan Juke ini sebelum memutuskan untuk memilikinya. Dengan gaya yang unik dan performa yang layak, mobil ini telah berhasil menarik minat konsumen yang mencari sesuatu yang berbeda dalam segmen SUV.

Crossover kompak ini pertama kali diperkenalkan di ajang Geneva Motor Show 2010. Setahun kemudian, PT Nissan Motor Indonesia membawanya ke Indonesia. Dijual hingga tahun 2017, SUV yang menjadi pesaing Honda HR-V ini sempat mendapat penyegaran pada tahun 2015 dengan facelift. Ubahan tersebut mencakup grill, lampu depan dan belakang dengan teknologi LED, serta bemper depan dan belakang yang lebih dinamis dan sporty.

Seperti mobil lainnya, Nissan Juke juga punya beberapa kekurangan yang perlu diperhatikan sebelum membelinya. Yuk, simak 5 Kekurangan Nissan Juke di bawah ini:

  1. Bentuk Luarnya Seperti Kodok

Secara tampilan, Nissan Juke memang terlihat revolusioner. Tapi, tak sedikit orang di Indonesia yang mengkritik tentang kekurangan Nissan Juke ini dari bentuk desainnya yang dianggap aneh. Tampilan depannya menyerupai kodok dengan bagian depan yang sedikit mendongak ke atas dan atap yang melandai dari pilar A ke C. Lekukan di atas roda belakang dibuat membulat keluar, mirip seperti kodok yang siap melompat. Fascia depan dengan grill lebar seperti tersenyum dan lampu utama bulat besar di bawahnya, serta lampu senja yang menyatu dengan lampu sein, menambah kesan unik. Dua foglamp bulat di bawah bumper juga memberikan pencahayaan lebih baik saat berkendara di malam hari.

  1. Banyak Blind Spotnya

Dengan bodi yang membulat dan kaca yang sempit, visibilitas Nissan Juke kurang baik dan memiliki banyak blind spot. Hal ini membuat pengemudi sedikit kesulitan saat berkendara di jalan ramai dan sempit. Kamu bisa mengurangi blind spot dengan menambahkan blind spot mirror, rear view camera, atau kamera 360 derajat, tapi tentu saja ini membutuhkan biaya tambahan untuk pemasangannya.

  1. Kabin Belakang Sempit

Secara dimensi, Nissan Juke memiliki panjang 4.135 mm, lebar 1.765 mm, dan tinggi 1.565 mm. Meski desain interiornya menarik dan futuristik, ruang kabin yang terbatas bisa jadi kekurangan. Baris pertama terasa cukup lega dan nyaman, meskipun visibilitas pengemudi kurang optimal karena posisi mobil yang sedikit mendongak. Namun, berbeda untuk penumpang belakang. Jok di baris kedua terasa sempit, terutama bagi penumpang dengan postur tubuh yang tinggi, ruang kepala dan kaki yang terbatas bisa menjadi masalah dalam perjalanan jarak jauh. Ini karena atap Juke yang melandai dan dinding bodi yang mengecil, membuat penumpang tinggi tidak nyaman. Jika kamu memiliki keluarga besar atau sering membawa penumpang belakang, pertimbangkan kembali kenyamanan interior mobil ini.

  1. Kurang Responsif

Mengenai performa, Nissan Juke menggunakan mesin bensin injeksi HR15DE Dual CVTV DOHC 4-silinder segaris dengan kapasitas 1.498 cc. Mesin ini bisa menghasilkan tenaga 114 PS pada 6.000 rpm dan torsi 150 Nm pada 4.000 rpm. Mesin ini juga dipakai di Grand Livina dan Evalia.

Viral :   Toyota Innova Venturer, si Minimalis yang Menawan

Namun, karakter mesin ini terasa lemot untuk tarikan awal. Apalagi Juke hanya tersedia dengan transmisi Xtronic CVT. Meski transmisi CVT mampu memberikan perpindahan gigi yang sangat halus dan tidak memerlukan RPM tinggi untuk mendapatkan tenaga besar, kenyataannya transmisi CVT di Juke ini juga kurang responsif. Akibatnya, konsumsi BBM-nya jadi terbilang boros. Beberapa pemilik melaporkan konsumsi BBM Nissan Juke sekitar 8-11 km/liter.

Selain itu, Nissan tidak menawarkan banyak pilihan mesin untuk Juke selama masa produksinya, berbeda dengan beberapa pesaingnya yang menyediakan variasi mesin lebih besar atau lebih efisien dalam konsumsi bahan bakar. Meski mesin yang tersedia cukup layak dalam hal performa, memiliki lebih banyak pilihan mesin bisa memberikan fleksibilitas lebih bagi konsumen.

  1. Suku Cadang Mahal

Kekurangan lain dari Juke adalah suku cadangnya yang mahal. Sebenarnya, ini bukan hanya masalah Juke saja. Sebagian besar lini produk Nissan memang memiliki suku cadang yang lebih mahal dibanding mobil Jepang lain di segmen yang sama. Contohnya, busi Nissan Juke dihargai Rp150 ribu per buah, dan coil dihargai Rp300 ribu per buah.

Viral :   Harga Mobil Bekas Honda dan Tips Aman Membelinya

Untuk bahan bakar, Nissan Juke diwajibkan menggunakan RON92 atau Pertamax dan BBM setara lainnya setiap kali mengisi bahan bakar. Menggunakan bensin dengan oktan lebih rendah sering kali menyebabkan suara ngelitik saat menanjak atau setelah melewati polisi tidur. Selain itu, BBM berkualitas rendah dapat menimbulkan kerak di dalam mesin yang menghambat sistem kinerja pembakaran.

Berapa Harga Nissan Juke 2024?

Setelah kita mengetahui apa saja kekurangan Nissan Juke ini, selanjutnya kita bicara soal harganya. Harga mobil bekas Nissan Juke pada Januari 2024 dengan kondisi pajak hidup dimulai dari Rp 90 jutaan. Mesin 1.5L HR15DE yang digunakan pada Nissan Juke memberikan tenaga sebesar 114 tenaga kuda pada 6.000 rpm dan torsi 148 Nm pada 4.400 rpm. Berdasarkan catatan di kanal pricelist GridOto.com, harga Nissan Juke tipe CVT A/T lansiran 2011 adalah Rp 115 juta.

Untuk Nissan Juke tipe CVT A/T lansiran 2012 dengan transmisi otomatis, harganya lebih mahal Rp 5 juta dari tahun 2011 menjadi Rp 120 juta. Jika kamu menginginkan Nissan Juke bekas dengan tahun keluaran lebih muda, tipe CVT A/T lansiran 2013 dihargai Rp 135 juta. Sementara untuk tipe CVT A/T lansiran 2014 bisa dibeli dengan harga Rp 143 juta. Menurut catatan pricelist GridOto, harga tertinggi untuk Nissan Juke bekas adalah tipe RX A/T lansiran 2014 seharga Rp 147 juta.

Bagi kamu yang sedang mencari harga Nissan Juke bekas tahun 2011-2014, daftar harga ini bisa dijadikan acuan:

Varian Tahun Harga
CVT A/T 2011 Rp 115 juta
RX A/T 2011 Rp 95 juta
CVT A/T 2012 Rp 120 juta
CVT A/T 2013 Rp 135 juta
CVT A/T 2014 Rp 143 juta
RX A/T 2014 Rp 147 juta

Catatan: harga ini bisa saja berbeda-beda tergantung harga showroom mobil bekas dan kondisi mobil.